NEW
Font size
WorksheetsRemidi Pengantar Farmasi Klinik 2021 (D3 FARMASI)
Total questions: 15
Worksheet time: 30mins
Kegiatan penyediaan dan pemberian informasi, rekomendasi obat yang independen, akurat, tidak bias, terkini dan komprehensif yang dapat dilakukan oleh tenaga kefarmasian kepada dokter, tenaga kefarmasian lain, perawat, profesi kesehatan yang lain dan juga pasien disebut...
Pelayanan Farmasi Klinik
Pelayanan Informasi Obat
Pharmaceutical care
Swamedikasi
Konseling
Swamedikasi dapat meningkatkan kemampuan masyarakat menolong dirinya sendiri untuk mengatasi masalah kesehatan. Berikut ini yang tidak termasuk keuntungan dari adanya swamedikasi adalah...
Dapat meningkatkan akses pengobatan dan bantuan untuk pasien
Pasien dapat berperan aktif dalam perawatan kesehatannya sendiri
Pasien dapat mengetahui penggunaan obat yang lebih baik dengan konsultasi dengan tenaga kefarmasian
Membantu pemerintah dalam hal pengeluaran kesehatan yaitu penurunan perawatan akibat penyakit ringan
Terdapat risiko ketergantungan dan penyalahgunaan terhadap obat
Berikut ini yang bukan merupakan informasi yang harus disampaikan dalam pelayanan swamedikasi kepada pasien adalah...
Nama dan khasiat obat
Dosis dan aturan pakai obat
Waktu pemakaian dan lama penggunaan
Hal yang harus diabaikan ketika minum obat
Efek samping obat dan cara mengatasinya
1. Prosedur dalam melakukan swamedikasi :
1) Menggali informasi dari pasien
2) Mendokumentasikan data pelayanan swamedikasi yang dilakukan
3) Memilihkan obat yang sesuai dengan kerasionalan dan kemampuan pasien
4) Mendengarkan keluhan yang dialami pasien
5) Memberikan informasi mengenai obat yang menunjang pengobatan
Urutan yang benar terkait prosedur pelaksanaan swamedikasi adalah...
1 ˗ 4 - 5 ˗ 3 ˗ 2
1 ˗ 4 - 3 ˗ 5 ˗ 2
4 ˗ 1 ˗ 3 ˗ 5 ˗ 2
4 ˗ 1 ˗ 5 ˗ 3 ˗ 2
4 ˗ 2 - 1 ˗ 5 ˗ 3
Penyakit ringan yang dapat diobati dengan swamedikasi diantaranya berikut ini, kecuali...
Epilepsi
Demam
Batuk
Nyeri
Diare
Berikut ini yang bukan merupakan kegiatan Pelayanan Informasi Obat (PIO) di Apotek adalah...
Menjawab pertanyaan pasien berkaitan dengan obat
Memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada mahasiswa farmasi yang sedang praktik lapangan
Menyediakan informasi bagi tim farmasi dan terapi terkait penyusunan formularium rumah sakit
Membuat dan menyebarkan brosur /leaflet penggunaan obat pada masyarakat sekitar atau pasien yang berkunjung
Memberikan informasi dan edukasi obat kepada pasien
Pada pelaksanaan Pelayanan Informasi Obat (PIO) terdapat beberapa hambatan yang dapat terjadi, yaitu...
Fasilitas dan sarana yang memadai dan menunjang pelaksanaan PIO
Dukungan dari pasien yang membutuhkan informasi mengenai obat
Tersedianya sumber daya manusia yang memadai
Tersedianya waktu yang cukup
Kurangnya rasa percaya diri dan keterampilan dari tenaga kefarmasian
Pada prinsip pengobatan rasional, harus memenuhi kriteria “TEPAT OBAT” yaitu stabilitas obat tetap terjaga dan dapat mendatangkan efek sesuai yang diinginkan sampai tanggal kedaluarsa (ED) terlampaui, hal ini merupakan kriteria pemenuhan unsur...
Efektif
Aman
Relevan
Mutu
Murah
Salah satu syarat suatu obat dikatakan penggunaannya tepat dan rasional jika aman digunakan serta tidak menyebabkan hal berikut ini, kecuali...
Dead (Kematian)
Disability (Kecacatan)
Disease (Penyakit)
Discomfort (Ketidaknyamanan)
Deficiency (Kekurangan)
Berikut ini merupakan faktor yang dapat menyebabkan penggunaan obat menjadi tidak rasional, kecuali...
Diagnosa yang tepat dan pasti
Sistem pelayanan kesehatan yang kurang merata
Kurang mendapat informasi obat yang benar dan tepat
Tidak adanya pedoman pengobatan pada unit pelayanan
Kurangnya pengetahuan mengenai farmakologi dan farmakoterapi obat
Tenaga kefarmasian dapat berkontribusi terhadap pengobatan pasien agar mendapatkan pengobatan yang rasional. Berikut kontribusi yang dapat diberikan oleh tenaga kefarmasian, kecuali...
Menjaga mutu dan kualitas obat selama penyimpanan agar terjamin dan efektif digunakan
Mengidentifikasi masalah dan merekomendasikan pemecahan masalah pengobatan
Monitoring penggunaan obat tidak perlu dilakukan karena umumnya dilakukan oleh tenaga medis
Menjamin ketersediaan perbekalan farmasi yang dibutuhkan dalam pengobatan
Terlibat dalam penyusunan formularium dan pedoman terapi di pelayanan kesehatan
Seorang pasien wanita berusia 30 tahun didiagnosis oleh dokter menderita Tuberkulosis (TB) sehingga menerima regimen pengobatan TB yang berisi Isoniazid, Rifampisin, Pirazinamid dan Etambutol. Pasien tersebut ternyata diketahui sedang menggunakan kontrasepsi oral untuk mencegah kehamilan, dimana kontrasepsi dapat berinteraksi dengan salah satu obat TB yang diperoleh pasien.
Problem Terapi Obat (PTO / DTP) apakah yang terjadi pada kasus tersebut...
Obat tidak efektif
Terapi obat tidak diperlukan
Terapi obat perlu ditambahkan
Dosis obat terlalu rendah untuk menghasilkan respon
Dosis obat terlalu tinggi sehingga menyebabkan toksisitas
Seorang pasien mendapatkan terapi Obat A yang diketahui memiliki efek samping batuk terus menerus selama obat dikonsumsi. Disisi lain, pasien juga mendapatkan Obat B yang diketahui dapat meredakan efek samping batuk yang ditimbulkan oleh Obat A.
Problem Terapi Obat (PTO / DTP) apakah yang terjadi pada kasus tersebut...
Tidak ditemukan PTO / DTP pada kasus tersebut
Pasien tidak mau /mampu menjalani terapi obat
Terapi obat perlu ditambahkan
Terapi obat tidak diperlukan
Obat tidak efektif
Bentuk medication error (ME) yang paling sering terjadi (≥ 56,1% dari total kejadian) diantara semua kategori ME adalah...
Salah peresepan (prescribing error)
Interval pemberian obat tidak tepat
Penggunaan obat oleh pasien tidak tepat
Penggunaan obat tidak termonitor
Bentuk sediaan yang diberikan tidak sesuai resep
Medication error dapat terjadi pada semua tahap pengobatan berikut ini, kecuali...
Diagnostic (diagnosa)
Prescribing (peresepan)
Dispensing (peracikan)
Patient compliance (kepatuhan pasien)
Administering (administrasi obat kepada pasien)
