wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pemantapan 2 teori LSP

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Salinan (copy) resep dibuat/ ditulis oleh petugas farmasi jika dalam resep terdapat?

a)

Adanya  permintaan dari dokter berupa tulisan “nedet”

b)

Adanya  permintaan dari dokter berupa tulisan “da”

c)

Adanya permintaan dari dokter berupa tulisan, “iter 2X”

d)

Adanya permintaan dari dokter berupa tulisan, “da in duplo”

e)

Adanya permintaan dari apoteker pada resep

2.

Jika pasien membutuhkan bukti pembayaran yang sah atas resep yang dilayani, untuk keperluan klaim ke perusahaannya maka anda memberikan...

a)

Nota pembyaran

b)

Kuitansi

c)

Faktur Penjualan

d)

Faktur pembelian

e)

Bon pembayaran

3.

Jika anda menerima resep yang mengandung golongan obat narkotika(UU no. 35 tahun 2009) dan ternyata harus dibuatkan salinan resepnya, informasi apa sajakah yang anda berikan kepada pasien terkait dengan aturan penulisan copy resep untuk golongan obat narkotika?

a)

Golongan obat narkotika boleh diberikan salinan resep jika diperlukan, tetapi pasien harus kembali lagi ke apotek pemegang resep aslinya

b)

Golongan obat narkotika boleh diberikan salinan resep

c)

Golongan obat narkotika tidak boleh diberikan salinan resep

d)

Golongan obat narkotika boleh diberikan salinan resep jika diperlukan tetapi pasien harus kembali lagi ke dokter yang bersangkutan

e)

Golongan obat narkotika boleh diberikan salinan resep jika diperlukan tetapi pasien harus membelinya di apotek yang lain

4.

Jika anda menerima salinan resep yang tertulis ‘iter 3x’ dan ‘detur 1x’, tindakan apakah yang harus anda lakukan?

a)

Mengidentifikasi lebih lanjut kelengkapan dan keabsahan salinan resep, jika sudah lengkap maka resep dilayani dan dibuatkan salinan resep baru dengan tanda ‘iter 2x’ dan ‘detur 2x’

b)

Mengidentifikasi lebih lanjut kelengkapan dan keabsahan salinan resep, jika sudah lengkap maka resep dilayani dan dibuatkan salinan resep baru dengan tanda ‘iter 3x’ dan ‘det orig’

c)

Mengidentifikasi lebih lanjut kelengkapan dan keabsahan salinan resep, jika sudah lengkap maka resep dilayani dan dibuatkan salinan resep baru dengan tanda ‘iter 3x’ dan ‘detur 2x’

d)

Mengidentifikasi lebih lanjut kelengkapan dan keabsahan salinan resep, jika sudah lengkap maka resep dilayani dan dibuatkan salinan resep baru dengan tanda ‘iter 2x’ dan ‘det orig’

e)

Mengidentifikasi lebih lanjut kelengkapan dan keabsahan salinan resep, jika sudah lengkap maka resep dilayani dan dibuatkan salinan resep baru dengan tanda ‘iter 2x’ dan ‘detur 1x’

5.

Jika salinan resep telah selesai dibuat, siapakah yang berkewajiban memaraf salinan resep yang sudah ditulis?

a)

Penulis salinan resep (TTK) yang memiliki STRTTK

b)

Penulis salinan resep (TTK) yang memiliki STRA

c)

Juru racik

d)

Penulis salinan resep (TTK) yang memiliki STRTTK dan apoteker penanggung jawab

e)

Penulis salinan resep (TTK) yang memiliki STRTTK dan pemilik sarana apotek

6.

Menurut anda, siapakah yang memeriksa dan menandatangani salinan resep yang sudah ditulis?

a)

Petugas farmasi

b)

Apoteker penanggung jawab di sarana tersebut

c)

Petugas farmasi yang sudah teregistrasi

d)

Petugas farmasi yang sudah melakukan sumpah jabatan

e)

Petugas farmasi dan apoteker yang sudah melakukan sumpah jabatan

7.

Jika anda bekerja sebagai staf farmasi di bagian gudang, Bagaimana menurut anda cara mengecek ketersediaan barang yang akan digunakan untuk produksi sediaan di RS?

a)

Memeriksa stok barang dari kartu stoknya

b)

Menuliskan ulang nama barang pada kartu stok

c)

Menelepon bagian pengadaan

d)

Mencocokkan permintaan barang dengan kebutuhan gudang

e)

Menelepon PBF

8.

Langkah penting apakah yang harus anda perhatikan saat anda bekerja  menyiapkan bahan yang akan digunakan untuk produksi sediaan di RS berdasarkan kekuatannya?

a)

Menghitung kebutuhan bahan tersebut

b)

Mengumpulkan bahan tersebut dan menimbangnya sesuai kebutuhan

c)

Mencatat di kartu stok

d)

Mencari bahan pengganti

e)

Menghitung dosis bahan

9.

Ketika anda akan  menyiapkan bahan pengemas yang akan digunakan untuk pembuatan sediaan non steril di RS, langkah apakah yang harus anda lakukan terlebih dahulu ?

a)

Mencatat di kartu stok

b)

Mencatat keperluan bahan pengemas

c)

Membaca bon permintaan bahan

d)

Membaca dosis sediaan obat

e)

Menimbang bahan

10.

Bagaimana cara anda sebagai tenaga farmasi dalam menyiapkan etiket/label untuk produksi sediaan non steril di RS?

a)

Langsung dicatat cara penggunaannya

b)

Menyerahkannya pada apoteker

c)

Berkonsultasi dengan pasien

d)

Mempersiapkan label putih atau biru sesuai jenis sediaan

e)

Berkonsultasi dengan dokter

11.

