wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Test Praktikum Teknologi Sediaan Steril

Total questions: 50

Worksheet time: 46mins

Name
Class
Date
1.

……………….. adalah larutan steril yang dicampur dan dikemas untuk dimasukkan ke dalam mata

a)

Tetes mata

b)

Salep mata

c)

Infus

d)

Talk

2.

Syarat yang harus dipenuhi suatu tetes mata dalam aspek formasinya adalah kebutuhan akan bahan ………………(2)., ……………………….(3), ………………….(4), viskositas dan pengemasan yang cocok.

a)

Antimikroba

b)

Antioksidan

c)

Antinflamasi

d)

Antimitosis

3.

Syarat yang harus dipenuhi suatu tetes mata dalam aspek formasinya adalah kebutuhan akan bahan ………………(2)., ……………………….(3), ………………….(4), viskositas dan pengemasan yang cocok.

a)

Isotonisitas

b)

Isodiametris

c)

Viskositas

d)

Asam

4.

Syarat yang harus dipenuhi suatu tetes mata dalam aspek formasinya adalah kebutuhan akan bahan ………………(2)., ……………………….(3), ………………….(4), viskositas dan pengemasan yang cocok.

a)

Hipotonis

b)

Isofisiologis

c)

Viskositas

d)

Buffer

5.

Sifat dari asam borat adalah mudah larut dalam………………..

a)

Etanol dan air

b)

minyak nabati dan protein

c)

larutan garam

d)

EtOH

6.

Benzyl alcohol berfungsi sebagai ………………. dalam formulasi bahan tetes mata.

a)

Pendapar

b)

Pengawet

c)

Pemutih

d)

Pelarut

7.

Berapa rentang Na2CO3 yang diperlukan dalam pembuatan sediaan tetes mata steril?

a)

0,003 – 1 %

b)

0,03 – 1%

c)

0,05 – 0,8%

d)

0,8 – 1 %

8.

Berapa banyak NA yang diperlukan untuk membuat 250 mL medium padat NA?

a)

6. 75

b)

5.75

c)

4.75

d)

3.75

9.

Berapa banyak NaCl yang diperlukan untuk membuat medium cair NaCl 0,85% sebanyak 150 mL?

a)

0.275

b)

0.75

c)

1.275

d)

2.75

10.

Pemanasan media NA pada hotplate dilakukan hingga kondisi media menjadi…………..

a)

Berwarna

b)

Mendidih

c)

Berbusa

d)

Jernih

11.

Sterilisasi medium padat dan cair pada uji validasi LAF dilakukan dengan menggunakan alat…………..

a)

Oven

b)

Presto

c)

Autoclave

d)

Hot plate

12.

Suhu yang diperlukan untuk mensterilkan medium padat dan cair adalah ………0C Selama ………. Menit.

a)

121 ; 15

b)

121 ; 25

c)

110 ; 15

d)

110 ; 20

13.

Berapa gram asam boraks 1% yang diperlukan untuk membuat 10 mL sediaan tetes mata steril?

a)

0,4

b)

0,3

c)

0,2

d)

0,1

14.

Berapa gram borak 0,5% yang diperlukan untuk membuat 20 mL sediaan tetes mata steril?

a)

0,4

b)

0,3

c)

0,2

d)

0,1

15.

Alat yang tidak dapat disterilkan dengan bahan kimia yang bersifat asam seperti HCl adalah………

a)

Batang pengaduk

b)

Corong

c)

Tutup karet

d)

Pinset

16.

Soal untuk nomer 16-22


Sterilisasi dengan autoclave merupakan sterilisasi dengan ……………………….(16) Yang pada umumnya mempergunakan………………(17) yang dihasilkan dari pemanasan air yang berada di dalam alat sterilisasi. Selama proses sterilisasi berlangsung tidak ada sel hidup yang tahan lebih dari ………(18) menit bila dipanasi langsung dengan …….. (19) pada suhu …….(20) 0C (USP) atau 30 menit pada suhu (21) ……..0C tergantung pada faktor …………………….(22) Sediaan yang disterilkan.

a)

Pemanasan basah

b)

Pemanasan kering

c)

Pemanasan gas

d)

Radiasi

17.

Soal untuk nomer 16-22


Sterilisasi dengan autoclave merupakan sterilisasi dengan ……………………….(16) Yang pada umumnya mempergunakan………………(17) yang dihasilkan dari pemanasan air yang berada di dalam alat sterilisasi. Selama proses sterilisasi berlangsung tidak ada sel hidup yang tahan lebih dari ………(18) menit bila dipanasi langsung dengan …….. (19) pada suhu …….(20) 0C (USP) atau 30 menit pada suhu (21) ……..0C tergantung pada faktor …………………….(22) Sediaan yang disterilkan.

a)

Uap panas

b)

Tekanan

c)

Suhu tinggi

d)

Kecepatan

18.

