wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kuis Penulisan LHP

Total questions: 21

Worksheet time: 21mins

Name
Class
Date
1.

Unsur temuan pemeriksaan disebut lengkap apabila

a)

Terdiri dari kondisi, kriteria, sebab, akibat, dan rekomendasi

b)

Tujuan pemeriksaan telah dipenuhi

c)

Telah memuat tanggapan dari pejabat pemerintah yang bertanggung jawab

d)

Menyajikan secara memadai detail informasi yang dibutuhkan

2.

Penjelasan logis pengaruh dari perbedaan antara kondisi (apa yang ditemukan pemeriksa) dengan kriteria (apa yang seharusnya terjadi) merupakan:

a)

Kondisi

b)

Sebab

c)

Akibat

d)

Kriteria

3.

Pemeriksa diharuskan menyusun LHP secara tertulis untuk mengkomunikasikan hasil pemeriksaannya, dan harus disusun secara:

a)

Lengkap, akurat, objektif, jelas, ringkas, tepat sasaran

b)

 Lengkap, akurat, objektif, tepat waktu, meyakinkan, jelas, dan padat

c)

 Tepat sasaran, lengkap, akurat, objektif, meyakinkan, jelas, dan ringkas

d)

 Tepat waktu, lengkap, akurat, objektif, meyakinkan, jelas, dan ringkas

4.

Apabila Pemeriksa dapat mengembangkan temuan pemeriksaan secara memadai, Pemeriksa dapat membuat rekomendasi. Pemeriksa wajib menyusun rekomendasi pada jenis pemeriksaan:

a)

Pemeriksaan Laporan Keuangan dan Kinerja

b)

Pemeriksaan Kinerja

c)

Pemeriksaan PDTT dan Investigatif

d)

Pemeriksaan Laporan Keuangan dan PDTT

5.

Perlakuan terhadap Konsep Temuan Pemeriksaan yang dianggap tidak layak oleh Ketua Tim dan/atau Pengendali Teknis dan dinyatakan batal berdasarkan diskusi dengan entitas yang diperiksa, yaitu:

a)

Dihimpun menjadi Himpunan Temuan Pemeriksaan yang nantinya akan dimuat dalam Konsep Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP)

b)

Dilaporkan kepada Pejabat Struktural Pemeriksa dan Didokumentasikan dalam KKP

c)

Dilaporkan kepada Kepala Perwakilan dan Didokumentasikan dalam KKP

d)

Dilaporkan kepada Pengendali Mutu dan didokumentasikan dalam KKP

6.

Dalam hal entitas menindaklanjuti Temuan Pemeriksaan sebelum Tim Pemeriksaan menyelesaikan proses pelaporan pemeriksaan, maka Temuan Pemeriksaan….

a)

Tidak dimuat di dalam LHP dan didokumentasikan dalam KKP

b)

Tetap dimuat di dalam LHP beserta dengan keterangan dokumen yang diserahkan untuk menindaklanjuti

c)

Tetap dimuat di dalam LHP beserta dengan keterangan atas status penyelesaian tindak lanjutnya

d)

Tidak dimuat di dalam LHP namun dokumen yang diserahkan untuk menindaklanjuti dilakukan penelaahan serta reviu

7.

Berikut ini yang bukan merupakan temuan pemeriksaan yang berakibat terjadinya kerugian daerah/negara yaitu

a)

Aset dikuasai pihak lain

b)

Pengembalian pinjaman/piutang atau dana bergulir macet

c)

Rekanan pengadaan barang/jasa tidak menyelesaikan pekerjaan

d)

Penggunaan uang/barang untuk kepentingan pribadi

8.

Pemeriksa dapat mengungkapkan permasalahan yang sama dengan Temuan Pemeriksaan LKPD Tahun sebelumnya, hal-hal yang perlu diungkapkan pada Laporan Hasil Pemeriksaan adalah

a)

Uraian singkat kondisi, rekomendasi yang diberikan, dan tindak lanjut yang sudah dilaksanakan oleh entitas

b)

Uraian singkat kondisi, sebab, akibat, rekomendasi yang diberikan, dan tindak lanjut yang sudah dilaksanakan oleh entitas

c)

Judul temuan pemeriksaan, uraian singkat kondisi, rekomendasi yang diberikan, dan tindak lanjut yang sudah dilaksanakan oleh entitas

d)

Judul temuan pemeriksaan, uraian singkat kondisi, sebab, akibat, rekomendasi yang diberikan, dan tindak lanjut yang sudah dilaksanakan oleh entitas

9.

Temuan Pemeriksaan tidak boleh merugikan suatu pihak demi menguntungkan pihak yang lain. Karena pada dasarnya, Temuan Pemeriksaan harus memberikan manfaat langsung dan tidak langsung terhadap proses pengelolaan keuangan yang lebih baik. Hal tersebut merupakan cerminan dari prinsip:

a)

Prinsip Kejujuran

b)

Prinsip Profesionalisme

c)

Prinsip Keadilan

d)

Prinsip Independensi

10.

