WorksheetsTest PPPK PAI 2021
Total questions: 12
Worksheet time: 6mins
Allah adalah raja, pemilik alam semesta yang tidak ada tandingan kekuasaannya. Perhatikan ayat berikut ini (Ali Imran: 26)!
قُلِ اللّٰهُمَّ مٰلِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِى الْمُلْكَ مَنْ تَشَاۤءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاۤءُۖ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاۤءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاۤءُ ۗ بِيَدِكَ الْخَيْرُ ۗ اِنَّكَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Berdasarkan ayat tersebut, analisis makna asma al-Husna yang sesuai adalah
Allah adalah penguasa yang Maha Adil
Allah pemilik kekuasaan yang Maha Penyayang
Allah pemilik kekuasaan yang Maha Berkehendak
Kasih sayang Allah diberikan kepada yang taat
Allah pemilik seluruh kerajaan
Allah selalu memberikan yang terbaik bagi makhluknya. Allah memberikan kasih sayangnya kepada hambanya yang taat. Dalam konteks saat ini, hal berikut adalah bukti bahwa Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang, kecuali ..
Seorang pezina yang hartanya banyak
Seorang tuna netra yang pendengarannya tajam
Seorang difabel yang hafal Al-Qur’an
Seorang tukang becak yang anaknya dokter
Seorang pencuri yang dipotong tangannya
Karamah adalah karismatik yang Allah titipkan kepada kekasih-Nya yang taat. Banyak orang yang dititpakan karomah oleh Allah. Berikut adalah contoh karomah, kecuali ..
Siti Maryam yang dapat menghadirkan makanan
Umar bin Khattab yang mengirim surat untuk sungai Nil agar kembali mengalirkan air
Wali yang bisa berpindah tempat dengan cepat
Ulama yang bisa memecahkan batu dengan tangan kosong
Musa yang membelah lautan
Orang yang memiliki Quwwah al-Ilmi akan menghasilkan Hikmah. Hikmah ini akan memberikan turunan akhlak yang nantinya secara otomatis akan dimiliki orang tersebut. Hikmah dari Quwwah al-Ilmi, kecuali ..
Shawab azh-Zhann
Tsiqabah ar-Ra’yi
Husnu at-Tadbir
Jaudat adz-Dzihn
Kibr an-Nafs
Imam Al-Ghazali menyempurnakan kekuatan yang membentuk akhlak dalam jiwa manusia menjadi 4 kekuatan. Yang tidak termasuk 4 kekuatan pembentuk akhlak adalah ..
Quwwah al-‘Adl
Quwwah asy-Syahwah
Quwwah al-Ghadhab
Quwwah al-Ilmi
Quwwah al-Akhlak
Seorang muslim yang berakhlak akan memiliki Quwwah al-Ghadhab yang menghasilkan Syaja’ah. Syaja’ah ini akan memberikan turunan akhlak pada orang beriman. Turunan dari Syaja’ah ini kecuali ..
Al-Karam
At-Tahawwur
An-Najdah
Al-Ihtimal
Al-Hilm
Kelak di hari akhir, bumi akan tergoncang dan hancur berkeping-keping, berbagai tempat akan runtuh dan tidak tersisa lagi. Hal ini menggambarkan betapa mengerikannya hari kiamat yang memiliki nama lain .
Yaumul Qiyamah
Yaumuz Zalzalah
Yaumul Haqqah
Yaumul Akhir
Yaumul Mizan
Perhatikah surah berikut!
اِذَا زُلْزِلَتِ الْاَرْضُ زِلْزَالَهَاۙ وَاَخْرَجَتِ الْاَرْضُ اَثْقَالَهَاۙ وَقَالَ الْاِنْسَانُ مَا لَهَاۚ يَوْمَىِٕذٍ تُحَدِّثُ اَخْبَارَهَاۙ بِاَنَّ رَبَّكَ اَوْحٰى لَهَاۗ يَوْمَىِٕذٍ يَّصْدُرُ النَّاسُ اَشْتَاتًا ەۙ لِّيُرَوْا اَعْمَالَهُمْۗ فَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَّرَهٗۚ وَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَّرَهٗ ࣖ
Artinya: “1. Apabila bumi diguncangkan dengan guncangan yang dahsyat; 2. dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya; 3. Dan manusia bertanya, “Apa yang terjadi pada bumi ini?”; 4. Pada hari itu bumi menyampaikan beritanya; 5. karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) padanya; 6. Pada hari itu manusia keluar dari kuburnya dalam keadaan berkelompok-kelompok, untuk diperlihatkan kepada mereka (balasan) semua perbuatannya; 7. Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya; 8. dan barangsiapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya”. (Al-Zalzalah: 1-8)
Surah tersebut adalah salah satu surah yang menggambarkan kondisi saat kiamat tiba. Berdasarkan surah Al-Zalzalah, hal yang perlu kita lakukan adalah .
