Worksheets930grafi X11
Total questions: 30
Worksheet time: 15mins
Suatu wilayah atau suatu kawasan yang pertumbuhannya sangat pesat sehingga dijadikan sebagai pusat pembangunan dan dapat mempengaruhi daerah sekitar disebut…
Kawasan pembangunan
Pusat pembangunan
Pusat pertumbuhan
Pusat pengembangan
Wilayah pusat pembangunan
JABODETABEK, GERBANG KERTOSUSILO adalah pusat pertumbuhan yang berskala ….
Regional
Nasional
Keruangan
Interaksional
Multinasional
Berdasarkan potensi geografis wilayah Indonesia dalam melaksanakan pembangunan, wilayah pembangunan Samarinda dan Balikpapan (wilayah pembangunan VII) meliputi Kalimantan Tengah, Selatan,dan Timur mempunyai potensi ….
Timah dan aspal
Kaolin dan kapur
Nikel dan aspal
Perikanan dan nikel
Minyak bumi dan penggergajian
Peran pusat pertumbuhan wilayah Medan provinsi Sumatera Utara bagi wilayah pembangunan sekitar adalah sebagai ….
Pusat kegiatan perekonomian dan perdagangan
Pusat kegiatan pemerintahan
Pusat industry
Pusat pelabuhan
Pusat kegiatan agraris
Berikut adalah beberapa factor kondisi wilayah:
1). Kondusifnya keamanan dan ketertiban.
2)Sumber daya alam yang mendukung.
3)Tata ruang yang permanen.
4)Sumber daya manusia yang kompeten.
5)Lokasi yang strategis.
Alasan suatu wilayah berkembang menjadi pusat pertumbuhan ditunjukkan oleh nomor …
1), 2), dan 3)
1), 2), dan 4)
1), 3), dan 5)
2), 4), dan 5)
3), 4), dan 5)
Pengembangan wilayah diarahkan ke kawasan pusat perdagangan karena ..
Harga tanah murah
Dekat dengan pusat kegiatan
Sumber daya melimpah
Lahan mudah dikembangkan
Pola piker
masyarakat mulai maju
Perhatikan hal hal berikut ini!
1)Usaha warung makan.
2)Toko sepatu.
3)Peternakan ular.
4)Industri penyamakan kulit.
5)Persewaan rumah atau kos.
Kekuatan sentripetal yang dihasilkan dari pembangunan industri sepatu kulit ditunjukkan oleh nomor ....
1), 2), dan 3)
1), 3), dan 5)
2), 3), dan 4)
2), 3), dan 5)
3), 4), dan 5)
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) telah membagi wilayah Indonesia menjadi empat pusat pertumbuhan utama. Kota yang menjadi pusat pertumbuhan regianal A adalah ....
Medan
Jakarta
Surabaya
Makassar
Manokwari
Kota kota besar di Indonesia memiliki potensi ekonomi yang tidak sama. Kota berikut ini yang tidak memiliki potensi utama dalam bidang pertanian adalah ....
Medan
Karawang
Wonosobo
Batam
Brebes
Jumlah penduduk kota A 300.000 jiwa, sedangkan jumlah penduduk kota B 2.700.000 jiwa dan jarak kota A kekota B 18 km. Maka posisi ideal untuk membangun pasar adalah ....
2,5 km dari kota A
2,5 km dari kota B
4,5 km dari kota A
4,5 km dari kota B
9,5 km dari kota A
Desa A memiliki jumlah penduduk 500 jiwa. Desa B memiliki penduduk 675 jiwa. Dua desa tersebut di hubungkan oleh jalan sepanjang 5 km. Berapa besar kekuatan interaksi dua desa ?
125
135
145
155
165
Jumlah penduduk X 400.000 jiwa dan kota Y berjumlah 100.000 jiwa, sedangkan jarak kedua kota tersebut 60 km. Lokasi ideal untuk membangun pom bensin adalah ….
20 km dari kota X
30 km dari kota X
30 km dari kota Y
40 km dari kota X
40 km dari kota Y
0,5
0,8
1
1,25
1,4
Sebagian besar penduduk Baron, Kukup, Krakal (Gunung Kidul Yogyakarta) dan Samas, Kuwaru (Bantul, Yogyakarta) serta wilayah pantai Selatan Jawa sekitarnya , berdasarkan lingkup bentang alam merupakan desa pantai, maka desa-desa tersebut disebut dengan desa ….
Agraris
Industry
Perdagangan
Nelayan
peternakan
Perhatikan ciri-ciri desa berikut : (1)Mata pencaharian sebagian besar sektor primer. (2)Output desa rendah. (3)Tingkat pendidikan tinggi. (4)Prasarana perhubungan, produksi, pemasaran, dan sosial cukup memadai. (5)Tugas, fungsi kelembagaan dan pemerintah desa jelas dan terkoordinasi baik. Ciri-ciri desa swasembada ditunjukkan nomor ….
(1), (2), dan (5)
1), (3), dan (5)
(2), (3), dan (4)
(2), (4), dan (5)
(3), (4), dan (5)
Ciri-ciri masyarakat desa : (1)Ketergantungan pada alam. (2)Adat-istiadat mengalami transisi. (3)Pemerintahan desa mulai berkembang. (4)Mata pencaharian mulai heterogen. (5)Pendidikan dan keterampilan masih rendah. Klasifikasi desa swakarya terdapat pada angka …
(1), (3), dan (4)
(1), (4), dan (5)
(2), (3), dan (4)
(2), (3), dan (5)
(3), (4), dan (5)
pola menyebar
pola memanjang
pola radial
pola mengelompok
pola memusat
Pola desa tersebar tidak teratur di jumpai di daerah dengan kondisi ....
