NEW
Font size
WorksheetsSumatif 2 Modul HO TA 2021/2022
Total questions: 60
Worksheet time: 30mins
Peran P 53 sebagai guardian cell pada proses proteksi bekerja pada fase
Mitosis
Sintesis
G0
G2
G1
Bila kasus kanker payudara dengan hasil IHK Estrogen reseptor dan progesterone reseptor dominan, alternatif terapi apa yang paling dianjurkan?
Aromatase Inhibitor
SERM
LHRH
Ablasi ovarium
BSO (Bilateral Salpingo Ooforektomi)
Perbandingan kasus Hodgkin pada wanita dan pria adalah
2:1
1:2
1:3
3:1
2:1
Etiologi yang termasuk dibawah ini untuk non Hodgkin limfoma adalah kecuali
HIV
Epstein-Barr
HTLV 1
EBV
Autoimun
Prinsip pengobatan pada pasien dengan metastasis adalah
Kuratif
Preventif
Paliatif
Terapeutik
Rehabilitatif
Tempat kejadian perkara (TKP) dapat di defenisikan, kecuali
Tempat ditemukannya benda bukti
Tempat kejahatan menurut suatu kesaksian
Tempat korban pertama kali ditemukan
Tempat diduga kejahatan menurut suatu kesaksian
Tempat terjadinya peristiwa kejahatan
Lokasi yang dapat digolongkan sebagai TKP, kecuali
Tempat dimana ditemukan barang bukti yang ada hubungannya dengan kejahatan
Tempat dimana telah terjadi serangan yang mengakibatkan kematian korban
Tempat dimana tubuh korban dipindahkan
Tempat dimana korban ditemukan
Tempat dimana saksi memberitahukan lokasinya
Hexameter dasar pemeriksaan dari TKP, kecuali
Apa yang terjadi
Dimana terjadinya
Kenapa dijumpai peristiwa tersebut
Kapan terjadinya
Siapa yang terlibat
Peranan dokter di TKP, kecuali
Membantu penyelidik dalam mengungkap kasus
Identifikasi
Pengambilan barang bukti
Pemeriksaan benda bukti biologis
Membantu penyidik dalam mengungkap kasus
Beberapa hal yang harus diketahui dokter pada proses awal olah TKP
Siapa yang meminta polisi datang ke TKP
Tidak boleh menambah atau mengurangi benda yang ada di TKP
Kapan permintaan tersebut diajukan dokter
Meminta informasi secara khusus tentang peristiwa kejadiannya
Bagaimana permintaan tersebut sampai ke tangan polisi
Beberapa tahapan-tahapan pengolahan TKP, kecuali
Membuat sketsa dan pemotretan
Penanganan korban
Penangkapan saksi dan tersangka
Pengumpulan barang bukti
Pengamatan umum (general observation)
Metode-metode pencarian barang bukti
When method
Strike method
Vertical methode
Double strike methode
Zone methode
Klasifikasi sidik jari pada korban yang ditemukan, kecuali
Radial loop
Arcus
Whorl
Archiolop
Ulna loop
Terminasi dari kematian manusia, kecuali
Cardiac of dead
Celluler of dead
Suri of dead
Brain of dead
Somatic of dead
Tanda-tanda pasti kematian, kecuali
Ligor mortis
High Temperature
Saponification
Stop respiration
Ostefication
Tes yang dilakukan pada pemeriksaan tanda-tanda pasti kematian
Lakmus Test
Window Test
Lewinsky Test
Paddock Test
Moro Test
Perubahan-perubahan yang terjadi pada organ tubuh bagian luar setelah kematian
Bola mata berwarna jernih
Pupil mata konstriksi
Kuku jari berwarna keunguan
Tubuh dingin dan kaku
Kulit berwarna merah terang
Tahapan pathofisiologi habisnya stok glikogen tubuh pada peristiwa rigor mortis, kecuali
Periode relaksasi tertier
Periode flaksiditas primer
Periode relaksasi sekunder
Periode rigor mortis
Periode relaksasi primer
Diagnosa banding dari kaku mayat
Suiciding spasm
Host steffening
Blister hiperemis
Freezer stiffening
Heat stiffening
Perubahan-peruhan yang terjadi pada proses decomposition, kecuali
Munculnya lepuhan kulit
Warna hijau kekuningan pada kulit perut kanan bawah
Dijumpainya predator bakteri
Berbau aroma yang khas
Pembengkakan
Organ-organ tubuh yang cepat mengalami pembusukan
Jantung
Hati
Paru-paru
Uterus
Ginjal
