wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS AZG - Gizi UAD Semester 3, 20 Januari 2022

Total questions: 35

Worksheet time: 1hrs 10mins

Name
Class
Date
1.

Seorang peneliti ingin menentukan jumlah lemak total menggunakan metode Soxhlet pada produk makanan yang ia kembangkan. Agar analisis berjalan baik, ia harus memilih pelarut yang sesuai. Berikut ini merupakan kriteria pelarut yang harus ia pilih, kecuali...

a)

tidak bersifat higroskopis

b)

tidak membentuk peroksida

c)

memiliki titik didih tinggi

d)

mudah menembus partikel sampel

2.

Penentuan lemak total dengan menghitung jumlah fatty acid methyl esters (FAMEs), yg dapat digunakan untuk penentuan jumlah lemak jenuh & tidak jenuh, cis & trans fat, adalah metode ...

a)

Gas Chromatography

b)

Goldfish Method

c)

Nuclear Magnetic Resonance (NMR)

d)

Soxhlet

3.

Analisis karakteristik lemak dilakukan untuk menilai kualitas suatu produk lemak/minyak olahan. Karakteristik yg menunjukkan bahwa semakin tinggi nilai keasamannya, maka kualitas semakin produk lemak/minyak tersebut semakin rendah adalah...

a)

saponification value

b)

iodine value

c)

FFA & acid value

d)

solid fat index

4.

Seorang ahli gizi ditugaskan untuk mengevaluasi tingkat oksidasi suatu produk minyak kedelai. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh angka peroksida sebesar 9 mEq/kg. Apa yang dapat disimpulkan dari hasil tersebut?

a)

produk memiliki tingkat oksidasi rendah

b)

produk memiliki tingkat oksidasi sedang

c)

produk memiliki tingkat oksidasi tinggi

d)

produk belum mengalami reaksi oksidasi

5.

Perhatikan daftar berikut. Prosedur analisis yang dilakukan untuk menilai kualitas atau karakteristik lemak/minyak antara lain...

a)

1, 2, 4, 5

b)

3, 4, 5, 7

c)

1, 4, 5, 7

d)

4, 5, 6, 8

6.

Bagaimana prosedur pendahuluan yang perlu dilakukan sebelum menentukan jumlah kandungan vitamin pada suatu sampel?

a)

menyimpan sampel dalam suhu rendah dan tidak terpapar cahaya.

b)

melakukan uji mikrobiologis menggunakan protozoa, bakteri, dan fungi.

c)

melakukan analisis fisika-kimiawi meliputi spektrofotometri, fluorometri, atau kromatografi.

d)

mengekstraksi vitamin dari matriks biologisnya baik melalui perlakuan dengan panas, asam, basa, pelarutan, maupun pencernaan dengan enzim.

7.

Seorang ahli gizi di bagian Quality Control sebuah industri makanan bertugas untuk mengevaluasi kandungan vitamin A, D, E, dan K pada produk hasil olahan. Metode-metode yang dapat digunakan adalah sebagai berikut, kecuali...

a)

microbiological assay

b)

mass spectrometry

c)

high-performance liquid chromatography

d)

UV absorption

8.

Sebagai bagian dari proses pengembangan produk, seorang ahli gizi bagian Research & Development sebuah industri makanan ditugaskan untuk menguji kandungan vitamin D pada produk susu yang ia kembangkan. Uji dilakukan dengan metode HPLC. Berikut ini pernyataan yang benar tentang metode HPLC adalah...

a)

metode yang spesifik digunakan untuk jenis sampel cair

b)

digunakan untuk memisahkan, mengidentifikasi, atau menghitung jumlah senyawa dalam suatu campuran

c)

menggunakan cairan sebagai stationary phase

d)

dilakukan melalui reaksi destruksi, distilasi, dan titrasi

9.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam analisis vitamin adalah penggunaan unit atau satuan yang tepat. Pilihlah satuan yang tepat untuk menampilkan jumlah vitamin A dalam suatu bahan!

