NEW
Font size
S
M
L
XL
WorksheetsBILLING MANAGEMENT
Total questions: 20
Worksheet time: 20mins
Name
Class
Date
1.
Berdasarkan Perdir No. 0133.P/DIR/2019 Tentang Pedoman Tata Usaha Konsumen di lingkungan PT PLN (Persero), Proses Bisnis Niaga menjadi 3 Layanan, dengan Urutan sebagai berikut :
a)
Layanan 1 : Pelayanan Pelanggan
Layanan 2 : Baca Meter dan Tagihan Listrik
Layanan 3 : Pengawasan
b)
Layanan 1 : Pelayanan Pelanggan
Layanan 2 : Baca Meter dan Tagihan Listrik
Layanan 3 : Penagihan
c)
Layanan 1 : Pengaduan Pelanggan
Layanan 2 : Baca Meter dan Tagihan Listrik
Layanan 3 : Penagihan
d)
Layanan 1 : Pengaduan Pelanggan
Layanan 2 : Baca Meter dan Tagihan Listrik
Layanan 3 : Pengawasan
2.
Tarif Tenaga Listrik (TTL) ditetapkan berdasarkan :
a)
Golongan daya
b)
Golongan tegangan
c)
Golongan tarif
d)
Golongan pelanggan
3.
Tarif Tenaga Listrik yang ditetapkan berdasarkan golongan tarif, terdiri atas :
a)
Tarif tenaga listrik reguler
b)
Tarif tenaga listrik premium
c)
Tarif tenaga listrik prabayar
d)
Tarif tenaga listrik reguler dan prabayar
4.
Unsur tarif tenaga listrik regular terdiri dari :
a)
Biaya Beban, Biaya Pemakaian kWh dan Biaya Pemakaian kVArh
b)
Rekening Minimum, Biaya Pemakaian kWh dan Biaya Kelebihan Pemakaian kVArh
c)
Biaya Beban/Rekening Minimum, Biaya Pemakaian kWh dan Biaya Pemakaian kVArh
d)
Biaya Beban/Rekening Minimum, Biaya Pemakaian kWh dan Biaya Kelebihan Pemakaian kVArh
5.
Penyesuaian Tarif Tenaga Listrik (tariff adjustment) dilaksanakan setiap 3 (Tiga) bulan apabila terjadi perubahan. Salah satu dan/atau beberapa faktor yang mempengaruhi Biaya Pokok Penyediaan tenaga listrik, yaitu kecuali :
a)
Nilai tukar mata uang Dollar Amerika terhadap mata uang Rupiah (kurs)
b)
Indonesian Crude Price (ICP)
c)
Inflasi
d)
Harga BBM, Gas dan Batu bara
6.
Berikut ini adalah Nilai hasil pencatatan meter pada Billing Managent yaitu kecuali :
a)
ACMT / AMR Menghasilkan Stand Meter
b)
AP2T Menu Pembacaan Meter Menghasilkan DLPD
c)
AP2T Menu Pembacaan Meter Menghasilkan Pemakaian kWh
d)
AP2T Menu Perhitungan Rekening Menghasilkan Rupiah Tagihan
7.
Dalam TUL 1994, Formulir TUL II-04 adalah :
a)
Berita Acara Pembacaan Meter
b)
Kartu Meter Langganan
c)
Surat Pemberitahuan Pembacaan Meter
d)
Rekapitulasi Pembacaan Meter Harian
8.
Yang dicatat/direkam dalam pelaksanaan pembacaan meter adalah :
a)
Data angka stand meter, kode pesan dan titik koordinat
b)
Foto angka stand meter, kode pesan dan titik koordinat
c)
Data angka stand meter, foto stand meter, kode pesan dan titik koordinat
d)
Data angka stand meter, foto stand meter dan titik koordinat
9.
Yang termasuk kelainan (gangguan meter) adalah kecuali :
a)
Meter sulit dibaca
b)
Meter tidak ada
c)
Meter di dalam bangunan
d)
Meter rusak
10.
