wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal Audit Intern 6

Total questions: 100

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Laporan keuangan yang telah diaudit oleh BPK paliang lama diserahkan kepada DPR pada

a)

Akhir bulan Agustus tahun berikutnya

b)

Akhir bulan Juli tahun berikutnya

c)

Akhir bulan Juni tahun berikutnya

d)

Akhir bulan Mei tahun berikutnya

e)

Akhir bulan April tahun berikutnya

2.

Pelaporan atas upaya-upaya yang telah dicapai dalam pelaksanaan kegiatan secara sistematis dan terstruktur pada suatu periode pelaporan untuk kepentingan berikut ini kecuali

a)

Akuyn

b)

Manajemen

c)

Tranparansi

d)

Subjektifitas

e)

Evaluasi Kinerja

3.

Laporan keungan untuk kepentingan umum mempunyai peranan prediktif yaitu

a)

Menyediakan informasi mengenai perubahan posisi sumber daya ekonomi, kewajiban, dan ekuitas pemerintah

b)

Menyediakan informasi mengenai ketaatan realisasi terhadap anggarannya

c)

Menyediakan informasi yang berguna untuk mengevaluasi kemampuan entitas pelaporan dalam mendanai aktivitasnya

d)

Menyediakan informasi mengenai sumber, alokasi, dan penggunaan sumber daya ekonomi

e)

Menyediakan informasi yang berguna untuk memprediksi besarnya sumber daya yang dibutuhkan untuk operasi berkelanjutan

4.

Batas waktu penyampaian laporan keuangan sebagai laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBN sesuai dengan UU No. 17 tahun 2003 adalah

a)

2 bulan setelah berakhirnya tahun anggaran

b)

3 bulan setelah berakhirnya tahun anggaran

c)

4 bulan setelah berakhirnya tahun anggaran

d)

5 bulan setelah berakhirnya tahun anggaran

e)

6 bulan setelah berakhirnya tahun anggaran

5.

SAP berbasis akrual sudah mulai diterapkan dalam penyelenggaraan SAPP sejak

a)

2012

b)

2013

c)

2014

d)

2015

e)

2016

6.

Tujuan yang dicapai :

1.    Ditetapkannya prosedur yang harus diikuti oleh pihak-pihak yang terkait sehingga jelas pembagian kerja dan tanggung jawab diantara pihak

2.    Tersedianya informasi mengenai sumber daya, alokasi, dan penggunaan sumber daya ekonomi

3.    Terselenggaranya pengendalian intern untuk menghindari terjadinya penyelewengan

4.    Tercapainya ketersedian informasi yang berguna untuk mengevaluasi kemampuan entitas

5.    Menghasilkan laporan keuangan sebagai bentuk pertanggungjawaban pengelolaan keuangan

Yang termasuk 3 tujuan untuk perlunya SAPP adalah

a)

1,2,3

b)

2,3,5

c)

3,4,5

d)

4,5,1

e)

5,1,3

7.

Sesuai dengan UU No 1 Tahun 2004 , yang memiliki kewenangan menetapkan

sistem akuntansi dan pelaporan keuangan negara adalah

a)

Menteri keuangan

b)

Pengguna Anggaran

c)

Kuasa Pengguna Anggaran

d)

Pejabat Pembuat Komitmen

e)

Pemimpin Negara

8.

Laporan yang berisi informasi mengenai realisasi pendapatan, belanja, transfer , surplus/defisit LRA dan pembiayaan masing-masing yang dibandingkan dengan anggarannya dalam suatu periode adalah

a)

Neraca

b)

Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih

c)

Laporan Realisasi Anggaran

d)

Laporan Operasional

e)

Laporan Arus Kas

9.

Berikut ini pernyataan yang benar adalah

a)

SAKUN menghasilkan Laporan Arus Kas dan Neraca Kas Umum Negara

b)

SAU menghasilkan Laporan Operasional dan Neraca SAU

c)

SAI hanya dilaksanakan oleh Kementerian Keuangan

d)

SiAP dilaksanakan oleh semua kementerian negara/lembaga

e)

Dalam pelaksanaan SAI Kementerian/Lembaga membentuk Unit Akuntansi Jasa

10.

Dibawah ini yang tidak termasuk Unit Akuntansi Keuangan adalah

a)

Unit Akuntansi Pengguna Anggaran

b)

Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran-Eselon I

c)

Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran-Eselon II

d)

Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran-Wilayah

e)

Unit Akuntansi Kuasa Pengguna Anggaran

11.

Laporan hasil evaluasi pelaksanaan Renja-KL disampaikan setiap tahun kepada

a)

Menteri Keuangan

b)

Menteri PPN

c)

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi

d)

BPK

12.

Lembaga yang berwenang untuk melakukan pemeriksaan atas keuangan negara adalah

a)

Kementerian Keuangan

b)

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan

c)

BPK

d)

DPR

e)

KPK

13.

Undang-Undang yang memuat tentang Pemeriksaan Tanggung Jawab dan Pengelolaan Keuangan Negara adalah

a)

Undang_Undang Nomor 14 Tahun 2004

b)

Undang_Undang Nomor 15 Tahun 2004

c)

Undang_Undang Nomor 16 Tahun 2004

d)

Undang_Undang Nomor 14 Tahun 2006

e)

Undang_Undang Nomor 15 Tahun 2006

14.