Dalam penyusunan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan, Ketua Tim harus memerhatikan hal‐hal berikut kecuali:

a)

Ketua Tim harus yakin bahwa prosedur audit yang dilaksanakan pada akhirnya dapat menghasilkan bukti audit yang cukup memadai untuk menyatakan kesimpulan

b)

Apabila ketidakpatuhan tersebut secara material berpengaruh pada kewajaran laporan keuangan, pemeriksa mengungkapkan uraian singkat ketidakpatuhan tersebut sebagai alasan pemberian opini

c)

Temuan‐temuan yang mempengaruhi opini telah mempertimbangkan aspek materialitas yang memadai

d)

Kemampuan pemeriksa dalam memperoleh bukti adalah merupakan pembatasan lingkup bagi pemeriksa dalam memenuhi stadar pemeriksaan

11.

Lembar Opini pada Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan memuat beberapa hal berikut ini

a)

1. Tanggung jawab entitas atas laporan keuangan

2. Tanggung jawab BPK

3. Opini atas Laporan Keuangan

4. Laporan atas SPI dan Kepatuhan

b)

1. Dasar Hukum Pemeriksaan

2. Standar Pemeriksaan

3. Lingkup Pemeriksaan

4. Opini atas Laporan Keuangan

c)

1. tanggung jawab entitas atas laporan keuangan

2. Temuan Pemeriksaan

3. Opini atas Laporan Keuangan

4. Rekomendasi

d)

1. Tanggung jawab entitas atas laporan keuangan

2. Tanggung jawab lembaga perwakilan

3. tanggung jawab BPK

4. Opini atas Laporan Keuangan

12.

Penulisan akronim nama resmi lembaga pemerintah dan ketatanegaraan, badan atau organisasi, serta nama dokumen resmi yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata yang tepat pada Laporan Hasil Pemeriksaan adalah

a)

Kpk

b)

Dprd

c)

Bappenas

d)

KEMENDIKNAS

13.

Penulisan kata asing atau daerah yang tepat pada Laporan Hasil Pemeriksaan adalah sebagai berikut.

a)

Pemeriksaan ditujukan untuk menilai kewajaran perhitungan volume dan nilai lifting minyak mentah dan gas, menilai kewajaran perhitungan recoverable cost, menilai kewajaran perhitungan bagi hasil, dan menilai kepatuhan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) terhadap peraturan perundang‐undangan/kontrak.

b)

Penyusunan laporan pinjaman luar negeri menggunakan output database utang yang diupload ke Sistem Akuntansi Utang Pemerintah (SAUP).

c)

Kementerian Keuangan menyelenggarakan rapat koordinasi dengan negara-negara lender ‘pemberi pinjaman luar negeri’ kepada Indonesia

d)

Para pembuat vlog berkumpul di depan plaza untuk diwawancarai dalam rangka pemeriksaan atas pertanggungjawaban kegiatan pembuatan video dan flashmob iklan layanan masyarakat

14.

Agar tujuan penyusunan laporan tercapai, maka LHP harus dapat dipercaya (credible) oleh pembaca. LHP yang credible adalah:

a)

Laporan yang dapat memberikan pemahaman terhadap permasalahan yang diungkapkan, mempertimbangkan pihak‐pihak eksternal, dan memberikan penyelesaian terhadap masalah yang diungkapkan

b)

Laporan yang mengungkapkan permasalahan dengan akurat yaitu didukung dengan bukti audit yang cukup, kompeten dan relevan

c)

Laporan yang mencerminkan nilai‐nilai yang diterapkan oleh BPK, yaitu integritas, independen dan profesional

d)

Laporan yang menyajikan simpulan yang obyektif, mencerminkan bahwa posisi BPK netral, tidak memihak kepentingan seseorang atau golongan manapun. Sehingga rekomendasi yang diberikan bersifat konstruktif

15.

Penulisan kalimat dan kata yang paling tepat untuk Laporan Hasil Pemeriksaan yaitu:

a)

Pemeriksaan dilakukan pada 15 pemerintah kabupaten/kota, sepuluh provinsi, dan enam BUMD

b)

Kementerian Kehutanan melakukan penanaman 2,5 juta pohon pada lahan seluas 5,15 hektar

c)

Berdasarkan hasil permintaan keterangan kepada pejabat departemen terkait diketahui bahwa terdapat lima orang pegawai yang melakukan pelanggaran terhadap ketentuan

d)

Aset tetap tidak dapat diyakini kewajarannya karena belum dilakukan inventarisasi

16.