Tujuan dilakukannya penggalian kuburan (exhumasi)
Identifikasi jenazah
Penentuan tanda pasti kematian
Pembuktian penguburan mayat secara legal
Pembuktian tuduhan sangkaan malpraktek medical record
Pembuktian sangkaan accident
Waktu yang terbaik untuk dilakukannya pelaksanaan exhumasi
Mayat meninggal > 3 bulan
Masyarakat yang ramai menyaksikannya
Udara pagi masih segar
Mayat meninggal > 3 bulan
Iklim cuaca mendung
Persiapan-persiapan yang dilakukan untuk pelaksanaan exhumasi, kecuali
Membawa surat pernyataan juru kubur & pemerintah setempat
Membawa surat penyitaan kuburan sementara oleh penyelidik
Membawa berita acara penyerahan kembali (setelah autopsi)
Membawa surat permintaan visum et repertum
Membawa bahan & alat untuk exhumasi
Proses-proses pelaksanaan exhumasi, kecuali
Mengambil sampel tanah sekitar kuburan
Peti/jenazah diangkat ke tepi galian lobang liang lahat
Identifikasi makam/kuburan
Melakukan pemeriksaan luar serta pencatatan pelaporan
Lobang galian liang lahat difoto kembali
Alat-alat yang dibawa saat pelaksanaan exhumasi
Formalin 40%
Kain kasa steril
Alkohol 76%
Kain handuk
Sarung tangan & masker
Keuntungan tempat terbuka untuk pelaksanaan exhumasi
Buang-buang waktu
Tenda terpasang
Pemeriksaan jenazah lebih cermat
Dijaga petugas pemerintahan desa
Sangat menyenangkan
Neoplasma dapat dibedakan menjadi jinak dan ganas berdasarkan
Kemampuan berdiferensiasi
Kecepatan pertumbuhan
Invasi local
Metastasis
Semua benar
Berikut ini merupakan pernyataan yang benar mengenai sifat sel punca kanker, kecuali
Sel punca berasal hanya dari diferensiasi maligna
Dapat mencetuskan sifat resistensi terhadap terapi kanker
Hanya sebagian sel kanker yang dapat memiliki kemampuan memperbarui sel
Sangat diperlukan untuk eksistensi sel kanker
Semua salah
Secara molekular, terdapat perubahan struktur kromosom yaitu munculnya kromosom Philadelphia (BCR-ABL) pada leukemia. Kelainan kromosom ini diakibatkan oleh
Amplifikasi
Mutasi
Delesi
Translokasi
Insersi
Terdapat suatu gen yang berfungsi sebagai tumour suppressor gene yaitu P53, yang berfungsi untuk
Mempertahankan integritas genome
Meningkatkan kerja faktor pertumbuhan
Menghambat apoptosis
Menurunkan ekspresi telomerase
Semua salah
Seorang laki-laki berusia 50 tahun, menderita kanker prostat. Diketahui kanker ini berkaitan dengan reseptor androgen yang mengalami mutasi. Pasien merupakan perokok aktif sejak usia 15 tahun, dan baru berhenti sejak 5 tahun terakhir. Pasien diketahui bekerja di ruang radiologi sebuah rumah sakit di tempat asalnya. Maka faktor risiko kanker prostat pada pasien ini adalah
Penuaan
Kecenderungan genetik
Radiasi
Rokok
Inflamasi
Berikut ini adalah virus onkogenik yang sering dikaitkan dengan terjadinya kanker, kecuali
Human papilloma virus
Virus hepatitis A
Epstein-Barr virus
Human-Herpes Virus
Semua benar
Berikut ini adalah pernyataan yang tepat mengenai kaitan epigenetic dan kanker, kecuali
Proses epigenetik dapat menyebabkan proses epigenetik lainnya
Epigenetic dapat menyebabkan perubahan ekspresi genom secara luas dan instabilitas genomik
Inaktivasi epigenetik dan mutasi gen berperan bersama dalam terjadinya karsinogenesis
Perubahan regulasi epigenetik sehingga terjadi silencing onkogen, dapat menyebabkan kanker
Semua benar
Sel kanker memiliki berbagai strategi agar dapat terus membelah dan menjadi tidak sensitif terhadap pengaturan pertumbuhan normal. Karakteristik ini dalam hallmark of cancer disebut
Sustaining Proliverative Signalling
Evading growth suppressor
Resisting Cell Death
Enabling Replicative Immortality
Genome Instability and Mutation
