wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

MUATAN IPA TEMA 5 KD 3.5

Total questions: 12

Worksheet time: 6mins

Name
Class
Date
1.

Lingkungan Hidup

Makhluk hidup memerlukan lingkungan untuk kelangsungan hidupnya. Lingkungan terdiri atas komponen biotik (mahkluk hidup) dan komponen abiotik (benda tak hidup). Setiap komponen memiliki peran masing-masing. Selain itu, setiap komponen juga tidak dapat berdiri sendiri. Komponen biotik dan abiotik saling berhubungan dan saling mempengaruhi. Hubungan saling ketergantungan dan saling mempengaruhi antara komponen-komponen tersebut merupakan ekosistem. Ekosistem memiliki komponen biotik dan abiotik. Komponen biotik merupakan semua makhluk hidup yang terdapat di dalam ekosistem. Komponen abiotik di dalam ekosistem misalnya tanah, air, udara, dan sinar matahari.


Berdasarkan fungsinya, komponen biotik terdiri atas produsen, konsumen, dan pengurai. Produsen adalah makhluk hidup yang dapat menghasilkan zat makanan sendiri. Konsumen yaitu makhluk hidup yang memperoleh makanan dari produsen atau makhluk hidup lain. Pengurai adalah makhluk hidup yang menguraikan makhluk hidup yang telah mati.


Seluruh komponen biotik dalam ekosistem memerlukan energi untuk beraktivitas. Energi diperoleh dari makanan. Berdasarkan kebutuhan makanan tersebut, terdapat interaksi anatara produsen, konsumen, dan pengurai. Interaksi tersebut membentuk rantai makanan.


Produsen - Belalang - Katak - Elang - Pengurai


Konsumen tingkat I dalam rantai makanan merupakan hewan pemakan tumbuhan (produsen). Hewan pemakan tumbuhan disebut herbivor. Konsumen tingkat II ada yang memakan daging saja, ada juga yang memakan daging dan tumbuhan. Hewan pemakan daging disebut karnivor. Hewan pemakan daging dan tumbuhan disebut omnivora. Jadi, di dalam rantai makanan terdapat herbivor, karnivor, dan omnivor.


Klik pada beberapa jawaban!

Beberapa contoh lingkungan abiotik adalah....

a)

tanah

b)

udara

c)

sinar matahari

d)

tumbuhan

2.

Lingkungan Hidup

Makhluk hidup memerlukan lingkungan untuk kelangsungan hidupnya. Lingkungan terdiri atas komponen biotik (mahkluk hidup) dan komponen abiotik (benda tak hidup). Setiap komponen memiliki peran masing-masing. Selain itu, setiap komponen juga tidak dapat berdiri sendiri. Komponen biotik dan abiotik saling berhubungan dan saling mempengaruhi. Hubungan saling ketergantungan dan saling mempengaruhi antara komponen-komponen tersebut merupakan ekosistem. Ekosistem memiliki komponen biotik dan abiotik. Komponen biotik merupakan semua makhluk hidup yang terdapat di dalam ekosistem. Komponen abiotik di dalam ekosistem misalnya tanah, air, udara, dan sinar matahari.


Berdasarkan fungsinya, komponen biotik terdiri atas produsen, konsumen, dan pengurai. Produsen adalah makhluk hidup yang dapat menghasilkan zat makanan sendiri. Konsumen yaitu makhluk hidup yang memperoleh makanan dari produsen atau makhluk hidup lain. Pengurai adalah makhluk hidup yang menguraikan makhluk hidup yang telah mati.


Seluruh komponen biotik dalam ekosistem memerlukan energi untuk beraktivitas. Energi diperoleh dari makanan. Berdasarkan kebutuhan makanan tersebut, terdapat interaksi anatara produsen, konsumen, dan pengurai. Interaksi tersebut membentuk rantai makanan.


Produsen - Belalang - Katak - Elang - Pengurai


Konsumen tingkat I dalam rantai makanan merupakan hewan pemakan tumbuhan (produsen). Hewan pemakan tumbuhan disebut herbivor. Konsumen tingkat II ada yang memakan daging saja, ada juga yang memakan daging dan tumbuhan. Hewan pemakan daging disebut karnivor. Hewan pemakan daging dan tumbuhan disebut omnivora. Jadi, di dalam rantai makanan terdapat herbivor, karnivor, dan omnivor.