Soal untuk nomer 16-22


Sterilisasi dengan autoclave merupakan sterilisasi dengan ……………………….(16) Yang pada umumnya mempergunakan………………(17) yang dihasilkan dari pemanasan air yang berada di dalam alat sterilisasi. Selama proses sterilisasi berlangsung tidak ada sel hidup yang tahan lebih dari ………(18) menit bila dipanasi langsung dengan …….. (19) pada suhu …….(20) 0C (USP) atau 30 menit pada suhu (21) ……..0C tergantung pada faktor …………………….(22) Sediaan yang disterilkan.

a)

10

b)

20

c)

30

d)

40

19.

Soal untuk nomer 16-22


Sterilisasi dengan autoclave merupakan sterilisasi dengan ……………………….(16) Yang pada umumnya mempergunakan………………(17) yang dihasilkan dari pemanasan air yang berada di dalam alat sterilisasi. Selama proses sterilisasi berlangsung tidak ada sel hidup yang tahan lebih dari ………(18) menit bila dipanasi langsung dengan …….. (19) pada suhu …….(20) 0C (USP) atau 30 menit pada suhu (21) ……..0C tergantung pada faktor …………………….(22) Sediaan yang disterilkan.

a)

Uap air

b)

Uap kering

c)

Tekanan

d)

Uap jenuh

20.

Soal untuk nomer 16-22


Sterilisasi dengan autoclave merupakan sterilisasi dengan ……………………….(16) Yang pada umumnya mempergunakan………………(17) yang dihasilkan dari pemanasan air yang berada di dalam alat sterilisasi. Selama proses sterilisasi berlangsung tidak ada sel hidup yang tahan lebih dari ………(18) menit bila dipanasi langsung dengan …….. (19) pada suhu …….(20) 0C (USP) atau 30 menit pada suhu (21) ……..0C tergantung pada faktor …………………….(22) Sediaan yang disterilkan.

a)

120

b)

121

c)

122

d)

123

21.

Soal untuk nomer 16-22


Sterilisasi dengan autoclave merupakan sterilisasi dengan ……………………….(16) Yang pada umumnya mempergunakan………………(17) yang dihasilkan dari pemanasan air yang berada di dalam alat sterilisasi. Selama proses sterilisasi berlangsung tidak ada sel hidup yang tahan lebih dari ………(18) menit bila dipanasi langsung dengan …….. (19) pada suhu …….(20) 0C (USP) atau 30 menit pada suhu (21) ……..0C tergantung pada faktor …………………….(22) Sediaan yang disterilkan.

a)

114

b)

115

c)

116

d)

117

22.

Soal untuk nomer 16-22


Sterilisasi dengan autoclave merupakan sterilisasi dengan ……………………….(16) Yang pada umumnya mempergunakan………………(17) yang dihasilkan dari pemanasan air yang berada di dalam alat sterilisasi. Selama proses sterilisasi berlangsung tidak ada sel hidup yang tahan lebih dari ………(18) menit bila dipanasi langsung dengan …….. (19) pada suhu …….(20) 0C (USP) atau 30 menit pada suhu (21) ……..0C tergantung pada faktor …………………….(21) Sediaan yang disterilkan.

a)

Sterilisasi

b)

Radiasi

c)

Konduksi

d)

Stabilitas

23.

Bahan yang tidak dapat disterilkan dengan autoclave adalah……………………………

a)

Air

b)

medium agar

c)

sediaan berminyak

d)

sedian cair

24.

Contoh bahan yang dapat di sterilkan dengan pemanasan kering adalah………………………

a)

Minyak, paraffin dan glisrein

b)

Chloramphenicol

c)

Gliserin, minyak dan vitamin

d)

Bahan yang mengandung protein

25.

Soal Nomer 25-34

Formulasi Tetes Mata adalah sebagai berikut

R/

Tetrahydrozolin 0.05%

Boric Acid 1%

Borax 0,5%

Benzyl alcohol 0,5%

Water for injection add 20 ml

Soal nomer 25

Dari formula diatas yang termasuk zat aktif adalah

a)

Tetrahydrozoline

b)

Boric acid

c)

Benzyl alcohol

d)

Borax

e)

WFI

26.

Soal Nomer 25-34

Formulasi Tetes Mata adalah sebagai berikut

R/

Tetrahydrozolin 0.05%

Boric Acid 1%

Borax 0,5%

Benzyl alcohol 0,5%

Water for injection add 20 ml

SOal nomer 26

Bahan yang berfungsi sebagai pengawet adalah.................

a)

Tetrahydrozoline

b)

Boric acid

c)

Borax

d)

Benzyl alcohol

e)

WFI

27.

