WorksheetsUAS KMB I
Total questions: 20
Worksheet time: 3mins
Seorang laki-laki 45 tahun, BB 80 kg, TB 160 cm, datang ke UGD dengan keluhan sesak nafas. Saat di rumah pada malam hari klien tiba-tiba merasa sesak dan tidak segera dapat hilang, batuk yang disertai dahak encer berbusa dan tidak dapat dikeluarkan. Hasil pemeriksaan ditemukan TD 110/60 mmHg, HR 100 x/mnt, Suhu 370C, RR 28x/mnt, JVP 5 cmH20, Oksimetri 96%, Rhonci basah di paru-paru kanan dan kiri
Ketidakefektifan bersihan jalan napas berhubungan dengan mucus dalam jumlah yang berlebih.
Pola napas tidak efektif berhubungan dengan keletihan otot napas
Gangguan pertukan gas berhubungan dengan retensi karbon dioksida
Gangguan pola tidur berhubungan dengan sesak napas
Bagian pada saluran pernafasan yang berfungsi untuk mencegah saluran pernafasan dan saluran pencernaan bercampur adalah
Glotis
Bronchus
Epiglotis
Faring
Alat pernafasan manusia terdiri atas :
Hidung-faring-trakea-dan paru-paru
Hidung-faring-laring-trakea dan paru-paru
Hidung-laring-esofagus-trakea dan paru-paru
Hidung-laring-esofagus-dan paru-paru
Penyakit atau gangguan pernafasan yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis adalah
Emfisema
Dispnea
Tuberculosis
Difteri
Penyakit jantung paru disertai dengan
Hipertropi dan atau dilatasi ventrikel kanan akibat gangguan fungsi dan atau struktur paru
Hiperplasi dan atau kontraksi ventrikel kiri akibat gangguan fungsi jantung atau struktur jantung
Hipertropi dan atau dilatasi atrium kanan akibat gangguan fungsi dan atau struktur paru
Hiperplasi dan atau dilatasi ventrikel kanan akibat gangguan fungsi dan atau struktur paru
Seorang laki-laki umur 60 tahun datang berobat kedokter dengan keluhan sesak nafas dan rasa berat didada kiri, bila berjalan jauh dan kerja berat cepat merasa lelah. Riwayat penyakit sebelumnya adalah tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol, peminum alkohol, merokok. Pada pemeriksaan fisik ditemukan TD 190/100 mmHg, ronchi basah pada kedua lapang paru dan berat badan normal.
Hipertensi grade I
Hipertensi grade II
Hipertensi Krisis
Hipertensi Maligna
Seorang perempuan (40th) terbangun disuatu malam karena sakit dada yang hebat. Pasien langsung dibawa ke RS dikarenakan dengan minum tablet obat nitroglycerin dengan jarak 5 menit dua kali sakitnya tidak menurun. Tanda vitalnya TD 90/50 mmHg, N 124 x/mnt, RR 26 x/mnt, S 37oC. Intervensi keperawatan yang dilakukan Bed side ECG monitoring, O2 nasal 3 lpm, Bedrest Total dengan kolaborasi obat Morphin Sulfate 10mg/SC. Apakah alasan ilmiah Bedrest total untuk pasien diatas
Mencegah integrasi thrombus sehingga supply darah ke jantung meningkat dan iskemia berkurang
Mengurangi kekuatan dan frekuensi kontraksi jantung sehingga tuntutan kebutuhan O2 miokard menurun
Menurunkan tekanan darah, sehingga beban kerja otot jantung berkurang, kebutuhan oksigen berkurang
Meningkatkan supply oksigen ke miokard karena kerja jantung diistirahatkan dengan menurunkan cardiac output
Seorang laki-laki berusia 53 tahun dirawat d iruang bangsal penyakit dalam dengan riwayat asma bronchial sejak 3 tahun yang lalu. Saat dikaji pasien mengeluh sesak nafas, batuk dengan dahak kental dan lengket susah dikeluarkan. Apakah tindakan keperawatan yang tepat untuk kasus diatas
Mengajarkan cara batuk efektif
Menganjurkan klien untuk sering minum air dingin
Memberikan posisi 30-45 derajat
Memberikan penjelasan tentang tanda tanda penyakit.
Seorang Laki-laki berusia 60 tahun, dirawat di ruang ICCU dengan diagnosa medis Gagal Jantung Kongestif (CHF). Pada pengkajian ditemukan adanya keluhan sesak nafas, kepala pusing dan lelah. Kedua tungkai teraba dingin dan edema. Tekanan darah 90/70 mmHg, frekuensi nadi 110 x/mnt dan teraba lemah, suhu tubuh 36,5 C, frekuensi pernafasan 28 x/mnt. Pasien merasa sangat cemas dengan keadaannya.