Hal penting apakah menurut anda yang harus diperhatikan dalam menyiapkan peralatan yang akan digunakan dalam pembuatan sediaan non steril di RS?

a)

Membaca intruksi kerja dan menyiapkan peralatan

b)

Menyiapkan bahan yang dibutuhkan

c)

Mengumpulkan peralatan dan menuliskannya pada kartu log

d)

Memberikan intruksi pada bagian gudang peralatan

e)

Menanyakan kebutuhan peralatan pada bagian pengadaan

12.

Sebagai asisten tenaga kesehatan bagaimana cara anda melakukan pencampuran bahan-bahan yang sudah dikalkulasi oleh apoteker untuk pembuatan sediaan non steril di RS?

a)

Setelah dikalkulasi, ditimbang, kemudian dicampur sesuai sifat bahan

b)

Dilakukan pengecekan stok sisa bahan dan mencatatnya pada kartu stok

c)

Memesan bahan yang persediaannya sudah menipis

d)

Melakukan kontrol pengadaan barang

e)

Berkonsultasi dengan bagian pengadaan barang

13.

Hal penting apakah yang harus anda perhatikan pada saat anda memasukkan sediaan hasil pencampuran ke dalam kemasan?

a)

Mencatat stok bahan yang sudah diracik

b)

Meracik sediaan

c)

Dimasukkan ke dalam kemasan sesuai permintaan

d)

Mencatat ke dalam nota penjualan

e)

Menyegel kemasan

14.

Menurut anda bagaimana cara memberikan etiket/label pada sediaan non steril yang diproduksi di rumah sakit untuk persediaan gudang?

a)

Nama sediaan harus diketik/dicetak pada etiket

b)

Aturan pakai harus diketik/dicetak dengan jelas

c)

Diberi etiket sesuai nama pasien

d)

Dibubuhi cap rumah sakit

e)

Dibubuhi tandatangan apoteker

15.

Apakah yang anda lakukan sebagai asisten tenaga kesehatan jika anda mengetahui bahwa terdapat bahan obat/obat yang telah digunakan untuk produksi sediaan non steril di rumah sakit?

a)

Dilakukan pencatatan penjualan barang tersebut

b)

Mencatatnya di kartu stok sesuai prosedur pencatatan keluar barang

c)

Menimbang bahan yang diambil

d)

Berkonsultasi dengan bagian pengadaan

e)

Berkomunikasi dengan dokter

16.

Apa yang anda lakukan pada saat terjadinya penerimaan barang?

a)

. Cek keaslian faktur dan nama pbf dan pemesan, cek surat pesanan dengan faktur, cek jumlah barang, bentuk sediaan dan diskon sesuai dengan surat pesanan

b)

Cek keaslian faktur dan nama pbf dan pemesan, cek kesesuaian surat pesanan dengan faktur, cek jumlah barang, bentuk sediaan dan diskon sesuai dengan surat pesanan, cek fisik barang, nomor batch dan kadaluarsa

c)

Cek keaslian faktur dan nama pbf dan pemesan, cek surat pesanan dengan SP, barang disimpan di gudang untuk diperiksa lebih lanjut

d)

Barang disimpan di tempat karantina sambil menunggu waktu luang untuk mengentri data pembelian ke komputer

e)

Cek barang fisik barang dengan teliti supaya bila ada ketidaksesuaian bisa langsung direturn ke petugas pembawa obat

17.

Kriteria apa yang menyebabkan pada saat perimaan barang terjadi penolakan (retur)?

a)

Penolakan terjadi jika fisik barang sudah rusak, kemasan rusak, dan waktu kadaluarsanya sudah dekat

b)

Penolakan terjadi jika jenis barang berbeda dengan surat pesanan, kekuatan sediaan berbeda, kemasan rusak, dan waktu kadaluarsanya sudah dekat

c)

Penolakan terjadi jika jenis barang berbeda dengan surat pesanan, kekuatan sediaan berbeda, jumlah barang tidak sesuai dengan surat pesanan

d)

. Penolakan terjadi jika jenis barang berbeda dengan surat pesanan,  kemasan rusak, dan waktu kadaluarsanya sudah dekat

e)

Penolakan terjadi jika kadaluarsanya sudah dekat dan jenis barang berbeda dengan surat pesanan

18.

Jika tidak terjadi kesesuaian sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan dengan surat pesanan atau dokumen, apa tindakan anda selanjutnya?

a)

Batal memesan barang

b)

Akan menolak  barang tersebut dan menyatakan pesanan dan penerimaan barang tidak dilakukan

c)

Akan meretur barang tersebut dan menyatakan pesanan dan penerimaan barang tidak dilakukan

d)

Akan mengajukan keluhan atas barang tersebut dan menyatakan pesanan dan penerimaan barang tidak dilakukan

peralatan

e)

Memarahi petugas yang mengirim barang

19.

Pada saat pencocokan barang yang dipesan dengan fisik barang apa yang anda identifikasi?

a)

Nama sediaan obat,  kekuatan sediaan dan nama pemasok

b)

Kekuatan sediaan, nama pemasok dan diskon

c)

Nama sediaan, kekuatan sediaandan jumlah sediaan

d)

Jumlah sediaan, nama pemasok dan kadaluarsa

e)

Nama pemasok, diskon dan jumlah sediaan

20.

Mengapa dokumen penerimaan barang harus dibuat dan diarsipkan menurut SOP yang ditentukan

a)

Untuk memudahkan menentukan harga jual obat

b)

Untuk memudahkan penelusuran barang bila ada  ketidaksesuaian

c)

Untuk mempermudah melihat diskon yang diberikan

d)

Untuk memudahkan karyawan bekerja

e)

Untuk memudahkan dalam melihat nama PBF