Soal Nomer 25-34

Formulasi Tetes Mata adalah sebagai berikut

R/

Tetrahydrozolin 0.05%

Boric Acid 1%

Borax 0,5%

Benzyl alcohol 0,5%

Water for injection add 20 ml

Soal nomer 27

Bahan yang berfungsi sebagai pendapar adalah...........

a)

Tetrahydrozolin

b)

Boric acid

c)

Borax

d)

Benzyl alcohol

e)

Boric acid dan borax

28.

Soal Nomer 25-34

Formulasi Tetes Mata adalah sebagai berikut

R/

Tetrahydrozolin 0.05%

Boric Acid 1%

Borax 0,5%

Benzyl alcohol 0,5%

Water for injection add 20 ml

Soal nomer 28

Tetrahydrozolin yang diperlukan dalam formulasi di atas adalah sebanyak............ gram

a)

1

b)

0,1

c)

0,01

d)

1,1

e)

0,001

29.

Soal Nomer 25-34

Formulasi Tetes Mata adalah sebagai berikut

R/

Tetrahydrozolin 0.05%

Boric Acid 1%

Borax 0,5%

Benzyl alcohol 0,5%

Water for injection add 20 ml

Soal nomer 29

Berapa boric acid yang diperlukan?

a)

200 mg

b)

20 mg

c)

2 mg

d)

0,2 mg

e)

0,02 mg

30.

Soal Nomer 25-34

Formulasi Tetes Mata adalah sebagai berikut

R/

Tetrahydrozolin 0.05%

Boric Acid 1%

Borax 0,5%

Benzyl alcohol 0,5%

Water for injection add 20 ml

Soal nomer 30

Berapa banyak borax yang diperlukan?

a)

1 g

b)

0,1 g

c)

0,01 g

d)

1 mg

e)

0,1 mg

31.

Soal Nomer 25-34

Formulasi Tetes Mata adalah sebagai berikut

R/

Tetrahydrozolin 0.05%

Boric Acid 1%

Borax 0,5%

Benzyl alcohol 0,5%

Water for injection add 20 ml

Soal nomer 31

Benzyl alkohol yang diperlukan adalah sebanyak.............mg

a)

1000

b)

100

c)

10

d)

1

e)

0,1

32.

Soal Nomer 25-34

Formulasi Tetes Mata adalah sebagai berikut

R/

Tetrahydrozolin 0.05%

Boric Acid 1%

Borax 0,5%

Benzyl alcohol 0,5%

Water for injection add 20 ml

Soal nomer 32

Berikut yang merupakan syarat sediaan tetes mata, kecuali...............

a)

Steril

b)

pH sesuai dengan fisiologi tubuh

c)

bebeas partikel

d)

jernih

e)

pH 6

33.

Soal Nomer 25-34

Formulasi Tetes Mata adalah sebagai berikut

R/

Tetrahydrozolin 0.05%

Boric Acid 1%

Borax 0,5%

Benzyl alcohol 0,5%

Water for injection add 20 ml

Soal nomer 33

pH yang harus dipenuhi dalam pembuatan sediaan tetes mata adalah............

a)

5

b)

6

c)

7

d)

8

e)

9

34.

Soal Nomer 25-34

Formulasi Tetes Mata adalah sebagai berikut

R/

Tetrahydrozolin 0.05%

Boric Acid 1%

Borax 0,5%

Benzyl alcohol 0,5%

Water for injection add 20 ml

Soal Nomer 34

Indikasi dari tetes mata steril yang dibuat berdasarkan formulasi di atas adalah........

a)

mengobati irirtasi pada mata

b)

menjaga kelembapan mata

c)

antibiotik

d)

anti-infeksi pada mata

e)

antiradang pada mata

35.

……………………………. adalah akumulasi abnormal cairan dalam rongga pleura yang disebabkan oleh transudasi yang berlebihan atau eksudadi dari permukaan pleura.

a)

Efusi pleura

b)

Pleurodosis

c)

Sirosis

d)

Torakosisntesis

36.

……………………………… adalah penyatuan pleura viselaris dengan parietalis baik secara kimiawi, mineral maupun mekanik, secara permanen untuk mencegah akumulasi cairan maupun udara dalam rongga pleura.

a)

Efusi pleura

b)

Pleurodosis

c)

Sirosis

d)

Torakosisntesis

37.

Pertanyaan untuk nomer 37-40

Talk steril merupakan salah satu agen ………………….. (37) yang diinjeksikan ke dalam rongga pleura melalui prosedur ……………….. (38) dan berkhasiat untuk melekatkan lapisan …………………… (39) dan ………………… (40) agar efusi pleura atau pneumothorax spontan tidak terjadi lagi.

a)

Pleura viselaris

b)

Pleurodosis

c)

Sklerosis

d)

Parietalis

38.

