wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Latihan

Total questions: 23

Worksheet time: 23mins

Name
Class
Date
1.

Tim R&D memformulasi sediaan sirup isoniazid. Diketahui kinetika mengikuti orde 1 dengan laju eliminasi 0,015 bulan. Rumus orde 1 Log At = Log Ao - k.t / 2,3.

Berapakah waktu yang dibutuhkan agar sediaan tersebut menjadi setengah dari konsentrasi awal?

a)

46 bulan

b)

47 bulan

c)

48 bulan

d)

49 bulan

e)

50 bulan

2.

Seorang apoteker akan membuat sediaan iv admixture yang terdiri dari 10 mL Gentamisin 10mg/mL dalam larutan infus D5% 500 mL. Sediaan akan diberikan selama 24 jam untuk pasien pneumonia yang sedang dirawat di instalasi rawat inap RS X. 1 mL infus terdiri dari 20 tetes. Berapakah kecepatan pemberian infus yang ditetapkan?

a)

7 tetes/menit

b)

14 tetes/menit

c)

20 tetes/menit

d)

24 tetes/menit

e)

30 tetes/menit

3.

Pasien wanita 55 tahun menderita lemas akibat diare yang dideritanya selama 7 hari dan dilarikan ke IGD RS. Di RS pasien diberikan 2500 cairan NaCl. Berapa tetes infus yang dibutuhkan jika kebutuhan cairan pasien harus dicapai dalam waktu 12 jam?

a)

50 tetes/menit

b)

51 tetes/menit

c)

52 tetes/menit

d)

53 tetes/menit

e)

54 tetes/menit

4.

Suatu obat akan diberikan dengan cara infus berkecepatan tetap 20 mg/jam. Obat terdistribusi menurut model kompartemen 1 ke dalam volume 12 L, dengan kecepatan eliminasi orde pertama 0,2/jam. Berapakah besar dosis agar segera tercapai kadar Tunak (CSS)nya?

a)

100 mg

b)

120 mg

c)

150 mg

d)

200 mg

e)

250 mg

5.

Seorang pasien laki-laki usia 45 tahun BB 70 kg dirawat disuatu rumah sakit dan didiagnosa mengalami gagal ginjal akut dengan gejala berkurangnya produksi urin (output 200 mL/hari), nyeri pada daerah punggung dan mengalami idem pada daerah mata betis dan kaki. Serum kreatinin adalah 5 mg/dL. Berapakah GFRnya?

a)

16 mg/menit

b)

18,47 mg/menit

c)

20,687 mg/menit

d)

21 mg/menit

e)

23 mg/menit

6.

Obat hiperlipidemia yang bekerja dengan menghambat kerja enzim HMG CoA Reduktase adalah?

a)

Gemfibrozil

b)

Niacin

c)

Omega 3

d)

Atorvastatin

e)

Kolesteramin

7.

Obat antihipertensi yang dikontraindikasikan pada pasien asma adalah?

a)

Captopril

b)

Valsartan

c)

Amlodipin

d)

Prazosin

e)

Propanolol

8.

Pasien laki-laki usia 46 tahun, dirawat di IGD karena menderita stroke. Setelah keadaan pasien stabil dan TD 150/90 mmHg pasien boleh dipulangkan. Karena pasien memiliki riwayat hipertensi Dokter bertanya kepada Apoteker obat apakah yang sesuai untu pasien agar tidak terjadi kekambuhan. Apakah obat yang direkomendasi apoteker?

a)

HCT dan Captopril

b)

Captopril dan Valsartan

c)

Captopril dan Nifedipin

d)

Lisinopril dan Losartan

e)

Amlodipin dan Losartan

9.

Seorang pasien berusia 50 tahun datang ke klinik, dengan keluhan sakit pada dada sebelah kiri yang menjalar ke bagian lengan dan di punggung. Dokter mendiagnosis pasien terkena angina pektoris. Pasien tersebut menderita hipertensi dan dislipidemia 5 tahun terakhir. Terapi pilihan pertama apa yang bisa diberikan?

a)

ISDN Sublingual

b)

Allopurinol

c)

Simvastatin

d)

Amlodipin

e)

Lisinopril

10.

Obat hipertensi yang dapat menyebabkan hipertensi rebound adalah?

a)

ISDN

b)

Nifedipin

c)

Verapamil

d)

Diltiazem

e)

Propanolol

11.

Seorang pasien wanita dilarikan ke rumah sakit setelah 1 jam tangan dan kakinya bagian kiri tidak bisa digerakkan. Dokter mendiagnosis pasien tersebut mengalami stroke non hemoragik akut. Dokter akan memberikan injeksi kepada pasien. Obat yang diberikan adalah?

a)

Heparin

b)

Alteplase

c)

Nimodipin

d)

Fondaparinux

e)

Enoxaparin

12.

