wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS Patologi URINDO 3 Desember 2022

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Patogenesis adalah

a)

proses selama inkubasi

b)

proses yang diawali dengan perubahan morfologi sel

c)

mekanisme terwujudnya keadaan patologis dan gejala klinik

d)

proses yang diawali dengan perubahan kapasitas fungsi organ

e)

proses fisiologis yang terjadi pada masa laten terjadinya penyakit

2.

Pengertian dari penyakit ialah

a)

proses yang diawali dengan perubahan morfologi sel

b)

mekanisme terwujudnya keadaan patologis dan gejala klinik

c)

proses yang diawali dengan perubahan kapasitas fungsi organ

d)

variasi abnormal dalam struktur atau fungsi organ

e)

proses fisiologis yang terjadi pada masa laten terjadinya penyakit

3.

Dihat dari proses patologis, inflamasi kronis merupakan

a)

kelanjutan inflamasi akut

b)

proses inkubasi yang lama

c)

akibat proses patogenesis yang lama

d)

proses dengan etiologi yang berbeda dengan inflamasi akut

e)

proses dengan prognosis yang sama dengan inflamasi akut

4.

Hal berikut yang merupakan kematian sel yang patologis ialah

a)

infark

b)

iskemia

c)

nekrosis

d)

apoptosis

e)

metaplasia

5.

Hal berikut yang sesuai untuk pengertian etiologi ialah

a)

perubahan struktur sel

b)

perubahan fungsi sel

c)

penyebab penyakit

d)

inkubasi

e)

patologi

6.

Pengertian dari adaptasi sel ialah

a)

proses terjadinya masa inkubasi

b)

proses terwujudmya periode laten

c)

mekanisme terwujud keadaan patologis

d)

proses fisiologis perubahan morfologi jaringan

e)

proses patologis perubahan kapasitas fungsi jaringan

7.

Penyebab penyakit yang tidak diketahui digolongkan dalam etiologi

a)

primer

b)

idiopatik

c)

sekunder

d)

faktor genetik

e)

faktor didapat

8.

Kematian sel yang fisiologis ialah

a)

infark

b)

iskemia

c)

nekrosis

d)

apoptosis

e)

metaplasia

9.

Gambaran yang tidak termasuk dari tanda-tanda morfologi apoptosis

a)

pengeriputan sel

b)

pembengkakan sel

c)

fragmentasi kromatin

d)

pembentukan lepuh pada sel

e)

fagisitosis benda asing oleh makrofag

10.

Sistem dalam sel yang rusak akibat cedera berkaitan dengan kekurangan enerji adalah

a)

nukleus

b)

mitokondria

c)

badan golgi

d)

membran sel

e)

retikulum endoplasma

11.

Dolor yang terjadi pada radang akut jaringan, disebabkan oleh

a)

prostaglandin

b)

peningkatan nutrisi

c)

metabolisme meningkat

d)

dilatasi pembuluh darah

e)

peningkatan oksigenasi jaringan

12.

Rubor yang terjadi pada radang akut jaringan, disebabkan oleh

a)

dilatasi pembuluh darah

b)

metabolisme menurun

c)

prostaglandin

d)

penurunan mutrisi jaringan

e)

penurunan oksigenasi jaringan

13.

Jumlah cairan ekstrasel meningkat pada waktu inflamasi, dapat merupakan hal yang

baik karena

a)

menurunkan rasa nyeri

b)

menimbulkan vasokonstriksi

c)

meningkatkan pembengkakan

d)

menurunkan taraf metabolisme

e)

mengencerkan toksin penyebab inflamasi

14.

Hal berikut bukan merupakan efek radang akut adalah

a)

perusakan fibrin

b)

pembentukan antibodi

c)

promosi sistem imun

d)

nutrisi sel

e)

penyediaan plaasma mediato

15.

Hal berikut yang sesuai untuk radang kronis ialah

a)

lekopeni

b)

lekositosis

c)

terbentuk eksudat

d)

terbentuk transudat

e)

tidak didahului radang akut

16.

Salah satu perbedaan antara inflamasi akut dan kronis, ialah pada inflamasi kronis terdapat

a)

fibrosis

b)

transudat

c)

leukopeni

d)

banyak limfosit

e)

kerusakan ringan jaringan

17.

Tahap proses respons vaskuler pada inflamasi akut ialah

a)

dilatasi yang menetap

b)

langsung terjadi dilatasi

c)

dilatasi diikuti konstriksi

d)

konstriksi diikuti dilatasi

e)

langsung terjadi konstriksi dan menetap

18.

