wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UJIAN PALIATIF

Total questions: 21

Worksheet time: 21mins

Name
Class
Date
1.

Pendekatan yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup pasien (dewasa dan anak-anak) dan keluarga dalam menghadapi penyakit yang mengancam jiwa, dengan cara meringankan penderitaan rasa sakit melalui identifikasi dini, pengkajian yang sempurna, dan penatalaksanaan nyeri serta masalah lainnya baik fisik, psikologis, sosial atau spiritual, adalah

a)

National Consensus Project for Quality Palliative Care, 2013.

b)

Defenisi perawatan paliatif menurut WHO, 2016

c)

Defenisi perawatan paliatif menurut WHO, 2018

d)

Paliatif complentery care

2.

Perawatan paliatif mencangkup seluruh rangkaian penyakit termasuk fisik, intelektual, emosional, sosial, dan kebutuhan spiritual serta untuk memfasilitasi otonomi pasien, mengakses informasi, dan pilihan adalah

a)

National Consensus Project for Quality Palliative Care, 2013

b)

Defenisi perawatan paliatif menurut WHO, 2016

c)

Defenisi perawatan paliatif menurut WHO, 2018

d)

Paliatif complentery care

3.

Tujuan perawatan paliatif adalah

a)

Mengurangi rasa sakit dan gejala lainnya

b)

Kematian tidak dianggap sebagai sesuatu yang harus di hindari

c)

Untuk membantu pasien yang sudah mendekati ajalnya, agar pasien aktif dan dapat bertahan hidup

d)

Perawatan yang berfokus pada pasien dan keluarga dalam mengoptimalkan kualitas hidup

4.

Pendekatan yang dapat meningkatkan kualitas hidup pasien dan keluarganya saat menghadapi permasalahan yang berhubungan dengan penyakit yang mengancam jiwa, dengan cara mencegah dan mengurangi penderitaan melalui identifikasi dini, pengkajian cermat menyeluruh, meredakan rasa sakit dan gejala lainnya dalam hal fisik, psikososial, dan spiritual, adalah

a)

Defenisi asuhan paliatif

b)

Tujuan perawatan paliatif

c)

Defenisi perawatan paliatif

d)

Mekanisme perawatan paliatif

5.

Saat melakukan pengakajian psikologi pada pasien dengan perawatan paliatif reaksi yang ditemukan adalah pasien membuka status secara terbatas, hal hal yang biasa dijumpai pada pasien adalah

a)

Ketergantungan, dikotomi kita dan mereka over identification

b)

Rasa takut, hilang akal, frustasi, rasa sedih, susahm acting out

c)

Khawatir menginfeksi orang lain, murung

d)

Penolakan, stress, konfrontasi

6.

Saat melakukan pengakajian psikologi pada pasien dengan perawatan paliatif reaksi yang ditemukan adalah pasien membuka status secara terbatas, hal hal yang biasa dijumpai pada pasien adalah

a)

Ketergantungan, dikotomi kita dan mereka over identification

b)

Rasa takut, hilang akal, frustasi, rasa sedih, susahm acting out

c)

Khawatir menginfeksi orang lain, murung

d)

Penolakan, stress, konfrontasi

7.

Pasien mengucilkan diri merupakan reaksi psikologis yang ditemukan pada pasien dalam perawatan paliatif. Maka proses psikologi yang terjadi adalah

a)

Merasa bersalah, marah, tidak berdaya

b)

Merasa cacat dan tidak berguna, menutup diri

c)

Perubahan keterasingan menjadi manfaat khusus

d)

Ingin tahu reaksi orang lain, pengalihan stress, ingin dicintai

8.

Pengkajian psikologis pasien paliatif terjadi proses psikolgi Integrasi dengan identitas diri, keseimbangan antara kepentingan orang lain dengan diri sendiri, bisa menyebutkan kondisi seseorang, maka reaksi pasien adalah

a)

Penerimaan

b)

Mengucilkan diri

c)

Perilaku mementingkan orang lain

d)

Membuka status secara terbatas

9.