Ketentuan tentang Badan Pemeriksa Keuangan sebagai institusi pemeriksa diatur dalam Undang-Undang Nomor

a)

14 Tahun 2004

b)

15 Tahun 2004

c)

16 Tahun 2004

d)

14 Tahun 2006

e)

15 Tahun 2006

15.

Jenis pemeriksaan yang menjadi kewenangan BPK adalah

a)

Pemeriksaan keuangan

b)

Pemeriksaan kinerja

c)

Pemeriksaan dengan tujuan tertentu

d)

Pemeriksaan Keuangan dan pemeriksaan kinerja

e)

Pemeriksaan Keuangan, pemeriksaan kinerja, dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu

16.

Pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran informasi keuangan yang disajikan disebut

a)

Opini

b)

Kesimpulan

c)

Temuan

d)

Rekomendasi

17.

Kriteria untuk pemberian opini adalah sebagai berikut, kecuali

a)

Kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan

b)

Kecukupan pengetahuan

c)

Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan

d)

Efisiensi anggaran

18.

Pos-pos tertentu dalam laporan keuangan mengandung salah saji secara material namun secara keseluruhan tidak mengganggu kewajaran laporan keuangan. Pemberian opini terhadap laporan keuangan seperti diatas adalah

a)

Wajar tanpa pengecualian (unqualified opinion)

b)

Wajar tanpa pengecualian dengan paragraph penjelas

c)

Wajar dengan pengecualian (qualified opinion)

d)

Tidak wajar (adversed opinion)

e)

Pernyataan menolak memberikan opini (disclaimer of opinion)

19.

Pos-pos tertentu dalam laporan keuangan tidak mengandung salah saji secara material dan laporan keuangan secara keseluruhan disajikan secara wajar. Pemberian opini terhadap laporan keuangan seperti diatas adalah :

a)

Wajar tanpa pengecualian (unqualified opinion)

b)

Wajar tanpa pengecualian dengan paragraph penjelas

c)

Wajar dengan pengecualian (qualified opinion)

d)

Tidak wajar (adversed opinion)

20.

Apabila terdapat permasalahan yang belum dapat dituntaskan tetapi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kewajaran laporan keuangan, diberikan opini jenis :

a)

Wajar tanpa pengecualian (unqualified opinion)

b)

Wajar tanpa pengecualian dengan paragraph penjelas

c)

Wajar dengan pengecualian (qualified opinion)

d)

Tidak wajar (adversed opinion)

e)

Pernyataan menolak memberikan opini (disclaimer of opinion)

21.

Jika pos-pos laporan keuangan mengandung salah saji material sehingga laporan keuangan secara keseluruhan tidak wajar, diberikan opini jenis :

a)

Wajar tanpa pengecualian (unqualified opinion)

b)

Wajar tanpa pengecualian dengan paragraph penjelas

c)

Wajar dengan pengecualian (qualified opinion)

d)

Tidak wajar (adversed opinion)

e)

Pernyataan menolak memberikan opini (disclaimer of opinion)

22.

Jika pemeriksa tidak dapat memperoleh keyakinan atas kewajaran informasi yang disajikan dalam laporan keuangan, diberikan opini jenis :

a)

Wajar tanpa pengecualian (unqualified opinion)

b)

Wajar tanpa pengecualian dengan paragraph penjelas

c)

Wajar dengan pengecualian (qualified opinion)

d)

Tidak wajar (adversed opinion)

e)

Pernyataan menolak memberikan opini (disclaimer of opinion)

23.

Pemeriksaaan atas aspek ekonomi dan efisiensi, serta pemeriksaan atas efektivitas disebut:

a)

Pemeriksaan keuangan

b)

Pemeriksaan kinerja

c)

Pemeriksaan harta

d)

Pemeriksaan dengan tujuan tertentu

e)

Pemeriksaan tanpa tujuan

24.

Hasil pemeriksaan kinerja antara lain :

a)

Temuan

b)

Kesimpulan

c)

Rekomendasi

d)

Temuan dan kesimpulan

e)

Temuan, kesimpulan, dan rekomendasi

25.

Hasil pemeriksaan dengan tujuan tertentu adalah :

a)

Temuan

b)

Kesimpulan

c)

Rekomendasi

d)

Temuan dan kesimpulan

e)

Temuan, kesimpulan, dan rekomendasi

26.

Yang termasuk dalam pemeriksaan dengan tujuan tertentu adalah :

a)

Pemeriksaan keuangan

b)

Pemeriksaan kinerja

c)

Pemeriksaan hal lain bersifat keuangan, pemeriksaan atas sistem pengendalian intern, dan pemeriksaan investigative

d)

Pemeriksaan atas sistem pengendalian intern

e)

pemeriksaan investigative

27.

Apabila dalam pemeriksaan, BPK tidak mempunyai tenaga ahli pada bidang tertentu, sementara keahlian itu diperlukan, maka BPK dapat menggunakan bantuan :

a)

Tenaga Ahli dari intern BPK

b)

Tenaga Ahli dari luar BPK

c)

Tenaga honorer

d)

Tenaga pimpinan BPK

28.

Ancaman pidana maksimal yang diberikan kepada setiap orang yang menolak pemanggilan yang dilakukan BPK tanpa menyampaikan alasan penolakan secara tertulis yaitu :

a)

Penjara enam bulan dan/atau denda Rp. 500.000.000,-

b)

Penjara satu tahun enam bulan dan/atau denda Rp. 500.000.000,-

c)

Penjara tiga tahun dan/atau denda Rp. 1.000.000.000,-

d)

Penjara satu tahun dan paling lama lima tahun dan/atau denda setinggi- tingginya Rp. 1.000.000.000,-

29.