Efek sistemik inflamasi pada endokrin dan metabolisme ialah

a)

hipotiroid

b)

peningkatan taraf metabolisme

c)

penurunaan an anabolisme

d)

peningkatan produksi vasopressin

e)

peningkatan produksi glucocorticoid

19.

Pada proses peradangan akut sering disertai peningkatan suhu tubuh (demam) yang disebabkan

a)

vasodilatasi

b)

vasokonstriksi

c)

pembengkakan

d)

penglepasan zat pirogen

e)

peningkatan sel darah putih

20.

Sitokin yang diaktifkan oleh makrofag terutama

a)

IL-1beta

b)

IL-12

c)

IL-10

d)

TNF-alfa

e)

Interferon

21.

Demam pada menderita akut diinduksi oleh sitokin berikut

a)

IL-1alfa

b)

IL-6

c)

IL-10

d)

IL-12

e)

IL-1beta

22.

Demam pada inflamasi akut diinduksi oleh penglepasan protein berikut

a)

adrenalin

b)

asetilkolin

c)

glutamat

d)

vasopresin

e)

prostaglandin

23.

Efek sistemik inflamasi pada endokrin dan metabolisme ialah

a)

peningkatan glutamat

b)

peningkatan adrenalin

c)

penurunan adrenalin

d)

penurunan produksi vasopressin

e)

penurunan produksi glucocorticoid

24.

Gangguan penyembuhan sel karena kekurangan protein akibat kerusakan sistem dalam sel

a)

nukleus

b)

mitokondria

c)

badan golgi

d)

membran sel

e)

retikulum endoplasma

25.

Pengertian prognosis ialah

a)

perubahan proses inkubasi

b)

perubahan proses patogenesis

c)

gejala penyakit yang semakin berat

d)

tanda dan gejala klinis suatu penyakit

e)

prediksi tentang keadaan akhir penyakit

26.

Protein yang dilepaskan organ liver pada fase radang akut adalah

a)

kortisol

b)

adrenalin

c)

prostaglandin

d)

asetilkolin

e)

amyloid A

27.

Keadaan patologis yang ditimbulkan oleh kelebihan nutrisi ialah

a)

osteoartritis

b)

diabetes insifidus

c)

poliomielitis

d)

diabetes mellitus tipe 1

e)

diabetes mellitus tipe 2

28.

Efek sistemik respon saraf otonom pada peradangan akut

a)

peningkatan denyut nadi

b)

penurunan tekanan darah

c)

penurunan denyut nadi

d)

peningkatan kelenjar keringat

e)

peningkatan suhu tubuh

29.

Penumpukan cairan di luar pembuluh darah pada keadaan inflamasi akut karena


a)

penurunan permeabilitas dinding pembuluh darah

b)

vasokonstriksi pembuluh darah

c)

sitokin IL-6

d)

prostaglandin

e)

peningkatan permeabiltas dinding pembuluh darah

30.

Pada keadaan nekrosis, sel mati disebabkan oleh

a)

demam

b)

peningkatan metabolisme

c)

vasokonstriksi

d)

vasodilatasi

e)

hipoksia

31.

Mekanisme terwujudnya keadaan patologis dan gejala klinik dimulai 

a)

pada masa inkubasi

b)

perubahan morfologi

c)

timbul gejala klinik

d)

perubahan fungsi

e)

adanya tanda penyembuhan

32.

Pernyataan berikut yang berkaitan dengan perubahan morfologi adalah

a)

Perubahan struktur sel atau jaringan yang terjadi mengikuti proses patogenesis

b)

Perubahan struktur hanya dapat dilihat secara langsung

c)

Perubahan struktur hanya dapat dilihat  dengan mikroskop

d)

Perubahan struktur tidak dapat digunakan untuk membantu menegakkan diagnosis

e)

Perubahan morfologi tidak mempengaruhi fungsi organ, gambaran klinik dan prognosis

33.

Hal berikut yang bukan merupakan manfaat memahami patologi suatu penyakit

a)

memahami gambaran klinik dari penyakit yang berbeda

b)

memahami pengobatan (terapi) suatu penyakit tertentu untuk semua tenaga kesehatan

c)

memahami prognosis  penyakit

d)

membantu tenaga kesehatan dalam menangani dan menolong  pasien dengan cara yang lebih baik dan ilmiah

e)

membantu tenaga kesehatan dalam melakukan rehabilitasi yang tepat dan benar

34.

Gangguan penyembuhan sel karena kekurangan enerji akibat kerusakan sistem dalam sel

a)

nukleus

b)

mitokondria

c)

badan golgi

d)

membran sel

e)

retikulum endoplasma

35.

