NEW
Font size
Worksheetspretes onkologi 2 periode januari 2022
Total questions: 15
Worksheet time: 15mins
Indikasi dilakukan total laringektomi adalah:
Karsinoma laring stadium 1 dan 2 yang gagal dengan terapi radiasi dan kemoterapi
Karsinoma laring stadium 2 yang tidak mungkin dilakukan parsial laringektomi
Karsinoma laring stadium 3 dan 4 yang ekstensi ke glotis
Karsinoma subglotik atau karsinoma glotik dengan ekstensi ke subglotik > 1,5 cm
Karsinoma basis lidah yang ekstensinya belum melebihi papila sirkumvalata
Rehabilitasi suara yang banyak dilakukan segera pasca total laringektomi adalah:
Suara esofagus
Shunt and valve
Prostesis suara
Prostesis trakeoesofageal
Laring elektronik
Komplikasi yang paling sering sesudah tindakan total laringektomi adalah
Hipertiroidism
Esofagitis
Stenosis esofagus
Fistula dan infeksi luka operasi
Disfagia
Perawatan pasien pasca total laringektomi
Makan dan minum setelah 5 hari perawatan
Posisi pasien tidur terlentang
Drain diangkat pada hari ke 2 atau bila jumlah perdarahan < 15 cc
NGT dipertahankan sampai hari ke 5
Pasien dianjurkan tidak menelan ludah
Seorang pasien laki-laki usia 62 tahun datang dengan keluhan sesak napas. Keluhan tersebut diawali dengan suara serak sejak 1 tahun yang lalu kemudian memberat dalam 2 bulan terakhir. Keluhan disertai batuk dengan dahak yang disertai bercak darah, tidak didapatkan benjolan pada leher. Pada pemeriksaan fisik didapatkan rektraksi supraklavikula dengan stridor inspiratoir.
Pasien telah dilakukan trakeostomi cito. Pemeriksaan lanjutan apakah yang saudara sarankan untuk pasien ini?
USG leher
Ct-scan
Rontgen toraks
Triple endoskopi
Seorang pasien laki-laki usia 62 tahun datang dengan keluhan sesak napas. Keluhan tersebut diawali dengan suara serak sejak 1 tahun yang lalu kemudian memberat dalam 2 bulan terakhir. Keluhan disertai batuk dengan dahak yang disertai bercak darah, tidak didapatkan benjolan pada leher. Pada pemeriksaan fisik didapatkan rektraksi supraklavikula dengan stridor inspiratoir.
Pasien telah dilakukan trakeostomi cito. Pada hasil 2 macam pemeriksaan yaitu ct-scan dan triple endoskopi. Hasil ct-scan ditemukan massa sudah mendestruksi kartilago tiroid dan meluas ke anterior. Hasil triple endoskopi tidak didapatkan massa/ perluasan ke esofagus. Apa perkiraan stadium pada pasien ini menurut saudara?
T1N0Mx
T2N0Mx
T3N0Mx
T4N0Mx
Seorang pasien laki-laki usia 62 tahun datang dengan keluhan sesak napas. Keluhan tersebut diawali dengan suara serak sejak 1 tahun yang lalu kemudian memberat dalam 2 bulan terakhir. Keluhan disertai batuk dengan dahak yang disertai bercak darah, tidak didapatkan benjolan pada leher. Pada pemeriksaan fisik didapatkan rektraksi supraklavikula dengan stridor inspiratoir.
Pasien telah dilakukan trakeostomi cito. Pada biopsi didapatkan hasil PA SCC differensiasi buruk, manajemen apakah yang saudara anjurkan untuk pasien ini?
Laringektomi parsial tanpa diseksi leher
Laringektomi parsial dengan diseksi leher
Laringektomi total tanpa diseksi leher
Laringektomi total dengan diseksi leher
Pada pasien yang dicurigai menderita neoplasma trakeobronkial didaerah proksimal, tindakan apakah yang sebaiknya dilakukan pada pasien tersebut?
AJH
Bronkoskopi fleksibel dengan anestesi lokal
Bronkoskopi kaku dengan anestesi umum
sitologi sputum selam 3 hari berturut-turut
reseksi trakea
Seorang laki-laki berusia 30 tahun datang dengan keluhan benjolan di leher kanan dirasakan sejak kecil tapi terasa membesar sejak 1 tahun yang lalu. Tidak ditemukan nyeri dan rasa mengganjal saat menelan. Benjolan setinggi level III, tidak melekat pada dasarnya. Tidak bergerak saat menjulurkan lidah maupun menelan. FNAB menunjukkan hasil kista brankialis. Bagaimana penatalaksanaan operatif kasus tersebut:
Diseksi leher radikal modifikasi
Diseksi leher supra omohioid
Ekstirpasi tumor
Ekstraksi tumor
Biopsi eksisi
Seorang laki-laki, 48 tahun datang ke poli THTKL dengan keluhan benjolah di lidah sejak 6 bulan lalu.Anamnesis: timbul benjolan di lidah kanan sejak 6 bulan yang lalu, Lidah pasien masih dapat digerakkan dengan mudah, keluhan sesak napas disangkal, sulit menelan (-).
