WorksheetsPengantar Ekonomi Islam 2
Total questions: 25
Worksheet time: 13mins
Metodologi dapat dilihat sebagai bagian dari cabang filsafat yang disebut epistemologi. Epistemologi mempelajari teori pengetahuan atau disebut
theory of knowledge
source of knowledge
application of knowledge
limitations of knowledge
Berbicara mengenai metodologi ekonomi Islam maka tidak akan dapat terlepas dari gambaran besar mengenai filosofi ilmu pengetahuan yang terdiri atas tiga komponen, yaitu
ontologi, aksiologi & sosiologi
ontologi, epistomologi & cocoklogi
ontologi, epistomologi & aksiologi
filsafat, ontologi, terminologi, & epistomologi
Ontologi berasal dari bahasa Yunani yang berarti
keberadaan
keadaan
kejadian
penglihatan
tahap pertama dalam menyusun teori yang merangkul gagasan aktualitas, pemberian dan sebuah proses adalah
ontologi
epistimologi
aksiologi
terminologi
Apabila dilihat secara ontology, ilmu ekonomi Islam membahas dua disiplin ilmu, yaitu
ilmu ekonomi murni & fiqih
ilmu ekonomi islam dan muamalat
ilmu ekonomi murni & muamalat
konsep keesaan dalam ontologi ekonomi Islam memiliki beberapa konsekuensi, salahsatunya adalah tidak boleh melakukan pemborosan dalam....
keesaan dan konsumsi
konsumsi dan produksi
konsumsi dan distribusi
distribusi dan produksi
konsep keesaan dalam ontologi ekonomi Islam memiliki beberapa konsekuensi, salahsatunya adalah Mewujudkan keadilan melalui....
pemerataan konsumsi & toleransi
pemerataan konsumsi & keseimbangan konsumsi & produksi
keseimbangan distribusi & konsumi
cara manusia untuk mencari kebenaran dalam pengetahuan yang dapat diverifikasi dan disusun secara sistematis ini adalah
ontologi
epistimologi
aksiologi
terminologi
Di dalam kaitannya dengan ekonomi Islam, epistemologi akan memberikan....
membumikan kajian ekonomi Islam
pembenaran dalam konsep ekonomi islam
justifikasi ilmiah dari konsep-konsep yang ada dalam ekonomi Islam
Apabila melihat dari aspek epistemologi, Islam berpusat pada
Allah SWT di satu sisi dan di sisi yang lain berpusat pada makhluknya yang luas
Allah SWT di satu sisi dan di sisi yang lain berpusat pada manusia sebagai pelaku pencari pengetahuan
Begitu pula aspek aksiologi, di mana terdapat tiga nilai fundamental, yakni
Haqq, sabr & Marhamah
Haqq, tawazun & marhamah
Haqq, Halal & thayyib
bahwa dalam aspek aksiologi, ekonomi Islam ini memiliki tujuan terhadap setiap kegiatan manusia didasarkan kepada
menjadi khalifah di bumi
pengabdian kepada allah
melakukan yang terbaik
Metodologi ekonomi Islam lahir karena para ekonom muslim menilai bahwa
terlalu banyak kemiskinan
ketidakseimbangan antara nilai dan norma (Alquran dan sunah), cara berpikir dan realitas ekonomi saat ini
banyak negar muslim yang sulit dalam ekonomi
Di dalam ekonomi Islam dikenal tiga mazhab besar, kecuali
Baqir as-Sadr (Iqtishaduna),
mainstream
alternatif-kritis
muamalat murni
perhatikan gambar ini
disini bisa dilihat bahwa anggapan ekonom barat terhadap Islam adalah
adanya kekosongan pemikiran
kelemahan islam
perkembangan islam
Secara garis besar, sejarah pemikiran ekonomi Islam memiliki empat fase perkembangan:
1) Fase pertama, yakni masa fondasi. Fase ini dimulai dari awal sejarah Islam hingga tahun 450 H/1058 M. Ekonomi masih dibahas olehpara ahli
fiqih, filsuf dan sufi
fiqih dan tauhid
fiqih dan sufi
fiqih dan filsuf
Fase ketiga. Periode ini adalah terjadinya
perintis teori
perkembangan teori
stagnasi
kebangkitan
Di dalam aspek ekonomi, Rasulullah SAW. telah membangun sejumlah institusi pasar di Madinah. Beliau juga membangun
mesjid
baitul maal
bank
perkebunan
Khalifah pertama, Abu Bakar ash-Shiddiq (632-634 M) dikenal dengan ketegasannya dalam memerangi mereka yang enggan untuk
masuk Islam
membayar zakat
berbaiat
Umar bin Khattab r.a. (634-644 M), dikenal dengan kebijakannya yang memperkuat tata kelola pemerintahan. Di bidang ekonomi, Umar membangun institusi hisbah yang di antara fungsi utamanya adalah
bendahara negara
pengawas pasar
pencetak uang
Abu Ubaid. (w. 224 H / 838 M). Ia menulis buku yang sangat komprehensif, al-Amwal (Harta/Wealth). Buku tersebut menjelaskan aspek mikro dan makro sekaligus, yakni bicara tentang sumber
harta dan pajak
penghasilan dan pengeluaran
uang dinar dan dirham
Kebijakan ekonomi yang paling signifikan adalah percetakan mata uang dinar dan dirham secara mandiri, tidak lagi bergantung kepada dinar Romawi dan dirham Persia. Reformasi moneter ini diawali oleh Khalifah
Abdul Mailik
Umar bin Abd Aziz
Marwan bin Muhammad
al-Maqrizi. Memulai analisisnya tentang sejarah perekonomian Mesir dari sebelum banjir Nabi Nuh a.s. hingga ke masanya, ia menyimpulkan beberapa hal yang menjadi penyebab tingginya harga (inflasi). Salah satu faktor utamanya adalah
terlalu banyak uang yang berbedar
terlalu banyak barang yg beredar
Di dalam aspek pemikiran ekonomi, terdapat dua tokoh ekonomi yang sejauh ini bisa ditelusuri, yakni
Nurudin ar-Raniri dan Syaikh Abdul Ra’uf Al-Sinkili
M Hatta dan SUkarno
Nurudin ar-Raniri dan Abdul Shomad palimbangi
Di kuartal keempat abad 20, mulai muncul diskusi tentang sistem keuangan tanpa bunga, mengikuti isu dunia Islam waktu itu. Diskursus ini melahirkan pendirian institusi
BI
BMT
Bank Syariah