Apa penyebab timbulnya keluhan sesak nafas pada Tn. K
Adanya penyempitan spasme
Adanya penumpukan cairan di paru
Adanya perlekatan paru
Sepsis
Seorang Wanita (35thn) datang ke RS dengan keluhan lemah, letih dan lesu terutama saat beraktifitas, mata berkunang-kunang, telinga berdenging dan pusing. Hasil pemeriksaan laboratorium HB 8 mg/dl. Diagnosa medis Anemia Defisiensi Besi. Apakah masalah keperawatan yang utama pada pasien tersebut
Perubahan perfusi jaringan perifer
Intoleransi Aktifitas
Perubahan nutrisi;kurang dari kebutuhan tubuh
Kurang pengetahuan tentang prognosis penyakit
Dalam sistem pernafasan, pertukaran udara bersih dan kotor (O2 dan CO2) terjadi dimana
Hidung
Bronchus
Paru-paru
Alveolus
Pengobatan non-farmakologi yang dianjurkan pada penderita hipertensi, kecuali
Mengurangi konsumsi alkohol
Gerak badan secara teratur
Diet rendah garam
Menurunkan berat badan
Seorang laki-laki berusia 44 tahun dirawat dengan TB aktif. Pernapasan 24 x/menit, ronchi pada kanan dan kiri paru, produksi sputum banyak. Indeks massa tubuh 16, pucat dan terlihat sesak serta kelelahan. Apakah prioritas diagnosa keperawatan yang tepat dari kasus di atas
Pola nafas tidak efektif berhubungan dengan hiperventilasi
Bersihan jalan napas tidak efektif berhubungan akumulasi secret
Gangguan pertukaran gas berhubungan dengan infeksi bronchial
Intoleransi aktifitas berhubungan dengan kelelahan dan kekurangan energi
Seorang pasien laki-laki usia 50 thn menderita penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) sejak 8 tahun yang lalu dan dating ke IGD RS dengan keluhan sesak nafas. Pasien mengatakan sesak semakin bertambah berat sejak 1 minggu terakhir sehingga menyebabkan pasien sulit bernafas saat beraktifitas. Hasil pemeriksaan faal paru diketahui VEP1/KVP < 70% VEP1 <30% prediksi hasil thorax foto tampak hipertropi ventrikel kanan. Dari data diatas PPOK yang diderita pasien termasuk dalam derajat berapa. Pilihlah jawaban dengan tepat
Derajat I
Derajat II
Derajat III
Derajat IV
Penyebab resistensi obat TB pada pasien, adalah. Manakah jawaban yang tepat
Tidak patuh minum obat
Malabsorbsi, Masalah informasi dan ketergantungan obat
Reaksi terhadap adverse event dan efek samping
Semua benar
Seorang laki-laki usia 22 thn dirawat pada sebuah RS dengan keluhan mudah Lelah dan lemah, kesemutan pada kaki, susah mempertahankan keseimbangan saat berdiri, mual dan muntah, rambut rontok. Hasil pemeriksaan laboratorium HB 9 mg/dl, TD 100/80 mmHg, RR 28 x/m. Dokter merencanakan pemberian transfusi darah.
Apakah jenis tindakan kolaborasi yang tepat untuk pasien tersebut
Transfuse Plasma
Transfuse Platelet
Transfusi Pack Red Cell
Tranfusi Trombosit
Alat yang digunakan untuk mengukur kapasitas poaru-paru disebut
Neraca analitis
Spirometri
Barometer
Aerometer
Seorang laki-laki berumur 56th mengeluh sesak sejak 2 minggu. Sesak timbul saat melakukan aktivitas dan istirahat minimal. Pada pemeriksaan fisik ditemukan TD 120/80mmHg, P : 36x/mnt, ronki basah basal dan terdapat pitting Edemapada ekstremitas bawah, batuk hingga mengeluarkan sputum warna putih.
Apa diagnosa medik pasien
Gagal jantung kiri
Gagal jantung kanan
Gagal jantung kongestif
Kardiomiopati
Nama alat kesehatan yang menunjukkan jumlah oksigen dalam tabung oksigen adalah
Humidifier
Selang oksigen
Tabung oksigen
Manometer
Seorang laki-laki berusia 38 tahun dirawat diruang interna dengan diagnosa medis asma. Pada pengkajian ditemukan saat ini kondisinya sudah membaik dan diperbolehkan untuk pulang. Pada saat perawatan, didapatkan data faktor penyebab timbulnya asma adalah karena alergi dan merokok sudah 10 tahun.
Apakah pendidikan kesehatan yang perlu diberikan pada pasien sebelum pulang
Hindari stress
Berolah raga, makan secara teratur
Berhenti merokok, menghindari alergen
Melakukan kontrol dan minum obat secara teratur
