Font size
WorksheetsSOAL PPG PLB 1
Total questions: 90
Worksheet time: 45mins
Guru memperkenalkan huruf Braille pada anak tunanetra dengan menggunakan titik-titik Braille yang sesungguhnya. Alasan yang membenarkan aktivitas tersebut adalah ....
Mempersingkat waktu
Mempertajam perabaan
Meningkatkan motivasi
Menguatkan persepsi
Guru tidak menggunakan kata-kata “ini”, “di sana”, “ke sini” dan lain-lain pada saat mengajar peserta didik tunanetra. Aktivitas ini menunjukkan bahwa guru sedang memperhatikan kebutuhan khusus berupa ....
Activity of Daily Living
Orientation and mobility
Communication and interactio
Discrimination awareness training
Pertimbangan yang paling utama untuk memutuskan seorang peserta didik tunanetra perlu dan tidaknya diajarkan membaca dan menulis Braille adalah ....
Ketajaman penglihatan
Minat dan kemauan
Kecerdasan dan emosi
Lantang pandangan
Rumusan tujuan pembelajaran berikut ini yang paling baik adalah ....
Badu dapat menemukan 5 kata yang salah
Badu menyadari ada kata-kata yang salah dalam bacaan
Badu dapat menemukan 5 kata yang salah dari 10 kalimat
Badu dapat membedakan kata-kata yang salah dan benar
Berdasarkan asesmen diketahui bahwa Ali berusia 7 tahun dan masih dapat membaca huruf awas yang dibesarkan. Berdasarkan kondisi tersebut sebaiknya ....
Ali perlu segera diperkenalkan huruf Braille
Ali perlu lebih dahulu diperkenalkan huruf awas
Ali diperkenalkan huruf awas bersama-sama dengan huruf Braille
Ali tidak perlu diperkenalkan huruf Braille
Aktivitas berikut ini yang sebaiknya menggunakan strategi analytic touch adalah....
Anak tunanetra membedakan bermacam- macam uang koin
Anak tunanetra mengeksplorasi bermacam-macam permukaan
Anak tunanetra mengeksplorasi lingkungan yang baru
Membedakan bermacam-macam kendaraan bermotor
Aktivitas berikut ini yang termasuk aktivitas orientasi bagi anak tunanetra adalah....
Mencari barang yang jatuh
Menggunakan tongkat
Memperkirakan jarak
Menggunakan anjing penuntun
Aktivitas berikut ini yang termasuk aktivitas mobilitas bagi anak tunanetra adalah....
Mengenali posisi pintu terhadap tempat duduknya
Berjalan hati-hati ketika ada benda yang membahayakan
Mengeksplorasi lebih saksama benda-benda yang dirasa aneh
Mencatat nama benda-benda yang ada di ruangan
Seorang guru yang mengajar anak tunanetra menggunakan alat peraga model binatang yang diperkecil, misalnya gajah. Dengan cara ini guru menerapkan prinsip pembelajaran ....
Kekongkritan
Penyatuan konsep
Belajar sambil melakukan
Pemanfaatan indera
Pembelajaran suatu konsep kepada peserta didik tunanetra yang dapat menimbulkan verbalisme antara lain ....
Ceramah berlebihan
Tidak menggunakan peraga
Menggunakan peraga yang salah
Tidak ada aktivitas fisik
Guru meminta peserta didik yang mengalami hambatan penglihatan untuk membaca halaman sebuah koran yang terdapat jenis dan ukuran huruf yang beragam. Dengan cara ini, guru dapat memperkirakan ....
Penglihatan binokuler
Kesehatan penglihatan
Luas lapangan penglihatan
Ketajaman penglihatan
Jika ada seorang peserta didik tunanetra yang belajar bersama dengan anak awas di sekolah reguler, maka yang paling perlu diadaptasi adalah....
Penilaian
Media
Materi
Prosedur
Pelajaran orientasi mobilitas bagi peserta didik tunanetra bermanfaat untuk mengatasi dampak ketunanetraan dalam hal ....
