wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Teks Anekdot Kelas 10

Total questions: 10

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Makna yang tersirat berdasarkan gambar tersebut adalah..

a)

Hukum di negeri ini sudah adil

b)

Banyak koruptor yang menyuap dengan sejumlah uang demi diringankan kasusnya

c)

Dengan uang, kasus menjadi ringan

d)

Vonis hukuman yang dijatuhkan tidak sebanding dengan apa yang diperbuat.

e)

Hakim sudah berlaku adil bagi koruptor

2.

Makna tersirat dari gambar anekdot tersebut adalah...

a)

Menyindir seorang siswa yang suka bolos sekolah

b)

Menyindir seorang bapak yang selalu menasehati

c)

Mengkritik seorang anggota DPR yang suka bolos sekolah

d)

Menyindir anggota DPR yang sering bolos dalam bekerja

e)

Menyindir anggota DPR yang tidak memperhatikan pelajar

3.

Pada siang hari di sebuah kompleks perumahaan yang kelihatan mewah terjadi perdebatan antara Pak RT dan Pak Pemulung. Masalah yang mereka debatkan adalah hal remeh, yaitu di lingkungan perumahan itu, memang sudah banyak ditempel papan dengan tulisan “Pemulung Dilarang Masuk”, tetapi masih saja ada pemulung yang tidak menaati aturan tersebut.


Pak RT : “Pak sedang cari apa di tempat sampah itu?”

Pemulung : “Ya, sudah tentu cari barang bekas atau botol plastik yang dapat didaur ulang.”

Pak RT : “Maaf ya Pak, Bapak dapat baca tulisan yang ada di depan pintu gerbang perumahan ini, tidak?”

Pemulung : “Bagaimana tulisannya apa, Pak?”

Pak RT : “Di papan itu tertulis Pemulung Dilarang Masuk, lantas kenapa Bapak nekat masuk di perumahan ini?”

Pemulung : “Bagaimana, Pak RT ini bagaimana sih… kalau saya bisa baca tulisan yang di papan itu, tentu saya tidak akan jadi pemulung, Pak!”


Pak RT kemudian terdiam membisu dan berpikir bahwa jawaban pemulung itu ada benarnya juga. Pemulung tadi ternyata buta huruf, jelaslah ia tidak bisa baca papan larangan pemulung.


Dari segi makna tersirat, teks anekdot tersebut dapat diinterpretasikan sebagai...

a)

Pemulung dilarang masuk!

b)

Masih banyak orang miskin di sekitar kita

c)

Banyak pemulung yang tidak menaati peraturan.

d)

Ternyata angka buta aksara di sekitar kita masih banyak.

e)

Ternyata masih banyak pemulung di sekitar kita.

4.

Pada siang hari di sebuah kompleks perumahaan yang kelihatan mewah terjadi perdebatan antara Pak RT dan Pak Pemulung. Masalah yang mereka debatkan adalah hal remeh, yaitu di lingkungan perumahan itu, memang sudah banyak ditempel papan dengan tulisan “Pemulung Dilarang Masuk”, tetapi masih saja ada pemulung yang tidak menaati aturan tersebut.


Pak RT : “Pak sedang cari apa di tempat sampah itu?”

Pemulung : “Ya, sudah tentu cari barang bekas atau botol plastik yang dapat didaur ulang.”

Pak RT : “Maaf ya Pak, Bapak dapat baca tulisan yang ada di depan pintu gerbang perumahan ini, tidak?”

Pemulung : “Bagaimana tulisannya apa, Pak?”

Pak RT : “Di papan itu tertulis Pemulung Dilarang Masuk, lantas kenapa Bapak nekat masuk di perumahan ini?”

Pemulung : “Bagaimana, Pak RT ini bagaimana sih… kalau saya bisa baca tulisan yang di papan itu, tentu saya tidak akan jadi pemulung, Pak!”


