WorksheetsEVALUASI TENGAH SEMSTER
Total questions: 40
Worksheet time: 20mins
Munculnya reptil yang besar seperti pada gambar,terjadi pada zaman ....
Arkaikum
Paleozoikum
Mesolitikum
Mesozoikum
Neozoikum
Masyarakat pada masa berburu dan mengumpulkan makanan memenuhi kebutuhan hidup dengan cara, kecuali
berburu binatang
menangkap ikan di sungai
mengumpulkan tumbuh-tumbuhan dari alam
menangkap siput di sungai dan kerang di laut
menanam umbi-umbian diladang dan sawah
gambar tersebut merupakan kehidupan manusia purba pada masa
Perundagian
Megalithikum
Neolithikum
Mesolithikum
Paleolithikum
Pada masa lalu manusia purba memakan siput dan kerang yang sisa-sisa kulitnya dibuang dan sehingga membentuk membentuk bukit disebut dengan
kjokkenmoddinger
abris sous roche
nomaden
sedenter
menetap
Alat kehidupan manusia purba yang masih kasar karena langsung diambil dari alam adalah
kapak persegi
kapak lonjong
kapak corong
kapak genggam
perunggu
kemampuan menangkap ikan dengan cara sederhana sudah mulai dikenal pada masa....
bercocok tanam
perundagian
nomaden
berburu dan meramu
tahap awal agraris
gambar diatas merupakan gambar "Sumatralith" yang ditemukan di aerah pantai Sumatera Utara yang juga ditemukan di
Tiongkok selatan
Thailand
India
Kamboja
Laos
Kehidupan manusia pada zaman Paleolitikum mempunyai ciri-ciri sebagai berikut, kecuali
nomaden
semi sedenter
Food gathering
kebudayaan batu masih kasar
menghasilkan kapak genggam
Kebudayaan Bacson-Hoa Binh berasal dari
india
tonkin
dongson
thailand
melayu
alat - alat yang ditemukan pada Paleolithikum digunakan untuk....
berburu
mengumpulkan makanan
bercocok tanam
menangkap ikan
membangun rumah
Migrasi atau perpindahan penduduk secara bergelombang dari Yunan, China Selatan ke wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia menyebabkan kebudayaan pada zaman Neolitikum berkembang dengan pesat jika dibandingkan masa sebelumnya. Bangsa pendatang ini
Melanosoid
Arya
Deutro Melayu
Proto Melayu
Dravida
Pada zaman Neolitikum manusia sudah mampu membuat wadah dari tanah liat yang dibakar yang disebut
alat serpih
candrasa
moko
nekara
gerabah
Fungsi Gerabah pada zaman batu muda (Neolitikum) adalah sebagai
Wadah
Tempat tinggal
Perhiasan
Tempat pemujaan
Alat berburu
Tempat yang tinggi merupakan tempat yang sangat suci. Persepsi tersebut mengakibatkan adanya bangunan atau tempat pemujaan bertingkat-tingkat. Bentuk kebudayaan yang dimaksud
Menhir
Waruga
Punden berundak
Sarkofagus
Dolmen
Fungsi dari menhir
Tempat menyimpan jenazah
Sarana pemujaan terhadap nenek moyang
Tempat menampung kedatangan roh
Tempat memperingati seseorang yang telah meninggal
meja untuk meletakan sesaji
Peti jenazah kecil yang berbentuk kubus dan ditutup dengan batu yang mirip atap rumah
Dolmen
Kubur peti batu
Waruga
Arca
Sarkofagus
Kapak batu yang banyak ditemukan di Indonesia bagian timur yang berasal dari zaman Neolitikum
kapak persegi
kapak lonjong
kapak corong
kapak pendek
kapak genggam
Peninggalan kebudayaan pada zaman logam di Nusantara dipengaruhi oleh kebudayaan
Pacitan
Ngawi
Toala
Dongson
Ngandong
Dibawah ini benda - benda peninggalan perundagian adalah
Nekara
Kapak corong
Bejana perunggu
Kapak persegi
Kapak perimbas
Hasil kebudayaan pada masa perundagian berbentuk manusia dan binatang diwujudkan dalam peninggalan berupa
candrasa
nekara
moko
arca perunggu
bejana perunggu
Masyarakat pada masa berburu dan mengumpulkan makanan memenuhi kebutuhan hidup dengan cara, kecuali
berburu binatang
menangkap ikan di sungai
mengumpulkan tumbuh-tumbuhan dari alam
menangkap siput di sungai dan kerang di laut
menanam umbi-umbian diladang dan sawah
gambar tersebut merupakan kehidupan manusia purba pada masa
Perundagian
Megalithikum
Neolithikum
Mesolithikum
Paleolithikum
Pada masa lalu manusia purba memakan siput dan kerang yang sisa-sisa kulitnya dibuang dan sehingga membentuk membentuk bukit disebut dengan
kjokkenmoddinger
abris sous roche
nomaden
sedenter
menetap
Alat kehidupan manusia purba yang masih kasar karena langsung diambil dari alam adalah
kapak persegi
kapak lonjong
kapak corong
kapak genggam
perunggu
kemampuan menangkap ikan dengan cara sederhana sudah mulai dikenal pada masa....