Klik pada beberapa jawaban!

Berikut yang termasuk hewan omnivor adalah....

a)

ayam

b)

tikus

c)

kuda

d)

singa

3.

A. Hewan Bermetamorfosis

Hewan dikatakan mengalami metamorfosis jika bentuk hewan muda sangat berbeda dengan hewan dewasanya.Hewan bermetamorfosis dibedakan menjadi hewan bermetamorfisis sempurna dan hewan bermetamorfosis tidak sempurna.


1. Hewan bermetamorfosis sempurna adalah hewan yang mengalami perubahan bentuk dan fungsi bagian tubuh sejak telur menetas menjadi larva hingga menjadi individu dewasa. Ciri khasnya adalah terdapat tahap pupa (kepompong) pada serangga atau terdapat bentuk berudu pada katak. Contoh hewan bermetamorfosis sempurna adalah kupu-kupu dan katak.


2. Hewan bermetamorfosis tidak sempurna adalah hewan yang mengalami perubahan bentuk dan fungsi organ tubuh yang tidak terlalu mencolok pada individu muda dan individu dewasa. Ciri khasnya adalah penambahan struktur tubuh, seperti sayap. Contoh hewan bermetamorfosis tidak sempurna adalah kecoak dan belalang.


B. Hewan Tidak Bermetamorfosis

Hewan tidak bermetamorfosis adalah hewan yang tidak mengalami perubahan bentuk dan fungsi tubuh, artinya bentuk dan fungsi tubuh tetap sama dari lahir hingga dewasa. Contoh hewan yang tidak bermetamorfosis adalah kucing.


Perhatikan gambar tersebut!

Berdasarkan gambar daur hidup tersebut, jangkrik mengalami....

a)

tidak bermetamorfosis

b)

metamorfosis tidak sempurna

c)

metamorfosis sempurna

d)

metamorfosis setengah

4.

1. Produsen, yaitu makhluk hidup yang dapat menghasilkan makanannya sendiri. Produsen memiliki kemampuan melakukan fotosintesis sehingga mampu menghasilkan makanan yang diperlukan oleh makhluk hidup lain. Contoh produsen adalah tumbuhan dan fitoplankton. Fitoplankton adalah produsen di perairan.


2. Konsumen, yaitu makhluk hidup yang tidak dapat menghasilkan makanannya sendiri. Di dalam rantai tersebut, konsumen terbagi lagi menjadi:

konsumen tingkat I, yaitu konsumen yang langsung memakan produsen.

Konsumen tingkat I adalah herbivor (pemakan tumbuhan). Contohnya belalang, tikus dan ulat.

konsumen tingkat II, yaitu konsumen yang memakan konsumen tingkat 1.

konsumen tingkat II dapat berupa hewan karnivor (pemakan hewan lain) atau omnivor (pemakan tumbuhan dan hewan lain). Contohnya kadal, katak, dan ayam.

konsumen tingkat III, yaitu konsumen yang memakan konsumen tingkat II. Contohnya ular, musang, dan burung hantu.

konsumen puncak, yaitu konsumen yang tidak memiliki pemangsa lagi. Konsumen tingkat III juga dapat menjadi konsumen puncak.


3. Pengurai, yaitu makhluk hidup yang menguraikan sisa-sisa tubuh makhluk hidup lain yang telah mati menjadi zat-zat hara dalam tanah. Zat-zat yang telah diuraikan

tersebut kemudian digunakan oleh tumbuhan untuk pertumbuhan. Contoh pengurai adalah jamur, cacing tanah, dan bakteri.


Peratikan gambar jaring-jaring makanan tersebut!

Pada jaring-jaring makanan tersebut, yang berperan sebagai konsumen 1 adalah....

a)

ulat, belalang, tikus

b)

tikus, katak, elang

c)

tikus, belalang, burung pipit

d)

ulat, sawi, tikus

5.