Ancaman pidana maksimal yang diberikan kepada setiap pemeriksa yang menyalahgunakan kewenangannya sehubungan dengan kedudukan dan/atau tugas pemeriksaaan yaitu :

a)

Penjara enam bulan dan/atau denda Rp. 500.000.000,-

b)

Penjara satu tahun enam bulan dan/atau denda Rp. 500.000.000,-

c)

Penjara tiga tahun dan/atau denda Rp. 1.000.000.000,-

d)

Penjara satu tahun dan paling lama lima tahun dan/atau denda setinggi-tingginya Rp. 1.000.000.000,-

e)

Penjara satu tahun enam bulan dan/atau denda Rp. 1.000.000.000,-

30.

Ancaman pidana maksimal yang diberikan kepada setiap orang yang memalsukan atau membuat palsu dokumen yang diserahkan yaitu :

a)

Penjara enam bulan dan/atau denda Rp. 500.000.000,-

b)

Penjara satu tahun enam bulan dan/atau denda Rp. 500.000.000,-

c)

Penjara tiga tahun dan/atau denda Rp. 1.000.000.000,-

d)

Penjara satu tahun dan paling lama lima tahun dan/atau denda setinggi-tingginya Rp. 1.000.000.000,-

e)

Penjara satu tahun enam bulan dan/atau denda Rp. 1.000.000.000,-

31.

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) hasil pemeriksaan BPK disampaikan kepada legislatif sesuai dengan kewenangannya dan juga disampaikan kepada :

a)

Presiden/gubernur/bupati/walikota

b)

Menteri Keuangan

c)

KPK

d)

Kepala BPK

e)

Masyarakat

32.

Krisis mutidimensi yang diawali oleh krisis financial pada Tahun 1997-1998 mendorong arus balik yang menuntuk perbaikan atau reformasi dalam penyelenggaraan negara termasuk birokrasi pemerintahannya. Salah satu penyebab terjadinya krisis multidimensi yang kita alami tersebut adalah buruknya atau salah kelola dalam penyelenggaraan tata kepemerintahan (poor governance).

1.    Dominasi kekuasaan oleh satu pihak terhadap pihak lainnya sehingga pengawasan sulit untuk diwujudkan

2.    Terjadi kasus penyalahgunaan kekuasaan untuk keperluan pribadi

3.    Terjadi kasus korupsi, kolusi dan nepotisme

4.    Rendahnya kinerja aparatur dalam hal pelayanan publik di berbagai bidang

Yang termasuk indikasi terjadinya poor governanceadalah

a)

1 dan 3

b)

1 dan 2

c)

1 dan 4

d)

Jawaban a dan b benar

e)

Jawaban a dan c benar

33.

Latar belakang diperlukannya penyelenggaraan pemerintah yang baik adalah sebagai berikut, kecuali:

a)

Tuntutan gencar yang dilakukan masyarakat

b)

Terjadinya krisis multidimensi di Indonesia

c)

Pengaruh globalisasi

d)

Poor governance

e)

Semua jawaban benar

34.

Pengertian governance yang dijelaskan oleh UNDP mengandung aspek politik, ekonomi, dan administrative, yang disebut dengan three legs. Yang dimaksud dengan economic governance adalah:

a)

Proses pembuatan keputusan untuk formulasi kebijakan.

b)

Proses pembuatan keputusan dan implementasi kebijakan suatu negara yang legitimate dan autoritatif.

c)

Sistem implementasi proses kebijakan yang melaksanakan sector public secara efisien, tidak memihak, akuntabel, dan terbuka

d)

Manajemen proses pembangunan yang melibatkan pemerintah, swasta dan masyarakat sebagai pilar good governance

e)

Tidak ada jawaban yang benar

35.

Pengertian governance yang dijelaskan oleh UNDP mengandung aspek politik, ekonomi, dan administrative, yang disebut dengan three legs. Yang dimaksud dengan political governance adalah:

a)

Proses pembuatan keputusan untuk formulasi kebijakan atau menunjuk pada proses pembuatan keputusan dan implementasi kebijakan suatu negara yang legitimate dan autoritatif

b)

Sistem implementasi proses kebijakan yang melaksanakan sector public secara efisien, tidak memihak, akuntabel, dan terbuka

c)

Proses pembuatan keputusan yang memfasilitasi aktivitas ekonomi di dalam negeri dan interaksi di antara penyelenggara ekonomi

d)

Manajemen proses pembangunan yang melibatkan pemerintah, swasta dan masyarakat sebagai pilar good governance

e)

Tidak ada jawaban benar

36.

Pengertian governance yang dijelaskan oleh UNDP mengandung aspek politik, ekonomi, dan administrative, yang disebut dengan three legs. Yang dimaksud dengan administrative governance adalah:

a)

Proses pembuatan keputusan untuk formulasi kebijakan atau menunjuk pada proses pembuatan keputusan dan implementasi kebijakan suatu negara yang legitimate dan autoritatif

b)

Sistem implementasi proses kebijakan yang melaksanakan sector public secara efisien, tidak memihak, akuntabel, dan terbuka

c)

Proses pembuatan keputusan yang memfasilitasi aktivitas ekonomi di dalam negeri dan interaksi di antara penyelenggara ekonomi

d)

Manajemen proses pembangunan yang melibatkan pemerintah, swasta dan masyarakat sebagai pilar good governance

e)

Tidak ada jawaban benar

37.

