Font size
Worksheetslatihan pemadam
Total questions: 100
Worksheet time: 50mins
undang-undang pemerintah tentang keselamatan kerja
No 1 Th 1965
No 1 Th 1970
No 3 Th 1965
No 3 Th 1970
Yang bukan merupakan fire protection aktif
kompartemen
deteksi
alarm
apar
yang tidak termasuk sistem proteksi kebakaran
aktif fire protection
Passive fire protection
Fire prevention
fire safety management
Peraturan pemerintah terkait penanggulangan kebakaran
KEPMENAKER NO. KEP 184/MEN/1997
KEPMENAKER NO. KEP 184/MEN/1999
KEPMENAKER NO. KEP 186/MEN/1997
KEPMENAKER NO. KEP 186/MEN/1999
yang bukan pedoman anggota regu penanggulangan kebakaran
perintah dari atasan
Peraturan perundangan yang berlaku
Standar dan pedoman yang berlaku
SOP yang telah ditetapkan
yang bukan merupakan unsur-unsur api
bahan bakar
oksigen
nitrogen
panas
Menghilangkan kebutuhan O2 pada proses pembakaran merupakan teknik pemadaman kebakaran
cooling
smoothering
starvation
breaking chain reaction
apa pengertian starvation dalam teknik pemadaman kebakaran
Memisahan/mengambil bahan bakar pada proses pembakaran
menghilangkan kebutuhan O2 pada proses pembakaran
Memutus Rantai Reaksi kebakaran
Menurunkan suhu bahan bahan sampai dibawah titik nyala
Apa itu cooling dalam teknik pemadam kebakaran
Menghilangkan kebutuhan O2 pada proses pembakaran
Menurunkan suhu bahan bahan sampai dibawah titik nyala
Memisahan/mengambil bahan bakar pada proses pembakaran
Memutus Rantai Reaksi kebakaran
yang tidak harus diperhatikan saat pemadaman kebakaran
posisi pemadaman mengikuti arah angin
Penyelamatan jiwa paling utama
Informasikan keadaan darurat secepatnya
Penyelamatan kendaraan
penggunaan apar yang tepat kecuali
ke lidah api
mengikuti arah angin
tidak terlalu dekat
ke arah sumber dasar api
Langkah kedua pengoprasian apar
kibas kibas arah semprotan api
tekan hadle dari apar
arahkan noozle ke selang api
tarik atau cabut pin pengaman
langkah ketiga dalam pengoprasian apar
arahkan nozzle atau selang ke api
kibas-kibas arah semprotan ke api
tarik atau cabut pin pengaman APAR
tekan handle dari APAR
Jenis APAR kecuali
dry chemical
gas O2
busa
clean agent
klasifikasi kebakaran kelas B adalah
Kebakaran bahan padat kecuali logam
Kebakaran bahan cair dan gas
Kebakaran pada aparat listrik yang bertegangan
Kebakaran logam
klasifikasi kebakaran kelas D adalah
Kebakaran logam
Kebakaran pada aparat listrik yang bertegangan
Kebakaran bahan cair dan gas
Kebakaran bahan padat kecuali logam
yang tidak termasuk material kebakaran kelas A
kayu
kertas
listrik
kain
bahaya yang ditimbulkan akibat kebakaran
panik, asap, gas dingin, gas beracun
panik, asap, gas panas, gas beracun
panik, asap, gas panas, gas hirup
panik, asap, gas dingin, gas beracun
yang bukan faktor penyebab terjadinya kebakaran
faktor manusia
faktor peralatan
faktor teknis
faktor alam
Bahaya asap bagi manusia
kehabisan tenaga
kehilangan cairan tubuh
iritasi pada mata dan peradangan
efek pada mata
bahaya panas kebakaran kecuali
kehabisan tenaga
kehilangan cairan tubuh
gangguan saluran cerna
gangguan pernafasan
penanggulangan kebakaran sebelum kejadian kebakaran
sistem proteksi pasif, sistem proteksi aktif, fire emergency response plan
deteksi alarm, pemadaman, lokalisir, evakuasi,pengamanan
investigasi, analisis, rekomendasi, rehabilitasi
penanggulangan kebakaran selama kejadian kebakaran