Perilaku pasien secara karakteristik dihubungkan dengan marah dan rasa bersalah merupakan respon Psikologis (penerimaan diri) terhadap Penyakit pada tahap reaksi emosi adalah

a)

Acaptence

b)

Kemarahan (anger)

c)

Pengingkaran (denial)

d)

Sikap tawar menawar (bargaining)

10.

Pasien mampu bergantung pada orang lain jika perlu dan tidak membutuhkan dorongan melebihi daya tahannya atau terlalu memaksakan keterbatasan atau ketidakadekuatan. merupakan respon Psikologis (penerimaan diri) terhadap penyakit pada tahap

a)

Acaptence

b)

Kemarahan (anger)

c)

Pengingkaran (denial)

d)

Sikap tawar menawar (bargaining)

11.

Pasien mengatakan ketakutan akan masa depan, bertanya peran baru dalam keluarga intensitas depresi tergantung pada makna dan beratnya penyakit. merupakan respon Psikologis (penerimaan diri) terhadap penyakit pada tahap

a)

Depresi

b)

Acaptence

c)

Pengingkaran (denial)

d)

Sikap tawar menawar (bargaining)

12.

Kematian merupakan suatu pemindahan dari kehidupan karena situasi menunggu sampai akhir jaman. Dan pada saat itu akan tiba masanya pengadilan bagi setiap orang, adalah pandangan menurut agama

a)

Katolik

b)

Protestan

c)

Islam

d)

Hindu

13.

Setelah kematian maka manusia akan kembali muncul ke bumi baik dalam bentuk manusia atau binatang ( reinkarnasi), sampai rohnya menjadi sempurna. Adalah pandangan menurut agama

a)

Islam

b)

Hindu

c)

Katolik

d)

Protestan

14.

Seseorang dengan sadar harus memlilih tuhan dan mengetahui bahwa ia dapat masuk ke kerajaan allah setelah meninggal. Adalah pandangan menurut agama

a)

Islam

b)

Hindu

c)

Katolik

d)

Protestan

15.

Nyeri bersifat tumpul, lokasinya jelas berhubungan dengan lesi adalah klasifikasi nyeri

a)

Nyeri nosiseptif

b)

Nyeri somatic

c)

Nyeri visceral

d)

Nyeri non-nosiseptik

16.

Nyeri yang disebabkan oleh aktivitas pada serabut µ-delta maupun serabut-c, oleh stimulus-stimulus mekanis, termal maupun kimiawi adalah jenis nyeri

a)

Nyeri nosiseptif

b)

Nyeri somatic

c)

Nyeri neorupatik

d)

Nyeri non-nosiseptik

17.

Nyeri berhubungan dengan distensi organ yang berongga, lokasinya sulit dideskripsikan, bersifat dalam, seperti diremas, dan disertai kram dengan gejala-gejala nausea, vomitus dan diaphoresis adalah jenis

a)

Nyeri nosiseptif

b)

Nyeri Neuropatik

c)

Nyeri visceral

d)

Nyeri non-nosiseptik

18.

Nyeri yang tidak berhubungan dengan nyeri nosiseptik maupun nyeri neuropatik dan disertai dengan gejala-gejala psikis yang nyata adalah nyeri

a)

Nyeri nosiseptif

b)

Nyeri psikogenik

c)

Nyeri visceral

d)

Nyeri non-nosiseptik

19.

Nyeri disebabkan trauma neural atau iritasi saraf, misalnya neuralgia trigeminal, neuralgia pascaherpetik dan neuropati perifer adalah

a)

Nyeri akut

b)

Nyeri Neuropatik

c)

Nyeri kronis

d)

Nyeri non-nosiseptik

20.

Nyeri yang bertahan selama minimum 6 bulan dengan tanda dan gejala klinis sering kali tidak khas, demikian juga pada pemeriksaan fisik dan penunjang adalah nyeri

a)

Nyeri akut

b)

Nyeri kronis

c)

Nyeri Neuropatik

d)

Nyeri non-nosiseptik

21.

Yang bukan merupakan prinsip tata laksana nyeri adalah

a)

Edukasi pasien dan keluarga

b)

Kelola penyebab dasar Nyeri

c)

Jangan terlambat mengevaluasi

d)

Gunakan analgesik sesuai keinginan pasien