Pak RT kemudian terdiam membisu dan berpikir bahwa jawaban pemulung itu ada benarnya juga. Pemulung tadi ternyata buta huruf, jelaslah ia tidak bisa baca papan larangan pemulung.


Topik teks anekdot tersebut adalah...

a)

Perumahan mewah yang tidak boleh dimasuki oleh pemulung

b)

Pemulung yang sedang mencari sampah

c)

Pemulung yang masuk ke perumahan Pak RT

d)

Pak RT yang menegur pemulung

e)

Pemulung yang buta aksara

5.

Seorang dosen Fakultas Hukum sedang memberi kuliah Hukum Pidana. Saat tiba sesi tanya jawab si Lia bertanya pada dosen, ”Apa kepanjangan dari KUHP, Pak?”


Lalu dosen tidak menjawab sendiri, tetapi dilemparkannya pada si Ahmad. “Saudara Ahmad, coba bantu saya untuk menjawab pertanyaan saudara Lia!” pinta beliau.


Dengan tegas si Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak!” tegasnya. Mahasiswa lain tentu tertawa, sedang pak dosen geleng-geleng kepala, seraya menambahkan pertanyaan pada si Ahmad, “Saudara Ahmad, darimana Saudara tahu jawaban itu?”


Dasar si Ahmad, pertanyaan tersebut dijawabnya pula dengan tegas, “Peribahasa Inggris mengatakan ‘Pengalaman adalah guru yang terbaik’ begitu, Pak!” Seisi kelas tertawa. Lalu tawa mereda dan kelas kembali tenang.


Kelucuan teks anekdot terdapat pada bagian...

a)

Saat Ahmad memplesetkan KUHP menjadi Kasih Uang Habis Perkara

b)

Dosen sedang memberi kuliah hukum pidana

c)

Sesi tanya jawab antara mahasiswa dan dosen

d)

Para mahasiswa tertawa mendengar jawaban Ahmad

e)

Para mahasiswa menertawakan keluguan Ahmad menjawa pertanyaan dosen

6.

Seorang dosen Fakultas Hukum sedang memberi kuliah Hukum Pidana. Saat tiba sesi tanya jawab si Lia bertanya pada dosen, ”Apa kepanjangan dari KUHP, Pak?”


Lalu dosen tidak menjawab sendiri, tetapi dilemparkannya pada si Ahmad. “Saudara Ahmad, coba bantu saya untuk menjawab pertanyaan saudara Lia!” pinta beliau.


Dengan tegas si Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak!” tegasnya. Mahasiswa lain tentu tertawa, sedang pak dosen geleng-geleng kepala, seraya menambahkan pertanyaan pada si Ahmad, “Saudara Ahmad, darimana Saudara tahu jawaban itu?”


Dasar si Ahmad, pertanyaan tersebut dijawabnya pula dengan tegas, “Peribahasa Inggris mengatakan ‘Pengalaman adalah guru yang terbaik’ begitu, Pak!” Seisi kelas tertawa. Lalu tawa mereda dan kelas kembali tenang.


Makna tersirat pada teks anekdot tersebut adalah...

a)

Menjelaskan kepanjangan KUHP sebenarnya adalah Kitab Undang Hukum Pidana

b)

Mengkritik bapak dosen yang sedang memberikan kuliah hukum pidana

c)

Menyindir kepada oknum penegak hukum yang mau disuap

d)

Peribahasa Inggris mengatakan pengalaman adalah guru terbaik

e)

Menyindir Lia yang bertanya kepanjangan KUHP

7.

(1) Bu guru pun tersenyum

(2) Siapa yang bisa membuat perumpamaan bagi penegakan hukum di negeri kita? Tanya Bu guru di depan kelas.

(3) Bu guru bertanya kenapa disebut hukum kantong kresek

(4) Tidak lama kemudian seorang anak menjawab dengan lantang

(5) Hukum kantong kresek Bu, kata anak itu.

(6) Hanya bisa menyelesaikan kasus kecil Bu, kalau kasus besar tidak pernah muat.