Kombinasi dari proses dan struktur yang dilaksanakan oleh dewan direksi untuk menginformasikan, mengarahkan, mengelola, dan memantau kegiatan organisasi dalam mencapai tujuannya adalah pengertian dari:

a)

Kepemerintahan

b)

Birokrasi

c)

Hirarki

d)

Tata kelola

38.

Pernyataan yang paling tepat terkait dengan pandangan governance dalam manajemen public adalah;

a)

Warga negara memiliki hak untuk mendapatkan jaminan atas kebutuhan dasar

b)

Warga negara bersifat pasif dalam memperoleh hak-haknya

c)

Warga negara tidak berhak mmenuntuk pemerintah untuk bertanggunjawab atas kebijakan yang dilakukan

d)

Warga negara diberlakukan sebagai konsumen

e)

Pemerintah yang modern adalah ketidak terkaitan antara akuntabilitas dan warga negara

39.

Apakah yang dimaksud dengan hands-on professional management dalam karakteristik NPM?

a)

Pengelolaan pemerintahan dilaksanakan secara professional oleh manajer dengan remunerasi yang sama dengan manajer swasta

b)

Pelaksanaan tugas manajemen pemerintahan diserahkan kepada manajer professional

c)

Pembagian tugas ke dalam unit-unit yang di bawah

d)

Lebih ditekankan pada pengendalian hasil/keluaran

e)

Tidak ada jawaban benar

40.

Adanya kewajiban menerapkan SKP bagi instansi pemerintah merupakan perwujudan dari karakteristik NPM:

a)

Pembagian tugas ke dalam unit yang di bawah

b)

Pelaksanaan tugas manajemen pemerintahan diserahkan kepada manajer professional

c)

Lebih ditekankan pada pengendalian hasil/keluaran

d)

Adanya standar dan ukuran kinerja yang jelas

41.

Reviu kinerja secara berkala yang dilakukan oleh pimpinan instansi pemerintah merupakan perwujudan dari karakteristik NPM, terkait dengan:

a)

Pembagian tugas ke dalam unit yang di bawah

b)

Pelaksanaan tugas manajemen pemerintahan diserahkan kepada manajer professional

c)

Lebih ditekankan pada pengendalian hasil/keluaran

d)

Adanya standar dan ukuran kinerja yang jelas

42.

Para pemimpin dan masyarakat memiliki perspektif yang luas dan jauh ke depan atas tata pemerintahan yang baik dan pembangunan manusia, serta kepekaan akan apa saja yang dibutuhkan untuk mewujudkan perkembangan tersebut. Pernyaataan tersebut merupakan salah satu prinsip good governance yang mana?

a)

Strategic vision

b)

Participation

c)

Rule of law

d)

Transparency

e)

Accountability

43.

Peran pemerintah masih sangat penting/dominan dalam manajemen pembangunan. Akan tetapi, di tengah kecenderungan terjadinya “privatisasi”, peran pemerintah mungkin akan berkurang dalam hal:

a)

Mengelola lingkungan hidup

b)

Merancang dan melaksanaan kebijakan public

c)

Memberikan arahan dan petunjuk dari pusat pemerintahan

d)

Meningkatkan kinerja sector pertanian, ketenagakerjaan, fasilitas social dan umum

e)

Perancangan dan pelaksanaan kebijakan public

44.

Menurut C.Hood karakteristik new public management terdiri dari berapa kriteria?

a)

5

b)

6

c)

7

d)

8

e)

9

45.

Apakah yang dimaksud dengan explicit standards and measures of performance dalam karakteristik NPM?

a)

Pengelolaan pemerintahan dilaksanakan secara professional oleh manajer dengan remunerasi yang sama dengan manajer swasta

b)

Pelaksanaan tugas manajemen pemerintahan diserahkan kepada manajer professional

c)

Terdapat ukuran kinerja yang jelas

d)

Lebih ditekankan pada pengendalian hasil/keluaran

e)

Tidak ada jawaban benar

46.

Apakah yang dimaksud dengan greater emphasis on output control dalam karakteristik NPM?

a)

Pengelolaan pemerintahan dilaksanakan secara professional oleh manajer dengan remunerasi yang sama dengan manajer swasta

b)

Pelaksanaan tugas manajemen pemerintahan diserahkan kepada manajer professional

c)

Terdapat ukuran kinerja yang jelas

d)

Lebih ditekankan pada pengendalian hasil/keluaran

e)

Tidak ada jawaban benar

47.

Apakah yang dimaksud dengan a stress on private sectore styles of management practice dalam karakteristik NPM?

a)

Pengelolaan pemerintahan dilaksanakan secara professional oleh manajer dengan remunerasi yang sama dengan manajer swasta

b)

Pelaksanaan tugas manajemen pemerintahan diserahkan kepada manajer professional

c)

Terdapat ukuran kinerja yang jelas

d)

Lebih ditekankan pada pengendalian hasil/keluaran

e)

Tidak ada jawaban benar

48.

Apakah yang dimaksud dengan a stress on greater discipline and parsimony in resource use dalam karakteristik NPM?

a)

Pengelolaan pemerintahan dilaksanakan secara professional oleh manajer dengan remunerasi yang sama dengan manajer swasta

b)

Pelaksanaan tugas manajemen pemerintahan diserahkan kepada manajer professional

c)

Terdapat ukuran kinerja yang jelas

d)

Lebih ditekankan pada pengendalian hasil/keluaran

e)

Tidak ada jawaban benar

49.

