wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Fisioner 52

Total questions: 20

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Pada saat pengambilan analisa gas darah, dilakukan denga cara mengambil darah melalui arteri. Arteri yang mudah di ambil darah letaknya berada berada pada medial anterior bagian antecubital fossa, yang terselip diantara otot biceps. Apakah nama arteri tersebut? 

a)

Arteri Brachialis

b)

Arteri Radialis

c)

Arteri femoralis

d)

Arteri Carotis

e)

Arteri Bicipitalis

2.

Tn. Okin usia 75 tahun sedang menderita sakit PPOK dan dirawat di RS. Jogja sudah 7 hari yang lalu, dari hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan hasil PO2 : 75 mmHg, dan Ph : 8,00. Apakah makna dari Ph tersebut diatas? 

a)

mengindikasikan kemungkinan asidosis respiratori sebagai kompensasi awal dari alkalosis metabolisme

b)

mengindikasikan kemungkinan alkalosis respiratori sebagai kompensasi awal dari asidosis metabolisme

c)

menandakan asidosis respiratori (hiperventilasi

d)

menandakan alkalosis metabolisme atau respiratori (hipoventilasi)

e)

menandakan pemberian O2 yang berlebihan

3.

Seorang laki laki umur 65 tahun, perokok berat mengalami sesak saat setelah membersihkan pekarangan rumah, dilarikan ke UGD 2 hari yang lalu masuk RS dengan keluhan adanya penurunan toleransi aktivitas dari 30 m menjadi hanya 5m , sesak napas, batuk berdahak berwarna, tidak berdarah. Ada peningkatan penggunakan nebulizer dari setiap 4 jam menjadi 2 jam. Hasil auskultasi ada krepitasi pada basal paru dan wheezing ++. Kadar H2CO3 dalam analisa gas darah meningkat Apakah gangguan yang didapat dari analisa gas darah menurut skenario diatas ? 

a)

Alkalosis respiratorik+metabolik

b)

Asidosis respiratorik

c)

Alkalosis metabolik

d)

Asidosis metabolik

e)

Alkalosis respiratorik

4.

Seorang laki laki usia 55 tahun mengeluh sesak nafas opname di RS Bakti Mulia Yogyakarta, sampai terjadi gagal nafas pada pasien tersebut. Pertanyaan : Apakah kondisi yang menyebabkan gagal nafas?

a)

Hiperfentilasi alveolar

b)

Kegagalan difusi oksigen

c)

Tekanan partial oksigen inspirasi normal

d)

Konsumsi oksigen jaringan yang rendah

e)

Fentilasi atau perfusi dalam keadaan normal 

5.

Seorang laki laki, usia: 41 th, tukang ojek, dirawat 2 minggu dengan  WSD paru bagian: kiri, bawah, samping. Sekarang mengeluh sakit dada sebelah kiri, sesak nafas, batuk  berdahak : RR: 34/min; HR : 112/min; BP: 110/80 mmHg; BB: 45 Kg, TB: 165 Cm, IMT: 16,53 Kg/m2, Temp: 370 C dan SpO2: 95%. Apakah penyebab sesak nafas kasus diatas? 

a)

Nyeri dada

b)

Gangguan rongga pleura

c)

Gangguan jalan nafas

d)

Gangguan Paru (alveoli)

e)

Gangguan sirkulasi paru

6.

Seorang perempuan usia 55 tahun mengalami kecelakaan lalu lintas, dada kanan kebentur aspal sehingga ada perdarahan di dada kanannya.Setelah dilakukan tindakan pemasangan WSD mengeluh sesak nafas, nyeri dada dan menjalar sampai bahu sebelah kanan. Terdapat atelextasis dextra. Fisioterapi ingin mengetahui keterbatasan sangkar thoraxnya. Apakah pemeriksaan khusus yang dilakukan? 

a)

Antropometri dengan midline

b)

VAS/ VDS

c)

Borg Scale

d)

Indeks Katz

e)

MMT 

7.

Seorang laki laki usia 45 tahun mengeluh batuk dan sesak nafas terutama saat melakukan berdiri dan jalan. Hasil pemeriksaan auskultasi terdapat wheezing pada lobus atas kanan dan kiri, RR = 40x/ menit, N= 78x/menit, T= 150/90 mmHg.Terdapat spasme otot bantu pernafasan. Dimanakah letak stetoskop yang benar pada kasus tersebut? 

a)

Intercosta 2

b)

Intercosta 3

c)

Intercosta 4

d)

Intercosta 6

e)

Intercosta 8

8.