Didalam tubuh individu sehat, terdapat mekanisme antitumor untuk mencegah perkembangan dan pertumbuhan tumor. Diantara efektor dari antitumor ini adalah dibawah ini, kecuali
Makrofag
Netrofil
Sel T sitotoksik
Sel Natural killer
Mekanisme humoral
Diantara sel-sel efektor dalam mekanisme antitumor, sel dibawah ini yang memiliki fungsi utama dalam melawan sel tumor adalah
Makrofag
Netrofil
Sel T sitotoksik
Sel Natural killer
Sel Dendritik
Sel tumor dapat mengekspresikan antigen tumor dalam berbagai cara, diantaranya adalah dibawah ini, kecuali
Protein yang bermutasi
Produk onkogen
Overekspresi protein normal
Bagian dari virus onkogenik
Ekspresi gen supresor tumor
Berikut ini merupakan sel imun yang berperan dalam mempresentasikan antigen tumor ke sel efektor
Sel Dendritik
Makrofag
Sel Natural killer
Neutrofil
Limfosit
Makrofag dalam lingkungan mikro tumor, dapat mendukung signal survival sel kanker dan juga mengakibatkan sel kanker resisten terhadap kemoterapi. Hal ini dipengaruhi oleh sitokin yang dihasilkan oleh makrofag, yaitu
IL-10
TNF-α
IFN-α
TLR
TGF-β
Beberapa mekanisme yang digunakan sel kanker untuk menghindari kerusakan sel akibat respon imun diantaranya di bawah ini, kecuali
Pertumbuhan terbatas varian antigen-negative
Meningkatnya ekspresi molekul MHC
Aktivasi jalur imunoregulator
Sel kanker menyekresi faktor-faktor imunosupresan
Induksi sel T regulator (Tregs)
Dalam sistem tubuh manusia, kualitas pembuluh darah dan sistem koagulasi berperan penting dalam homeostasis darah. Apabila pembuluh darah mengalami perlukaan, maka dapat terjadi beberapa mekanisme berikut ini, KECUALI
Vasokonstriksi pembuluh darah
Aktivasi trombosit
Deposisi lemak dan protein
Agregasi trombosit
Aktivasi jalur koagulasi
Hasil uji skrining pada kasus diatas (soal nomor 2) diperoleh hasil pemeriksaan semua parameter dalam batas normal. Maka langkah selanjutnya yang dapat dilakukan oleh dokter adalah sebagai berikut, KECUALI
Pemeriksaan PT
Pemeriksaan aPTT
Merujuk pasien ke dokter ahli hematologi
Pemberian terapi antikoagulan
Jawaban a dan b BENAR
Seorang anak mengalami demam 3 hari, kemudian Dokter memutuskan untuk dilakukan uji Rumple Leed. Hasil pengukuran tekanan darah diperoleh sistolik 100 mmHg dan diastolik 60 mmHg. Maka besarnya tekanan manset untuk pengujian Rumple Leed adalah sebesar
100 mmHg
80 mmHg
60 mmHg
40 mmHg
50 mmHg
Uji Rumple Leed pada kasus diatas (soal nomor 4) ditemukan hasil adanya ptekie sebanyak 21 buah pada area fossa kubiti dengan diameter area 5 cm. Terbentuknya ptekie pasien ini menggambarkan kemungkinan adanya
Integritas pembuluh darah kapiler pasien abnormal
Integritas pembuluh darah vena pasien abnormal
Tekanan manset terlalu kuat
Diamater area perhitungan ptekie terlalu luas
Fungsi trombosit normal
Seorang pasien mengatakan sering mengalami mimisan tanpa sebab yang jelas sejak 1 bulan terakhir, pasien merasakan ada demam ringan hilang timbul tetapi sembuh dengan minum parasetamol. Pasien mengatakan ingin melakukan pemeriksaan hitung jumlah trombosit. Maka yang dapat dijelaskan oleh dokter terkait pemeriksaan hitung jumlah trombosit adalah sebagai berikut, KECUALI
Hitung jumlah trombosit adalah pemeriksaan skrining perdarahan, tetapi belum dapat memastikan penyebab perdarahan
Ketelitian hitung jumlah trombosit metode otomatis lebih baik dibandingkan metode manual
Hitung jumlah trombosit tidak dapat menggambarkan fungsi trombosit
Hitung jumlah trombosit hanya menggambarkan ada/tidaknya kelainan kuantitas trombosit
Hitung jumlah trombosit dapat menggambarkan fungsi trombosit