Seorang pasien didiagnosa dislipidemia oleh dokter. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar trigliserida darah 278 mg/dL dan kolesterol total 180 mg/dL. Dokter ingin meresepkan obat yang efektif untuk menurunkan kadar trigliserida darah pasien. Sebagai apoteker apakah yang anda sarankan?

a)

Asam nikotinat

b)

Fenofibrat

c)

Simvastatin

d)

Kolestipol

e)

Kolesteramin

13.

Seorang perempuan dilarikan ke IGD karena mengalami syok anafilaksis. Terapi apa yang diberikan?

a)

Norepinefrin

b)

Infus RL

c)

Dopamin

d)

Phenilefrin

e)

Infus D 40%

14.

Seorang laki-laki dilarikan ke IGD karena mengalami syok hipovolemik. Terapi apa yg direkomendasikan?

a)

Norepinefrin

b)

Dobutamin

c)

Infus RL

d)

Infus D 40%

e)

Phenilefrin

15.

Obat hipertensi yang dikontraindikasikan untuk pasien DM adalah?

a)

Captopril

b)

Pronpanolol

c)

Diltiazem

d)

Valsartan

e)

Spironolakton

16.

Alteplase adalah terapi yang diberikan untuk penyakit Stroke. Berapa jam golden hour obat tersebut?

a)

3-4,5 jam

b)

1-4 jam

c)

2-3 jam

d)

5-6 jam

e)

2-6 jam

17.

Kapan waktu pemberian aspirin setelah pemberian Alteplase?

a)

Langsung diberikan saat kondisi stroke

b)

36 jam setelah pemberian alteplase

c)

Diberikan kombinasi dengan alteplase

d)

Diberikan 12 jam setelah pemberian alteplase

e)

Langsung diberikan jika stroke kurang dari 4,5 jam

18.

Seorang lelaki 29 tahun dirawat di RS, didiagnosa sepsis bakteri gram negatif. Diresepkan injeksi gentamisin (VD 20 L). Obat ini memberikan kadar terapi pada dosis 5 mg/L. Berapa mg dosis yang diberikan?

a)

4

b)

20

c)

100

d)

500

e)

1000

19.

Obat metronidazole diberikan dalam sediaan infus dengan kecepatan eliminasi 0,08/jam, nilai VD 50 L. Konsentrasi Tunak dalam darah yang diinginkan adalah 20 mg/L. Berapa kecepatan infus agar mencapai konsentrasi yang diinginkan?

a)

40 mg/jam

b)

50 mg/jam

c)

60 mg/jam

d)

70 mg/jam

e)

80 mg/jam

20.

Pasien laki-laki umur 50 tahun BB 55 kg diberikan infus antibiotik dengan kadar efektif 0,350 mcg/mL. Klirens 30 L/jam. Berapakah kecepatan infus (mg/jam/ yang dibutuhkan untuk mencapai kadar efektif tersebut?

a)

20,5

b)

10,5

c)

15,5

d)

20,5

e)

5,5

21.

Sebuah industri farmasi mengembangkan formula baru sebuah sediaan cefixime 100 mg bermerek dan generiknya. Dilakukan perbandingan terhadap parameter bioavaibilitas dari tablet cefixime 100 mg dengan sediaan patennya yang merupakan injeksi intravena cefixime 100 mg. Berapakah nilai F (biovaibilitas relatif) dalam persen (%) sediaan generik dengan bermerek tablet tersebut?

Jika AUC injeksi IV 56, AUC tablet bermerek 28, AUC tablet generik 24.

a)

70%

b)

75%

c)

85%

d)

80%

e)

90%

22.

Sebuah industri farmasi mengembangkan formula baru sebuah sediaan cefixime 100 mg bermerek dan generiknya. Dilakukan perbandingan terhadap parameter bioavaibilitas dari tablet cefixime 100 mg dengan sediaan patennya yang merupakan injeksi intravena cefixime 100 mg. Berapakah nilai F (biovaibilitas absolut) dalam persen (%) sediaan injeksi dengan bermerek tablet tersebut?

Jika AUC injeksi IV 48, AUC tablet bermerek 32, AUC tablet generik 28.

a)

56%

b)

66%

c)

76%

d)

86%

e)

96%

23.

Sebuah industri farmasi mengembangkan formula baru sebuah sediaan cefixime 100 mg bermerek dan generiknya. Dilakukan perbandingan terhadap parameter bioavaibilitas dari tablet cefixime 100 mg dengan sediaan patennya yang merupakan injeksi intravena cefixime 100 mg. Berapakah nilai AUC injeksi?

Jika F 70% AUC tablet 30

a)

4,28

b)

3,75

c)

5,25

d)

6,82

e)

7,28