Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Penilaian Harian Virus

Total questions: 15

Worksheet time: 17mins

Name
Class
Date
1.

Virus dalam reproduksinya memerlukan materi dan energi dari sel makhluk hidup yang menjadi inangnya, sehingga virus dapat bereproduksi bila berada dalam sel hidup.


Berdasarkan pernyataan di atas, kesimpulan yang dapat diperoleh ....

a)

Makhluk hidup yang menjadi inangnya banyak menderita kerugian

b)

Makhluk hidup yang ditumpanginya mengalami mutasi gen maupun mutasi kromosom

c)

Makhluk hidup yang ditumpanginya segera mengalami kematian

d)

Sel-sel makhluk hidup yang menjadi inangnya segera mengalami lisis

e)

Protoplasma sel-sel tubuh makhluk hidup yang menjadi inangnya habis digunakan virus

2.

Berikut ini perbedaan antara Litik dan Lisogenik, yaitu terletak pada ...

a)

DNA Virus akan melebur pada DNA sel inang fase lisogenik

b)

Materi DNA virus akan menempel pada DNA sel inang saat vase Lisogenik

c)

Daya tahan sel inang akan menurun pada fase Lisogenik

d)

Sel inang tidak melebur pada saat fase Litik

e)

DNA mendekat pada DNA sel inang saat fase litik

3.

Virus dapat bereproduksi pada organisme lain dengan cara melekatkan bagian tubuhnya pada inang, kemudian akan memasukkan DNA ke dalam tubuh inang dengan tujuan untuk ....

a)

melumpuhkan sel inang agar tidak dapat bereproduksi

b)

mengendalikan sintesis protein dan membentuk bagian-bagian tubuhnya

c)

memacu produksi enzim untuk memecah sel inang

d)

mengeluarkan protoplasma sel inang untuk tempat reproduksi

e)

mengaktifkan inti sel inang untuk memproduksi enzim

4.

Dibawah ini jenis penyakit yang disebabkan oleh virus adalah...

a)

Tifus, AIDS, Influenza, Kolera, dan Cacar

b)

Demam Berdarah, cacar, kolera, polio, dan tifus

c)

Influenza, tifus, polio, AIDS, dan cacar

d)

Influenza, tifus, polio, kolera, dan cacar

e)

Influenza,demam berdarah, polio, AIDS, dan cacar

5.

andri bermain dengan anjing liar yang ditemuinya dijalanan, kemudian ajing tersebut menggit tangannya. setelah itu andri mengalami gejala, terlihat gelisah dan takut, demam tinggi dan kejang-kejang, serta mulut berbusa. Andri terkena virus...

a)

HIV

b)

AIDS

c)

Rabies

d)

Polio

e)

Flu anjing

6.

Perhatikan gambar struktur viru berikut. Struktur virus dibagi menjadi tiga bagian, yaitu kepala, leher, dan serabut ekor. Bagian yang ditunjukkan oleh nomor 1 tersusun atas ...

a)

protein

b)

lemak

c)

vitamin

d)

karbohidrat

e)

mineral

7.

Struktur virus bentuk T yang ditunjukan oleh nomor 1 dan 3 adalah ... .

a)

Serabut ekor dan kapsid

b)

DNA dan serabut ekor

c)

Selubung ekor dan DNA

d)

Kapsid dan serabur ekor

e)

Kapsid dan selubung ekor

8.

Perhatikan replikasi virus berikut!

1) Adsorbsi

2) Lisis

3) Pematangan

4) Sintesis

5) Penetrasi

Urutan replikasi yang sesuai adalah ... .

a)

1-2-3-4-5

b)

1-2-5-4-3

c)

1-5-3-4-2

d)

1-5-4-3-2

e)

1-4-3-2-5

9.

Berdasarkan tabel tersebut, perbedaan yang tepat adalah .... .

a)

Waktu dan sifat virulen

b)

Waktu dan keadaan sel inang

c)

Sifat virulen dan fase penggabungan

d)

Waktu dan tahap penggabungan

e)

Sifat virulen dan keadaan sel inang

10.

Virus merupakan makhluk peralihan antara makhluk hidup dengan benda mati. Alasan yang tepat untuk mengatakan virus benda mati adalah...

a)

Dapat dikristalkan

b)

Memiliki protoplasma

c)

Memiliki DNA/RNA dan kapsid

d)

Dapat bergerak

e)

Dapat bereplikasi dalam sel hidup

11.

Berikut ini adalah grafik pengaruh pemberian vaksin Al (Avian Influenza) atau flu burung pada ayam potong dan berita kasus virus rubella akhir-akhir ini serta skema siklus hidup virus.