1. Produsen, yaitu makhluk hidup yang dapat menghasilkan makanannya sendiri. Produsen memiliki kemampuan melakukan fotosintesis sehingga mampu menghasilkan makanan yang diperlukan oleh makhluk hidup lain. Contoh produsen adalah tumbuhan dan fitoplankton. Fitoplankton adalah produsen di perairan.


2. Konsumen, yaitu makhluk hidup yang tidak dapat menghasilkan makanannya sendiri. Di dalam rantai tersebut, konsumen terbagi lagi menjadi:

konsumen tingkat I, yaitu konsumen yang langsung memakan produsen.

Konsumen tingkat I adalah herbivor (pemakan tumbuhan). Contohnya belalang, tikus dan ulat.

konsumen tingkat II, yaitu konsumen yang memakan konsumen tingkat 1.

konsumen tingkat II dapat berupa hewan karnivor (pemakan hewan lain) atau omnivor (pemakan tumbuhan dan hewan lain). Contohnya kadal, katak, dan

ayam.

konsumen tingkat III, yaitu konsumen yang memakan konsumen tingkat II. Contohnya ular, musang, dan burung hantu.


konsumen puncak, yaitu konsumen yang tidak memiliki pemangsa lagi. Konsumen tingkat III juga dapat menjadi konsumen puncak.


3. Pengurai, yaitu makhluk hidup yang menguraikan sisa-sisa tubuh makhluk hidup lain yang telah mati menjadi zat-zat hara dalam tanah. Zat-zat yang telah diuraikan

tersebut kemudian digunakan oleh tumbuhan untuk pertumbuhan. Contoh pengurai adalah jamur, cacing tanah, dan bakteri.


Berdasarkan gambar tersebut, hewan yang menduduki posisi sebagai peredator atau konsumen puncak adalah....

a)

tikus

b)

burung pipit

c)

elang

d)

bunga sepatu

6.

1. Produsen, yaitu makhluk hidup yang dapat menghasilkan makanannya sendiri. Produsen memiliki kemampuan melakukan fotosintesis sehingga mampu menghasilkan makanan yang diperlukan oleh makhluk hidup lain. Contoh produsen adalah tumbuhan dan fitoplankton. Fitoplankton adalah produsen di perairan.


2. Konsumen, yaitu makhluk hidup yang tidak dapat menghasilkan makanannya sendiri. Di dalam rantai tersebut, konsumen terbagi lagi menjadi:

konsumen tingkat I, yaitu konsumen yang langsung memakan produsen.

Konsumen tingkat I adalah herbivor (pemakan tumbuhan). Contohnya belalang, tikus dan ulat.

konsumen tingkat II, yaitu konsumen yang memakan konsumen tingkat 1.

konsumen tingkat II dapat berupa hewan karnivor (pemakan hewan lain) atau omnivor (pemakan tumbuhan dan hewan lain). Contohnya kadal, katak, dan ayam.

konsumen tingkat III, yaitu konsumen yang memakan konsumen tingkat II. Contohnya ular, musang, dan burung hantu.

konsumen puncak, yaitu konsumen yang tidak memiliki pemangsa lagi. Konsumen tingkat III juga dapat menjadi konsumen puncak.


3. Pengurai, yaitu makhluk hidup yang menguraikan sisa-sisa tubuh makhluk hidup lain yang telah mati menjadi zat-zat hara dalam tanah. Zat-zat yang telah diuraikan

tersebut kemudian digunakan oleh tumbuhan untuk pertumbuhan. Contoh pengurai adalah jamur, cacing tanah, dan bakteri.


Jawablah pertanyaan berikut berdasarkan teks!

Hewan yang mati akan membusuk dan menjadi sumber makanan bagi bakteri, Contoh tersebut menunjukkan peran bakteri sebagai….

a)

produsen

b)

konsumen

c)

pengurai

d)

populasi

7.

Setiap makhluk hidup dapat berinteraksi dengan makhluk hidup lain. Pada pembelajaran sebelumnya, kamu telah mempelajari hubungan makan dan dimakan melalui rantai makanan. Dalam suatu ekosistem, selain melakukan interaksi dalam rantai makanan, makhluk hidup juga melakukan interaksi antarindividu. Contoh interaksi makhluk hidup antarindividu adalah simbiosis. Terdapat tiga jenis simbiosis, yaitu simbiosis mutualisme, komensalisme, dan parasitisme.


