wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UH 1 larutan elektrolit dan redoks

Total questions: 30

Worksheet time: 49mins

Name
Class
Date
1.

Ke dalam larutan basa dicelupkan alat uji eletrolit ternyata tidak menyalakan lampu tetapi terbentuk sedikit gelembung gas pada elektrodanya. Penjelasan yang tepat untuk keadaan tersebut adalah ....

a)

senyawa tersebut merupakan basa kuat

b)

larutan basa yang diuji terionisasi sempurna

c)

derajat ionisasi basa adalah 1

d)

senyawa tersebut merupakan basa lemah

e)

basa merupakan elektrolit kuat

2.

Diare spesifik merupakan penyakit yang sangat sering terjadi di Indonesia, terutama bila dibandingkan dengan negara maju. Penyebabnya antara lain sambal atau makan lain yang merangsang, virus, toksin kuman staphylococcus dalam makanan basi, intoleransi terhadap susu, dan sebagainya. Boleh dikatakan, hampir semua orang di Indonesia pernah mengalami diare aspesifik yang biasanya berhenti sendiri tanpa pengobatan. Namun, diare jenis ini juga dapat menjadi kronis, malah kadang-kadang menimbulkan komplikasi berat bila tidak ditangani dengan benar.

Diare yang terjadi hanya beberapa kali sehari dan berhenti dalam 1 – 2 hari tidak memerlukan penanganan khusus.

Tetapi, bila defekasi (buang air besar) terjadi 8 – 15 kali sehari, disertai perut mules, feses cair dan banyak, maka kita perlu waspada. Bahaya terbesar adalah kehilangan cairan tubuh dan garam, terutama natrium dan kalium, apalagi bila ini terjadi sampai berhari-hari. Pada orang tua dan bayi, kehilangan cairan tubuh mudah berakhir dengan dehidrasi, bahkan tidak jarang berakhir dengan kematian. Namun, peristiwa seekstrem itu sebenarnya mudah dicegah. Bukankah diare sebenarnya mudah diobati? Menurut WHO, pengobatan dengan oralit merupakan penemuan terbesar zaman ini. Sayangnya, banyak dokter dan pasien tidak menyadari untuk memakai obat sederhana ini sejak awal.

Rupanya, oralit dianggap tidak langsung dapat menghentikan diare, bahkan malah dapat menginduksi muntah. Semua ini terjadi karena baik WHO, UNICEF , maupun Departemen Kesehatan belum cukup mempublikasikan cara pemakaian oralit dengan benar.

Umumnya, oralit diminum dengan cara mencampurkan satu sachet oralit ke dalam segelas (200 cc) air, lalu diteguk sekaligus. Yang sering terjadi, penderita kemudian muntah dan terasa mau buang air besar. Mengapa bisa demikian? Karena cara minum oralit seperti itu keliru. Seharusnya, cara yang benar adalah larutan oralit diteguk sedikit demi sedikit, 2 – 3x lalu berhenti 3 menit. Hal ini memberi kesempatan oralit diserap oleh usus untuk menggantikan garam dan cairan yang hilang dalam feses. Demikianlah prosedur ini diulang terus sampai satu gelas habis. Bila diare hebat masih berlanjut, minum oralit harus diteruskan sampai beberapa bungkus atau gelas (3 – 8) sehari.

Pernyataan yang tepat terkait wacana di atas adalah ....

a)

Oralit merupakan suatu campuran garam elektrolit dimana dapat membantu dalam menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang saat diare

b)

Dehidrasi terjadi karena muntah dan diare berkepanjangan

c)

Oralit dapat membantu menyembuhkan diare karena tersusun atas gula yang merupakan larutan elektrolit

d)

Jangan makan sambal dan jajan sembarangan bila tidak mau terkena diare

e)

Diare adalah penyakit yang memerlukan penanganan khusus, maka segera periksakan diri ke dokter bila terkena diare

3.