Rubella atau campak Jerman adalah infeksi virus yang ditandai dengan ruam merah pada kulit. Rubella umumnya menyerang anak-anak dan remaja. Menurut data WHO, pada tahun 2016 di Indonesia terdapat lebih dari 800 kasus rubella yang sudah terkonfirmasi melalui pemeriksaan laboratorium. Jika menyerang wanita yang sedang hamil, terutama sebelum usia kehamilan lima bulan, rubella berpotensi tinggi untuk menyebabkan sindrom rubella kongenital atau bahkan kematian bayi dalam kandungan. WHO memperkirakan tiap tahun terdapat sekitar 100.000 bayi di dunia yang terlahir dengan sindrom ini. Guna memastikan diagnosis, dokter biasanya mengambil sampel air liur atau darah untuk diperiksa di laboratorium. Tes tersebut digunakan untuk mendeteksi keberadaan antibodi rubella. Apabila terdapat antibodi IgM, berarti Anda sedang menderita rubella. Sedangkan keberadaan antibodi IgG menandakan bahwa Anda pernah menderita rubella atau sudah menerima vaksinasi.

Rubella tidak membutuhkan penanganan medis khusus. Pengobatan dapat dilakukan di rumah dengan langkah-langkah sederhana. Tujuannya adalah untuk meringankan gejala, namun bukan untuk mempercepat penyembuhan rubella. Pencegahan rubella yang paling efektif adalah dengan vaksinasi, terutama bagi wanita yang berencana untuk hamil. Sekitar 90 persen orang yang menerima vaksin ini akan terhindar dari rubella. Sejak adanya program vaksinasi, jumlah kasus rubella yang tercatat secara global berkurang secara signifikan. (http://www.alodokter.com/rubella).


Berdasarkan data tersebut, mana pernyataan di bawah ini yang benar terkait dengan siklus hidup virus?

a)

Vaksin merangsang sel inang secara aktif membuat antibodi terhadap virus untuk menciptakan virulensi sehingga fase replikasi dan sintesis tidak terjadi, maka virus akan mengalami siklus tipe 2.

b)

Vaksin akan mempercepat proses imunitas sel inang yang berakibat pada hancurnya kapsid dan asam nukleat virus sehingga replikasi virus tidak berlanjut, maka virus akan mengalami siklus tipe 2.

c)

Vaksin menghambat lisis dinding sel inang sehingga sel inang relatif tahan terhadap infeksi virus dan memperpanjang usia oragnisme, maka virus akan mengalami siklus 2.

d)

Siklus hidup virus pada fase lisogenik akan berlanjut ke siklus litik karena sifat virulensi yang terbentuk pada sel inang setelah pemberian vaksin, maka virus akan mengalami siklus 1.

e)

Siklus hidup pada fase litik akan berbelok ke siklus lisogenik karena terbentuk antibodi terhadap virus pada sel inang setelah pemberian vaksin, maka virus akan mengalami siklus 1.

12.

Penyakit hepatitis adalah satu dari sekian banyak ancaman kesehatan utama di dunia. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan RI tahun 2014, diperkirakan 10 dari 100 orang Indonesia terinfeksi hepatitis Batau C. Artinya, ada 28 juta penduduk Indonesia yang terinfeksi hepatitis B dan C. Empat belas juta di antaranya berpotensi untuk berkembang hingga stadium kronis, dan 14 juta kasus hepatitis kronis berisiko tinggi untuk berlanjut ke kanker hati. Ini menjadikan Indonesia menempati peringkat kedua se-ASEAN dengan jumlah kasus Hepatitis B tertinggi. Pengobatan hepatitis dapat dilakukan berbagai cara, salah satunya dengan pemberian obat antivirus protease inhibitor yang berfungsi untuk mencegah penyebaran virus dengan menghentikan reproduksinya. Obat-obatan ini bisa digunakan secara oral Secara umum virus dapat bereproduksi melalui daur litik dan lisogenik seperti skema di bawah ini.

(Wacana dimodifikasi dari sumber https://hellosehat.com/pusat-kesehatan/hepatitis/informasilengkap-seputar-penyakit-hepatitis-yang-wajib-anda-ketahui/)

Pada tahapan reproduksi manakah, obat antivirus protease efektif menghentikan laju reproduksi virus?

a)

1 dan 2

b)

2 dan 3b

c)

3a dan 3b

d)

3a dan 4a

e)

4a dan 5a

13.

Sejak awal dari 2020 dunia terkena musibah pandemi COVID-19 yang banyak menyerang manusia. COVID-19 tersebut termasuk pada jenis virus (a)  

14.

Dalam sejarah penemuan virus, semukla diduga adanya bercak kekuningan dalam daun tembakau disebabkan oleh bakteri. Perbedaan antara bakteri dan virus adalah ....

a)

bakteri hanya mampuberkembang di medium hidup

b)

bakteri mampu dikristalkan

c)

virus mampu dikristalkan

d)

virus mampu dikembangbiakkan pada semua medium

e)

bakteri dan virus mampu menimbulkan penyakit menular

15.

Virus dapat dimanfaatkan sebagai vaksin untuk menyembuhkan suatu penyakit. Berikut ini jenis vaksin yang digunakan dalam pencegahan virus korona ....

a)

Astrazeneca

b)

Sinovac

c)

BCG

d)

DPT

e)

Pfizer