sistem proteksi pasif, sistem proteksi aktif, fire emergency response plan
deteksi alarm, pemadaman, lokalisir,evakuasi, pengamanan
investigasi, analisis, rekomendasi, rehabilitasi
contoh kegiatan pengendalian kebakaran kecuali
pemasangan sirine
pemasangan detector
pemasangan apar
pemasangan hydrant
Yang merupakan standard kompetensi tingkat A
tingkat dasar I
tingkat dasar II
tingkat ahli pratama
tingkat ahli madya
wewenang tingkat ahli pratama pada standar kompetensi kelas B
petgas peran kebakaran
regu penanggulangan kebakaran
koordinator unit penanggulangan kebakaran
penanggung jawab teknik K3 penanggulangan kebakaran
penanggulangan kebakaran setelah terjadinya kebakaran
sistem proteksi pasif, sistem proteksi aktif, fire emergency response plan
deteksi alarm, pemadaman, lokalisir, evakuasi
investigasi, analisis, rekomendasi
standard kompetensi tingkat dasar I merupakan standar kompetensi kelas
A
B
C
D
yang bukan merupakan tugas petugas peran kebakaran
melaporkan tentang adanya faktor yang dapat menimbulkan bahaya kebakaran
mengamankan lokasi kebakaran
memadamkan kebakaran pada tahap akhir
mengarahkan evakuasi orang
apa kepanjangan apar
aplikasi pemadam api ringan
alat pemadam api ringan
alat pembuat api ringan
alat pemasangan api ringan
yang merupakan wewenang standar kompetensi kelas C
petgas peran kebakaran
regu penanggulangan kebakaran
koordinator unit penanggulangan kebakaran
penanggung jawab teknik K3 penanggulangan kebakaran
petugas yang ditunjuk dan diserahi tugas tambahan untuk mengidentifikasi sumber bahaya dan melaksanakan upaya penanggulangan kebakaran di unit kerja merupakan pegertian dari
regu penanggulangan kebakaran
petugas peran kebakaran
koordinator unit penanggulangan kebakaran
penanggungjawab teknik k3 penanggulangan kebakaran
berapakah minimal petugas peran kebakaran untuk setiap 25 orang tenaga kerja
1 orang
2 orang
3 orang
4 orang
petugas peran kebakaran sekurang2nya 2 orang untuk setiap
20 tenaga kerja
25 tenaga kerja
30 tenaga kerja
35 tenaga kerja
contoh sumber panas (heat) yang dapat memicu api
premium
LPG
hubungan pendek
oksigen
Sebutkan yang bukan merupakan unsur api
bahan bakar
karbon dioksida
heat
oksigen
yang bukan merupakan sumber panas penyebab terjadinya kebakaran
rokok
sambaran petir
pengelasan
solar
contoh bahan bakar gas adalah
bensin
plastik
propana
solar
yang bukan merupakan sifat api
menyala di tempat semestinya
berguna bagi manusia
menimbulkan kerugian
mudah dikendalikan
yang bukan merupakan sifat kebakaran
menyala di tempat yang tidak semestinya
sulit dikendalikan
menyala di tempat yang semestinya
menimbulkan kerugian
yang bukan merupakan penyebab terjadinya kebakaran
kelalaian
hewan
kesengajaan
tumbuhan
Contoh akibat dari kebakaran kecuali
kerugian harta benda
cacat fisik
kehilangan usaha
menjadi terkenal
yang merupakan tahap inisiasi dalam fenomena kebakaran
api masih relatif kecil
api terus berkembang
kebakaran sulit dikendalikan
ruangan beserta isinya terbakar sempurna
yang merupakan tahap pengembangan awal dalam fenomena kebakaran
api muncul dalam ruangan
api terus berkembang
seluruh materi terbakar
api mulai padam
yang merupakan tahap flashover dalam fenomena kebakaran
api masih relatif kecil
bahan bakar masih banyak
kebakaran sulit dikendalikan
ruangan terbakar sempurna