Di antara reaksi-reaksi tersebut di bawah ini yang merupakan contoh reaksi redoks adalah ….

a)

AgNO3(aq) + NaCl(aq) → AgCl(s) + NaNO3(aq)

b)

2KI(aq) + Cl2(aq) → I2(s) + 2KCI(aq)

c)

NH3(aq) + H2O(l) → NH4+(aq) + OH-(aq)

d)

NaOH(aq) + CH3COOH(aq) → CH3COONa(aq) + H2O(l)

e)

Al2O3(s) + 2NaOH(aq) → 2NaAlO2(aq) + H2O(l)

4.

Pada reaksi :

4HCl (aq) + 2S2O3-2 (aq) → 2S (s) + 2SO2 (g) + 2H2O (l) + 4Cl- (aq)

bilangan oksidasi S berubah dari ….

a)

+2 menjadi 0 dan +4

b)

+5 menjadi +2 dan 0

c)

+3 menjadi 0 dan +4

d)

+6 menjadi -2 dan +4

e)

+4 menjadi 0 dan +2

5.

Perhatikan persamaan reaksi :

K2Cr2O7 (s) + 14HCl (aq) → 2KCl(aq) + 2CrCl3 (aq) + 3Cl2 (g) + 7H2O(l).


Unsur-unsur yang mengalami perubahan bilangan oksidasi pada persamaan reaksi tersebut adalah ….

a)

Cr dan Cl

b)

K dan Cl

c)

Cr dan H

d)

H dan O

e)

O dan Cl

6.

Bilangan oksidasi Br tertinggi terdapat pada senyawa ….

a)

Fe(BrO2)3

b)

Ca(BrO)2

c)

HBrO4

d)

AlBr3

e)

PbBr4

7.

Diberikan lima persamaan reaksi oksidasi atau reduksi yang belum setara:

(1) MnO4- → MnO42-

(2) SO2 → SO3

(3) C2H6 → C2H4

(4) FeO → Fe2O3

(5) Cl2 + 2e → 2Cl-

Kelompok persamaan reaksi yang mengalami reaksi reduksi ditunjukkan oleh nomor ....

a)

(1), (2), dan (3)

b)

(1), (3), dan (4)

c)

(1), (3), dan (5)

d)

(2), (3), dan (4)

e)

(2), (3), dan (4)

8.

Perhatikan persamaan reaksi redoks berikut

Sn + 4HNO3 → SnO2 + 4NO2 + 2H2O

Bilangan oksidasi dari zat oksidator dan hasil reduksinya berturuturut adalah ....

a)

+1, Sn

b)

+1, SnO2

c)

+4, NO2

d)

+5, NO2

e)

+5, HNO3

9.

Lampu alat penguji elektrolit tidak menyala ketika elektrodanya dicelupkan ke dalam larutan asam cuka, tetapi pada elektrodanya tetap terbentuk gelembung gas. Penjelasan untuk keadaan tersebut adalah….

a)

Cuka bukan elektrolit

b)

Sedikit sekali cuka yang terionisasi

c)

Cuka merupakan elektrolit kuat

d)

Derajat ionisasi asam cuka adalah 0

e)

Gas yang terbentuk adalah cuka yang menguap

10.

Reaksi berikut yang merupakan reaksi reduksi bedasarkan pengikatan dan pelepasan oksigen adalah ....

a)

2BaO2 → 2BaO + O2

b)

4Fe + 3O2 → 2Fe2O3

c)

Mg + ½ O2 → MgO

d)

4Na + O2 → 2Na2O

e)

2Cl2 + 3O2 → 2Cl2O3

11.

Diantara senyawa berikut yang termasuk dalam reaksi disproporsionasi, adalah ....

a)

Cu + 4HNO3 → Cu(NO3)2 + 2NO2 + 2H2O

b)

3I2 + 6KOH → 5KI + KIO3 + 3H2O

c)

Mg + HCl → MgCl2 + H2

d)

2K2CrO4 + H2SO4 → K2SO4 + K2Cr2O7 + H2O

e)

KI + Cl2 → KCl + I2

12.