Proses patogenesis dapat diawali dengan

a)

proses inkubasi

b)

perubahan morfologi sel

c)

mekanisme terwujudnya keadaan patologis dan gejala klinik

d)

perubahan kapasitas fungsi organ

e)

proses fisiologis yang terjadi pada masa laten terjadinya penyakit

36.

Berdasarkan proses patologis, inflamasi kronis merupakan

a)

kelanjutan inflamasi akut

b)

proses inkubasi yang lama 

c)

akibat proses patogenesis yang lama

d)

proses dengan etiologi yang berbeda dengan inflamasi akut

e)

proses dengan prognosis yang sama dengan inflamasi akut

37.

Onset biologis adalah

a)

Awal dari proses timbulnya penyakit tanpa disertai tanda dan gejala klinik

b)

proses yang diawali dengan perubahan kapasitas fungsi organ

c)

proses yang diawali dengan perubahan morfologi sel

d)

mekanisme terwujudnya keadaan patologis dan gejala klinik

e)

proses fisiologis yang terjadi pada masa laten terjadinya penyakit

38.

Hal berikut yang merupakan kematian sel yang patologis ialah

a)

infark

b)

iskemia

c)

nekrosis

d)

nekrosis

e)

metaplasia

39.

Hal berikut yang sesuai untuk pengertian etiologi ialah

a)

proses patologi

b)

proses inkubasi

c)

penyebab penyakit

d)

proses perubahan struktur sel

e)

proses perubahan fungsi sel

40.

Pengertian dari adaptasi sel ialah

a)

proses terjadinya masa inkubasi

b)

proses terwujudmya periode laten

c)

mekanisme terwujud keadaan patologis

d)

proses fisiologis perubahan morfologi jaringan

e)

proses patologis perubahan kapasitas fungsi jaringan

41.

Pada proses peradangan akut sering disertai peningkatan suhu tubuh (demam) yang disebabkan

a)

vasodilatasi

b)

vasokonstriksi

c)

pembengkakan

d)

penglepasan zat pirogen

e)

peningkatan sel darah putih

42.

Peningkatan jumlah lekosit pada inflamasi akut akibat infestasi parasit adalah

a)

makrofag

b)

eusinofil

c)

basofil

d)

neutrofil

e)

limfosit

43.

Peningkatan jumlah lekosit yang merupakan gambaran adanya inflamasi akibat infeksi oleh bakteri

a)

makrofag

b)

limfosit

c)

eusinofil

d)

neutrofil

e)

basofil

44.

Penurunan berat badan pada waktu infeksi akibat peningkatan katabolisme pada otot rangka, jaringan adiposa dan hepar dapat disebabkan

a)

IL-6

b)

IL-1

c)

IL-1 beta

d)

IL-10

e)

INF-1 alfa

45.

Sitokin yang mengendalikan demam padan inflamasi akut adalahhipotalamusMerupakan manifestasi  sistemik  yang  utama adanya inflamasi.  

Dikendalikan oleh hipotalamus dan sitokin        (IL -1, IL-6, TNF-α)

a)

IL-6

b)

IL-10

c)

IL-1 beta

d)

IL-1 alfa

e)

IL-8

46.

Sistem endokrin dan metabolisme yang menurun akibat efek inflamasi sistemik adalah

a)

C-reactive proteins

     

b)

Serum Amyloid A

c)

Vasopressin

d)

Glucocorticoids

e)

komplemen dan protein koagulasi

47.

Hal berikut tidak termasuk respon otonom pada peradangan sistemik

a)

Pergeseran aliran darah dari daerah permukaan  (kulit) ke

   organ yang lebih dalam

b)

Peningkatan frekuensi denyut nadi

c)

peningkatan tekanan  darah

d)

Penurunan volume keringat

e)

Peningkatanan volume keringat

48.

Sel leukosit yang dominan pada inflamasi kronik adalah

a)

makrofag

b)

monosit

c)

basofil

d)

neutrofil

e)

eusinofil

49.

Hal berikut merupakan hal tidak menguntungkan dari inflamasi

a)

pengenceran toksin

b)

antibodi protektif

c)

pembentukan fibrin

d)

nutrisi sel

e)

pemekatan toksin

50.

Hal berikut merupakan efek yang tidak membahayakan akibat inflamasi

a)

pembengkakan

b)

respon yang tidak tepat

c)

kerusakan jaringan

d)

peningkatan antibodi

e)

pengentalan toksin