Orientasi privatisasi yang terdapat dalam NPM tidak berarti bahwa peran pemerintah berkurang. Pemerintah masih tetap bertanggung jawab terhadap hal-hal sebagai berikut:

a)

Perancangan dan pelaksanaan kebijakan public

b)

Mengelola tata ruang

c)

Keagamaan

d)

Pertahanan dan keamanan negara

e)

Semua jawaban benar

50.

Gambar di atas merupakan gambaran konsep tata kelola. Poin penting dari gambar di atas adalah sebagai berikut, kecuali:

a)

Aktivitas internal dan eksternal memberikan jaminan kepada manajemen dan pimpinan terhadap efektivitas proses tata kelola

b)

Jajaran pimpinan harus mengetahui dan focus terhadap pemenuhan kebutuhan stakeholders

c)

Tata kelola dilaksanakan melalui kegiatan manajemen risiko

d)

Pimpinan organisasi dan jajarannya berperan sebagai payung untuk organisasi

e)

Jajaran pimpinan melakukan kebijakannya sendiri

51.

Menurut penjabaran konsep GG dari UNDP, peran dunia usaha yang sehat adalah:

a)

Kualitas layanan serta memberikan nilai tambah yang positif bagi masyarakat

b)

Kepercayaan, penghargaan, dan kontribusi keuntungan

c)

Tingkat keamanan negara

d)

Legitimasi politik dari masyarakat

e)

Tidak ada jawaban yang benar

52.

Prinsip-prinsip good governance antara lain:

a)

Partisipasi

b)

Akuntabilitas

c)

Visi strategis

d)

Efektivitas dan efisiensi

e)

Semua jawaban benar

53.

Saat menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Purnama yang dikenal dengan sebutan Ahok, seringkali menyajikan berbagai rapat di lingkungan pemerintah DKI Jakarta dalam tayangan youtube. Tindakan tersebut merupakan salah satu contoh penerapan prinsip good governance:

a)

Transparancy

b)

Participation

c)

Equity

d)

Rule of Law

e)

Accountability

54.

Dalam melaksanakan kepemerintahan semua institusi dan proses yang dilaksanakan pemerintah harus melayani semua stakeholders secara tepat, baik dan dalam waktu yang tepat. Pernyataan tersebut merupakan satu dari salah satu prinsip good governance apa?

a)

Transparancy

b)

Participation

c)

Equity

d)

Rule of Law

e)

Responsiveness

55.

Penerapan good governance sangat berperan dalam pencegahan dan pemberantasan praktik KKN. Hal tersebut selaras dengan sasaran penciptaan tata kepemerintahan yang baik, yaitu:

a)

Terbangunnya suatu consensus yang menyeluruh

b)

Terciptanya kerangka hukum yang adil

c)

Terciptanya sistem kelembagaan dan ketatalaksanaan pemerintah yang efisien, efektif, professional, transparan, dan akuntabel

d)

Pelayanan terhadap semua stakeholders secara baik

e)

Tidak ada jawaban benar

56.

Suatu kejadian yang mungkin terjadi dan apabila terjadi akan memberikan dampak negative pada pencapaian tujuan instansi pemerintah adalah pengertian dari

a)

Internal Control

b)

Risiko

c)

Probabilitas

d)

Opportunities

e)

Manajemen Risiko

57.

Suatu tingkatan dari sekelompok risiko dimana organisasi akan menerima dan dapat mengelola dalam suatu periode tertentu disebut

a)

Risk Tolerance

b)

Risk Appetite

c)

Risk Management

d)

Tolerable Misstatement

e)

Opportunities

58.

Batas pengambilan risiko yang dapat diterima dari variasi relatif pada pencapaian tujuan dalam tingkat toleransi yang diperkenalkan dalam konteks organisasi secara keseluruhan disebut dengan

a)

Risk Tolerance

b)

Risk Appetite

c)

Risk Management

d)

Tolerable Misstatement

e)

Opportunities

59.

Risiko yang muncul karena faktor‐faktor non keuangan, misalnya manusia, teknologi, sistem dan prosedur, dan alam, disebut dengan

a)

Risiko Murni

b)

Risiko Spekulatif

c)

Risiko Eksternal

d)

Risiko Operasional

e)

Risiko Keuangan

60.

Yang merupakan pernyataan yang benar berkaitan dengan risiko spekulatif adalah

a)

Risiko yang berhubungan dengan efektivitas dan efisiensi aktivitas operasi

b)

Risiko yang tidak saja memungkinkan terjadinya kerugian tetapi juga memungkinkan terjadinya keuntungan

c)

Risiko yang disebabkan oleh faktor‐faktor non keuangan seperti manusia, teknologi, sistem dan prosedur, dan Alam

d)

Risiko yang berhubungan dengan kesesuaian terhadap regulasi yang berlaku

61.

Berikut ini yang tidak termasuk jenis risiko berdasarkan sudut pandang hierarki risiko adalah

a)

Risiko Strategis

b)

Risiko Program

c)

Risiko Proyek

d)

Risiko Operasional

e)

Risiko Ketaatan

62.

