Font size
WorksheetsPMM-B
Total questions: 45
Worksheet time: 58mins
Makanan yang termasuk dalam makanan sehat yaitu dalam kategori buah, kecuali :
Papaya
Stroberi
Jeruk
Wortel
Makanan yang termasuk tidak sehat yaitu makanan yang mengandung :
Lemak jenuh, sedikit gizi dan sedikit vitamin
Lemak tak jenuh, sedikit gizi dan sdikit mineral
Lemak jenuh, sedikit protein dan sedikit vitamin
Lemak jenuh, sedikit protein dan sdikit mineral
Lewatnya ataupun habisnya jangka waktu sebagaimana yang telah ditetapkan dan apabila dikonsumsi, maka makanan tersebut dapat membahayakan bagi kesehatan yang mengkonsumsinya, merupakan definisi dari :
Makanan kaleng
Makanan sehat
Makanan diet
Makanan kadaluarsa
Mengkonsumsi makanan yang telah kadaluwarsa tentunya akan menyebabkan gangguan pada kesehatan bagi yang mengkonsusinya. Secara umum tanda-tanda makanan yang telah mengalami kadaluwarasa sebagai berikut :
Adanya aktivitas mikrobiologi
terjadi perubahan=perubahan yang tidak dikehendaki dari sifat asalnya
timbulnya jamur/kapang, Adanya bau tidak enak, adanya bubuk putih.
proses fermentasi dari mikroorganisme pathogen
Sebagai informasi dalam memilih dan membeli suatu produk, konsumen hendaknya harus memperhatikan beberapa informasi penting :
Label
Kemasan dan perubahan fisik
Batas kadaluwarsa
kerusakan fisik, kimia atau enzimatis.
Berikut istilah-istilah yang biasanya tertera pada label produk makanan, kecuali :
Tanggal dikemas (pack date)
Tanggal masuk toko (sell by date)
Tanggal pemajangan (display date)
Makanan dalam kaleng
Baik digunakan sebelum (best before), artinya :
Digunakan untuk produk yang menyebabkan resiko kesehatan secara langsung ketika sudah melewati tanggal yang tercantum.
menunjukkan batas suatu produk masih terjamin kualitasnya
adalah tanggal terakhir yang dianjurkan bagi konsumen untuk membeli produk tersebut
merupakan informasi mengenai tanggal pada saat produsk dikemas, baik pengemasan oleh produsen maupun pengecer.
Jika ditinjau dari segi kesehatan, makanan selain berfungsi sebagai sumber energi, zat pembangun, zat pengatur, dan :
mempunyai peran dalam penyebaran penyakit
mempunyai peran dalam penyebab penyakit
mempunyai peran dalam masalah kesehatan
mempunyai peran dalam kehidupan sehari-hari
Menurut WHO (2009) makanan adalah :
semua substansi yang dibutuhkan oleh tubuh tidak termasuk air, obat-obatan, dan substansi lain yang digunakan untuk pengobatan.
semua substansi yang dibutuhkan oleh tubuh termasuk air, obat-obatan, dan substansi lain yang digunakan untuk pengobatan.
Makanan yang dikeluarkan oleh tubuh tidak termasuk air, obat-obatan, dan substansi lain yang digunakan untuk pengobatan.
semua substansi yang dibutuhkan oleh tubuh tidak termasuk air, dan obat-obatan.
Yang di maksud dengan higiene sanitasi makanan adalah :
Upaya kesehatan dalam memelihara dan melindungi kebersihan makanan.
melindungi kebersihan makanan, melalui pengendalian faktor lingkungan dari makanan yang dapat atau mungkin dapat menimbulkan penyakit dana tau gangguan kesehatan
Upaya kesehatan dalam memelihara dan melindungi kebersihan makanan, melalui pengendalian faktor lingkungan dari makanan yang dapat atau mungkin dapat menimbulkan penyakit dana tau gangguan kesehatan
Upaya memelihara dan melindungi kebersihan makanan.
Pemilihan dan penerimaan bahan makanan artinya :
upaya pemeriksaan setiap produk yang diterima
merupakan tahap awal dari proses pengolahan makanan
memastikan bahan makanan tersebut berada dalam kondisi baik, bebas dari cacat dan kerusakan.
memastikan bahan makanan berada dalam temperatur yang sesuai.