bercocok tanam
perundagian
nomaden
berburu dan meramu
tahap awal agraris
Menurut Ki Hajar Dewantara merumuskan kebudayaan sebagai semua hasil
cipta
seni
bahasa
karya
karsa
gambar diatas merupakan gambar "Sumatralith" yang ditemukan di aerah pantai Sumatera Utara yang juga ditemukan di
Tiongkok selatan
Thailand
India
Kamboja
Laos
Kehidupan manusia pada zaman Paleolitikum mempunyai ciri-ciri sebagai berikut, kecuali
nomaden
semi sedenter
Food gathering
kebudayaan batu masih kasar
menghasilkan kapak genggam
Kebudayaan Bacson-Hoa Binh berasal dari
india
tonkin
dongson
thailand
melayu
alat - alat yang ditemukan pada Paleolithikum digunakan untuk....
berburu
mengumpulkan makanan
bercocok tanam
menangkap ikan
membangun rumah
Migrasi atau perpindahan penduduk secara bergelombang dari Yunan, China Selatan ke wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia menyebabkan kebudayaan pada zaman Neolitikum berkembang dengan pesat jika dibandingkan masa sebelumnya. Bangsa pendatang ini
Melanosoid
Arya
Deutro Melayu
Proto Melayu
Dravida
Pada zaman Neolitikum manusia sudah mampu membuat wadah dari tanah liat yang dibakar yang disebut
alat serpih
candrasa
moko
nekara
gerabah
Fungsi Gerabah pada zaman batu muda (Neolitikum) adalah sebagai
Wadah
Tempat tinggal
Perhiasan
Tempat pemujaan
Alat berburu
Tempat yang tinggi merupakan tempat yang sangat suci. Persepsi tersebut mengakibatkan adanya bangunan atau tempat pemujaan bertingkat-tingkat. Bentuk kebudayaan yang dimaksud
Menhir
Waruga
Punden berundak
Sarkofagus
Dolmen
Fungsi dari menhir
Tempat menyimpan jenazah
Sarana pemujaan terhadap nenek moyang
Tempat menampung kedatangan roh
Tempat memperingati seseorang yang telah meninggal
meja untuk meletakan sesaji
Peti jenazah kecil yang berbentuk kubus dan ditutup dengan batu yang mirip atap rumah
Dolmen
Kubur peti batu
Waruga
Arca
Sarkofagus
Kapak batu yang banyak ditemukan di Indonesia bagian timur yang berasal dari zaman Neolitikum
kapak persegi
kapak lonjong
kapak corong
kapak pendek
kapak genggam
Peninggalan kebudayaan pada zaman logam di Nusantara dipengaruhi oleh kebudayaan
Pacitan
Ngawi
Toala
Dongson
Ngandong
Dibawah ini benda - benda peninggalan perundagian adalah
Nekara
Kapak corong
Bejana perunggu
Kapak persegi
Kapak perimbas
Hasil kebudayaan pada masa perundagian berbentuk manusia dan binatang diwujudkan dalam peninggalan berupa
candrasa
nekara
moko
arca perunggu
bejana perunggu