Dari beberapa senyawa berikut, mangan yang memiliki bilangan oksidasi tertinggi adalah ....

a)

MnO2

b)

MnO4

c)

Mn2O2

d)

K2MnO4

e)

KMnO4

13.

CuSO4 + KI → CuI + I2 + K2SO4

Berdasarkan reaksi redoks diatas, senyawa yang berperan sebagai reduktor adalah ....

a)

I2 karena mempunyai biloks 0

b)

CuSO4 karena mengalami reduksi

c)

CuI karena merupakan hasil reduks

d)

KI karena mengalami oksidasi

e)

CuSO4 dan KI karena berada diruas kiri

14.

Diketahui beberapa reaksi sebagai berikut :

1) Zn + 2HCl → ZnCl2 +H2

2) 2H2 + O2 → 2H2O

3) H2 + 2Na → 2NaH

4) 2H2O2 → 2H2O+ O2

Hidrogen yang mengalami reduksi terjadi pada reaksi....

a)

1 dan 2

b)

1 dan 3

c)

2 dan 4

d)

2 dan 3

e)

1 dan 4

15.

Sepasang elektrode yang dihubungkan dengan baterei dan lampu, dicelupkan ke dalam larutan asam sulfat encer, ternyata lampu menyala terang dan timbul gelembung gas. Dapat disimpulkan bahwa asam sulfat …

a)

terlalu pekat

b)

senyawa ionik

c)

terdiri dari ion – ion positif

d)

termasuk non elektrolit

e)

termasuk larutan elektrolit kuat

16.

Pasangan larutan elektrolit berikut yang berasal dari senyawa ionik saja adalah ...

a)

H2SO4 dan KOH

b)

HCl dan NaOH

c)

NaCl dan KCl

d)

NaCl dan NaOH

e)

HCl dan H2SO4

17.

Berdasarkan data percobaan daya hantar listrik dari beberapa larutan, yang tergolong elektrolit adalah ...

a)

B, D dan E

b)

A dan D

c)

A dan C

d)

D dan E

e)

C saja

18.

Dari larutan berikut, yang diharapkan menghantar listrik paling baik adalah ...

a)

larutan urea 1 M

b)

larutan cuka 0,1 M

c)

larutan cuka 1 M

d)

larutan H2SO4 0,1 M

e)

larutan H2SO4 1 M

19.

Larutan yang berikatan kovalen adalah ...

a)

P dan Q

b)

Q dan R

c)

Q dan S

d)

S saja

e)

P dan R

20.

Pada reaksi berikut:
MnO2 + 4HCl  MnCl2 + 2 H2O + 2Cl2MnO_2\ +\ 4HCl\ \rightarrow\ MnCl_2\ +\ 2\ H_2O\ +\ 2Cl_2  
Bilangan oksidasi Mn mengalami perubahan dari ...

a)

+4 menjadi +2

b)

+4 menjadi +1

c)

+2 menjadi +4

d)

+2 menjadi +1

21.

Perhatikan reaksi berikut: Mg + 2HCl  MgCl2 + H2Mg\ +\ 2HCl\ \rightarrow\ MgCl_2\ +\ H_2  
yang mengalami reaksi reduksi adalah senyawa ...

a)

Mg

b)

HCl

c)

MgCl2MgCl_2  

d)

H2H_2  

22.

Reaksi berikut yang merupakan redoks adalah ….

a)

AgNO3 + NaCl → AgCl + NaNO3

b)

SO3 + KOH → K2SO4 + H2O

c)

Cl2 + SO2 + H2O → HCl + H2SO4

d)

CuO + 2H+ → Cu2 + H2O

23.