Memperhatikan amalan yang dilakukan agar terhindar dari perbuatan buruk dan selalu mengamalkan amalan baik
Meyakini dalam hati bahwa saat kiamat tiba, bumi akan hancur
Menjaga bumi dari berbagai kerusakan
Menghormati orang lain yang berbeda pendapat
Perhatikan ayat berikut!
لَهٗ مُعَقِّبٰتٌ مِّنْۢ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهٖ يَحْفَظُوْنَهٗ مِنْ اَمْرِ اللّٰهِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتّٰى يُغَيِّرُوْا مَا بِاَنْفُسِهِمْۗ وَاِذَآ اَرَادَ اللّٰهُ بِقَوْمٍ سُوْۤءًا فَلَا مَرَدَّ لَهٗ ۚوَمَا لَهُمْ مِّنْ دُوْنِهٖ مِنْ وَّالٍ
Artinya: “Baginya (manusia) ada malaikat-malaikat yang selalu menjaganya bergiliran, dari depan dan belakangnya. Mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia”. (Ar-Ra’d: 11)
Ayat tersebut adalah ayat yang meminta manusia untuk ..
Menerima ketetapan Allah dan memaksimalkan ikhtiar
Menerima takdir
Berusaha mengubah takdir
Menerima penjagaan malaikat
Menolak takdir
Malu adalah rasa yang perlu dimiliki orang beriman, karena tidak mungkin orang disebut beriman jika tidak tahu malu. Malu yang paling tepat, kecuali..
Malu berbicara di depan umum
Malu saat datang terlambat
Malu jika sedekah terlalu kecil
Malu jika salat diakhir waktu
Malu saat ditegur atasan
Allah meminta umat Islam untuk selalu menghindari mubadzir. Allah juga meminta untuk selalu berhemat. Contoh hemat yang tepat adalah .
Membeli kebutuhan selama sebulan sesuai dana yang dimiliki
Membeli makan satu kali sehari
Bersedekah Rp. 2.000 per hari
Membeli makanan setengah porsi
Memilih jalan kaki padahal memiliki kendaraan
Perhatikan hadis Nabi yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah berikut!
…فَقَالَ : مَا عَمِلْتَ فِيهَا ؟ قَالَ : تَعَلَّمْتُ الْعِلْمَ وَقَرَأْتُ الْقُرْآنَ وَعَمِلْتُهُ فِيكَ ، قَالَ : كَذَبْتَ ، إِنَّمَا أَرَدْتَ أَنْ يُقَالَ فُلاَنٌ عَالِمٌ ، وَفُلاَنٌ قَارِئٌ ، فَقَدْ قِيلَ ، فَأُمِرَ بِهِ فَسُحِبَ عَلَى وَجْهِهِ حَتَّى أُلْقِيَ فِي النَّارِ
Artinya: … kemudian ditanyakan (kepadanya): “Apa yang engkau perbuat sewaktu di dunia?” ia menjawab: “Aku menuntut ilmu dan membaca Al-Quran serta mengamalkannya di jalan-Mu.” Lalu dijawab, “Bohong! Kamu melakukannya hanya ingin disebut sebagai orang yang alim, yang qari.” Kemudian Allah memerintahkan untuk disungkurkan wajahnya dan dilemparkan ke dalam api neraka”. (HR. Hakim)
Hadis tersebut adalah hadis yang menggambarkan ketidakjururan dalam aspek niat dan perbuatan. Contoh lain dalam kehidupan sehari-hari yang menggambarkan kejujuran dalam perbuatan adalah ..
Posting shalat tahajud dengan niat mengajak followers
mengisi list pemberi sedekah dengan mencantumkan nominal
membagikan makanan gratis kepada orang yang membutuhkan
Membagikan video ceramah untuk mengingatkan orang lain
Posting video baca al-Qur'an untuk mengajar