Susunlah anekdot berikut ini sesuai dengan strukturnya!

a)

(1) – (2) – (3) – (4) – (5) – (6)

b)

(1) – (2) – (4) – (5) – (3) – (6)

c)

(2) – (4) – (5) – (3) – (6) – (1)

d)

(2) – (4) – (5) – (6) – (3) – (1)

e)

(3) – (2) – (1) – (4) – (5) – (6)

8.

Kisah Pengadilan Tindak Pidana Korupsi


Pada puncak pengadilan korupsi politik, Jaksa penuntut umum menyerang saksi.

“Apakah benar,” teriak Jaksa, “Bahwa Anda menerima lima ribu dolar untuk berkompromi dalam kasus ini?”


Saksi menatap keluar jendela seolah-olah tidak mendengar pertanyaan.

“Bukankah benar bahwa Anda menerima lima ribu dolar untuk berkompromi dalam kasus ini?” ulang pengacara.


Saksi masih tidak menanggapi.


Akhirnya, hakim berkata, “Pak, tolong jawab pertanyaan Jaksa!”

“Oh, maaf!” Saksi terkejut sambil berkata kepada hakim, “Saya pikir dia tadi berbicara dengan Anda.”


Manakah kalimat yang menujukkan kalimat imperatif?

a)

“Apakah benar,” teriak Jaksa,

b)

"Pak, tolong jawab pertanyaan Jaksa!”

c)

“Saya pikir dia tadi berbicara dengan Anda.”

d)

“Oh, maaf! ”Saksi terkejut sambil berkata kepada hakim.

e)

“Bukankah benar bahwa Anda menerima lima ribu dolar?”

9.

Seorang ayah mengajari anaknya berenang.


“Aku tidak mau malu karena tidak bisa berenang ayah”, kata sang anak.


“Ayah akan ajari dari gaya tersulit sampai termudah Nak”, jawab ayahnya.


Sang anak gembira. Setelah beberapa hari latihan renang itu, sang ayah tampak bersedih sementara sang anak tampak gembira.


“Terimakasih, Yah, akhirnya Ayah dapat mengajari gaya berenang yang paling aku kuasai, tapi kenapa ayah bersedih?” tanyanya.


“Yang kamu kuasai itu gaya batu, Nak!”


Kalimat manakah yang menunjukkan orientasi?

a)

Yang kamu kuasai itu gaya batu, Nak

b)

Seorang ayah mengajari anaknya berenang

c)

Ayah akan ajari dari gaya tersulit sampai termudah Nak

d)

Aku tidak mau malu karena tidak bisa berenang ayah”, kata sang anak

e)

Terimakasih, Yah, akhirnya Ayah dapat mengajari gaya berenang yang paling aku kuasai

10.

Konon otak orang Indonesia sangat digemari dan jadi rebutan di antara calon penerima donor otak manusia. Di bursa pasar gelap, harga otak manusia Indonesia dikabarkan paling tinggi.


Setiap ada persediaan hampir bisa dipastikan langsung laku terjual. Orang-orang pun heran. Mengapa bukan otak orang Yahudi yang terkenal cerdas-cerdas itu yang diburu? Mengapa bukan otak orang-orang Jepang, yang tersohor memiliki kemampuan tinggi dalam bidang teknologi, yang diperebutkan? Atau, mengapa tidak otak orang Cina yang sudah dikenal luas lihai berbisnis? Mengapa justru otak orang Indonesia?


Setelah dilakukan semacam penelitian, ternyata persepsi para penerima donor otak dalam menentukan pilihan bukan pada standar umum seperti asumsi di atas. Jawab mereka: “Habis, otak orang Indonesia rata-rata masih mulus. Soalnya jarang dipakai!”


Maksud dari sindiran dalam teks anekdot tersebut adalah...

a)

Orang Indonesia rajin berpikir

b)

Orang Indonesia rajin merawat otaknya

c)

Orang Indonesia rajin belajar

d)

Orang Indonesia malas bekerja

e)

Orang Indonesia malas berpikir