Talk steril merupakan salah satu agen ………………….. (37) yang diinjeksikan ke dalam rongga pleura melalui prosedur ……………….. (38) dan berkhasiat untuk melekatkan lapisan …………………… (39) dan ………………… (40) agar efusi pleura atau pneumothorax spontan tidak terjadi lagi.

a)

Pleura viselaris

b)

Pleurodosis

c)

Sklerosis

d)

Parietalis

39.

Pertanyaan untuk nomer 37 - 40

Talk steril merupakan salah satu agen ………………….. (37) yang diinjeksikan ke dalam rongga pleura melalui prosedur ……………….. (38) dan berkhasiat untuk melekatkan lapisan …………………… (39) dan ………………… (40) agar efusi pleura atau pneumothorax spontan tidak terjadi lagi.

a)

Pleura viselaris

b)

Pleurodosis

c)

Sklerosis

d)

Parietalis

40.

Pertanyaan untuk nomer 37 - 40

Talk steril merupakan salah satu agen ………………….. (37) yang diinjeksikan ke dalam rongga pleura melalui prosedur ……………….. (38) dan berkhasiat untuk melekatkan lapisan …………………… (39) dan ………………… (40) agar efusi pleura atau pneumothorax spontan tidak terjadi lagi.

a)

Pleura viselaris

b)

Pleurodosis

c)

Sklerosis

d)

Parietalis

41.

Dosis talk yang diperlukan bagi penderita pneumothorax ……… gram

a)

1

b)

2

c)

3

d)

5

42.

Pertanyaan nomer 42 - 44

Cara penggunaan Talkum steril adalam dengan melarutkan ………….. gram bubuk talk dalam larutan ………….. 0,9% sebanyak ………. mL.

a)

5 - 7

b)

6 - 8

c)

2 - 7

d)

3 - 10

43.

Pertanyaan nomer 42 - 44

Cara penggunaan Talkum steril adalam dengan melarutkan ………….. gram bubuk talk dalam larutan ………….. 0,9% sebanyak ………. mL.

a)

NaCl

b)

NaOH

c)

NH4OH

d)

FeCl

44.

Pertanyaan nomer 42 - 44

Cara penggunaan Talkum steril adalam dengan melarutkan ………….. gram bubuk talk dalam larutan ………….. 0,9% sebanyak ………. mL.

a)

500

b)

150

c)

200

d)

100

45.

Berapa % kehilangan talk steril yang dibuat jika berat bobot vial kosong 17,23 gram, bobot vial + talk setelah disterilkan 22,77 gram dan bobot awal talk 5 gram?

a)

1.1%

b)

1.2%

c)

1.3%

d)

1.4%

46.

Berapa % kehilangan talk steril yang dibuat jika berat bobot vial kosong 18.40 gram, bobot vial + talk setelah disterilkan 23,37 gram dan bobot awal talk 5 gram?

a)

0,3%

b)

0,6%

c)

0,4%

d)

0,5%

47.

Pertanyaan nomer 47 - 50

Susut pengeringan terjadi karena sifat talk yang dapat menyerap ………….(47) Dalam jumlah tidak signifikan pada suhu ………. 0C (48) dan kelembapan relative hingga ………% (49) pada saat penyimpanan karena pemanasan air yang berada dalam talk ……………..(50) dan mengurangi bobot sediaan.

a)

Air

b)

Panas

c)

Alkohol

d)

Lemak

48.

Pertanyaan nomer 47 - 50

Susut pengeringan terjadi karena sifat talk yang dapat menyerap ………….(47) Dalam jumlah tidak signifikan pada suhu ………. 0C(48) dan kelembapan relative hingga ………% (49) pada saat penyimpanan karena pemanasan air yang berada dalam talk ……………..(50) dan mengurangi bobot sediaan.

a)

25

b)

30

c)

35

d)

40

49.

Pertanyaan nomer 47 - 50

Susut pengeringan terjadi karena sifat talk yang dapat menyerap ………….(47) Dalam jumlah tidak signifikan pada suhu ………. 0C(48) dan kelembapan relative hingga ………% (49) pada saat penyimpanan karena pemanasan air yang berada dalam talk ……………..(50) dan mengurangi bobot sediaan.

a)

80

b)

85

c)

90

d)

95

50.

Pertanyaan nomer 47 - 50

Susut pengeringan terjadi karena sifat talk yang dapat menyerap ………….(47) Dalam jumlah tidak signifikan pada suhu ………. 0C(48) dan kelembapan relative hingga ………% (49) pada saat penyimpanan karena pemanasan air yang berada dalam talk ……………..(50) dan mengurangi bobot sediaan.

a)

melebur

b)

mendididih

c)

memuai

d)

menguap