Font size
Worksheetsteks novel
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Semuanya seperti musim kering; kemarau datang dan angin gersang menusuk-nusuk. Semuanya seperti musim basah; hujan dan badai adalah nyanyian dalam sedih dan ngilu. Semuanya seperti perih, ketika langit tak menyisakan cerita apa-apa. Semuanya menjadi sepi...
(Nyanyi Sunyi dari Indragiri , Hary B Kori’un)
Gaya bahasa dalam kutipan novel di atas adalah gaya bahasa ....
antithesis
metafora
personifikasi
hiperbola
metonimia
Namun takdir berkata lain, dimalam sebelum pertunangan mereka, Bali terserang Bom (Bom Jimbaran) dan keluarga Rosie menjadi korban. Nathan meninggal, Rosie yang tak mampu menahan kehilangan depresi dan bersikap seperti orang gila.Suasana yang terdapat dalam novel tersebut adalah ...
(a)
Bacalah kutipan novel “Sunset Bersama Rosie” di bawah ini!
(1) Perahu terombang-ambing pelan (2) Jasmine memperbaiki posisi snorkel (3) Tegar meneriakkan agar tidak jauh-jauh (4) Jasmine mengacungkan tangannya (5) Dari sini terlihat betul betapa senangnya Jasmine.
Apakah kalian setuju atau tidak setuju bila kalimat no 1 menunjukkan latar tempat !
Bacalah kutipan novel “Sunset Bersama Rosie” di bawah ini!
Begitulah takdir membentuk suatu kisah yang sangat panjang hanya untuk menyatukan kedua orang tersebut. Setelah melalui banyak kesedihan, waktu, akhirnya mereka diberi kesempatan untuk bersama. Kalimat dalam kutipan novel diatas merupakan ...
Layang-layang Adi tiba-tiba menukik dari atas menyambar layang-layang Badu. (2) Akibatnya, ada bagian kertas layang-layang Badu yang robek. (3) Dan... ketika diadu kembali, layangan Badu pun putus. (4) Badu memandang layang-layangnya seolah-olah tidak percaya. (5) Perasaan sedih dan malu menjadi satu. (6) Akhirnya Badu mengakui kekalahannya.
gambarllah layang-layang sesuai dengan imajinasi kalian

Di tengah orang yang berlomba – lomba menjadi patung lilin, Ayah adalah salah satu dari sedikit orang yang memilih untuk tetap menjadi manusia.
Watak tokoh ayah pada kutipan cerpen tersebut adalah ….
sombong
religius
tabah
bijaksana
rendah hati
Aku dan kakakku ibarat minyak dengan air. Sikap dan gagasan yang kami lontarkan selalu berbeda. Sebagai adik, aku mengalah karena ingin selalu menjaga hubungan baik. Apalagi usia kami yang semakin merambat tua.
Unsur intrinsik yang dominan dalam kutipan novel tersebut adalah ….
tema
latar
alur
amanat
penokohan
Udara danau Menjakut berbau bunga kopi, tertiup perlahan memasuki rongga hati, dan menghempas dadaku pada barisan awan di langit menuju arah laut, ke arah pantai, ke arah teluk Tanjung Cina. Di sanalah Sulaiman lelaki yang telah menebas separuh umurnya, telah terkubur dan pergi.
Majas yang terdapat pada kutipan cerpen tersebut adalah ….
personifikasi
hiperbola
metafora
sinestesia
simile
Tatkala aku masuk sekolah Mulo, demikian fasih lidahku dalam bahasa Belanda sehingga orang yang hanya mendengarkanku berbicara dan tidak melihat aku, mengira aku anak Belanda. Aku pun bertambah lama bertambah percaya pula bahwa aku anak Belanda, sungguh hari-hari ini makin ditebalkan pula oleh tingkah laku orang tuaku yang berupaya sepenuh daya menyesuaikan diri dengan langgam lenggok orang Belanda.
“Kenang-kenangan” oleh Abdul Gani A.K
Sudut pandang pengarang yang digunakan dalam penggalan tersebut adalah ….
Orang pertama pelaku dan ketiga
Orang ketiga pelaku sampingan
Orang ketiga pelaku utama
Orang pertama pelaku utama
Orang ketiga serbatahu
Saya sepakat melepaskan tanah saya yang akan menjadi pabrik itu karena di pabrik itu tidak hanya dibutuhkan kantor, ruang meja, halaman, dan seterusnya, pasti juga harus ada mesjid. Tapi bahkan para pekerja tidak diberi jam istirahat untuk bersembahyang, karena itu saya menuntut ... .
Unsur intrinsik novel yang paling dominan pada penggalan novel di atas adalah ....
alur
tema
latar
tokoh
amanat