Keterbatasan kognitif dan bahasa
Keterbatasan interaksi dan komunikasi
Keterbatasan kontak dengan lingkungan
Keterbatasan variasi pengalaman
Seorang peserta didik yang ketunanetraannya terjadi sebelum lima tahun dampak terhadap pempelajarannya lebih buruk dari pada yang terjadi setelah lima tahun. Hal ini terkait dengan ada tidaknya ....
Pengalaman visual
Keterampilan Sosial
Keterampilan bahasa verbal
Keterampilan Bahasa non-verval
Perilaku berikut ini menunjukkan kemungkinan seorang peserta didik mengalami hamabatan penglihatan (tunanetra) ....
Cepat bosan dan kurang konsentrasi
Sulit menangkap isi bacaan
Tidak tertarik pada isi bacaan
Sering salah membaca kata
Seorang guru meminta seorang anak tunanetra berkonsentrasi dan mencatat suara apa saja yang didengar selama beberapa menit di dalam kelas. Aktivitas ini merupakan latihan pendengaran dalam hal ....
Menentukan sumber suara
Menyadari adanya suara
Menentukan kualitas suara
Menentukan warna suara
Cara membaca huruf Braille yang dianggap paling efektif adalah ....
Menggunakan satu tangan dengan tiga jari
Menggunakan satu tangan
Menggunakan dua tangan
Menggunakan satu tangan dengan satu jari
Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) seorang guru SLB yang benar dilaksanakan dengan tujuan ....
Menemukan teori baru tentang pembelajaran
Menguji teori yang sudah ada
Meningkatkan kualitas pembelajaran
Meningkatkan prestasi siswa
Hasil Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menunjukkan bahwa pembelajaran komunuikasi pada anak autis menggunakan PECS sangat efektif. Implikasi hasil penelitian ini yang tepat adalah ....
PECS dapat menjadi alternatif pengajaran komunikasi bagi anak autis
Pembelajaran komunikasi bagi anak autis seharusnya menggunakan PECS
PECS dapat digunakan untuk pengajaran komunikasi bagi anak berkebutuhan khusus
Pengajaran komunikasi dengan PECS dapat dikombinasikan dengan metode lain
Seorang guru SLB mencobakan metode baru untuk meningkatkan kecepatan membaca bagi siswanya. Hasil refleksi menunjukkan bahwa kecepatan membaca meningkat, tetapi para siswa berpendapat bahwa metode baru tersebut tidak menyenangkan. Apa yang harus dilakukan oleh guru?
Mengganti metode lain yang lebih baru
Melakukan siklus baru
Melakukan pengamatan ulang
Mengganti subjek penelitian
Peserta didik Autis mengalami hambatan komunikasi, interaksi, sosial, dan bahasa yang bisa dipahami dari proses....
Prognose
Identifikasi
Diagnose
Asesmen
Komponen pokok dalam pengembangan silabus pada Kurtilas 2013 secara berurutan adalah....
Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar , Materi Pokok, Kegiatan Pembelajaran, Indikator, Penilaian, Sumber Belajar, Alokasi Waktu
Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar , Materi Pokok, Kegiatan Pembelajaran, Indikator, Penilaian, Alokasi Waktu, Sumber Belajar
Kompetensi Dasar, Standar Kompetensi, Materi Pokok, Kegiatan Pembelajaran, Indikator, Penilaian, Alokasi Waktu, Sumber Belajar
Kompetensi Dasar, Standar Kompetensi, Materi Pokok, Kegiatan Pembelajaran, Indikator, Penilaian, Waktu, Sumber Belajar, Alokasi Waktu
Seorang tunagrahita yang telah dewasa dan mempunyai MA 11 tahun termasuk ....
Severe mental retardation
Mild mental retardation
Moderate mental retardation
Profound mental retardation
Penentuan standar kompetensi lulusan untuk SDLB pada kurikulum 2013 harus mengacu kepada tiga aspek, yaitu ....
Pengetahuan, Sikap, Keterampilan
Pengetahuan, Keterampilan, Sikap
Sikap, Pengetahuan, Keterampilan
Keterampilan, Sikap, Pengetahuan
Strategi pembelajaran yang paling relevan dengan kebutuhan ABK permanen adalah ....