(jawaban mungkin lebih dari satu)

a)

RDA

b)

RAE

c)

IU

d)

mg

10.

Kualitas hasil analisis vitamin pada suatu sampel dipengaruhi oleh kesesuaian metode yang digunakan. Manakah dari faktor-faktor berikut yang perlu menjadi pertimbangan dalam memilih metode analisis yang tepat?

(jawaban mungkin lebih dari satu)

a)

waktu dan instrumen yang dibutuhkan

b)

akurasi dan presisi metode

c)

syarat regulasi

d)

kebutuhan informasi gizi untuk konsumen

11.

Seorang ahli gizi akan menguji kandungan vitamin C pada berbagai produk minuman vitamin C yang dijual di pasaran. Manakah instrumen yang dapat digunakan oleh ahli gizi tersebut dalam analisisnya?

a)
b)
c)
d)
12.

Seorang peneliti ingin menguji kandungan vitamin B3 pada suatu produk sereal menggunakan metode microbiological assay. Berikut ini adalah prosedur analisis yang benar dalam pelaksanaan metode tersebut, kecuali...

a)

mengkultur jaringan dan menginokulasi pada agar Bacto Lactobacilli

b)

preparasi sampel melalui digesti senyawa dengan enzim

c)

menginkubasi pada suhu 37C selama 24 jam

d)

nilai turbiditas digunakan sebagai indikator pertumbuhan bakteri

13.

Sekelompok peneliti ingin menguji kandungan vitamin C pada produk minuman sari buah yang mereka kembangkan. Pilihan metode analisis yang dapat digunakan untuk analisis tersebut antara lain...

a)

titrasi iodometri, HPLC, titrasi 2,6-dichloroindophenol

b)

microfluorometri, UHPLC, goldfish method

c)

HPLC, titrasi iodometri, titrasi argentometri

d)

titrasi 2,6-dichloroindophenol, fluorescence, gebner method

14.

Faktor-faktor berikut yang mempengaruhi stabilitas vitamin larut air adalah...

a)

sinar UV, asam, basa, enzim

b)

paparan oksigen, logam, suhu panas (100 C)

c)

sinar UV, paparan logam, cemaran mikrobiologis

d)

suhu panas (100 C), suasana alkali, enzim

15.

Vitamin dapat diklasifikasikan menjadi vitamin larut lemak dan larut air. Pernyataan berikut ini yang salah tentang perbedaan karakteristik kedua golongan vitamin tersebut adalah...

a)

stabilitas vitamin larut lemak dalam proses pengolahan pangan lebih baik dibandingkan vitamin larut air

b)

resiko toksisitas vitamin larut air lebih rendah dibandingkan vitamin larut lemak

c)

gejala defisiensi vitamin larut air lebih cepat muncul dibandingkan vitamin larut lemak

d)

transport dan absorbsi vitamin larut lemak di dalam darah lebih bebas dibandingkan vitamin larut air

16.

Berikut ini yang bukan merupakan mineral makro adalah..

a)

Besi

b)

Kalsium

c)

Natrium

d)

Kalium

17.

Bagaimana cara mengetahui total mineral yang terkandung dalam bahan pangan?

a)

menghitung kadar abu

b)

menghitung kadar tanin

c)

menghitung kadar kalsium

d)

menghitung kadar serat pangan

18.

Jika W0 : berat cawan kosong, W1 : berat cawan + sampel sebelum pengabuan, W2 : berat cawan + sampel setelah pengabuan maka rumus menentukan kadar abu dari suatu bahan pangan adalah....

a)

%abu = W2W0W1W0x 100\%abu\ =\ \frac{W2-W0}{W1-W0}x\ 100  

b)

%abu = W2W1W1W0x 100\%abu\ =\ \frac{W2-W1}{W1-W0}x\ 100  

c)

%abu = W1W0W1W0x 100\%abu\ =\ \frac{W1-W0}{W1-W0}x\ 100  

d)

%abu = W1W0W2W0x 100\%abu\ =\ \frac{W1-W0}{W2-W0}x\ 100  

19.

