wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

TEKS PUISI

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Musik malam terdengar dari desahan angin dan gesekan perdu

Perahu-perahu melintas membawa lentik ingatanku padamu

Sendiri aku di bawah langit yang bertahtakan sedikit bintang

Masih awal kemarau, di mana gerimis masih kadang turun


Imaji auditif ditunjukkan pada larik …

a)

pertama

b)

kedua

c)

ketiga

d)

keempat

2.

Musik malam terdengar dari desahan angin dan gesekan perdu

Perahu-perahu melintas membawa lentik ingatanku padamu

Sendiri aku di bawah langit yang bertahtakan sedikit bintang

Masih awal kemarau, di mana gerimis masih kadang turun


Keterkaitan unsur pembangun puisi dalam teks pusi tersebut adalah

a)

Penggunaan kata kongkrit dalam puisi tersebut memengaruhi imaji

b)

Penggunaan majas dalam kutipan pusi tersebut memperhatikan rima

c)

Pemilihan tema dalam kutipan puisi tersebut memperhatikan amanat

d)

Penggunaan diksi dalam kutipan puisi tersebut memengaruhi nada puisi

3.

Diponegoro

Karya : Chairil Anwar

Di depan sekali tuan menanti

Tak gentar. Lawan banyaknya serratus kali


Pedang di kanan, keris di kiri

Berselempang semangat yang tak bisa mati


Maju

Ini barisan tak bergenderang-berpalu

Kepercayaan tanda menyerbu


Sekali berarti

Sudah itu mati


Maju

Puisi tersebut termasuk jenis puisi

a)

ode

b)

balada

c)

serenade

d)

romansa

4.

Diponegoro

Karya : Chairil Anwar

Di depan sekali tuan menanti

Tak gentar. Lawan banyaknya serratus kali


Pedang di kanan, keris di kiri

Berselempang semangat yang tak bisa mati


Maju

Ini barisan tak bergenderang-berpalu

Kepercayaan tanda menyerbu


Sekali berarti

Sudah itu mati


Maju

Perasaan puisi tersebut adalah …

a)

marah

b)

cemas

c)

gembira

d)

semangat

5.

Diponegoro

Karya : Chairil Anwar

Di depan sekali tuan menanti

Tak gentar. Lawan banyaknya serratus kali


Pedang di kanan, keris di kiri

Berselempang semangat yang tak bisa mati


Maju

Ini barisan tak bergenderang-berpalu

Kepercayaan tanda menyerbu


Sekali berarti

Sudah itu mati


Maju

Tema puisi tersebut adalah …

a)

chauvinisme

b)

patriotisme

c)

nasionalisme

d)

etnosentrisme

6.

Makna larik Tak gentar, Lawan banyaknya serratus kali dalam puisi Diponegoro adalah …

a)

Pangeran Diponegoro sangat setia terhadap tanah air

b)

Pangeran Diponegoro sangat berani menghadapi musuh

c)

Pangeran Dionegoro sangat paham kekuatan musuh

d)

Pangeran Diponegoro sangat percaya akan kemampuannya

7.

Diponegoro

Karya : Chairil Anwar

Di depan sekali tuan menanti

Tak gentar. Lawan banyaknya serratus kali


Pedang di kanan, keris di kiri

Berselempang semangat yang tak bisa mati


Maju

Ini barisan tak bergenderang-berpalu

Kepercayaan tanda menyerbu


Sekali berarti

Sudah itu mati


Maju

Amanat puisi tersebut adalah …

a)

Kita harus berani membela tanah air Indonesia

b)

Kita harus setia mendukung tanah air Indonesia

c)

Kita harus bangga dengan jati diri negara Indonesia

d)

Kita harus menjaga perdamaian di negara Indonesia

8.

Katanya becak adalah teman karibnya

seperti saudara, senasib di embara


Katanya jalanan adalah garis tangannya

tempat kelana, tak pernah bikin lena


Ia lebih nyaman tidur di kurdi becak

daripada di kamarnya atau di lincak


Bapak, meski usiamu sudah renta

aku ingin kau seperti anak kecil yang

merayakan ulang tahunnya kapan saja


Maka Bapak, ini ada becak baru

Rangkanya tersusun dari doa-doaku

Tapi maaf atapnya tak seteduh senyummu


Becaknya bisa kau kayuh untuk cari makan

Untuk memiuh lengan nasib yang kelewatan


Puisi tersebut menceritakan …

a)

Pertemuan mengharukan antara seorang pemuda dengan penarik becak

b)

Perasaan seorang penarik becak yang menghabiskan hidupnya dijalanan

c)

Perhatian seorang anak kepada ayahnya yang berprofesi sebagai penarik becak

d)

Pertentangan batin seorang anak yag belum mampu membahagiakan orang tuanya

9.