Kooperatif
Kompetitif
Individual
Individualisasi
Kebutuhan belajar peserta didik gangguan konsentrasi, atensi dan perilaku hiperaktif (ADD/ADHD) dapat dideskripsikan berdasarkan hasil....
Identifikasi
Asesmen
Prognose
Observasi
Gaya pembelajaran tertentu pada peserta didik autis akan berpengaruh terhadap pemahaman bahasa dan kemampuan membacanya....
Ekspresi diri melalui penggunaan bahasa dan tingkah laku non verbal
Peningkatan kesadaran dan pemahaman terhadap situasi sosial
Pemahaman kata/kalimat yang abstrak dan tidak panjang
Menyarankan kepada orang tuanya untuk menyekolahkan anaknya
Pendidikan dan pembelajaran anak autis pada umumnya dilaksanakan berdasarkan pada prinsip-prinsip sebagai berikut....
Terstruktur
Terprogram
Terbaik
Konsisten
Pembelajaran anak autis yang dilakukan oleh guru dengan tepat, sistematis, dan sesuai dengan kemampuan anak, tidak tergantung pada...
Program pengajaran yang diindividualisasikan (IEP)
Lingkungan belajar yang terstruktur, dengan pedoman yang jelas mengenai perilaku apa yang diharapkan dan tidak diharapkan
Kelas dilengkapi dengan alat-alat yang baru dan modern
Kurikulum didasarkan atas karakteristik individual anak, bukan atas dasar label autisme
Komponen pokok dalam pengembangan silabus pada KTSP secara berurutan adalah....
Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar , Materi Pokok, Kegiatan Pembelajaran, Indikator, Penilaian, Sumber Belajar, Alokasi Waktu
Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar , Materi Pokok, Kegiatan Pembelajaran, Indikator, Penilaian, Alokasi Waktu, Sumber Belajar
Kompetensi Dasar, Standar Kompetensi, Materi Pokok, Kegiatan Pembelajaran, Indikator, Penilaian, Alokasi Waktu, Sumber Belajar
Kompetensi Dasar, Standar Kompetensi, Materi Pokok, Kegiatan Pembelajaran, Indikator, Penilaian, Waktu, Sumber Belajar, Alokasi Waktu
Komponen pokok dalam pengembangan silabus pada kurikulum 2013 secara berurutan adalah....
Kompetensi inti, Kompetensi Dasar, Kegiatan Pembelajaran, Materi Pembelajaran, Penilaian, Alokasi Waktu, Sumber Belajar
Kompetensi inti, Kompetensi Dasar, Materi Pembelajaran, Kegiatan Pembelajaran, Penilaian, Sumber Belajar, Alokasi Waktu
Kompetensi inti, Kompetensi Dasar, Materi Pembelajaran, Kegiatan Pembelajaran, Penilaian, Alokasi Waktu, Sumber Belajar
Kompetensi Dasar,Kompetensi Inti, Materi Pembelajaran, Kegiatan Pembelajaran, Penilaian, Alokasi Waktu, Sumber Belajar
Strategi pembelajaran yang paling relevan dengan kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus permanen adalah ....
Kooperatif
Kompetitif
Individual
Diindividualisasikan
Anak yang selalu bergerak tidak bisa diam disertai dengan mudah beralih perhatiannya, anak tersebut adalah....
Hiperaktive
ADD
ADHD
Delinquent
Pembelajaran yang sebaiknya dihindarkan dari proses belajar peserta didik berbakat adalah yang berorientasi pada ....
Penemuan
Pendekatan induktif
Berpikir konvergen
Proses berpikir tinggi
Penggunaan Strategies for Behavioral Change untuk memberikan layanan pengembangan diri pada peserta didik tunadaksa perlu memperhatikan prinsip, yaitu...