Seorang dokter ingin melakukan pemeriksaan hemostasis pada pasien untuk mengetahui adanya kelainan Jalur Intrinsik pembekuan. Maka pemeriksaan yang disarankan adalah
PT dan aPTT
Hitung jumlah trombosit
PT, aPTT, dan hitung jumlah trombosit
Activated partial thromboplastin time (aPTT)
Prothrombin time (PT)
Seorang pasien mengalami kerusakan sel hati berat akibat penyakit keganasan. Maka kemungkinan yang akan diperoleh dari hasil pemeriksaan hemostasis adalah sebagai berikut, KECUALI
Jumlah trombosit rendah
Hasil Prothrombin time memendek
Hasil Bleeding Time normal
Hasil uji Rumple Leed normal
Hasil pemeriksaan kolesterol meningkat
Seorang pasien berdasarkan hasil pemeriksaan fisik dicurigai mengalami anemia. Maka jenis pemeriksaan laboratorium untuk skrining awal adalah sebagai berikut, KECUALI
Rumple leed
Kadar hemoglobin
Jumlah Trombosit
Jumlah Leukosit
Indeks eritrosit
Hasil pemeriksaan laboratorium seorang pasien diketahui Hb rendah, MCV rendah, MCH rendah, dan MCHC rendah. Maka kesimpulan yang tepat untuk kondisi pasien ini adalah
Anemia normositik normokrom
Anemia makrositik hiperkrom
Anemia mikrositik hipokrom
Anemia normositik hipokrom
Anemia mikrositik normokrom
Hasil pemeriksaan laboratorium seorang pasien diketahui Hb rendah, MCV naik, MCH naik, dan MCHC naik. Maka kesimpulan yang tepat untuk kondisi pasien ini adalah
Anemia mikrositik hipokrom
Anemia makrositik hiperkrom
Anemia hiperkrom
Anemia hiperkrom makrositik
Anemia makrositik
Seorang pasien mengeluh badan terasa lemah dan nafsu makan berkurang selama 2 bulan terakhir. Hasil pemeriksaan laboratorium pasien diketahui Hb rendah, MCV normal, MCH normal, dan MCHC normal. Skrining lanjutan yang tepat untuk pasien ini adalah dengan pemeriksaan
Kadar besi serum
Kadar vitamin B12
Kadar asam folat
Jumlah retikulosit
Indeks Mentzer
Seorang anak dicurigai menderita anemia defisiensi besi dari hasil anamnesis dan pemeriksaan fisik. Serangkaian pilihan uji skrining hematologi yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut, KECUALI
Hitung jumlah leukosit dan trombosit, RDW
Kadar Hb, hitung jumlah leukosit dan trombosit, MCV, MCH, MCHC
MCV, MCH, MCHC, kadar Hb, indeks Mentzer
Kadar Hb, MCV, MCH, MCHC, RDW
MCV, MCH, MCHC, Kadar Hb
Seorang pasien dengan riwayat anemia kronis memperoleh hasil pemeriksaan RDW (Red cell Distribution Width) meningkat. Maka istilah yang tepat untuk menunjukkan gambaran sel eritrosit pada pasien ini adalah
Anisopoikilositosis
Poikilositosis
Anisositosis
Sitopenia
Dismorfik
Pemeriksaan berikut ini mampu mendapatkan pencitraan 3D membantu mendeteksi letak kanker
Xray konvensional
Nuclear medicine
PET
MRI
semua benar
Berikut ini merupakan kegunaan ultrasonografi KECUALI
Pencitraan tulang tengkorak
Pencitraan hati
Pencitraan tiroid
Pencitraan lesi jaringan lunak
Pencitraan ginjal
Pemeriksaan radiologi ini paling baik untuk pencitraan sistem saraf pusat (otak dan medula spinalis) pada kasus tumor yaitu
Ultrasonografi
Xray konvensional
MRI
Fluoroskopi
Rontgen
Pemeriksaan penunjang radiologi pada kasus kanker memiliki manfaat KECUALI
Pemeriksaan skrining/deteksi dini
Diagnosis pasti tumor
Mengetahui lokasi tumor
Mengetahui stadium kanker
Mengetahui keberhasilan terapi dan kekambuhan
Skrining dan deteksi dini kanker serviks dapat dilakukan dengan, kecuali
HPV testing
Paps Smear
Kolposkopi
IVA
LEEP
Kanker serviks dibawah ini dianggap tidak berkorelasi dengan HPV resiko tinggi , kecuali
Gastric type adenocarcinoma
Mesonephric type
Clear-cell adenocarcinoma
Endometrioid adenocarcinoma
Adenosquamous carcinoma