Berikut ini metode yang cocok digunakan untuk mengukur mineral kecuali…

a)

Colorimetric Methods

b)

Gravimetric titration methods

c)

Atomic absorption spectrophotometer

d)

High-performance liquid chromatography

20.

Mineral yang berperan dalam pembentukan tulang dan gigi adalah

a)

Natrium

b)

Klor

c)

Kalsium

d)

Besi

21.

Berdasarkan senyawa pembangunnya (building block) maka jalur biosintesis metabolit sekunder dalam tumbuhan dapat dibagi menjadi 3 jalur, kecuali....

a)

Jalur asam asetat

b)

Jalur asam sikimat

c)

Jalur asam mevalonat dan deoksisilulosa

d)

Jalur asam karboksilat

22.

Senyawa fenolik yang memberikan rasa pahit dan sepat/kelat, dapat bereaksi dan menggumpalkan protein atau senyawa organic lainnya yang mengandung asam amino dan alkaloid adalah...

a)

Antosianin

b)

Tanin

c)

Ferulic acid

d)

Flavonol

23.

Berikut ini yang merupakan pernyataan yang mebedakan metabolit sekunder dibanding metabolit primer  adalah...

a)

Metabolit Sekunder lebih besar jumlahnya disbanding metabolit primer

b)

Metabolit sekunder berperan utama dalam pertumbuhan dan reproduksi

c)

Metabolit Sekunder diproduksi pada masa pertumbuhan

d)

Metabolit sekunder bervariasi dalam spesies yang berbeda

24.

Metode identifikasi senyawa fenolik adalah sebagai berikut kecuali:

a)

GC-MS

b)

HPLC

c)

Kromatografi Lapis Tipis

d)

Metode Luff

25.

Jenis antosianin dalam buah di antaranya...

a)

pelargonidin

b)

kumarin

c)

caffeine

d)

fenil alanine

26.

Berikut ini adalah contoh zat Antivitamin

a)

Avidin

b)

Asam fitat

c)

Asam asetat

d)

Antitrypsin

27.

Zat racun pada tanaman pangan diantaranya adalah

a)

tanin

b)

fitohemaglutinin

c)

antipirodiksin

d)

askorbase

28.

Bagaimana cara mengurangi thiaminase?

a)

dengan pemanasan 100 C selama 20 menit

b)

diendapkan dengan garam Cu, Pb, Sn

c)

diberikan larutan FeCl3 berwarna biru tua

d)

ditambahkan kalium ferrisianida

29.

Metode berikut telah dikembangkan dalam penentuan tannin kecuali..

a)

Metode folin fenol

b)

Metode spektrofotometri serapan atom

c)

Orto fenantrolin

d)

Metode AAS

30.

Glikoalkaloid (solanin) biasanya terdapat pada bahan pangan apa?

a)

kentang

b)

wortel

c)

bawang

d)

ketela pohon

31.

Pemanis buatan yang dapat menyebabkan rasa manis pada makanan yang tidak memiliki nilai gizi adalah sebagai berikut kecuali

a)

sakarin

b)

siklamat

c)

daun stevia

d)

aspartame

32.

Analisis Siklamat dengan metode pengendapan menggunakan bahan kimia berikut ini kecuali

a)

HCl

b)

BaCl2

c)

NaNO2

d)

NaOH

33.

Salah satu contoh pengawet makanan yang sering digunakan adalah Asam Benzoat atau Asam Salisilat. Analisis Asam Benzoat atau Asam Salisilat yaitu menggunakan bahan kimia yaitu...

a)

KI

b)

BaCl2

c)

NaCl

d)

FeCl3

34.

Deteksi Boraks dapat menggunakan...

a)

kertas kurkumin

b)

HCl

c)

Kertas aluminium

d)

kertas saring

35.

Bahan tambahan pangan untuk Antioksidan adalah...

a)

asam stearate

b)

asam glutamat

c)

aspartam

d)

tertiary butylhydroquinone