NEW
Font size
WorksheetsCPMK 6-7 Pretes Avatar Tahap 2
Total questions: 25
Worksheet time: 25mins
1. Reaksi antara C-organik pada contoh dengan senyawa tersebut berlangsung dengan penambahan
Kalium kromat
Kalium dikromat
Asam Sulfat
Glukosa
2. Pengujian C-organik menggunakan larutan standar
Kalium kromat
Kalium dikromat
Asam Sulfat
Glukosa
3. Selama preparasi contoh uji, C-organik akan mengalami reaksi
Oksidasi
Reduksi
Hidrolisis
Pembentukan kompleks
5. Apabila akan dibuat larutan baku C-organik 5.000 ppm sebanyak 100 mL diperlukan
1,2510 g glukosa
1,2510 mg glukosa
1,2510 g C-organik
1,2510 mg C-organik
6. Larutan kalium dikrromat 1 N sebanyak 100 mL dibuat dengan menimbang ... kristal kalium dikromat
9,81 g
9,81 mg
58,8 g
58,8 mg
7. Pengujian C-organik menggunakan faktor koreksi dari
kadar air
kadar abu
kadar volatil matter
kadar senyawa organik
8. Pengujian contoh lingkungan harus menggunakan peralatan gelas yang
baru
sekali pakai
terkalibrasi
bebas kontaminan
9. Pengujian contoh lingkungan harus menggunakan peralatan gelas volumetrik yang
baru
sekali pakai
terkalibrasi
bebas kontaminasi
10. 18. Kontrol ketelitian dilakukan dengan membandingkan nilai
standar deviasi
standar deviasi residual
koefisien korelasi
CV Horwitz
11. Kontrol akurasi ditentukan dengan pengujian
duplo
replikasi
blanko
spike
12. Pengujian fosfor dilakukan dengan melakukan ekstraksi contoh uji dengan
kloroform
CCl4
HCl 25%
HCl pekat
13. Ion fosfat yang diekstrak direaksikan dengan
amonium molibdat vanadat
amonium molibdat
amonium heptamolibdat
amonium metavanadat
14. Pengujian fosfor dilakukan dengan larutan standar
asam fosfat
fosfat organik
P2O5
P2O8
15. Larutan standar fosfat 1000 mg/L sebanyak 100 mL dibuat dengan menimbang
0,5 g
0,09587 g
0,5 mg
0,09587 mg
16. Reaksi antara fosfor dalam contoh tanah dengan pereaksi untuk uji fosfat menghasilkan
asam fosfomolibdat
molibdat vanadat
molibdat metavanadat
heptamolibdat
17. Gas NO2 dianalisis dengan metode
volumetri
spektrofotometri UV-Vis
kromatografi
gravimetri
18. Contoh gas NO2 akan bereaksi dengan
pereaksi Griess Saltzman
asam sulfanilat
NEDA
asam asetat
19. Senyawa yang terbentuk mengalami perubahan warna menjadi
merah muda
kuning
hijau
merah anggur
20. Pereaksi yang digunakan dibuat dari campuran
asam sulfanilat dan NEDA, N-(1-naftil) etilen diamin dihidroklorida)
asam sulfat dan NEDA, N-(1-naftil) etilen diamin dihidroklorida)
asam sulfamat dan NEDA, N-(1-naftil) etilen diamin dihidroklorida)
asam sulfit dan NEDA, N-(1-naftil) etilen diamin dihidroklorida)
21. Kuantifikasi data pengujian NO2 secara spektrofotometri UV-Vis menggunakan metode
standar tunggal
standar adisi
standar regresi
kurva kalibrasi larutan standar
22. Pengujian oksidan udara ambien menggunakan pereaksi
netral buffer kalium iodida (NBKI)
I2
Dinatrium hidrogen fosfat dodekahidrat
kalium iodat
23. Contoh uji bereaksi dengan larutan tersebut menghasilkan
netral buffer kalium iodida (NBKI)
I2
Dinatrium hidrogen fosfat dodekahidrat
Kalium iodat
24. Penentuan oksidan dilakukan dengan larutan standat
kalium iodida
kalium iodat
kalium iodat iodida
iodine
25. Larutan standar iodin merupakan larutan
baku
standar
standar primer
standar sekunder
25. Larutan I2 0,05 N sebanyak 100 mL dibuat dengan melarutan ...kristal I2
1,565 g
1,565 mg
0,7825 g
0,7825 mg