Dataran tinggi dengan lereng terjal
Toporafi miring terutama pada lereng gunung apisepanjang pantai
Kesuburan tanah tidak merata dan topografi kasar
Dataran rendah yang subur
Dataran rendah di
Dampak negatif interaksi desa dan kota bagi desa salah satunya adalah ….
Munculnya wilayah daerah kumuh (slum area)
Kriminalitas tinggi
Banyak ditemui permukiman padat yang tidak sesuai tata ruang kota
Pengurangan tenaga produktif bidang agraris
Banyak tuna wisma
Perhatikan pernyataan berikut: (1)Sarana perekonomian seperti pasar swalayan. (2)Norma agama mulai pudar. (3)Bentuk pemukiman memusat. (4)Ada kesenjangan social. (5)Kegiatan ekonomi yang homogen. Ciri pola keruangan kota ditunjukkan oleh nomor …
(1), (2), dan (3)
(1), (2), dan (3)
(1), (3), dan (5)
(2), (4), dan (5)
(3), (4), dan (5)
Jika terjadi interaksi intensif antara penduduk desa dan kota, kemungkinan akibat yang terjadi adalah …
Berkurangnya penduduk usia muda di desa
Terjadi penurunan kualitas ekosistem pedesaan
Persawahan berubah menjadi pemukiman
Meningkatkan pola konsumerisme pada masyarakat desa
Lunturnya norma-norma adat di masyarakat desa
Perhatikan ciri kota berikut : 1)Strata sosial heterogen. 2)Sifat kelompok masyarakat yang gemainshaf. 3)Segresi keruangan. 4)Pola pikir yang rasional. 5)Mobilitas penduduknya tinggi. Ciri masyarakat kota terletak pada nomor …
1), 2), dan 3)
1), 2), dan 4)
1), 3), dan 5)
2), 3), dan 4)
3), 4), dan 5)
Kota X merupakan lokasi pemusatan penduduk. Sebagian besar kegiatan ekonomi penduduknya berada di sektor industri. Berdasarkan tahap perkembangannya, Kota X termasuk kota ....
Polis
Eopolis
Metropolis
Megapolis
nekropolis
Perhatikan keadaan kota berikut: 1)Tidak terdapat lagi kegiatan penduduk. 2)Terjadi pencemaran berat. 3)Kota semakin maju dan berkembang. 4)Kota menjadi hancur dan ditinggalkan penduduknya. 5)Mulai tumbuh kegiatan industri. Ciri yang menggambarkan proses perkembangan kota tahap necropolis ditunjukkan oleh nomor . . .
1), 2), dan 3)
1), 2), dan 4)
1), 3), dan 5)
2), 3), dan 4)
3), 4), dan 5)
permukiman kelas atas
permukiman kelas menengah
permukiman kelas bawah
industri dan manufaktur
daerah pusat kegiatan industri
Dalam teori konsentrik, suatu wilayah yang merupakan pusat aktivitas penduduk yang ditandai dengan adanya pusat perbenlanjaan, bank dan hotel adalah …
CBD
zona transisi
zona commuter
zona proletar
zona residential
Pernyataan: 1)Wilayahnya membentuk zona yang heterogen. 2)Di beberapa wilayah muncul daearah kumuh/slum area. 3)Pola keruangan dipengaruhi oleh kondisi alam. 4)Dalam suatu wilayah mempunyai hubungan keluarga. 5)Pola keruangan membentuk pola konsentris dan pola sektoral. Ciri-ciri pola tata ruang kota terdapat pada angka …
1), 2), dan 3)
1), 2), dan 5)
1), 3), dan 4)
2), 4), dan 5)
3), 4), dan 5)
Pengaruh positif yang akan timbul jika terjadi interaksi antara kota dan desa di antaranya adalah ....
Rangsangan bagi penduduk desa usia muda untuk ber urbanisasi
Wilayah hunian masyarakat desa menempati daerah kumuh
Terbukanya hubungan yang menggairahkan perekonomian desa
Lahan desa akan di miliki masyarakat kota
Adanya penetrasi budaya yang tidak sesuai dengan tradisi desa
Perhatikan pengaruh interasi desa-kota berikut ini: 1)Terjadi urbanisasi. 2)Tingkat pengetahuan penduduk meningkat. 3)Terjadinya infiltrasi budaya kota ke desa. 4)Munculnya wilayah slum. 5)Meningkatnya permasalahan social. Dampak negatif interaksi antara desa dan kota, yang ada di kota adalah ....
1), 2), dan 3)
1), 3), dan 4)
1), 4), dan 5)
2), 3), dan 5)
3), 4), dan 5)
Dampak positif yang timbul dari keserasian interaksi desa-kota adalah ….
Bertambahnya penduduk usia produktif di desa
Hilangnya kawasan hijau
Kesenjangan sosial antara desa dan kota semakin besar
Menyempitnya lahan pertanian
Memperlancar hubungan komunikasi dan transportasi