Pernyataan yang kurang tepat terkait dengan manajemen risiko adalah

a)

Dilaksanakan secara terus menerus dan dimonitor secara berkala

b)

ditentukan oleh pihakpihak yang berada di luar lingkungan organisasi

c)

Disusun sejak dari perumusan strategi organisasi oleh manajemen puncak organisasi

d)

Dirancang untuk mengidentifikasi kejadian atau keadaan yang secara potensial menyebabkan terganggunya pencapaian tujuan organisasi

e)

Dapat menjadi pedoman bagi organisasi dalam mencapai tujuan yang telah ditentukan

63.

Yang tidak termasuk manfaat dari manajemen risiko adalah

a)

Membantu pencapaian tujuan organisasi

b)

Menghindari pemborosan, dan membuka peluang bagi organisasi untuk memberikan pelayanan yang standar

c)

Meningkatkan akuntabilitas dan corporate governance.

d)

Memberikan dasar penyusunan rencana strategi sebagai hasil dari pertimbangan yang terstruktur terhadap unsur kunci risiko

e)

Mengubah pandangan terhadap risiko menjadi lebih terbuka

64.

Berikut ini yang tidak termasuk prinsip-prinsip dasar agar manajemen risiko dapat

terlaksana secara efektif yaitu

a)

Manajemen risiko menciptakan nilai tambah

b)

Manajemen risiko adalah bagian integral proses dalam organisasi

c)

Manajemen risiko dibuat sesuai kebutuhan

d)

Manajemen risiko bersifat transparan dan inklusif

e)

Manajemen risiko dibuat sesuai keinginan pengguna

65.

Elemen/proses manajemen risiko yang bertujuan untuk untuk mengidentifikasi dan menganalisis organisasi sebagai lingkungan tempat manajemen risiko akan diterapkan adalah

a)

Komunikasi dan Informasi

b)

Penetapan Konteks

c)

Identifikasi Risiko

d)

Analisis Risiko

e)

Penanganan Risiko

66.

Elemen/proses manajemen risiko yang bertujuan untuk mengetahui profil dan peta dari risiko-risiko yang ada di organisasi dan akan digunakan dalam proses evaluasi dan strategi penanganan risiko adalah

a)

Komunikasi dan Informasi

b)

Penetapan Konteks

c)

Identifikasi Risiko

d)

Analisis Risiko

e)

Penanganan Risiko

67.

Penetapan konteks internal adalah untuk memastikan keselarasan manajemen risiko dengan budaya, proses dan struktur organisasi dengan mempertimbangkan hal berikut, kecuali

a)

Pemangku kepentingan internal

b)

struktur organisasi

c)

Kepentingan Stakeholder

d)

kebijakan, sasaran, strategi

e)

sistem informasi dan komunikasi

68.

Metode analisis risiko yang dianggap efisien pada tahap awal penilaian risiko

adalah

a)

Survei kepuasan publik

b)

Menggunakan literatur yang relevan

c)

Eksperimen dan prototype

d)

Berdasarkan pengalaman yang relevan

e)

Brainstorming

69.

Beberapa opsi dalam penanganan risiko adalah sebagai berikut kecuali

a)

Mengindari Risiko

b)

Menghilangkan Risiko

c)

Menerima Risiko

d)

Mengurangi konsekuensi risiko

e)

Membagi risiko

70.

1.   Proses penanganan risiko

2.    Evaluasi Penanganan risiko

3.    Penyiapan Rencana Penanganan

4.    Pemilihan Opsi Penanganan

5.    Implementasi Penanganan Risiko

6.    Penilaian risiko residual

7.    Identifikasi opsi penanganan

Urutan yang benar dalam proses penangan risiko adalah

a)

1,2,3,4,5,6

b)

2,6,1,3,5,4

c)

3,5,2,6,4,1

d)

5,3,4,2,6,1

e)

6,1,3,2,4,5

71.

Berikut ini yang tidak termasuk tujuan monitoring dan review adalah

a)

Memastikan langkah penanganan risiko benar‐benar dilaksanakan sesuai dengan rencana

b)

Mengantisipasi adanya perubahan risiko yang bersifat mendadak yang dapat berpengaruh pada profil risiko

c)

Mengetahui adanya penyimpangan atau perbedaan antara harapan dengan kenyataan atas proses manajemen risiko

d)

Menyediakan daftar risiko yang ada dan mengembangkan database organisasi

e)

Mengetahui kondisi akhir dari profil risiko dalam satu unit kerja

72.

Yang tidak termasuk alasan pentingnya pendokumentasian manajemen risiko

adalah

a)

Menggambarkan proses manajemen risiko yang dilaksanakan telah berjalan dengan tepat

b)

Memberikan masukan data dan informasi untuk proses identifikasi dan analisis risiko.

c)

Menyediakan informasi untuk proses pengambilan keputusan yang relevan dengan rencana dan pelaksanaan manajemen risiko

d)

Memfasilitasi pengawasan dan review yang berkelanjutan

e)

Menentukan langkah selanjutnya yang diperlukan, terkait dengan proses manajemen risiko

73.

Yang merupakan hasil dokumentasi pada proses memberikan tanggapan dan

perlakukan atas risiko adalah

a)

Kriteria Evaluasi

b)

Matriks Analisis risiko

c)

Daftar Rencana Tindakan/Mitigasi Risiko

d)

Daftar Hasil Monitoring Risiko

e)

Kebijakan /Piagam Manajemen Risiko

74.