yang merupakan tahap pengembangan penuh dalam fenomena kebakaran adalah
api terus berkembang
seluruh materi terbakar
ruangan beserta isinya terbakar sempurna
seluruh materi terbakar habis
yang bukan merupakan bahaya flash over dalam fenomena kebakaran
tersedia cukup oksigen
panas sangat tinggi
semua bahan mudah terbakar telah terpanaskan
api mulai padam
perpindahan panas yang terjadi secara molekuler, jadi panas berpindah di dalam suatu bahan penghantar (konduktor) dari satu titik ketitik lain yang memiliki temperatur lebih rendah adalah pengertian
konveksi
radiasi
konduksi
perpindahan panas yang berhubungan dengan bahan fluida atau bahan yang dapat mengalir dalam bentuk gas atau cairan adalah pengertian dari
konduksi
konveksi
radiasi
Perpindahan panas yang tidak membutuhkan suatu bahan penghantar
radiasi
konveksi
konduksi
Merokok di tempat terlarang/ membuang puntung rokok sembarangan
merupakan penyebab kebakaran faktor
manajemen
tenaga kerja
teknis alam
Sistem penanggulangan kebakaran tidak memadai
merupakan penyebab kebakaran faktor
manajemen
tenaga kerja
alam
teknis
Proses kimia yang terjadi pada saat pengujian / pengetesan kimia tanpa prosedur
merupakan penyebab kebakaran faktor
alam
teknis
manajemen
tenaga kerja
petir
merupakan penyebab kebakaran faktor
alam
tenaga kerja
manajemen
teknis
Tidak tahu/kurang mengetahui prinsip dasar pencegahan/penanggulangan bahaya kebakaran
merupakan penyebab kebakaran faktor
manajemen
tenaga kerja
alam
teknis
sebab terjadinya kebakaran faktor tenaga kerja kecuali
Menetapkan barang2 yang mudah terbakar tanpa menghiraukan norma2 pencegahan dan penanggulangan kebakaran
Pemakaian tenaga listrik yang berlebihan (melebihi kapasitas)
Tidak ada pelatihan penanggulangan kebakaran bagi tenaga kerja
Ada unsur kesengajaan (sabotase)
yang bukan merupakan sebab terjadinya kebakaran faktor manajemen
Kurangnya pengawasan terhadap kegiatan pekerjaan
Tidak ada standard kode yang dapat diandalkan atau penerapannya tidak tegas
Tidak tahu/kurang mengetahui prinsip dasar pencegahan/penanggulangan bahaya kebakaran
Sarana proteksi kebakaran tidak ada atau kurang
Energi listrik karena terjadi hubungan singkat / short sircuit yang menimbulkan panas / api
merupakan penyebab kebakaran faktor
teknis
alam
tenaga kerja
manajemen
suhu ketika kebakaran memasuki fase flash over adalah:
940-960
1000-12000
100-200
500-1000
efek bahaya panas kebakaran kecuali
kehabisan tenaga
kehilangan cairan tubuh
terbakar
efek pada mata
yang bukan merupakan penanggulangan sesudah kebakaran
investigasi
analisis
pemadaman
rehabilitasi
yang bukan merupakan penanggulangan selama kebakaran
pemadaman
lokalisir
rehabilitasi
pengamanan
yang bukan merupakan penanggulangan sebelum kebakaran
sistem proteksi pasif
sistem proteksi aktif
evakuasi
fire emergency response plan
yang merupakan teknik pemadaman kebakaran breaking chain reaction adalah
memutus rantai reaksi kebakaran
memisahkan bahan bakar pada proses pembakaran
menghilangkan kebutuhan O2 pada proses pembakaran
menurunkan suhu bahan bakar sampai di bawah titik nyala
menurunkan temperatur bahan bakar sampai di bawah titik nyala adalah prinsip pemadaman api
breaking chain reaction
starvation
smoothering
cooling
Suatu kebakaran dibatasi dengan memutus hubungan bahan bakar dengan oksigen atau udara yang diperlukan bagi terjadinya proses pembakaran.
