WorksheetsPKKR KELAS XI
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Suatu benda bila kita bagi sampai bagian yang terkecil tanpa meninggalkan sifat aslinya, kita akan mendapatkan suatu partikel yang di sebut :
Electron
Molekul
Atom
Proton
Neutron
Proton dan elektron mempunyai suatu hal yang sama yaitu muatan listrik ( electrical charge), bagian yang tidak bermuatan (netral) di sebut :
Ion
Electron
Molekul
Neutron
Proton
Elektron - elektron yang orbitnya paling jauh dari inti di sebut :
Valence elektron
Elektron bebas
Molekul
Proton
Neutron
Elektron yang mempunyai orbit paling jauh dari inti gaya tariknya dan mempunyai gaya keluar dari orbitnya di sebut :
Atom
Elektron bebas
Neutron
Proton
Valence elektron
Suatu keadaan dimana elektron bebas sudah terpisah dari atomnya masing – masing, akan tetapi tidak bergerak dan hanya berkumpul di atas permukaan benda di sebut :
Valence elektron
Elektron bebas
Listrik dinamis
Listrik statis
Konduktor
Suatu keadaan terjadinya aliran elektron - elektron bebas dimana elektron ini berasal dari elektron yang sudah terpisah dari atomnya dan bergerak melalui suatu benda yang sifatnya konduktor di sebut :
Valence elektron
Elektron bebas
Listrik dinamis
Listrik statis
Konduktor
Bila elektron – elektron bebas bergerak dengan arah yang tetap, maka listrik dinamis ini di sebut :
Listrik arus bolak balik (AC)
Listrik dinamis
Konduktor
Listrik statis
Listrik arus searah (DC)
Bila arah gerakan dan jumlah arus (besar arus) bervariasi secara periodik terhadap waktu, maka listrik dinamis ini di sebut :
Listrik arus bolak balik (AC)
Listrik dinamis
Konduktor
Listrik statis
Listrik arus searah (DC)
Material yang dapat di aliri arus listrik di sebut :
Voltage
Konduktor
Tahanan listrik
Isolator
Ampere
Material yang tidak dapat di aliri arus listrik dengan mudah atau tidak dapat mengalir sama sekali di sebut :
Voltage
Konduktor
Tahanan listrik
Isolator
Ampere
Derajat kesulitan dari elektron – elektron untuk bergerak melalui suatu benda di sebut :
Voltage
Konduktor
Tahanan listrik
Isolator
Ampere
Tahanan listrik dinyatakan dengan huruf :
I
R
A
P
V
Rangkaian dimana arus listrik dapat mengalir di sebut :
Hukum ohm
Sirkuit listrik
Rangkaian seri
Tahanan kombinasi
Tegangan listrik
Komponen pada sistem kelistrikan yang berfungsi untuk pengaman rangkaian saat terjadi hubungan pendek adalah :
Kabel
Alternator
Regulator
Fuse
Baterai
Komponen yang berfungsi mengedipkan lampu sein adalah :
Fuse
Alternator
Flasher
Regulator
Saklar
Komponen pengisian yang berfungsi untuk mensuplai kebutuhan listrik pada kendaraan adalah :
Stater
Fuse
Regulator
Ignition switch
Baterai
Untuk merubah energi mekanis yang didapatkan dari mesin menjadi tenaga listrik adalah :
Regulator
Ignition switch
Fuse
Alternator
Rotor
Untuk menyearahkan arus bolak balik yang di hasilkan oleh stator coil menjadi arus searah sekaligus mencegah arus balik dari baterai ke alternator adalah :
Alternator
Regulator
Diode
Fuse
Puli
Komponen alternator yang menghasilkan medan magnet listrik adalah :
Brush
Rotor
Alternator
Stator
Regulator
Salah satu komponen utama alternator yang menghasilkan arus listrik bolak balik adalah :
Stator
Rotor
Brush
Baterai
Puli
Untuk mendukung putaran rotor agar dapat berputar lembut sekaligus sebagai tumpuan adalah :
Brush
Puli
Diode
Regulator
Bearing
Berfungsi sebagai tempat tali kipas penggerak rotor adalah :
Kipas
Bearing
Brush
Puli
Stator
Komponen yang terdapat pada alternator yang berfungsi untuk mendinginkan diode dan kumparan saat mesin bekerja adalah :
Stator coil
Regulator
Kipas
Puli
Diode
Komponen alternator yang berputar dan terdapat kumparan adalah :
Kipas
Rotor
Puli
Regulator
Brush
Komponen alternantor yang berfungsi sebagai penyalur listrik ke kumparan rotor melalui brush adalah :
Slip ring
Bearing
Diode
Kumparan
Stator coil