Katanya becak adalah teman karibnya

seperti saudara, senasib di embara


Katanya jalanan adalah garis tangannya

tempat kelana, tak pernah bikin lena


Ia lebih nyaman tidur di kurdi becak

daripada di kamarnya atau di lincak


Bapak, meski usiamu sudah renta

aku ingin kau seperti anak kecil yang

merayakan ulang tahunnya kapan saja


Maka Bapak, ini ada becak baru

Rangkanya tersusun dari doa-doaku

Tapi maaf atapnya tak seteduh senyummu


Becaknya bisa kau kayuh untuk cari makan

Untuk memiuh lengan nasib yang kelewatan

Makna larik terakhir puisi tersebut adalah….

a)

Kehidupan di jalan yang penuh suka dan duka

b)

Perjalanan hidup orang tua yang penuh perjuangan

c)

Nasib seorang penarik becak yang hidup sederhana

d)

Keadaan seorang penarik becak yang menerima nasib

10.

Katanya becak adalah teman karibnya

seperti saudara, senasib di embara


Katanya jalanan adalah garis tangannya

tempat kelana, tak pernah bikin lena


Ia lebih nyaman tidur di kurdi becak

daripada di kamarnya atau di lincak


Bapak, meski usiamu sudah renta

aku ingin kau seperti anak kecil yang

merayakan ulang tahunnya kapan saja


Maka Bapak, ini ada becak baru

Rangkanya tersusun dari doa-doaku

Tapi maaf atapnya tak seteduh senyummu


Becaknya bisa kau kayuh untuk cari makan

Untuk memiuh lengan nasib yang kelewatan

Keterkaitan unsur pembangun puisi pada bait pertama tersebut adalah …

a)

Diksi yang digunakan mendukung rima yang tercipta

b)

Diksi yang digunakan memengaruhi imaji yang dibuat

c)

Diksi yang dibangun mendukung tipografi yang dibuat

d)

Diksi yang digunakan memngaruhi amanat yang benar

11.

Kau robek sejarah kampung ini seperti memutus lelayangan dari tali, tapi kemanakah kami pergi? Dimanakah kami Kembali ? kearah mereka kami tak sampai, kearah kalian kami terabai,. Kami memang hidup seperti mereka, tapi kami tak butuh sembutir sumber mereka. Sumber kami kalian, tapi kalian tak mengalir bersama kami. Kami bukanlah mereka , bukanlah kalian. Kami jauh terjauhkan, jatuh dalam ruang penuh reruntuhan . seluruh jejak dibersihkan, tersisa hanyalah hamparan hitam. Semua datang dan pergi meninggalkan kami sendiri , ke manakah kami pergi? Kemanakah kami Kembali ? ke arah mereka kami tak sampai, kearah kalian kami terabai.

Nada puisi tersebut adalah …

a)

mengejek

b)

memprotes

c)

mengimbau

d)

mengurai

12.

Kau robek sejarah kampung ini seperti memutus lelayangan dari tali, tapi kemanakah kami pergi? Dimanakah kami Kembali ? kearah mereka kami tak sampai, kearah kalian kami terabai,. Kami memang hidup seperti mereka, tapi kami tak butuh sembutir sumber mereka. Sumber kami kalian, tapi kalian tak mengalir bersama kami. Kami bukanlah mereka , bukanlah kalian. Kami jauh terjauhkan, jatuh dalam ruang penuh reruntuhan . seluruh jejak dibersihkan, tersisa hanyalah hamparan hitam. Semua datang dan pergi meninggalkan kami sendiri , ke manakah kami pergi? Kemanakah kami Kembali ? ke arah mereka kami tak sampai, kearah kalian kami terabai.

Keterkaitan diksi dan amanat dalam puisi tersebut adalah …

a)

Pemilihan kata yang mudah dimengerti memudahkan penyair mengungkapakan pemikirannya

b)

Pemilihan kata yang susah dimengerti menciptakan banyak interprestasi terhadap pesan puisi

c)

Pemilihan kata yang penuh kesenangan menunjang pesan yang ngin disampaikan penyair

d)

Pemilihan kata yang sederhana menciptakan imaji untuk mempermudah interprestasi puisi

13.