Yang termasuk hambatan (gangguan baca) adalah kecuali :
a)
Tarif tidak sesuai
b)
Bangunan tidak dihuni
c)
Meter di dalam bangunan
d)
Kode Kedudukan tidak sesuai
11.
Yang mempengaruhi jumlah pelanggan pada suatu RBM adalah :
a)
Kondisi Lapangan / Geografis Lingkungan
b)
Lama Waktu Pembacaan
c)
Kerapatan bangunan
d)
Semua Benar
12.
Berikut ini merupakan salah satu kriteria RBM yang baik :
a)
Jumlah pelanggan dalam suatu RBM tidak terlalu banyak dan tidak terlalu sedikit
b)
Urutan langkah pembacaan di lapangan bisa dilakukan secara acak
c)
Sesuai dengan kemampuan normal seorang pembaca meter dalam 1 (satu) hari kerja
d)
Waktu pembacaan bisa selesai dalam 1 jam kerja
13.
Standar kapasitas RBM dengan jumlah antara 100 s.d. 150 pelanggan, biasanya untuk :
a)
Pertokoan/Ruko, pasar dan atau pemukiman padat
b)
Real Estate/perumahan mewah, perkantoran, tersebar dan atau dataran tinggi/perbukitan
c)
Perumahan / Perumnas dan atau Rumah Susun
d)
Kawasan pemukiman dan atau kawasan industri
14.
Salah satu alasan RBM harus dilakukan pemeliharaan adalah karena sudah tidak sesuai lagi dengan Kriteria RBM yang baik yang disebabkan oleh :
a)
Permintaan pembaca meter
b)
Keluhan pelanggan
c)
Permohonan pelanggan
d)
Bertambah dan atau berkurangnya pelanggan
15.
Kode Posting 3 di Monitoring DPM (F2) menunjukan bahwa :
a)
Data telah masuk ke Fungsi III dan telah dilakukan suplai stan pada Fungsi III
b)
Data telah dilakukan proses inisialisasi stan meter
c)
Data telah dilakukan proses hitung kWh
d)
Data telah dilakukan proses entri/upload stan meter
16.
Rekapitulasi Rekening Listrik per Gol Tarif dapat dilihat pada formulir fungsi pembuatan rekening, Yaitu :
a)
Formulir TUL III-06
b)
Formulir TUL III-07
c)
Formulir TUL III-08
d)
Formulir TUL III-09
17.
Dibawah ini merupakan Fungsi Flag DPP, kecuali
a)
Pengesahan terhadap rekening yang sudah dihitung setelah dianggap benar dan wajar
b)
Pengiriman sorek ke P2APST
c)
Menginisialisasi DPM bulan berikutnya (N+1) di Fungsi II
d)
Merubah Kode posting 1 menjadi kode posting 2
18.
Role User AP2T yang digunakan untuk melakukan flag DPP apabila terdapat tagihan tidak normal dengan kondisi Pemakaian kWh > 2000 JN dan atau Pemakaian kVArh > 2 kali pemakaian kWh adalah :
a)
Role User AdminF23
b)
Role User AdminF1
c)
Role User Manager ULP
d)
Role User Manager UP3
19.
Kode Posting 2 di Monitoring Tagihan Listrik (OLAP) menunjukan bahwa :
a)
Proses Suplai DIL
b)
Proses Suplai Stand
c)
Proses Final Rekening
d)
Proses Flag DPP
20.
Apabila ditemukan adanya rekening terbit tidak sesuai dengan pemakaian pelanggan, rekening tersebut masuk ke kategori DLPD (tertentu) di Fungsi 2 dan 3. maka dilakukan Koreksi rekening dengan Kode :
a)
Kode Koreksi A
b)
Kode Koreksi B
c)
Kode Koreksi C
d)
Kode Koreksi D
Reset
