wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Review Pengenalan BB dan Sampling [by DMM]

Total questions: 25

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Batu bara terbentuk dari jasad hewan purba

a)

BENAR

b)

SALAH

2.

Tahapan awal pembentukan batu bara dibantu oleh mikroba pengurai aerob.

a)

BENAR

b)

SALAH

3.

Material prekursor batu bara terdiri atas organik dan anorganik

a)

BENAR

b)

SALAH

4.

Batu bara di Indonesia tergolong batu bara muda karena terbentuk sejak era Paleozoic.

a)

BENAR

b)

SALAH

5.

Faktor fisik utama yg mempengaruhi pembentukan batu bara adalah waktu, kenaikan temperatur, dan kenaikan tekanan. Faktor ini mempengaruhi pada saat tahapan biochemical coalification.

a)

BENAR

b)

SALAH

6.

Surveyor menentukan interval sampling yaitu satu increment diambil tiap 100 MT. Hal tersebut adalah contoh interval berbasis massa.

a)

BENAR

b)

SALAH

7.

Full-stream cut dapat dilakukan pada kegiatan sampling di atas bak truk batu bara.

a)

BENAR

b)

SALAH

8.

Saat mengambil sampel di stockpile batu bara, sampel yang diambil adalah yang terletak pada kedalaman (dari permukaan) minimal (a)   cm

9.

Secondary cross belt sampler minimal mengambil (a)   cut dari aliran primary increment untuk mengurangi berat increment

10.

Sampling kondisi B, C, dan D digunakan untuk keperluan transaksional.

a)

BENAR

b)

SALAH

11.

Salah satu tujuan preparasi adalah homogenisasi contoh asal sehingga sampel yang dianalisa benar-benar mewakili lot/populasi.

a)

BENAR

b)

SALAH

12.

Untuk keperluan transaksional PLN, saat preparasi surveyor independent melakukan kali pertama pengecilan ukuran butiran sampel ke ukuran (a)   mm

13.

Sampel batu bara yang digunakan PLTU Ombilin dipreparasi melalui proses pengeringan hingga konstan menggunakan drying oven. Temperatur ambien saat itu 27 derajat Celcius. Maka, temperatur pengeringan disetting maksimum (a)   derajat Celcius.

14.

Sampel batu bara PLTU Naganraya yang berkalori tipikal 4200 kKal/kg (arb) sebaiknya dipreparasi melalui pengeringan konstan maksimum selama (a)   jam

15.

Pada proses preparasi, sampel batu bara PLN dikecilkan ukuran butirannya menjadi 4,75 mm. Lalu dilakukan pembagian dengan alat RSD. Maka berat minimum sub sampel setelah pembagian sampel adalah (a)   gram (tanpa tanda koma, tanpa tanda titik)

16.

Saat gross sample dalam kondisi basah dilakukan pengeringan 2x pada proses preparasi. Pengeringan tahap pertama dilakukan hingga berat sampel tercapai konstan (penurunan berat sampel < 0,1% per jam)

a)

BENAR

b)

SALAH

17.

Paramater kualitas yang didapatkan dari kegiatan preparasi berupa Moisture in the Analysis Sample dan Free Moisture.

a)

BENAR

b)

SALAH

18.

Pengujian Residual Moisture segera dilakukan setelah sample selesai dipreparasi ke ukuran mesh 60.

a)

BENAR

b)

SALAH

19.

Jika sampling dilakukan menggunakan peralatan mechanical sample kondisi B dan terdapat crusher pada peralatan tsb, maka saat preparasi tidak perlu melakukan pengecilan ukuran butiran lagi.

a)

BENAR

b)

SALAH

20.

Saat preparasi, gross sample Sizing dilakukan pengecilan ukuran butiran.

a)

BENAR

b)

SALAH

21.

Menurut ASTM D3172, proximate analysis meliputi (pilih lebih dari satu jawaban)

a)

Surface Moisture

b)

Moisture in the Analysis Sample

c)

Ash

d)

Volatile Matter

e)

Fixed Carbon

22.

Berikut ini nilai parameter kualitas batu bara yang diperoleh tanpa dilakukan pengujian, yaitu

a)

MiAS

b)

Ash

c)

Volatile Matter

d)

Fixed Carbon

23.

Saat pengujian Volatile Matter, sisa sampel dari akhir pengujian berupa (pilih lebih dari satu jawaban)

a)

Fixed Carbon

b)

Ash

c)

MiAS

d)

Volatile Matter

24.

Saat penimbangan sampel batu bara, pintu timbangan analitik bagian atas harus tetap dibuka.

a)

BENAR

b)

SALAH

25.

Silika gel pada alat desikator berwarna biru pekat. Maka hal ini menandakan silika gel dalam kondisi jenuh dengan air (H2O).

a)

BENAR

b)

SALAH