wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Penokohan

Total questions: 12

Worksheet time: 3600secs

Name
Class
Date
1.

Ia sangat senang dengan pekerjaannya sebagai seorang saudagar. Suatu ketika ia berdagang ke sebuah pulau yang belum pernah ia kunjungi sebelumnya. Sesampainya di sana ia memberatkan timbangannya agar mendapatkan keuntungan yang sangat besar dari pulau tersebut.

Berdasarkan kutipan tersebut, saudagar merupakan tokoh...

a)

protagonis

b)

tambahan

c)

tritagonis

d)

antagonis

2.

Di sebuah desa di kaki bukit, hiduplah seorang petani miskin. Setiap hari ia bekerja di sawah. Bila sudah lelah mencangkul, ia pergi ke hutan mencari kayu bakar. Selain untuk kebutuhan sendiri, kayu bakar itu dijual ke pasar. Uangnya untuk membeli keperluan dapur, seperti garam, ikan asin, dan gula.

Sifat tokoh petani dalam cerita di atas adalah...

a)

penakut

b)

rajin bekerja

c)

kikir

d)

periang

3.

Setiap pagi hari Saddam membantu menyiapkan kue buatan ibunya untuk dibawa ke sekolah. Di sekolah, kue buatan ibunya itu akan dititipkan di kantin sekolah. Sepulang sekolah, Saddam akan membantu ibunya berjualan kue keliling kampungnya.

Penggambaran watak tokoh dalam cerpen tersebut dengan cara...

a)

Dialog antartokoh

b)

Perilaku tokoh

c)

Secara langsung

d)

Pikiran tokoh

4.

Rama Harimau memiliki seorang putra namanya si Loreng. Tidak seperti Rama, Harimau yang terkenal sangat bijaksana dan juga dikagumi hewan-hewan di hutan. Si Loreng binatang di hutan, selain sangat jahil, dia juga sombong. Sering si Loreng menindas binatang yang ada di hutan. Suatu hari si Loreng menemukan sarang Semut Merah. Segera sarang itu ditutup menggunakan batu.

Tokoh yang berwatak antagonis adalah...

a)

Semut Merah

b)

Si Loreng

c)

Rama Harimau

d)

Tidak Ada

5.

Dua kegagalan yang lalu berakhir ketika aku diterima di jurusan bahasa Inggris. Kutekuni masa pendidikan tinggi dengan sepenuh hati. Kendala finansial mendorong ku untuk merambah dunia kerja disamping kuliah. Pucuk dicinta ulam tiba. Suatu hari Kak Ica, saudara sepupuku, datang kepadaku.“Nanda, di sebelah toko Bunda ada kios yang dijual. Bagaimana kalau kita patungan untuk membeli kios itu. Lalu kita jual pakaian di sana?” kata Kak Ica.Ia mengajak berpatungan untuk membeli kios itu. Kami mulai berbisnis pakaian. Tidak kusangka, usaha itu menuai hasil yang gemilang.

Tokoh aku dalam penggalan cerpen di atas adalah...

a)

Kak Ica

b)

Bunda

c)

Nanda

d)

Seorang penjual kios

6.

Para binatang di sebuah peternakan meributkan siapa yang menjadi pemimpin mereka. Akulah yang pantas menjadi pemimpin. Aku binatang paling besar dan paling kuat di peternakan ini, kata Kerbau.

Watak tokoh Kerbau dalam cerita tersebut adalah...

a)

kuat

b)

dermawan

c)

sombong

d)

lemah

7.

Dengan tertatih-tatih seorang nenek tua berjalan menelusuri danau yang kekeringan. Dilihatnya ikan-ikan menggelepar-gelepar kekurangan air. Kemudian nenek itu mengambil ikan-ikan dan membawanya ke tempat yang terdapat air. Tak disangka, ikan itu berkata, Nenek yang baik, kau telah menolongku dengan ikhlas. Sekarang ambillah emas ini untuk hidupmu sehari-hari." Nenek itu terperanjat penuh gembira.

Kalimat di bawah ini yang menunjukkan watak salah satu tokohnya adalah...

a)

Ikan-ikan gembira ditolong nenek

b)

Nenek mengambil emas dengan gembira

c)

Nenek itu memasukkan ikan ke tempat yang berair

d)

Nenek yang baik telah menolong ikan-ikan dengan tulus ikhlas

8.