adalah pengertian dari
breaking chain reaction
starvation
smoothering
cooling
yang bukan merupakan proses starvation
menjauhkan benda yang belum terbakar
memisahkan benda yang terbakar
mendinginkan permukaan dari bahan yang terbakar
menutup kran pada instalasi yang terbakar
memutus rantai reaksi pembakaran dengan media pemadam api yang bekerja secara kimia adalah pengertian dari
starvation
breaking chain reaction
smoothering
cooling
penggunaan apar yang tepat adalah
jarak terlalu dekat
ikuti arah angin
melawan arah angin
ke lidah api
penggunaan apar yang salah contohnya
ikuti arah angin
sudut 30-60 derajat
ke lidah api
ke sumber dasar api
prinsip pengoprasian apar yang pertama
kibas arah semprotan ke api
arahkan noozle
tekan handle
tarik/cabut pin pengaman
prinsip pengoprasian apar yang kedua
tarik atau cabut pin pengaman
arahkan nozzle atau selang ke api
tekan handle dari APAR
kibas-kibas arah semprotan ke api
prinsip pengoprasian apar yang ketiga
tarik atau cabut pin pengaman APAR
arahkan nozzle atau selang ke api
tekan handle dari APAR
kibas-kibas arah semprotan ke api
kibas-kibas arah semprotan ke api
merupakan proses pengoprasian apar yang ke?
1
2
3
4
tekan handle dari APAR
merupakan proses pengoprasian apar yang ke?
1
2
3
4
yang termasuk klasifikasi kebakaran kelas A
kayu
bahan cair
bahan gas
listrik
yang termasuk klasifikasi kebakaran kelas C
kertas
magnesium
listrik
kalium
yang termasuk klasifikasi kebakaran kelas D
kayu
listrik
litium
gas
undang-undang tentang keselamatan kerja
UU no 1 tahun 1950
UU no 1 tahun 1960
UU no 1 tahun 1970
UU no 1 tahun 1980
UU tentang penanggulangan kebakaran
KEPMENAKER NO. KEP 186/MEN/1997
KEPMENAKER NO. KEP 186/MEN/1999
KEPMENAKER NO. KEP 184/MEN/1997
KEPMENAKER NO. KEP 184/MEN/1999
Pemberantasan kebakaran level 4 adalah
petugas peran kebakaran
fire men
dinas pemadam
bantuan dari lingkungan
yang merupakan penanggulangan sebelum kebakaran
sistem proteksi aktif
pemadaman
evakuasi
rehabilitasi
yang merupakan penanggulangan selama kebakaran
fire emergency response plan
deteksi alarm
investigasi
analisis
yang merupakan penanggulangan sesudah kebakaran
investigasi
pemadaman
lokalisir
fire safety equipment
yang merupakan sistem proteksi aktif
means of escape
apar
smoke control
fire damper
yang merupakan sistem proteksi pasif
hydran
sprinkler
alarm
smoke control
yang merupakan tugas pokok petugas peran kebakaran kecuali
Melaporkan kondisi bahaya dan keadaan sarana prot. kebakaran
Melakukan tindakan pemadaman awal bila terjadi kebakaran dan memandu evakuasi
Melakukan patroli rutin ke seluruh area kerja memantau semua aspek pencegahan kebakaran.