Berikut ini adalah hambatan dalam menerapkan manajemen risiko dalam

membangun budaya peduli risiko, kecuali

a)

Risiko yang muncul pada sektor publik terlalu besar dibanding sector privat

b)

Risiko pada sektor publik seringkali masih dipandang sebagai sesuatu yang negative

c)

Risiko dipandang sebagai sumber pemborosan biaya

d)

Daya tarik terhadap potensi untuk melakukan penyimpangan yang menjurus kepada perbuatan fraud dianggap lebih memberikan keuntungan yang besar

e)

Tata Kelola Pemerintahan yang lemah

75.

Yang tidak termasuk elemen-elemen dalam manajemen risiko menurut “The Australian and New Zealand Standard for risk management-AS/NZS” adalah

a)

Komunikasi dan Konsultasi

b)

Identifikasi Risiko

c)

Evaluasi Risiko

d)

Penangan Risiko

e)

Pemantaun Risiko

76.

Batas pengambilan risiko yang dapat diterima dari variasi relative pada pencapaian tujuan dalam tingkat toleransi yang diperkenankan dalam konteks organisasi secara keseluruhan dikenal dengan istilah apa?

a)

Risk taker

b)

Risk avoidance

c)

Risk appetite

d)

Risk tolerance

e)

Risk lover

77.

Mengidentifikasi dan menganalisis organisasi sebagai lingkungan tempat manajemen risiko akan diterapkan merupakan tujuan dari salah satu elemen manajemen risiko apa?

a)

Identifikasi risiko

b)

Penetapan konteks

c)

Evaluasi risiko

d)

Analisis risiko

e)

Penilaian risiko

78.

Manajemen risiko dirancang untuk mengidentifikasi kejadian atau keadaan yang secara potensial menyebabkan terganggunya pencapaian tujuan organisasi, merupakan karakteristik manajemen risiko apa?

a)

Designed to identify potential events

b)

Applied in strategy setting

c)

On going process

d)

Applied across the enterprise

e)

Provide reasonable assurance

79.

Sebuah institusi pemerintah dalam menangani risiko kebakaran menerapkan upaya pemasangan alat pemadam kebakaran dan memasang petunjuk evakuasi saat kebakaran. Tindakan ini merupakan bentuk opsi penanganan risiko:

a)

Mengurangi frekuensi risiko

b)

Mengurangi konsekuensi risiko

c)

Membagi risiko

d)

Menerima risiko

e)

Tidak ada jawaban yang benar

80.

Klasifikasi risiko menjadi risiko keuangan dan risiko operasional, merupakan klasifikasi risiko berdasarkan sudut pandang apa?

a)

Akibat

b)

Kejadian

c)

Aktivitas

d)

Penyebab

e)

Jenis risiko

81.

Risiko yang berhubungan dengan keselarasan dengan terhadap selera risiko merupakan pengertian risiko … , salah satu jenis risiko dilihat dari sudut pandang …

a)

Risiko strategis – hirarki risiko

b)

Risiko operasional – hirarki risiko

c)

Risiko strategis – tujuan organisasi

d)

Risiko operasional – tujuan organisasi

e)

Tidak ada jawaban benar

82.

Masing masing tahap manajemen risiko harus didokumentasikan secara layak. Contoh dokumentasi manajemen risiko dalam tahap penetapan konteks adalah:

a)

Asumsi, metode, dan sumber data yang digunakan

b)

Daftar hasil identifikasi risiko

c)

Matriks analisis risiko

d)

Kriteria evaluasi risiko

e)

Daftar kegiatan pengendalian

83.

Sejumlah risiko dalam organisasi yang akan diterima dalam rangka penapaian visi dan misi dikenal dengan istilah?

a)

Risk taker

b)

Risk avoidance

c)

Risk appetite

d)

Risk tolerance

e)

Risk lover

84.

Pernyataan yang paling tepat untuk menjelaskan makna risiko adalah:

a)

Proses komunikasi dengan pesan yang dikemas dalam bentuk pengkodean

b)

Sesuatu yang harus dikomunikasikan

c)

Media penyalur pesan

d)

Kemungkinan kejadian yang menghalangi pencapaian tujuan

85.

Mengantisipasi perubahan risiko yang bersifat mendadak dan persistent baik pada tingkat risiko maupun arah risiko yang berdampak negative pada profil risiko merupakan tujuan dari salah satu elemen manajemen risiko apa?

a)

Identifikasi risiko

b)

Penetapan konteks

c)

Monitoring dan review

d)

Evaluasi risiko

86.

Salah satu alasan dilakukan pendokumentasian manajemen risiko adalah sebagai berikut, kecuali:

a)

Memfasilitasi pengawasan dan review yang berkelanjutan

b)

Memberikan masukan data dan informasi untuk proses identifikasi dan analisis risiko

c)

Mensosialisasikan dan mengkomunikasikan informasi yang berhubungan dengan manajemen risiko

d)

Menggambarkan proses manajemen risiko yang sedang berjalan

e)

Mengetahui adanya penyimpangan atau oerbedaan antara harapan dengan kenyataan dari pelaksanaan manajemen risiko

87.

Hambatan dalam menerapkan manajemen risiko adalah sebagai berikut, kecuali:

a)

Risiko pada sector public seringkali masih dipandang sebagai Sesuatu yang negative

b)

Penerapan tata kelola pemerintahan yang baik sudah tidak bias dimaksimalkan lagi

c)

Risiko dipandang sebagai instansi yang melakukan pemborosan biaya

d)

Daya Tarik untuk melakukan penyimpangan yang menjurus kepada kecurangan dianggap lebih memberikan keuntungan yang besar

88.