1. Simbiosis mutualisme Simbiosis mutualisme merupakan bentuk hubungan kedua makhluk hidup yang sama-sama diuntungkan. Contoh simbiosis mutualisme adalah kerbau dan burung jalak. Kerbau diuntungkan karena kutu yang hidup di tubuhnya dimakan oleh burung jalak. Adapun burung jalak mendapatkan sumber makanan dari kutu kerbau tersebut.

Contoh lain: lebah dan bunga.


2. Simbiosis komensalisme merupakan bentuk hubungan kedua makhluk hidup yang salah satunya diuntungkan, namun makhluk hidup lain tidak diuntungkan maupun dirugikan. Contohnya adalah ikan hiu dan ikan remora. Ikan remora mendapatkan keuntungan berupa perlindungan dari predatornya, sementara ikan hiu tidak diuntungkan maupun dirugikan. Contoh lain: anggrek menempel di pohon.


3. Simbiosis parasitisme Simbiosis parasitisme merupakan bentuk hubungan kedua makhluk hidup yang salah satunya diuntungkan, namun makhluk hidup lain dirugikan. Contohnya adalah tali putri yang melilit tanaman inangnya. Tali putri menyerap sari-sari makanan yang dihasilkan inangnya dan mendapatkan tempat hidup, sedangkan inangnya tidak mendapatkan apapun. Contoh lain: nyamuk dan manusia.


Peratikan gambar tersebut!

Simbiosis yang terjadi seperti pada gambar tersebut adalah simbiosis....

a)

mutualisme

b)

komensalisme

c)

parasitisme

d)

amensalisme

8.

Setiap makhluk hidup dapat berinteraksi dengan makhluk hidup lain. Pada pembelajaran sebelumnya, kamu telah mempelajari hubungan makan dan dimakan melalui rantai makanan. Dalam suatu ekosistem, selain melakukan interaksi dalam rantai makanan, makhluk hidup juga melakukan interaksi antarindividu. Contoh interaksi makhluk hidup antarindividu adalah simbiosis. Terdapat tiga jenis simbiosis, yaitu simbiosis mutualisme, komensalisme, dan parasitisme.


1. Simbiosis mutualisme Simbiosis mutualisme merupakan bentuk hubungan kedua makhluk hidup yang sama-sama diuntungkan. Contoh simbiosis mutualisme adalah kerbau dan burung jalak. Kerbau diuntungkan karena kutu yang hidup di tubuhnya dimakan oleh burung jalak. Adapun burung jalak mendapatkan sumber makanan dari kutu kerbau tersebut.

Contoh lain: lebah dan bunga.


2. Simbiosis komensalisme merupakan bentuk hubungan kedua makhluk hidup yang salah satunya diuntungkan, namun makhluk hidup lain tidak diuntungkan maupun dirugikan. Contohnya adalah ikan hiu dan ikan remora. Ikan remora mendapatkan keuntungan berupa perlindungan dari predatornya, sementara ikan hiu tidak diuntungkan maupun dirugikan. Contoh lain: anggrek menempel di pohon.


3. Simbiosis parasitisme Simbiosis parasitisme merupakan bentuk hubungan kedua makhluk hidup yang salah satunya diuntungkan, namun makhluk hidup lain dirugikan. Contohnya adalah tali putri yang melilit tanaman inangnya. Tali putri menyerap sari-sari makanan yang dihasilkan inangnya dan mendapatkan tempat hidup, sedangkan inangnya tidak mendapatkan apapun. Contoh lain: nyamuk dan manusia.


Klik pada beberapa jawaban!

Gambar berikut yang termasuk simbiosis parasitisme adalah....

a)
b)
c)
d)
9.

Setiap makhluk hidup dapat berinteraksi dengan makhluk hidup lain. Pada pembelajaran sebelumnya, kamu telah mempelajari hubungan makan dan dimakan melalui rantai makanan. Dalam suatu ekosistem, selain melakukan interaksi dalam rantai makanan, makhluk hidup juga melakukan interaksi antarindividu. Contoh interaksi makhluk hidup antarindividu adalah simbiosis. Terdapat tiga jenis simbiosis, yaitu simbiosis mutualisme, komensalisme, dan parasitisme.