Pemeriksaan fisik: kesadaran : compos mentis (GCS E4M6V5), tekanan darah 120/80 mmHg, Nadi 85 kali/menit, pernapasan : 21 kali/menit, suhu : 36,70C. Status lokalis : pemeriksaan telinga, hidung, dan tenggorok tidak ditemukan kelainan. Pada lidah tampak massa di lidah kanan, ukuran + 5 cm, permukan tidak rata. Timbul benjolan dileher kanan 4x3x2cm.
Pasien kemudian dibiopsi, dan hasilnya adalah suatu karsinoma sel skuamosa. 11. yang bukan merupakan Gejala lanjut yang mungkin dapat ditemukan antara lain
fiksasi lidah
penurunan sensasi lidah
perubahan suara
gangguan menelan
eritroplakia
Seorang laki-laki, 48 tahun datang ke poli THTKL dengan keluhan benjolah di lidah sejak 6 bulan lalu.Anamnesis: timbul benjolan di lidah kanan sejak 6 bulan yang lalu, Lidah pasien masih dapat digerakkan dengan mudah, keluhan sesak napas disangkal, sulit menelan (-).
Pemeriksaan fisik: kesadaran : compos mentis (GCS E4M6V5), tekanan darah 120/80 mmHg, Nadi 85 kali/menit, pernapasan : 21 kali/menit, suhu : 36,70C. Status lokalis : pemeriksaan telinga, hidung, dan tenggorok tidak ditemukan kelainan. Pada lidah tampak massa di lidah kanan, ukuran + 5 cm, permukan tidak rata. Timbul benjolan dileher kanan 4x3x2cm.
Pasien kemudian dibiopsi, dan hasilnya adalah suatu karsinoma sel skuamosa. Apa tatalaksana selanjutnya terhadap pasien ini?
Radioterapi
Kemoterapi
Glosektomi total
Glosektomi parsial diikuti diseksi leher dan radioterapi
Kemoradiasi konkuren
Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke poli THT-KL, dengan keluhan benjolan di leher kanan sejak 3 bulan yang lalu. Awalnya kecil makin lama makin besar. Benjolan terletak di dekat rahang bawah kanan, berukuran 2x3x1 cm, tidak nyeri, dan mobile. Riwayat penyakit sebelumnya pasien menderita tumor pada lidah sebelah kanan berukuran tumor lidah 2x1x0,5 cm dan sudah dilakukan operasi 6 bulan sebelumnya dan setelah dilakukan operasi diketahui hasil histopatologi tumor lidah tersebut skuamous sel karsinoma.
Terapi yang disarankan pada penderita tersebut adalah:
Diseksi leher radikal
Biopsi eksisi
Ekstirpasi tumor
Diseksi leher supraomohioid
Diseksi leher modified
seorang anak laki-laki umur 17 tahun datang dengan keluhan kedua hidung tersumbat dan riwayat perdarahan yang banyak dari hidung. dari pemeriksaan fisik tampak massa kebiruan di hidung kiri yang mendesak septum nasi ke arah kiri, gambaran ct scan tampak seperti foto, apa ciri khas yang tampak dari ct scan?
hoffman miller sign
hiperostosis
proptosis bulbi
brain atropy
seorang anak laki-laki umur 17 tahun datang dengan keluhan kedua hidung tersumbat dan riwayat perdarahan yang banyak dari hidung. dari pemeriksaan fisik tampak massa kebiruan di hidung kiri yang mendesak septum nasi ke arah kiri, gambaran ct scan tampak seperti foto, sesuai kriteria radowski, stadium berapakah pasien ini
stadium 1
stadium 2
stadium 3
stadium 4
Pasien laki-laki umur 65 tahun datang dengan keluhan benjolan dileher kanan dan kiri, hidung tersumbat, penglihatan ganda, pasien juga sudah sulit menelan, dari pemeriksaan fisik tampak massa di nasofaring mudah berdarah, arcus faring asimetris. dari gejala dan tanda sekurangnya-kurang massa sudah infiltrasi ke
foramen lacerum
foramen caecum dan foramen lacerum
foramen jugulare dan foramen caecum
foramen lacerum dan jugulare