Menghargai semua perilaku siswa yang muncul
Menghargai perilaku siswa secara konsisten dan proporsional
Mengharhargai perilaku positif siswa bisa ditunda
Menghargai perilaku siswa yang tidak dikehendaki muncul
Berikut ini ada beberapa pernyataan asesmen yang terbaik untuk menyusun pembelajaran individual....
Guru harus memiliki ilmu asesmen, sadar dalam melakukannya, mampu menyusun dan menganalisis hasil asesmen
Guru harus memiliki ilmu asesmen, mampu menyusun dan menganalisis hasil asesmen
Guru harus memiliki ilmu asesmen, sadar dalam melakukannya, dan menganalisis hasil asesmen
Guru harus memiliki ilmu asesmen, sadar dalam melakukannya, mampu menyusun hasil asesmen
Model pendidikan anak berbakat adalah dengan memberikan....
Individualisasi pembelajaran
Percepatan
Skiping education
Inklusi
Berjalan dan berlari merupakan aktivitas peserta didik berkebutuhan khusus yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan ....
Mobilitas
Persepsi
Motorik halus
Motorik kasar
Kurikulum pendidikan anak tunagrahita yang termasuk kelompok untuk pengembangan pribadi yaitu ....
Menolong diri sendiri
kesadaran sosial dan komunikasi
penggunaan waktu
kesadaran diri dan kesadaran sosial
Belajar merupakan peristiwa mental yang berhubungan dengan berpikir dan pemecahan masalah. Pandangan tersebut diterangkan melalui teori belajar....
Behaviorisme
Kognitivisme
Humanisme
Konstruktivisme
Kreativitas pada anak berbakat dapat tumbuh dengan baik apabila ....
Orang tua selalu memenuhi kebutuhan anaknya yang berbakat
Lingkungan memberi penghargaan yang sama pada semua anak
Lingkungan bersahabat dan ramah pada semua anak
Orang tua bersifat demokratis dan menghargai perbedaan individual
Strategi pembelajaran yang paling relevan dengan kebutuhan ABK permanen adalah ....
Kooperatif
Kompetitif
Individual
Individualisasi
Prinsip layanan program bagi anak Kesulitan Belajar Khusus (Specific Learning Disability) adalah ....
Dapat memberikan penguatan
Mengarah kepada kebutuhan dasar
Berorientasi ke masa depan
Menggunakan pendekatan individual
Salah satu ciri dari kurikulum berdiferensiasi untuk anak berbakat antara lain ....
Kurikulum tidak beranjak dari kurikulum umum
Kurikulum beranjak dari kurikulum umum
Kurikulum tidak mendasarkan teori belahan otak
Kurikulum sama untuk semua anak
Seorang guru sedang memperkenalkan konsep bilangan 3 (tiga) pada siswa tunadaksa dengan hambatan intelektual. Media yang dipergunakan tulisan angka tiga dan jambu mete tiga buah. Media yang dipergunakan guru dalam pembelajaran mengacu pada tahap perkembangan kognitif...
Kemampuan lokomosi anak normal yang berusia sama
Kemampuan motorik anak normal yang berusia sama
Kemampuan mobilisasi anak normal yang berusia sama
Kemampuan non lokomosi anak normal yang berusia sama
Ada aliran mengatakan bahwa, norma susila dapat dan harus diajarkan pada setiap peserta didik termasuk peserta didik berkebutuhan khusus tunadaksa supaya berperilaku normatif, faham ini dikenal dengan ....
Relativisme
Kebebasan
Dogmatis
Keyakinan yang rasional
Asesmen pada peserta didik berkebutuhan khusus penting diilakukan oleh guru sebelum membuat program pembelajarannya, karena ....
Guru sebagai perencana, pelaksana dan evaluator KBM
Guru yang bertanggung jawab pada kemajuan belajarnya
Guru lebih memahami anak didiknya dari pada orang lain
Guru memiliki kemampuan dalam melakukan asesmen
Kegiatan Belajar Mengajar pada anak berbakat yang lebih berorientasi kepada proses adalah ....