1. Simbiosis mutualisme Simbiosis mutualisme merupakan bentuk hubungan kedua makhluk hidup yang sama-sama diuntungkan. Contoh simbiosis mutualisme adalah kerbau dan burung jalak. Kerbau diuntungkan karena kutu yang hidup di tubuhnya dimakan oleh burung jalak. Adapun burung jalak mendapatkan sumber makanan dari kutu kerbau tersebut. Contoh lain: lebah dan bunga.


2. Simbiosis komensalisme merupakan bentuk hubungan kedua makhluk hidup yang salah satunya diuntungkan, namun makhluk hidup lain tidak diuntungkan maupun dirugikan. Contohnya adalah ikan hiu dan ikan remora. Ikan remora mendapatkan keuntungan berupa perlindungan dari predatornya, sementara ikan hiu tidak diuntungkan maupun dirugikan. Contoh lain: anggrek menempel di pohon.


3. Simbiosis parasitisme Simbiosis parasitisme merupakan bentuk hubungan kedua makhluk hidup yang salah satunya diuntungkan, namun makhluk hidup lain dirugikan. Contohnya adalah tali putri yang melilit tanaman inangnya. Tali putri menyerap sari-sari makanan yang dihasilkan inangnya dan mendapatkan tempat hidup, sedangkan inangnya tidak mendapatkan apapun. Contoh lain: nyamuk dan manusia.


Perhatikan gambar hewan tersebut!

Gambar tersebut termasuk simbiosis komensalisme karena....

a)

menguntungkan satu pihak dan pihak lainnya tidak dirugikan

b)

menguntung kedua belah pihak

c)

merugikan salah satu pihak

d)

merugikan dua belah pihak

10.

Perhatikan gambar tersebut!

Hewan yang paling terpengaruh oleh berkurangnya populasi tumbuhan akibat kemarau panjang pada rantai makanan tersebut adalah....

a)

burung elang

b)

ular

c)

katak

d)

belalang

11.

Metamorfosis sempurna adalah perubahan bentuk dalam daur hidup hewan yang sangat berbeda dari waktu ke waktu sesuai tahap perkembangannya. Hewan yang mengalami metamorfosis sempurna dalam daur hidupnya, yaitu kupu-kupu. Kupu-kupu berkembang biak dengan bertelur. Perkembangan kupu-kupu diawali dari telur yang kemudian menetas menjadi ulat atau larva. Larva pun aktif mencari makan untuk berubah menjadi pupa atau kepompong. Setelah beberapa lama, kepompong akan berubah menjadi kupu-kupu.


Perhatikan gambar tersebut!

Semut termasuk hewan yang mengalami metamorfosis sempurna karena mengalami tahap....

a)

telur dan larva

b)

larva dan pupa

c)

larva dan nimfa

d)

pupa dan imago

12.

Ekosistem sabana atau padang rumput kering yang ditumbuhi rerumputan dan sedikit pohon ini, biasa ditinggali oleh hewan singa, jerapah, zebra, dan ular. Ekosistem sabana juga ditumbuhi rerumputan dan pepohonan yang mampu hidup dengan jumlah air terbatas. Ekosistem gurun yang gersang dan bercuaca ekstrem, biasa ditumbuhi tanaman kaktus dan ditinggali hewan unta yang mampu menyimpan air dalam tubuhnya.

Ekosistem taiga yang bersuhu rendah dan dingin, biasa ditumbuhi pepohonan berdaun jarum seperti pinus dan cemara, serta ditinggali hewan seperti beruang dan serigala. Di daerah yang lebih dingin terdapat ekosistem tundra, yang biasa ditumbuhi tanaman lumut dan ditinggali hewan kutub seperti beruang kutub, rusa kutub, dan rubah.


Jawablah pertanyaan berikut yang terdapat pada teks!

Ekosistem yang tersusun atas satu jenis tumbuhan seperti pinus, cemara ,dan tempat tinggal beruang, disebut ekosistem....

a)

taiga

b)

hutan hujan tropis

c)

sabana

d)

tundra