Dalam proses penerimaan bahan makanan, juga diperlukan ketepatan dalam pemilihan bahan makanan, berbagai hal perlu diperhatikan dalam pemilihan bahan makanan, tertuang dalam :
Permenkes Nomor 1096/MENKES/PER/IV/2011
Permenkes Nomor 1096/MENKES/PER/V/2011
Permenkes Nomor 1096/MENKES/PER/VI/2010
Permenkes Nomor 1096/MENKES/PER/VI/2011
Terdapat beberapa hal penting yang harus diperhatikan ketika proses penerimaan bahan makanan, antara lain, kecuali :.
Memastikan terdapat area khusus yang memadai ketika proses penerimaan bahan makanan.
Memastikan jadwal penerimaan produk tidak dalam periode puncak pada hasil kerja.
Memastikan bahan makanan diangkut menggunakan kendaraan atau alat transportasi yang dapat mencegah kontaminasi terhadap bahan makanan serta mampu menjaga kesesuaian temperatur.
Memastikan bahan makanan diangkut menggunakan kendaraan atau alat transportasi khusus.
Persiapan pengolahan harus dilakukan dengan menyiapkan semua peralatan, Peracikan bahan, persiapan bumbu, Pemilihan bahan sortir, merupakan bagian dari :
Tahap awal pengolahan makanan
Tahan pemprosesan makanan
Kaidah-kaidah yang harus diperhatikan dalam tahapan pengolahan
Tahap pengemasan makanan
Proses pemasakan makanan dapat diartikan sebagai :
proses untuk membuat makanan menjadi lebih lezat dan enak dimakan dengan mengubah penampilan, tekstur, serta aroma makanan tersebut.
proses untuk membuat makanan menjadi lebih lezat dan enak.
proses untuk mengubah penampilan, tekstur, serta aroma makanan tersebut.
Proses penghancuran mikroorganisme tersebut berkaitan secara langsung dengan waktu dan temperature penanganan bahan makanan.
Melindungi makanan dari kerusakan fisik, perubahan kadar air dan penyinaran, adalah :
Pengertian pengemasan
Sejarah pengemasan
Fungsi utama kemasan
Tata cara pengemasan
Kemasan juga hendaknya bersahabat dengan lingkungan, baik dilihat dari bahan pengemas yang digunakan, cara pembuatan bahan pengemas, pengoperasian dan limbah kemasan berdasarkan :
Tata cara pengemasan makanan
Pedoman ISO 14000
Pedoman ISO 1400
Fungsi pengemasan makanan
Manfaat penyimpanan bahan pangan meliputi 3 hal utama, kecuali :
Mempertahankan atau mengurangi susut (kehilangan) kuantitatif atau susut bobot (volume)
Mempertahankan susut kualitatif atau mempertahankan mutu agar bahan pangan memenuhi standar mutu yang ada, mempunyai nilai nutrisi yang baik, aman untuk dikonsumsi dan tidak menimbulkan gangguan kesehatan baik yang akut maupun yang menahun.
mempunyai nilai nutrisi yang baik, aman untuk dikonsumsi dan tidak menimbulkan gangguan kesehatan baik yang akut maupun yang menahun.
Mempertahankan nilai ekonomi dari produk pangan yang disimpan.
Kemasan sekali pakai (disposable), yaitu kemasan yang langsung dibuang setelah satu kali pakai, merupakan bagian dari :
Frekuensi pemakaian
Struktur Sistem Kemasan
Sifat Kekakuan Bahan Kemas
Sifat Edible
Kepmenkes No. 942 Tahun 2003 membahas tentang ….
Kesehatan
Pedoman Persyaratan Hygiene Sanitasi Makanan dan Jajanan.
Persyaratan Hygiene Sanitasi Jasaboga
Persyaratan Hygiene Sanitasi Rumah Makan dan Restoran
Pada UU No.18 Tahun 2012 Tentang Pangan Keamanan Pangan (BAB VII) pada pasal 69 yaitu
Pengaturan terhadap bahan tambahan Pangan
pengangkutan, dan/atau peredaran Pangan wajib
Penarikan Pangan dari peredaran oleh produsen
Penghentian sementara dari kegiatan, produksi, dan/atau peredaran
Pasal yang memuat mengenai sanksi hukum merupakan yaitu..
