WorksheetsKeamanan Sistem Informasi
Total questions: 25
Worksheet time: 20mins
Berikut tujuan dari sistem informasi dan teknologi informasi, adalah!
Kemudahan mendapatkan software gratis
Menyediakan informasi pada manajemen dalam pengambilan keputusan.
Mempermudah melakukan peretasan di internet
Membuat panduan standar operasional perusahaan.
Berikut yang bukan tujuan dari keamanan sistem informasi!
Confidential
Availability
Technical
Integrity data
Beberapa aspek-aspek dari kemanan sistem informasi, kecuali :
1. Privacy, 2. Available, 3. Hacking, 4. Authentication, 5. Nonrepudation, 6. Integrity
1
2
3
4
Salah satu aspek dari keamanan sistem informasi yaitu "integrity". pengertian dari integrity data adalah....
Data tersebut tidak boleh diubah tanpa seijin pemilik otoritas
Informasi yang berda pada sistem jaringan tidak dapat dimodifikasi oleh pihak yang tidak berhak atas akses tersebut.
Merupakan usaha untuk menjaga informasi dari orang yang tidak berhak mengakses.
Data yang bersifat pribadi/rahasia dan tidak boleh dibagikan.
Di bawah ini merupakan upaya yang dapat di lakukan untuk menjaga keamanan
sistem informasi, kecuali....
Penggunakan antivirus
Backup data secara rutin
Melakukan interupsi
Penggunaan firewall
ilmu yang mempelajari teknik matematika yang berhubungan dengan aspek keamanan informasi seperti kerahasiaan, integritas data, otentikasi entitas, dan otentikasi asal data, merupakan pengertian dari....
Steganografi
Kriptografi
Teknik Watermarking
Digital Signature
Algoritma RSA ditemukan oleh tiga peneliti dari MIT (Massachussets Institute of Technology) pada tahun 1977. Penemu dari Algoritma RSA, adalah...
Ronald Linn Rivest
Adi Shamir
Len Adleman
Semua jawaban benar
Algoritma kriptografi RSA untuk menjaga keamanan informasi dengan menggunakan kunci publik asimetris. disebut juga dengan...
Plaintext
Chippertext
Algoritma DES
Enkripsi dan Dekripsi
Data atau tulisan yang telah dienkripsi dan tidak dapat dibaca oleh manusia biasa, karena karakternya berupa karakter acak. Merupakan pengertian dari...
Plaintext
Simetris
Chipertext
Dekripsi
Proses deksripsi pada algoritma RSA merupakan proses dimana....
Mengubah plaintext ke data asli ke dalam bentuk chipertext
Menggunakan dua buah kunci untuk menyandikan suatu data
Data dengan mudah diakses secara cepat dan akurat
Chipertext dikembalikan kedalam bentuk plaintext semula, menggunakan algoritma yang sama
Seni dan ilmu menulis atau menyembunyikan pesan tersembunyi dengan cara tertentu sehingga selain si pengirim dan si penerima, tidak ada seorang pun yang mengetahui atau menyadari bahwa ada suatu pesan rahasia. Merupakan teknik....
Kriptanalis
Steganografi
Invesible secrets
Organized crime
Kasus terorisme yang dilakukan oleh kelompok radikal al-qaeda yaitu ditemukannya ratusan dokumen yang disembunyikan pada file video, diantaranya dokumen yang berisi gagasan perebutan kapal pesiar dan rencara penyerangan di eropa.
Implementasi algoritma simetris
Kejahatan steganografi
Kejahatan dunia maya
Kasus Drive-by Attack.
Metode Block Based DCT dan LSB adalah metode penerapan teknik....
Watermarking
Algoritma AES
Information Hiding
Access Control
Sejumlah situs e-commerce mendadak tidak dapat melakukan transaksi pembayaran
karena adanya pihak yang melakukan gangguan dengan cara mengirimkan virus
tertentu sehingga pemilik perdagangan di internet tersebut rugi milyaran rupiah
karena tidak terjadinya transaksi selama kurang lebih seminggu. Yang bersangkutan
siap untuk menyelidiki dan menuntut mereka yang sengaja melakukan kegiatan ini.
Kasus diatas merupakan contoh kasus dari....
Personal Digital Assistance
Digital Forensik
Digital Watermarking
Virus Ransomware
Dibawah ini yang bukan merupakan kejahatan dengan kegiatan digital forensik, adalah...