Tujuan dari penerapan penetapan kiinteks menurut AS/NZS adalah:

a)

Memperoleh informasi yang relevan

b)

Mengidentifikasi seluruh jenis risiko yang berpotensi menghalangi, menurunkan, atau menunda tercapainya sasaran unit pemilik risiko

c)

Mengidentifikasi dan menganalisis organisasi sebagai lingkungan tempat manajemen risiko nantinya akan diterapkan

d)

Mengetahui profil dan peta dari risiko-risiko yang ada di organisasi

89.

Daftar hasil identifikasi risiko merupakan dokumen terkait elemen manajemen risiko …

a)

Penetapan konteks

b)

Identifikasi risiko

c)

Analisis risiko

d)

Monitoring dan review

e)

Tidak ada jawaban yang benar

90.

Apabila suatu kejadian berakibat hanya merugikan dan tidak memungkinkan adanya keuntungan disebut risiko:

a)

Risiko operasional

b)

Risiko spekulatif

c)

Risiko murni

d)

Risiko strategis

e)

Tidak ada jawaban yang benar

91.

Berikut ini manakah yang bukan prinsip dalam pelasanaan manajemen risiko:

a)

Manajemen risiko menciptakan nilai tambah

b)

Manajemen risiko merupakan bagian integral dalam organisasi

c)

Manajemen risiko dibuat sesuai kebutuhan pimpinan organisasi

d)

Manajemen risiko bersifat sistematis, terstruktur, dan tepat waktu

92.

Proses penanganan risiko adalah sebagai berikut:

1.    Pemilihan opsi penanganan

2.    Evaluasi opsi penanganan

3.    Penyiapan rencana penanganan

4.    Identifikasi opsi penanganan

5.    Penilaian risiko residual

6.    Implementasi penanganan risiko

Untuk proses penanganan risiko yang benaradalah

a)

1-2-3-4-5-6

b)

1-3-4-5-6-2

c)

2-5-4-3-1-6

d)

4-2-1-3-6-5

93.

Dari elemen manajemen risiko menurut AS/NZS , elemen yang melekat pada seluruh proses manajemen risiko adalah:

a)

Penanganan risiko dan analisis risiko

b)

Penilaian risiko dan monitoring reviu

c)

Komunikasi dan konsultasi serta monitoring dan review

d)

Penetapan konteks dan komunikasi dan konsultasi

e)

Tidak ada jawaban yang benar

94.

Penentuan skala dampak dan keungkinan dari risiko dan membuat peta risiko merupakan tahapan dari elemen manajemen risiko:

a)

Penetapan konteks

b)

Identifikasi risiko

c)

Analisis risiko

d)

Evaluasi risiko

95.

Beberapa konsep penting terkait penanganan risiko sebagai berikut, kecuali:

a)

Menggunakan pemahaman mendalam

b)

Memperhatikan kompetensi SDM

c)

Menggunakan pendekatan sistematis dan komprehensif

d)

Mempertimbangkan cost and benefit analysis

96.

Manfaat pelaksanaan manajemen risiko yang efektif dan wajar adalah seabgai berikut:

a)

Memberikan dasar penyusunan rencana strategi sebagai hasil dari pertimbangan yang terstruktur terhadap unsur kunci risiko

b)

Mengetahui risko yang memiliki tingkat urgensitas tertinggi

c)

Menentukan risiko mana yang ditangani

d)

Memastikan langka penanganan risiko atas risiko yang ada di organisasi

e)

Tidak ada jawaban yang benar

97.

Berikut pernyataan yang benar terkait unsur risiko adalah sebagai berikut:

a)

Unsur risiko harus dipenuhi seluruhnya, jika tidak maka dinamakan masalah

b)

Unsur risiko terdiri dari adanya dampak dan kemungkinan

c)

Unsur risiko merupakan tingkatan sekelompok risiko dimana organisasi akan menerima risiko

d)

Unsur risiko adalah suatu kejadian yang mungkin terjadi dan dapat menghambat pencapaian tujuan

e)

Tidak ada jawaban yang benar

98.

Definisi pengendalian intern menurut COSO sebagai berikut :

a)

Suatu proses yang hanya dipengaruhi dewan komisaris suatu entitas, dirancang untuk menyediakan keyakinan yang memadai berkaitan dengan pencapaian tujuan

b)

Suatu proses yang tidak dipengaruhi dewan komisaris suatu entitas, dan hanya personil lainnya, dirancang untuk menyediakan keyakinan yang memadai berkaitan dengan pencapaian tujuan

c)

Suatu proses yang tidak dipengaruhi dewan komisaris suatu entitas, manajemen, dan personil lainnya, dirancang untuk menyediakan keyakinan yang memadai berkaitan dengan pencapaian tujuan

d)

Suatu proses yang dipengaruhi dewan komisaris suatu entitas, manajemen, dan personil lainnya, dirancang untuk tidak menyediakan keyakinan yang memadai berkaitan dengan pencapaian tujuan

99.

Berikut tujuan yang ingin dicapai oleh organisasi, antara lain :

a)

Efektivitas kegiatan

b)

Efisiensi kegiatan

c)

Kehandalan pelaporan keuangan

d)

Ketaatan pada peraturan dan ketentuan yang berlaku

e)

Semua benar

100.

Pola Pertanggungjawaban atas pengelolaan keuangan negara dikembangkan

sejalan dengan teori keagenan, yang berperan sebagai agen adalah

a)

Masyarakat

b)

DPR

c)

MPR

d)

Menteri Keuangan

e)

Pemerintah