Melakukan tindakan pemadaman awal bila terjadi kebakaran dan memandu evakuasiBertanggung jawab di unit kerja tertentu
yang merupakan tugas anggota regu pemadam kebakaran kecuali
Melakukan patroli rutin ke seluruh area kerja memantau semua aspek pencegahan kebakaran.
Memelihara, memeriksa dan menguji semua sarana proteksi kebakaran agar selalu dalam keadaan siap pakai.
Memimpin operasi penanggulangan kebakaran
Siap siaga melakukan tindakan menghadapi keadaan darurat kebakaran untuk pemadaman dan penyelamatan
yang merupakan tugas ahli K3 penanggulangan kebakaran
Menyusun, melaksanakan dan evaluasi program kerja pengendalian kebakaran
Mempertanggung jawabkan pelaksanaan syarat K3
Melakukan audit internal dan pengawasan langsung
Memimpin operasi penanggulangan kebakaran
yang bukan merupakan tugas petugas peran kebakaran
mengidentifikasi dan melaporkan tentang adanya faktor yang dapat menimbulkan bahaya kebakaran
memadamkan kebakaran pada tahap awal
mengarahkan evakuasi orang dan barang
mempersiapkan simulasi kesiapsiagaan
kebakaran adalah
api yang ingin dimatikan
api yang tidak dikehendaki
api yang dapat dikendalikan
api yang diharapkan
kebakaran dalam ruang tertutup kehabisan oksigen, bila ada kesempatan udara masuk akan terjadi ledakan adalah pengertian
flash over
back draft
flash point
flammable
peledakan tangki gas cair yang mendidih akibat paparan disebut
bleve
flash point
back draft
inisiasi
yang merupakan penyebab kebakaran dari faktor teknis
Sarana proteksi kebakaran tidak ada atau kurang
dua faktor yang menjadi peranan dalam proses timbulnya panas akibat kenaikan suhu atau timbulnya api karena gesekan / benturan dan pukulan
Kurangnya pengawasan terhadap kegiatan pekerjaan
Tidak tahu/kurang mengetahui prinsip dasar pencegahan/penanggulangan bahaya kebakaran
yang bukan merupakan sebab terjadinya kebakaran dari faktor manajemen adalah
Kurangnya pengawasan terhadap kegiatan pekerjaan
Tidak ada standard kode yang dapat diandalkan atau penerapannya tidak tegas
Menetapkan barang2 yang mudah terbakar tanpa menghiraukan norma2 pencegahan dan penanggulangan kebakaran
Tidak ada/ kurang komitmennya terhadap masalah Keselamatan & Kesehatan Kerja
bahaya yang ditimbulkan akibat kebakaran kecuali
KEKACAUAN YANG SULIT DIKENDALIKAN
MENGGANGGU PANDANGAN MATA / PEDIH
DAPAT MENGGANGGU JARINGAN PERNAFASAN
MENGHILANGKAN INDRA PENCIUMAN
usaha yang dilakukan sebelum terjadinya kebakaran dengan maksud mengurangi faktor penyebab terjadinya kebakaran adalah definisi dari
pencegahan bahaya kebakaran
penanggulangan bahaya kebakaran
pengatasan bahaya kebakaran
evaluasi bahaya kebakaran
usaha yang dilakukan baik itu sebelum, sedang dan sesudah kebakaran disebut
penanggulangan bahaya kebakaran
pencegahan bahaya kebakaran
mitigasi bahaya kebakaran
evaluasi bahaya kebakaran
penanggulangan yang dilakukan selama kebakaran
sistem proteksi pasif, aktif, fire emergency response plan
deteksi alarm, pemadaman, lokalisir, evakuasi, pengamanan
investigasi, analisis, rekomendasi, rehabilitasi
yang dilakukan pada fase pre fire control adalah kecuali
Identifikasi tingkat ancaman bahaya kebakaran
Perencanaan system proteksi kebakaran
Perencanaan tanggap darurat
melakukan evaluasi penyebab kebakaran