Penyadapan jalur komunikasi digital yang berisi percakapan antara dua atau
beberapa pihak terkait
Penyebaran fitnah dan dugaan penipuan yang merugikan seseorang
Pencurian kata kunci atau “password” untuk mendapatkan hak akses
Peredaran foto-foto atau konten multimedia berbau pornografi dan pornoaksi ke
target individu di bawah umur
Komputer forensik adalah cabang dari ilmu digital forensik yang berhubungan dengan evidence (bukti2) yang ditemukan didalam komputer dan tempat penyimpanan digital lainnya, berikut yang merupakan cabang digital forensik :
1. Audio Forensik, 2. Cyber Forensik, 3. Aset Forensik,
4. Memory Forensik, 5. Malware forensik.
1, 2, 3, & 5
2, 3, 4 & 5
1, 3, 4, & 5
1, 2, 4, & 5
Seperti yg disebutkan di Pasal 43 Ayat 5 (j) UU ITE : meminta bantuan ahli yang diperlukan dalam penyidikan terhadap tindak pidana dibidang teknologi informasi dan transaksi elektronik. Jadi disebutkan di pasal tersebut "seorang ahli" itu harus memenuhi 2 syarat, yaitu...
Syarat Integritas dan Fleksibel
Syarat Jabatan dan Profesional
Syarat Akademisi dan Praktisi
Syarat Wewenang dan Kompetensi
Assosiation of chief police officers (ACPO) Lembaga dari U.K di inggris berperan mengembangkan terkait practice digital forensic. Mengemukakan beberapa prinsip-prinsip dasar dari bukti digital, yaitu...
Bukti digital itu tdk berubah dan tidak terkontaminasi dengan data yang masuk dan keluar
Yang boleh mengakses bukti digital itu yang jelas kompotensinya, tdk ada kompeten tidak boleh mengakses bukti digital
Pimpinan tim atau ketua tim (yang memiliki komando) harus bisa mengerti dan memahami prinsip-prinsip tersebut.
Semua jawaban benar
Kepolisian Republik Indonesia (“Polri”), khususnya Unit Cyber Crime, telah memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam menangani kasus terkait Cyber Crime. Standar yang digunakan telah mengacu kepada standar internasional yang telah banyak digunakan di seluruh dunia, salah satunya yaitu...
Melakukan penjelasan atas istilah “mendistribusikan, mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik.
Melakukan
analisa secara detail terhadap salinan barang-barang bukti yang dikumpulkan untuk
mendapatkan kesimpulan terkait dengan seluk beluk terjadinya kejahatan
Melakukan Analisis, Setelah melakukan proses Acquiring dan Imaging, maka dapat dilanjutkan untuk menganalisis isi data terutama yang sudah dihapus, disembunyikan, dan di-enkripsi.
Melakukan Apple to apple (harus ada yang Namanya alat uji ulang) makanya didalam prinsip apple to apple itu ada tiga, yaitu : bahan uji sama, protocol sama, dan alat uji nya juga sama
Tahap awal dari proses model investigasi kejahatan dunia maya yang komprehensif dan terstandarisasi, adalah...
Authorisation (Otorisasi)
Awareness (Kesadaran)
Planning (Perencanaan)
Dissemination of information (Penyebaran Informasi)
Dissemination sebagai tahap akhir dari proses model investigasi kejahatan dunia maya, merupakan...
Informasi yang akan disebarluaskan sebagai kebijakan dan prosedur akan biasanya berada di tempat yang menentukan detailnya. Informasi akan mempengaruhi masa depan investigasi dan juga dapat mempengaruhi kebijakan dan prosedur.
Pemeriksaan alat bukti, penyidik harus menyusun hipotesis tentang apa yang terjadi. Tingkat formalitas hipotesis ini tergantung pada jenis investigasi.
Teknik untuk menemukan dan menginterpretasikan data penting. Ini mungkin memerlukan perbaikan data yang rusak dengan cara yang menjaga integritasnya
Tidak ada jawaban yang benar
Manakah dari gambar berikut, yang merupakan model investigasi kejahatan dunia maya, yang menjadi pedoman pekerjaan penyidik dalam pengembangan
kejahatan cybercrime.
Cybercrime memiliki jenis-jenis kejahatan yang sangat beragam,
dibawah ini yang bukan istilah-istilah dari jenis-jenis cybercrime :
DSS (Decission Support System)
Denial of Service (DoS attack)
Online Gambling
Hacker dan Cracker
Berdasarkan informasi dan identifikasi permasalahan kebocoran data nasabah pada gambar tersebut, solusi yang tepat yang bisa anda berikan untuk nasabah Bank BRI. adalah...
Lakukan backup file secara berkala
Hindari koneksi dengan fasilitas wifi gratis pada area publik
Segera matikan fitur target iklan pada smartphone
Batasi identitas data pribadi di media sosial, jangan pernah menguploud foto KTP, KK, dan sejenisnya yang bersifat privasi
Kasus Cybercrime di Indonesia, cukup mengkhawatirkan. Seperti yang diberitakan oleh detik.com, pada tahun 2020. Dimana MALWARE menguasai hampir 50% Dunia Kejahatan Cyber di Indonesia, yang disusul oleh Trojan, sebesar 11,6 %. Adapun Jenis MALWARE yang mengganas dipimpin oleh Adware dan Ransomware,
dari informasi tersebut. Silahkan berikan penalaran dan berikan alternatif solusinya.