Kalimat di bawah ini yang tidak melukiskan karakter tokoh protagonis yaitu...

a)

Tina memang anak yang patuh pada orang tua

b)

Selain rendah hati dan pandai bergaul, Vina juga pandai menari

c)

Sungguh sangat disayangkan meskipun wajahnya cantik, Amanda suka menyombongkan kekayaan orang tuanya

d)

Karena pandai matematika dan suka membantu teman-temannya, Riana dicintai teman-temannya

9.

Si Harimau baru saja memakan hasil buruannya dengan lahap di dalam hutan. Dia menyisakan sepotong daging untuk dibawa ke sarangnya dengan mulutnya.

Untuk kembali ke sarangnya, si Harimau harus melewati jembatan penyeberangan sungai kecil. Ketika melintas, dia melihat harimau lain di dalam sungai membawa potongan daging yang lebih besar. Si Harimau tergiur. Harimau melepaskan daging yang digigitnya dan menerkam daging yang dibawa harimau dalam sungai.

Byur...  Sadarlah si Harimau. Ternyata yang diterkamnya adalah bayangannya sendiri. Dengan menyesal, ia naik ke tepi sungai dalam keadaan lelah, lapar, dan kesal.

Watak tokoh utama dalam cerita tersebut adalah...

a)

serakah

b)

pemarah

c)

sombong

d)

pendendam

10.

Di dekat hutan, tumbuh sebatang pohon mangga di pinggir sungai. Pada dahan pohon mangga itu tumbuh benalu. Benalu sering mengejek tanaman padi. Menurut benalu, padi itu bodoh. Padi hidup di sawah berdesak-desakan, mencari makan sendiri-sendiri, diinjak-injak kerbau, dipotong, lalu dimakan manusia. Mendengar ejekan benalu, padi tidak marah. Ia tetap bersabar.

Suatu hari angin bertiup kencang. Dahan pohon mangga bergerak ke sana kemari. Tiba-tiba dahan pohon pun patah. Sang benalu yang pongah pun jatuh. Malangnya, tubuh benalu hancur tertimpa dahan pohon mangga.

Sifat tokoh utama cerita adalah...

a)

bodoh

b)

pemarah

c)

sabar

d)

congkak

11.

Ada dua orang yang sedang mengembara di padang ilalang jauh dari desa. Mereka bernama Saleh dan Bondi. Mereka akan mencari orang yang bernama Beni dan Salim. Mereka berjalan di bawah terik matahari dan jalan yang berdebu.

Ketika istirahat Bondi tidak segera membuka makanannya. Ia menunggu ditawari Saleh. Benar juga Saleh menawari ketika mau makan. Bondi pun langsung mau, begitu seterusnya. Pada hari ketiga makanan Saleh habis, sedangkan makanan Bondi masih utuh. Bondi bahagia, dalam hatinya dia berkata: “Pokoknya makananku hanya untuk diriku tidak untuk dibagi kepada siapa-siapa.” Namun, apa yang terjadi? Ternyata setelah dibuka makanan itu semua basi. Bondi pun langsung pingsan.

Watak Bondi dalam cerita tersebut adalah...

a)

sombong

b)

pembohong

c)

egois

d)

minder

12.

Joko: Sarapannya apa, Mbok?

Mbok: Ya seperti biasanya toh Joko, tahu sama tempe.

Joko: (dengan suara keras) Apa, tahu dan tempe lagi kata Mbok? Aku kan bosan Mbok, tiap hari makan tempe dan tahu. Pokoknya aku nggak mau.

Anik: Sudahlah Joko dimakan saja. Yang kita punya kan cuma itu.

Joko: Mungkin Mbok bisa makan seperti ini setiap hari, tapi aku nggak bisa Mbok.

Mbok: Kamu ini mbok ya coba mengerti toh, Mbok ini kerjanya apa? Mbok kan cuma buruh tani. Kamu juga tahu sendiri berapa pendapatan buruh tani.

Joko: Mbok kan bisa cari kerja yang lain, nyuci baju orang kek, jadi buruh pabrik kek, atau yang lainnya.

Anik: Kamu ini gimana toh Joko, memang cari kerja itu gampang?

Watak Joko dalam drama tersebut adalah...

a)

pandai berdalih

b)

pandai mencela

c)

pandai mengatur

d)

tidak pandai bersyukur