Untuk mengatur besar arus listrik yang masuk ke dalam rotor coil agar tegangan yang di hasilkan alternator tetap konstan adalah :
Regulator
Alternator
Baterai
Diode
Kumparan
Berfungsi untuk memutus aliran listrik bila rangkaian di aliri arus berlebihan akibat hubungan singkat adalah :
Kunci kontak
Baterai
Brush
Slip ring
Fuse
Saat kunci kontak ON tetapi mesin dalam kondisi mati, komponen yang terjadi kemagnetan adalah :
Baterai
Rotor alternator
Regulator
Diode
Kunci kontak
Komponen motor stater berfungsi untuk menempatkan pole core dan field coil adalah:
Armature
Pole core
Overunning clutch
Yoke core
Brush
Fungsi sistem stater pada motor bakar adalah :
Pelengkap sistem
Penghasil arus
Penggerak mula
Penghasil magnet
Penghasil tegangan
Komponen yang menjadi magnet apabila field coil di aliri arus adalah :
Armature core
Yoke core
Armature coil
Brush
Pole core
Armature coil akan mendapatkan aliran arus melalui :
Kunci kontak
Komutator
Yoke core
Inti kumparan
Stator coil
Kemampuan dan tingginya putaran pada motor stater di pengaruhi oleh:
Besarnya shaft armature
Besarnya pole core
Kemampuan kunci kontak
Banyaknya kumparan pada armature coil
Besarnya sikat
Field coil dan armature coil yang di aliri arus dapat menghasilkan :
Kemagnetan pada field coil
Kemagnetan pada brush
Putaran pada armature coil
Putaran pada field coil
Putaran pada pole core
Kumparan yang berfungsi untuk mempertahankan plunger pada saat stater bekerja adalah :
Hold in coil
Solenoid
Field coil
Pull in coil
Armature
Komponen yang berfungsi untuk mencegah putaran berlebih pada motor stater adalah:
Overrunning clutch
Gigi pinion
Solenoid
Drive lever
Pole core
Komponen motor stater yang berfungsi untuk memegang sikat adalah :
Plunger
Brush holder
Drive lever
Rear housing
Drive housing
Kumparan yang berfungsi untuk menarik plunger adalah :
Field coil
Armature
Solenoid
Drive lever
Brush
Pada saat solenoid bekerja, maka drive lever akan menggerakkan :
Armature dan pole core
Plunger dan field coil
Pinion gear dan yoke
Pinion gear dan overrunning clutch
Pull in coil dan brush
Yang merupakan komponen magnetik switch adalah :
Pole core
Brush
Komutator
Ignition switch
Plunger
Penghubung putaran poros armature dengan roda gigi fly wheel sehingga putaran armature shaft dapat di teruskan ke poros engkol mesin adalah :
Gigi pinion
Segmen
Drive lever
Drive lever
Solenoid
Untuk menghubungkan overruning clutch dan gigi pinion yang berhubungan ke fly wheel yaitu :
Ignition switch
Rear housing
Drive lever
Drive housing
Brush holder
Komponen pada magnetic switch yang berfungsi untuk menjaga agar kontak plate selalu menjauhi terminal C dan terminal 30 adalah :
Inti magnet
Overruning clutch
Drive lever
Solenoid
Return spring
Terminal ST kunci kontak di rangkaikan ke terminal ....... magnetic switch.
20
50
30
C
B
Komponen yang melindungi drive lever dan overruning clutch adalah :
Rear housing
Brush holder
Yoke core
Drive housing
Magnetic switch
Cover bagian belakang sebagai pelindung brush holder dari debu dan kotoran yaitu :
Rear housing
Drive housing
Brush holder
Yoke core
Bantalan housing
Suatu alat yang menyebabkan lampu tanda belok mengedip secara interval adalah :
Relay
Flasher
Connector
Protector
Switch dan relay
Pada sistem kelistrikan bodi pada umumnya arus dari accu ke beban melewati :
Switch, fuse, fusible link, beban
Fuse, fusible link, switch, beban
Fusible link, fuse, switch, beban
Swich, fusible link, fuse, beban
Beban, switch, fusible link, fuse
Over charge pada sistem pengisian konvensional kemungkinan penyebabnya adalah :
Resistor putus
Voltage relay putus
Lampu pengisian putus
Voltage regulator putus
Tidak ada arus pada terminal N
Untuk mengetahui besarnya tahanan kumparan rotor pada alternator menggunakan multi meter dengan menghubungkan :
Terminal N dan F
Terminal E dan B
Terminal B dan F
Terminal F dan N
Terminal E dan F