Perhatikan persamaan reaksi redoks berikut:

K2Cr2O, (s) + 14HCl (aq) 2KCl(aq) + 2CrCl3 (aq) + 3Cl2 (g) + 7H2O(l).

Unsur-unsur yang mengalami perubahan bilangan oksidasi pada persamaan reaksi redoks tersebut adalah ….

a)

H dan O

b)

Cr dan Cl

c)

O dan Cl

d)

K dan Cl

24.

Perhatikan pernyataan berikut

1) reaksi pelepasan hidrogen

2) reaksi penurunan bilangan oksidasi

3)reaksi pembebasan elektron

4)reaksi pengikatan elektron

Dari pernyataan diatas yang merupakan konsep dari reaksi reduksi adalah ....

a)

(2), (4)

b)

(1), (2), (3)

c)

(1), (3)

d)

(3) (4)

25.

Perhatikan wacana berikut!

Senyawa aktif pada pemutih adalah senyawa natrium hipoklorit (NaClO). Untuk menghitung kadar NaClO dalam pemutih digunakan reaksi iodometri, yaitu:

NaClO(l) + 2KI(aq) + 2 HCl (aq) → NaCl(aq) + 2KCl(aq) + I2(l) + H2O(l) I2(l) + 2Na2S2O3(aq) → 2NaI(ag) + Na2S4O6(aq)

Berdasarkan wacana tersebut, sifat kimia senyawa yang terdapat dalam pemutih adalah …

a)

katalisator

b)

reduktor

c)

emulgator

d)

oksidator

e)

inhibitor

26.

Yang bukan merupakan reaksi redoks adalah…

a)

(NH4)2Cr2O7→ N2 + 4H2O + Cr2O3

b)

Ag+ + Cl- → AgCl

c)

H2S + 2H2O + 3Cl2→ SO2 + 6HCl

d)

Mg + CuSO4→ MgSO4 + Cu

e)

MnO4- + H+ → MnO2 + H2O

27.

larutan yang bersifat elektrolit kuat adalah

a)

1 dan 2

b)

1 dan 4

c)

2 dan 3

d)

2 dan 4

e)

4 dan 5

28.

Lampu pada alat penguji suatu elektrolit tidak menyala ketika elektroda dicelupkan ke dalam larutan CH3COOH tetapi terdapat gelembung gas pada elektrodanya. Pernyataan yang benar adalah…

a)

Alat penguji tidak bekerja dengan baik

b)

Larutan CH3COOH sudah rusak

c)

Larutan CH3COOH termasuk nonelektrolit

d)

Sedikit sekali larutan CH3COOH yang terionisasi

e)

Larutan CH3COOH tidak dapat menghantarkan listrik

29.

Diketahui data percobaan daya hantar listrik dari 4 macam larutan dengan konsentrasi yang sama seperti tabel diatas.

Dari data tersebut urutan yang benar dari larutan non elektrolit ke larutan elektrolit kuat berturut-turut adalah…

a)

P-Q-R-S

b)

P-R-S-Q

c)

Q-R-S-P

d)

P-S-R-Q

e)

Q-S-R-P

30.

Dua larutan A dan B yang konsentrasinya sama diuji dengan alat uji elektrolit. Pada larutan A, bola lampu menyala dan terdapat gelembung-gelembung gas. Pada larutan B, lampu tidak menyala tetapi ada gelembung-gelembung gas. Kesimpulan yang dapat diambil adalah…

a)

Larutan A adalah elektrolit kuat dan larutan B adalah non elektrolit

b)

Jumlah ion pada larutan B lebih banyak daripada jumlah ion pada larutan A

c)

Larutan A adalah elektrolit lemah dan larutan B adalah elektrolit kuat

d)

Jumlah ion pada larutan A lebih banyak daripada jumlah ion pada larutan B

e)

Jumlah ion pada kedua larutan tidak dapat dibandingkan