Kau robek sejarah kampung ini seperti memutus lelayangan dari tali, tapi kemanakah kami pergi? Dimanakah kami Kembali ? kearah mereka kami tak sampai, kearah kalian kami terabai,. Kami memang hidup seperti mereka, tapi kami tak butuh sembutir sumber mereka. Sumber kami kalian, tapi kalian tak mengalir bersama kami. Kami bukanlah mereka , bukanlah kalian. Kami jauh terjauhkan, jatuh dalam ruang penuh reruntuhan . seluruh jejak dibersihkan, tersisa hanyalah hamparan hitam. Semua datang dan pergi meninggalkan kami sendiri , ke manakah kami pergi? Kemanakah kami Kembali ? ke arah mereka kami tak sampai, kearah kalian kami terabai.

Suasana puisi tersebut adalah ….

a)

haru

b)

cemas

c)

sedih

d)

marah

14.

Kadang aku ingin seperti burung

Yang suaranya digemakan angin dan awan

Tariannya dinaungi langit dan pohon-pohon

Kebebasannya dirayakan taman dan hutan


Majas yang digunakan dalam puisi tersebut adalah …

a)

personifikas

b)

metafora

c)

hiperbola

d)

simile

15.

Kadang aku ingin seperti burung

Yang suaranya digemakan angin dan awan

Tariannya dinaungi langit dan pohon-pohon

Kebebasannya dirayakan taman dan hutan

Maksud puisi tersebut adalah …

a)

Penyair ingin menari dengan hati gembira.

b)

Penyair sangat senang melihat burung bebas

c)

Penyair sangat senang mendengarkan kicauan burung

d)

Penyair ingin seperti burung yang dapat hidup bebas

16.

Cermati puisi berikut

Seperti pengungsi dari gempa, Mishima (aku bayangkan ia Mishima) pulang

Lanskap rusak. Tapi ia ingin bergerak , kemudian ia tua.

Dan terbaring.


Dan Mishima terbaring, menatap langit-langit,

dari tikar yang disepuh musim.


Rambutku hilang, ia berkata,

Rambutku hilang. Tapi lihat,

aku tahu di mana aku akan tak ada lagi.


Setumpuk arang panas

Menghangatkan kakinya.


Puisi tersebut termasuk jenis puisi …

a)

ode

b)

balada

c)

serenade

d)

romansa

17.

Mimik muka saat membacakan puisi berhubungan dengan …

a)

intonasi

b)

tekanan

c)

ekspresi

d)

lafal

18.

Lahan terbuka, bagai sebuah buku

Orang-orang usai menuai tapi tetap menyarungkan

badik di dalam hati

Di sisni detik-detik berangkat mencari setitik mungkin

Lalu kemarau bermula

dengan firman tua yang segar

seperti keramahan yang tersimpan di kelopak mawar


Dan mawar sendiri terus bernyanyi

tentang kesempatan yang mekar siang hari

ketabahan memang terbukti

karena hidup adalah janji kepada langit tertinggi


Majas personifikasi dalam puisi tersebut terdapat pada larik …

a)

Lahan terbuka, bagai sebuah buku

b)

Lalu kemarau bermula

c)

Dan mawar sendiri terus bernyanyi

d)

Ketabahan memang terbukti

19.

Lahan terbuka, bagai sebuah buku

Orang-orang usai menuai tapi tetap menyarungkan

badik di dalam hati

Di sisni detik-detik berangkat mencari setitik mungkin

Lalu kemarau bermula

dengan firman tua yang segar

seperti keramahan yang tersimpan di kelopak mawar


Dan mawar sendiri terus bernyanyi

tentang kesempatan yang mekar siang hari

ketabahan memang terbukti

karena hidup adalah janji kepada langit tertinggi


Makna kata menuai dalam puisi tersebut adalah …

a)

mengambil

b)

memanen

c)

meminta

d)

memiara

20.

Perhatikan gambar berikut!

Puisi pendek yang sesuai dengan gambar tersebut adalah …

a)

Dengan cepat ia keluar

Menenggelamkan semua barang

Dalam dinginnya, semua menggigil

Mengungsi, menunggu bantuan

b)

Terlihat kilatan

Air turun dengan derasnya

Terlihat sambaran

Suara menggema kerasnya

c)

Semua gelap

Reruntuhan saksinya

Bangunan perkasa tak berdaya

Ia dating Ketika semua terlelap

d)

Suara gemuruh,

Angin pun riuh

Malam itu kelam

Goncangan semakin kencang