Seorang laki laki usia 45 tahun mengeluh batuk dan sesak nafas terutama saat melakukan berdiri dan jalan. Hasil pemeriksaan auskultasi terdapat wheezing pada lobus atas kanan dan kiri, RR = 40x/ menit, N= 78x/menit, T= 150/90 mmHg.Terdapat spasme otot bantu pernafasan.Fisioterapi memberikan intervensi untuk bronchial toilet. Apakah intervesi yang diberikan pada kasus tersebut? 

a)

Mobilisasi dan penguatan otot otot pernafasan

b)

ACBT dan Postural drainage

c)

Breathing control

d)

Exercise

e)

Edukasi 

9.

Seorang laki laki usia 50 tahun mengalami sesak dan nafas pendek, cepat datang ke fisioterapi. Setelah dilakukan pemeriksaan, fisioterapi ingin memberikan terapi latihan dengan tujuan untuk membentuk pola nafas normal, meminimalkan tenaga untuk bernafas, menghilangkan nafas yang pendek dan cepat, dan meningkatkan ventilasi. Apakah jenis terapi latihan yang diberikan pada pasien tersebut? 

a)

TEE

b)

FET

c)

ACBT

d)

Chest Fisioterapi

e)

Breathing Control

10.

Seorang laki laki usia 50 tahun mengalami sesak dan nafas pendek, cepat datang ke fisioterapi. Setelah dilakukan pemeriksaan fisioterapi ingin memberikan terapi latihan dengan tujuan untuk pembersihan jalan napas dengan tehnik kombinasi dari Breathing Control,TEE, Breathing Control, Huffing Breathing Control. Apakah tehnik terapi latihan yang diberikan pada pasien tersebut? 

a)

TEE

b)

FET

c)

ACBT

d)

Chest Fisioterapi

e)

Breathing Control

11.

Seorang laki laki usia 50 tahun mengalami sesak nafas dan batuk berdahak. Fisioterapi ingin memberikan tindakan dengan cara pasien diminta untuk melakukan inspirasi maksimun yang panjang yang dimulai dari akhir ekspirasi tenang (posisi FRC). Apakah nama tindakan tersebut diatas? 

a)

Pursed Lips Breathing exercise

b)

Diafragma breathing exercise

c)

Positive Expiratory Pressure

d)

Deep Breathing exercise

e)

Flutter

12.

Seorang laki-laki umur 47 tahun, mempuyai keluhan batuk, di sertai dengan dahak, sudah 3 bulan berturut-turut. Datang ke klinik fisioterapi Medika, dilakukan pemeriksaan fisik dengan hasil : TD; 120/80 mmHg, RR: 37x/mnt, DN: 80x/mnt, mempunyai riwayat asma sejak kecil. Di rujuk ke  poli fisioterapi dilakukan IPPA: inspeksi: warna kuku yang kuning, bentuk dada pectus ecavatus, Palpasi: adanya spasme otot pernafasan, Perkusi: suara pekak, auskultasi adanya weezing pada trachea, bronchus, dan area lobus bawah paru kiri. Bagaimana posisi postral drainage pada kasus pasien diatas? 

a)

Posisi tubuh miring ke kiri agak tengkurap, posisi kedua tungkai lebih tinggi dari kepala ± ketinggian kaki 16° dari bed

b)

Posisi tubuh miring ke kanan agak terlentang, posisi kedua tungkai lebih tinggi dari kepala ± ketinggian kaki 16° dari bed

c)

Posisi tengkurap, posisi kedua tungkai lebih tinggi dari kepala ± ketinggian kaki 20° dari bed

d)

Posisi tubuh miring ke kiri agak tengkurap, posisi kedua tungkai lebih tinggi dari kepala ± ketinggian kaki 20° dari bed

e)

Posisi tubuh miring ke kanan agak tengkurap, posisi kedua tungkai lebih tinggi dari kepala ± ketinggian kaki 20° dari bed

13.

Seorang laki-laki umur 45 tahun. Datang ke klinik fisioterapi Dilakukan pemeriksaan fisik dengan hasil : TD; 100/70 mmHg, RR: 40x/mnt, DN: 75x/mnt. Dia bekerja sebagai satpam di sebuah mall di yogyakarta. Diperoleh diagnosa bahwa pasien menderita emboli paru. Apa etiologi kasus diatas di skenario di atas? 

a)

Stasis atau melambatnya aliran darah

b)

Trauma, Luka dan peradangan pada dinding vena

c)

Hiperkoagulasibilitas

d)

Pecahnya trombus di vena

e)

Adanya plak/atheroma pada arteri 

14.