Pasal 39 dari pasal 148
Pasal 67 dari pasal 148
Pasal 133 dari pasal 148
Pasal 99 dari pasal 148
Pemenuhan standar sanitasi di seluruh kegiatan rantai pangan dilakukan dengan cara menerapkan pedoman cara yang baik meliputi:
Penyelenggaran kegiatan
Pencabutan izin
Sarana dan prasarana
Cara produksi pangan olahan yang baik
WHO merumuskan ada liga pilar Tanggung jawab dalam keamanaan makanan, yaitu:
Pemerintah, pengusaha makanan dan masyarakat/konsumen
Individual, kelompok dan pemerintah
Produsen, distributor dan masyarakat
Pemerintah, distributor dan perorangan
Pengusaha Makanan dan Penanggung Jawab Produksi, berkewajiban yaitu
Menyediakan sarana pelayanan kesehatan baik medis, non medis, maupun penunjang
Mengawasi proses kerja yang menjamin keamanan produk makanan.
Mengolah dan menyediakan makanan di rumah tangga yang aman
Melakukan penilaian akan terpenuhinya standar dan persyaratan yang telah ditetapkan.
Masyarakat dan Konsumen khususnya, berkewajiban dalam :
Organisasi Profesi Pengusaha Makanan.
Menerapkan teknologi pengolahan yang tepat dan efisien
Memilih dan menggunakan makanan yang bebas dari bahan berbahaya
Menyusun standar dan prosedur kerja. cara produksi yang baik dan aman
Peraturan Menteri Kesehatan No.180/Men.Kes/Per/IV/195 tentang makanan kadaluarsa menganjurkan ada beberapa jenis makanan yang dapat dikonsumsi oleh manusia. Jumlah makanan yang tersebut yang dapat dikonsumsi adalah….
5
4
3
2
1
Kerusakan produk makanan kaleng yang perlu di waspadai dapat dibedakan sebagai berikut
Tolak ukur kadaluarsa dan pengertian makanan kadaluarsa
Makanan kaleng dan daging ayam
Flat sour dan flipper
Label dan Kemasan
Batas kadaluarsa dan makanan dalam kaleng
Terdapatnya penurunan mutu terhadap produk makanan yang masih dalam batas tanggal kadaluarsa dapat disebabkan oleh bakteri seperti
Vibrio, listeri dan campylobacter
Toxoplasma, norovirus
Staphylococcus aureus
Coli, pathogen dan salmonella
Salmonella, campylobacter
Pertama kali yang harus dilihat konsumen sebelum mengkonsumsi makanan dan minuman dalam kemasan harus memperhatikan informasi pada kemasan atau label produksi yang harus meliputi nama produk, daftar bahan yang digunakan, berat atau isi bersih, nama dan alamat produsen dan tanggal kadaluwarsa. Pemberian label pada makanan kemasan itu bertujuan agar konsumen mendapatkan informasi yang benar dan jelas tentang produk tersebut.
merupakan pengertian dari
Label
Kemasan dan perubahan fisik
Batas kadaluarsa
Makanan dalam kaleng
Makanan kadaluarsa
Apa perbedaan dari Fast Food dan Junk Food?
(a)
Benar atau Salah
NaNO2 10% adalah reagen yang digunakan pada pengujian Siklamat
(a)
CH3COOH digunakan dalam pengujian siklamat
(a)
Kalium Iodida 10% adalah reagen yang digunakan dalam pengujian Nitrit
(a)
Kertas Tumeric adalah salah satu kit yang digunakan pada pengujian Natrium Tetraborat
(a)
Asam Amilum 1% digunakan dalam pengujian nitrit
(a)
Asam Cuka digunakan sebagai reagen pada pengujian Nitrit
(a)
HNO3 digunakan pada pengujian Arsen
(a)
HCl adalah reagen yang digunakan pada pengujian boraks
(a)
Tuliskan reagen yang digunakan untuk menguji kandungan Nitrit pada daging
(a)
NaCl digunakan untuk menguji kandungan rhodamin pada makanan
(a)
Metanil Yellow merupakan pewarna makanan
(a)
Rhodamin B sering disalah gunakan sebagai pengawet pada makanan
(a)
Siklamat merupakan pemanis yang digunakan sebagai bahan tambahan pangan
(a)
Makanan sehat adalah makanan yang higienis dan bergizi mengandung protein, vitamin, dan mineral. Agar makanan sehat bagi konsumen diperlukan syarat khusus antara lain
Pengolahan yang tidak memenuhi syarat, dan cara penyimpanan yang baik.
Pengolahan yang memenuhi syarat, dan cara penyimpanan yang benar.
Pengolahan yang memenuhi syarat, dan Layak di konsumsi
Pengolahan yang baik, dan cara penyimpanan yang benar.
