NEW
Font size
Worksheetssoal ppg modul 5 seni budaya
Total questions: 10
Worksheet time: 8mins
Perhatikan pernyataan kegiatan ini:
1. Menganalisis karya seni tentang kekurangannya saja
2. Menilai kualitas sebuah karya seni melalui tinjauan seni
3. Menghargai bakat dan potensi artistik-estetik peserta didik
4. Menilai sebuah karya seni sesuai prinsip seni
5. Memudahkan seniman dan penikmat seni berkomunikasi
Kegiatan apresiasi seni yang biasanya dilaksanakan dalam pembelajaran di sekolah:
1 dan 2
2 dan 3
3 dan 4
4 dan 5
1 dan 5
Perhatikan pernyataan kegiatan berapresiasi seni rupa ini:
1. pengalaman merasakan melalui sensasi inderawi
2. sensasi inderawi meliputi penglihatan, pendengaran, dan perabaan
3. melibatkan emosi dan kesan perasaan saat menikmati karya seni
4. melibatkan kemampuan berpikir logis dan kritis
5. menggunakan rumusan statistik
Menurut Brent G. Wilson (1971) komponen Apresiasi Seni terdiri atas tiga: Perasaan (feeling), Empati (emphatizing), dan Penilaian (evaluing). Komponen Penilaian (evaluing) dalam berapresiasi seni sesuai dengan pernyataan:
1
2
3
4
5
Perasaan (feeling) sebagai salah satu komponen apresiasi merupakan pengalaman merasakan melalui sensasi inderawi yang meliputi:
1. penglihatan dan intelektual
2. motorik dan pendengaran
3. pendengaran dan penglihatan
4. perabaan dan penciuman
5. intelektual dan spiritual
Inderawi yang digunakan dalam berapresiasi adalah:
1 dan 2
3 dan 4
4 dan 5
2 dan 3
1 dan 4
Pengalaman berapresiasi karya merasakan (Feeling) berfungsi mengaktifkan pengalaman merasakan keindahan melalui sensasi inderawi. Pengalaman merasakan dan mengagumi karya seni atau peristiwa seni tersebut melalui:
Penglihatan
Motorik
Emosi
Impresi
Logika
Pembelajaran apresiasi di kelas saat ini dilaksanakan dengan mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) dalam konten pembelajaran seni rupa. Srategi pembelajaran ini merupakan keterpaduan berbagai kompetensi:
1. Teknologi
2. Pedagogi
3. Sarana
4, Metodologi
5. Penilaian
Kompetensi yang dikembangkan dalam pembelajaran apresiasi seni meliputi:
1,2,3
1,2,4
2,3,4
2,3,5
1,3,5
Apresiasi musik perlu dilakukan bagi pelaku seni dari awam hingga seorang ahli sekali pun. Menyaksikan suatu pertunjukan seni musik memberi banyak masukan secara langsung terhadap kemampuan kognisi, emotif dan penilaian. Kegiatan dalam berapresiasi seni musik untuk mengevaluasi dan mengembangkan nilai estetika karya seni. Selain tujuan utama tersebut masih terdapat beberapa tujuan dalam apresiasi musik yaitu ...
meningkatkan kemampuan berkreasi dan berimajinasi
menciptakan lapangan pekerjaan
menumbuhkembangkan rasa menghargai karya nusantara
menciptakan dan mengembangkan rasa sensivitas dalam sosialisasi bermasyarakat
menyempurnakan keindahan karya seni sastra
Refleksi dapat diartikan sebagai aktivitas peserta didik yang berisi ungkapan perasaaan, pesan dan kesan atas pembelajaran yang telah diikuti. Kegiatan refleksi dalam apresiasi musik memiliki tujuan-tujuan tertentu. Berikut ini yang bukan merupakan tujuan dari apresiasi musik yaitu ....
untuk mengetahui sejauh mana kekurangan dan kelebihan sebuah karya musik.
untuk mengetahui tingkat keberhasilan sebuah karya musik dalam menyampaikan pesan kepada pendengar dan penonton
untuk memberikan interpretasi yang tepat kepada pemain dalam memainkan karya musik yang diciptakan.
untuk memberikan pengetahuan musik dasar bagi para pemain musik.
untuk mengetahui kebutuhan dan selera masyarakat, penonton, dan pasar industri.
Apresiasi dapat dilakukan dengan pendekatan sebagai berikut:
Pendekatan Aplikatif
Pendekatan Kesejarahan
Pendekatan Problematik
Pendekatan Masalah
Pendekatan diagnostik
Tingkatan Apresiasi seseorang dapat dilihat pada :
Tingkat penikmat, yaitu apresiator mengati dengan memberikan komentar
Tingkat Pencinta, yaitu apresiator mengamati dengan memberikan komentar
Tingkat pencinta kreatif yaitu apresiator mengati namun tidak mengaplikasikannya
Tingkat penikmat, yaitu apresiator mengamati dengan memberi komentar
Tingkat pencita yaitu apresiator mengamati dengan tidak memberi komentar
Segala bentuk pengalaman yang diperoleh seseorang melalui pengamatan indra terhadap berbagai objek, dan seseorang hanya bertindak sebagai penerima saja. Kegiatan tersebut termasuk pada
Pengalaman estetis aktif
Pengalaman estetis tingkat rendah
Pengalamn estetis tingkat tinggi
Pengalaman estetis pasif
Pengalamn estetis coba-coba