Seorang laki-laki umur 25 tahun. Datang ke klinik fisioterapi Dilakukan pemeriksaan fisik dengan hasil : TD; 100/70 mmHg, RR: 40x/mnt, DN: 75x/mnt. Dia bekerja sebagai karyawan swata di Yogyakarta. Diperoleh diagnosa bahwa pasien menderita asma. Tanda gejalanya adalah sesak nafas, nyeri dada. Apakah etiologi pada kasus skenario diatas? 

a)

Bakteri/bakteri yang mengakibatkan spasme pada saluran pernafasan

b)

Rubela terhirup sehingga mengendap dalam saluran pernafasan

c)

Alergen yang mengakibatkan sistem imun lemah (IgE rendah)

d)

Adanya prostaglandin mengakibatkan bronkospasme

e)

Histamin mengakibatkan nyeri dada

15.

Seorang laki laki usia 45 tahun mengeluh batuk dan sesak nafas dirawat di RS Mitra. Fisioterapi ingin mengurangi keluhan batuk dan sesak nafasnya. Sebelum melakukan intervensi, fisioterapi melakukan pemeriksaan untuk mengetahui apakah pasien tersebut ada keterbatasan di sangkar thoraxnya. Apakah pemeriksaan yang dilakukan pada pasien tersebut? 

a)

Ekspansi Thorax

b)

Skala Borg

c)

Auskultasi

d)

VO2 Max

e)

Inspeksi 

16.

Seorang laki laki usia 45 tahun mengeluh batuk dan sesak nafas dirawat di RS Mitra. Sebelum melakukan tindakan fisioterapi maka dilakukan pemeriksaan fisioterapi. Hasil pemeriksaan fisioterapi ditemukan adanya sputum di lobus bawah, paru kanan dan kiri. Dimanakah letak stetoskope yang tepat pada saat fisioterapi melakukan pemeriksaan pada pasien tersebut? 

a)

Di intercostal 2 kanan dan kiri

b)

Di intercostal 3 kanan dan kiri

c)

Di intercostal 4 kanan dan kiri

d)

Di intercostal 5 kanan dan kiri

e)

Di intercostal 8 kanan dan kiri

17.

Seorang laki laki usia 45 tahun mengeluh batuk dan sesak nafas dirawat di RS Mitra. Fisioterapi ingin mengurangi keluhan batuk dan sesak nafasnya. Sebelum melakukan latihan pada pasien tersebut, fisioterapi melakukan pemeriksaan untuk mengetahui beban latihan yang bisa dilakukan pada pasien tersebut. Apakah pemeriksaan yang dilakukan pada pasien tersebut? 

a)

Ekspansi Thorax

b)

Skala Borg

c)

Auskultasi

d)

VO2 Max

e)

Inspeksi 

18.

Seorang laki laki usia 55 tahun mengeluh sesak nafas opname di RS Bakti Mulia Yogyakarta, ingin diberikan tindakan pemberian O2 . Apakah indikasi utama pemberian pengobatan tersebut? 

a)

Client dengan kadar O2 arteri rendah dari hasil analisis tes darah

b)

Pasien dengan kerja nafas normal

c)

Pasien dengan laju pompa jantung normal

d)

Pasien dengan keadaan sadar

e)

Pasien dengan anemia ringan

19.

Kasus dengan sesak nafas maka akan  terjadi  beberapa ketidak seimbangan kerja antara otot inspirasi dan otot ekspirasi. Pada penderita asma maka akan terlihat  adanya pembesaran otot. Apakah otot yang membesar tersebut? 

a)

Sternocleido mastoideus

b)

Otot serati anterior

c)

Otot  Intercostal

d)

Otot abdonimal

e)

Otot Diafragma

20.

Seorang laki laki usia 50 tahun mengalami sesak dan nafas pendek, cepat datang ke fisioterapi. Setelah dilakukan pemeriksaan fisioterapi ingin memberikan terapi latihan dengan tujuan untuk membersihkan jalan napas yang merupakan kombinasi antara Postural Drainage, Breathing exercise (SMI) dan Huffing. Apakah tehnik terapi latihan yang diberikan pada pasien tersebut? 

a)

TEE

b)

FET

c)

ACBT

d)

Chest Fisioterapi

e)

Breathing Control