wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal IHT Project Mutu (Hari 1)

Total questions: 20

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Seorang perempuan berusia 63 tahun, dirawat hari pertama dengan diagnosa stroke hemoragik. Pasien mengalami hemiparase dextra, dysphagia, dan aphasia. Pasien terpasang infus RL dan manitol 20 tetes per menit, di vena metacarpal sinistra. Pasien menarik tangan kirinya sambil mengerang, saat perawat memegang tangannya untuk diinjeksikan terapi obat intravena . Perawat melihat terdapat kemerahan dan teraba hangat didaerah  tusukan infus. Apakah faktor risiko utama penyebab kondisi pasien tersebut?

a)

Microorganisme saat insersi kanula intravena

b)

Pemiliham akses vena kurang tepat

c)

Pemberian obat obatan intravena

d)

Insersi kanul intravena perifer

e)

Pemberian terapi manitol

2.

Yang termasuk penyebab phlebitis dari faktor mekanik yaitu

a)

Tidak cuci tangan sebelum prosedur pemasangan infus

b)

Pemberian obat atau infus pekat

c)

Tehnik aseptic yang salah pada saat penusukan

d)

Pemilihan kateter dan vena yang tidak tepat

e)

Pemasangan infus dengan waktu lama

3.

Terdapat dua dari tanda berikut: Nyeri, Eritema, Pembengkakan.  Merupakan tanda phlebitis dengan score:

a)

O

b)

1

c)

2

d)

3

e)

4

4.

Seorang perempuan berusia 63 tahun, dirawat hari ke 4 dengan diagnose pneumonia. Pasien mengeluh sesak, tidak nafsu makan. Terapi saat ini infus RL di vena metacarpal sinistra dengan pemberian antibiotic intravena 3x/hari. Pagi ini perawat menemukan kondisi infus tidak menetes, vena terlihat dan hangat. Apa penyebab yang paling tepat pada kondisi vena pasien?

a)

Mikroorganisme saat insersi kanul intravena

b)

Pemilihan akses vena kurang tepat

c)

Pemberian obat antibiotic

d)

Kondisi vena pada lansia

e)

Pemberian terapi RL

5.

Pada soal no 4 termasuk phlebitis jenis apa?

a)

Kimia

b)

Mekanik

c)

Biologi

d)

Bakteri

e)

Post Infus Phlebitis

6.

Seorang laki laki berusia 47 tahun, dirawat hari ke 4. Saat akan mengganti cairan infus yang habis perawat menemukan tanda Nyeri disekitar insersi kanula, eritema dan indurasi.

Termasuk dalam klasifikasi apa phlebitis tersebut?

a)

Tidak ada tanda phlebitis

b)

Mungkin tanda dini phlebitis

c)

Stadium dini phlebitis

d)

Stadium moderat phlebitis

e)

Stadium lanjut atau awal trombobhlebitis

7.

Bakteremia yang diagnosanya ditegakkan melalui pemeriksaan kultur merupakan pengertian dari

a)

Phlebitis

b)

IADP

c)

VAP

d)

IDO

e)

ISK

8.

Dalam SPO dressing infus, pada hari keberapa dilakukan dressing jika pasien menggunakan dressing transparan?

a)

Pertama

b)

Kedua

c)

Ketiga

d)

Keempat

e)

Kelima

9.

Berikut ini termasuk penilaian Bundle Pencegahan Phlebitis, kecuali

a)

Pemasangan sesuai indikasi

b)

Hand Higiene

c)

Pemakaian APD yang tepat

d)

Pemilihan vena yang tepat

e)

Cek dressing area pemasangan

10.

Indikasi pemasangan infus adalah:

a)

Pasien yang mendapatkan tranfusi

b)

Untuk menurunkan ketidaknyamanan pasien dengan mengurangi kebutuhan injeksi IM

c)

Untuk memberikan respon yang cepat terhadap pemberian obat

d)

Untuk memasukkan dosis obat dalam jumlah besar secara terus menerus melalui infus

e)

Semua benar

11.

Penyakit infeksi yang terjadi pada saluran nafas bagian bawah akibat dari pemasangan pipa endotracheal dan penggunaan ventilasi mekanik dikenal dengan istilah

a)

HAP

b)

ARDS

c)

VAP

d)

HAIs

e)

Sepsis

12.

Program kerja Komite PPI diantaranya meliputi kebersihan tangan, kebersihan lingkungan RS, surveylens infeksi,investigasi (outbreak) penyakit infeksi, meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan antimiroba secara aman. Kepanjangan dari PPI adalah

a)

Pedoman Pengendalian Infeksi

b)

Pencegahan dan Pengendalian Infeksi

c)

Pelaporan dan Pencegahan Infeksi

d)

Pengorganisasian dan Pencegahan Infeksi

e)

Pedoman dan Pencegahan Infeksi

13.

Kriteria mendiagnosis VAP di bawah ini benar, kecuali

a)

Rontgen thorax adanya infiltrate paru dan atau perburukan

b)

Penurunan kesadaran

c)

DPJP menyatakan infeksi

d)

Leukositosis

e)

Demam

14.

Prinsip pencegahan VAP dibedakan menjadi Farmakologis dan Nonfarmakologis.Salah satu upaya Nonfarmakologis adalah penggunaan Ventilasi Mekanik sesingkat mungkin. Berikut ini adalah syarat melakukan penyapihan / penghentian Ventilasi Mekanik, kecuali

a)

Pasien sadar, tidak memerlukan sedasi atau Analgetik dosis tinggi

b)

SPO2 > 95% dengan pemberian FiO2 40%

c)

PEEP > 5 MmHg

d)

Tidal Volume 6 – 8 cc/ KGBB

e)

Normoventilasi

15.

Metode melakukan oral hygiene pada pasien untuk menurunkan kejadian VAP adalah dengan menggunakan cairan berbasis chlorhexidine yaitu

a)

5 %

b)

0.21 %

c)

0.12 %

d)

0,5 %

e)

Jawaban a,b,c,d salah

16.

Indikasi Penggunaan Ventilasi Mekanik adalah, kecuali

a)

Pasien dengan Gagal nafas

b)

Insufisiensi Jantung

c)

Dysfungsi Neurologis

d)

Syok Sepsis

e)

Tindakan Operasi

17.

Dalam rangka menurunkan atau mencegah terjadinya VAP maka upaya yang dilakukan adalah dengan metode “Bundle Pencegahan VAP” diantaranya adalah

a)

Pemberian profilaksis peptic ulcerh

b)

Suction dengan cara yang benar

c)

Oral Hygiene

d)

Hand Hygiene

e)

Jawaban a,b,c,d benar

18.

Berikut ini yang bukan merupakan faktor risiko  terjadinya VAP (Ventilator Associated Pneumonia) adalah

a)

Enteral feeding

b)

Supine positioning

c)

Parenteral Nutrition

d)

Pemasangan ET

e)

Reintubasi

19.

Semirecumbent positioning (HOB) yang dianjurkan untuk pengurangan dan pencegahan terjadinya VAP adalah dengan memberikan pasien pada posisi

a)

45ᵒ - 75ᵒ

b)

30ᵒ - 60ᵒ

c)

25ᵒ - 45ᵒ

d)

30ᵒ - 45ᵒ

e)

35ᵒ - 50ᵒ

20.

PMK No 27 tahun 2017 yaitu tentang  PPI di fasilitas pelayanan Kesehatan salah satu penekanan pembahasannya adalah tentang HAIs. HAIs yang dimaksud disini adalah tentang hal sebagai berikut, kecuali

a)

IDO

b)

VAP

c)

HAP

d)

ISK

e)

IAD