Opini merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan yang didasarkan pada kriteria

a)

(i) kesesuaian dengan SPKN,

(ii) kecukupan pengungkapan (adequate disclosures),

(iii) kepatuhan terhadap peraturan perundang‐undangan, dan

(iv) efektivitas sistem pengendalian intern

b)

(i) kesesuaian dengan SPKN,

(ii) kecukupan pengungkapan (adequate disclosures),

(iii) kepatuhan terhadap peraturan perundang‐undangan, dan

(iv) efektivitas sistem informasi keuangan

c)

(i) kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan,

(ii) kecukupan bukti,

(iii) kepatuhan terhadap peraturan perundang‐undangan, dan

(iv) efektivitas sistem pengendalian intern

d)

(i) kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan,

(ii) kecukupan pengungkapan (adequate disclosures),

(iii) kepatuhan terhadap peraturan perundang‐undangan, dan

(iv) efektivitas sistem pengendalian intern

17.

Pervasiveness dalam pemeriksaan merupakan pengaruh atau dampak suatu akun terhadap keseluruhan Laporan Keuangan. Sifat pervasive (berpengaruh secara keseluruhan) diantaranya dapat dilihat dari beberapa hal berikut ini, Kecuali:

a)

Dampak permasalahan pada suatu akun terhadap akun lainnya atau komponen laporan keuangan lainnya dan atau banyaknya asersi yang terpengaruh

b)

Besaran proporsi yang bersifat substansial

c)

Tingkat materialitas yang dapat ditolerir

d)

Pengaruh terhadap pengguna laporan keuangan dalam membuat keputusan

18.

Pemeriksa harus menulis kalimat yang efektif dalam laporan atau tulisannya. Kalimat efektif bersifat komunikatif, informatif, konsisten, koheren, dan logis sehingga memudahkan pembaca memahami pesan yang disampaikan dalam kalimat tersebut. Ukuran kalimat efektif terletak pada:

a)

Keyakinan pembaca terhadap isi laporan karena menyajikan fakta dan data yang valid

b)

Kejelasan dan kesamaan persepsi atas informasi dalam laporan atau tulisan antara penulis dan pembaca

c)

Kesesuaian dengan kaidah bahasa dan tidak mengaburkan makna yang sesungguhnya akan disampaikan

d)

Struktur kalimat lengkap, dan hubungan antar kalimat dalam paragraf serta hubungan antar paragraf jelas

19.

Penggunaan tanda hubung (-) yang tidak tepat yaitu:

a)

Rapat koordinasi Komisi Informasi se-Indonesia diadakan selama lima hari dan bertempat di Bandung

b)

Pentingnya pengamalan Pancasila Sila ke-2 di lingkungan masyarakat

c)

Lagu era 80-an masih diminati musisi muda 

d)

Dua tahun terakhir banyak perusahaan yang mengalami kebangkrutan sehingga mem-phkkan para karyawannya 

20.

Tabel menjadi satu konversi universal untuk penyajian data. Dalam laporan BPK, peta, grafik, diagram, dan ilustrasi dirangkum dengan satu kata, yakni gambar. Berikut panduan penulisan tabel dan gambar yang tepat dalam laporan BPK

a)

Cantumkan nomor urut dan judul di bagian atas tabel atau di bagian bawah gambar

b)

Tabel/gambar dapat disisipkan di dalam paragraf dan tidak boleh dipenggal‐penggal atas beberapa halaman

c)

Setiap tabel harus diberi nomor urut dan judul yang ditulis vertikal. Apabila judul tabel lebih dari satu baris, baris kedua disusun dengan susunan piramida terbalik

d)

Tabel dapat ditampilkan pada batang tubuh laporan apabila tabel terdiri atas maksimal tujuh kolom dan/atau sepuluh baris

21.

Angka mengomunikasikan data dalam laporan hasil pemeriksaan. Angka harus ditulis dengan jelas dan tepat serta diungkapkan secara konsisten. Berikut panduan penulisan angka dalam laporan BPK yang tepat yaitu:

a)

Tulislah lengkap dengan huruf untuk bilangan dengan penyebutan dua kata atau lebih, kecuali untukpenulisan angka yang berhubungan dengan satuan pengukuran, umur, waktu, tanggal, halaman, persentase, uang, atau proporsi

b)

Gunakanlah tanda koma sebagai pemisah bilangan ribuan dan tanda titik untuk menunjukkan desimal bagi penulisan jumlah uang dalam mata uang rupiah

c)

Jika dua atau lebih angka disajikan dalam satu rangkaian atau seri, tuliskanlah semua menggunakan angka

d)

Bilangan yang tidak menggambarkan jumlah uang, tuliskan bilangan lebih dari satu juta dengan angka utuh, sedangkan bilangan kurang dari satu juta ditulis dengan angka dalam juta