Pemecahan masalah
Membandingkan dan mempertentangkan
Melakukan diskusi
Membuat perencanaan dan penelitian
Upaya orang tua dan guru dalam meningkatkan konsentrasi, perhatian, dan perbendaharaan kata anak autis dapat diwujudkan melalui ....
Dialog atau komunikasi
Kerjasama dengan orang lain
Stimulasi dini
Pelajaran bahasa
Peserta didik Autis mengalami hambatan komunikasi, interaksi, sosial, dan bahasa yang bisa dipahami dari proses....
Prognose
Identifikasi
Diagnose
Asesmen
Komponen pokok dalam pengembangan silabus pada Kurtilas 2013 secara berurutan adalah....
Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar , Materi Pokok, Kegiatan Pembelajaran, Indikator, Penilaian, Sumber Belajar, Alokasi Waktu
Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar , Materi Pokok, Kegiatan Pembelajaran, Indikator, Penilaian, Alokasi Waktu, Sumber Belajar
Kompetensi Dasar, Kompetensi Inti, Materi Pokok, Kegiatan Pembelajaran, Indikator, Penilaian, Alokasi Waktu, Sumber Belajar
Kompetensi Dasar, Kompetensi Inti, Materi Pokok, Kegiatan Pembelajaran, Indikator, Penilaian, Waktu, Sumber Belajar, Alokasi Waktu
Hasil pemeriksaan audiograf Santi menunjukkan telinga kanan 110 dB dan telinga kiri 95 dB. Untuk media pembelajaran Santi yang menggunakan ABM diperlukan....
Visual dan Auditory
Visual
Auditory dan Taktil
Auditory
Guru memperlihatkan gambar baju dan tulisan “baju” lalu guru meminta sandi untuk mencocokan gambar dan tulisan yang sama, kegiatan yang dilakukan merupakan....
Latihan deteksi
Latihan identifikasi
Latihan komunikasi
Latihan mencocokan
Bahasa pasif (reseptif) lebih cepat berkembang dibanding dengan bahasa aktif (ekspresif), hal ini terjadi pada usia....
6-8 bulan
9-10 bulan
12-18 bulan
20-24 bulan
Hasil asesmen menunjukkan mampu mengucapkan huruf /a/, /u/, /o/, /p/, /b/, /m/; suara terkesan monoton, sering mengulang kata dan terjadi penghilangan huruf yang diawal kata saat bicara.... Profil dari hasil asesmen yang tepat adalah....
Anak sudah mampu mengucapkan beberapa huruf vokal dan konsonan bilabial, kualitas suara cenderung monoton, mengalami echolalia dan omisi pada kata yang diucapkan
Anak belum mampu mengucapkan semua konsonan, kualitas suara sangat monoton, mengalami echolalia dan omisi kata
Anak hanya mampu mengucapkan beberapa fonem, kualitas suara monoton, dan mengalami echolalia serta selalu terjadi omisi pada kata yang diucapkan
Anak baru bisa mengucapkan beberapa huruf vokal dan konsonan bilabial, kualitas suara selalu monoton, mengalami echolalia dan omisi kata
Satu isyarat melambangkan satu kata/morfem, merupakan ciri dari ....
Isyarat konseptual
Isyarat struktural
Bahasa isyarat
Isyarat alamiah
Isyarat di atas melambangkan angka....
78
88
87
77
Membaca permulaan dalam KBM tunarungu dengan menggunakan metode maternal reflektif, disebut....
Membaca ideovisual
Membaca reseptif
Membaca transisi
Membaca ekspresif
Percakapan dari hati ke hati memiliki ciri terjadinya proses dua hati memikirkan hal yang sama, disebut....
Spontanitas
Fleksibilitas
Interaktifitas
Intersubyektifitas
Guru membahasakan ungkapan anak yang berupa kata/kelompok kata/kalimat yang sempurna secara lisan, dalam KBM perdati dinamakan....
Visualisasi
Refleksi
Peran ganda
Ideovisual
“ Discovery learning atau Penemuan sendiri” adanya aturan, hukum dan sistem bahasa dalam tata bahasa Indonesia, dalam KBM tunarungu merupakan ....
Visualisasi
Refleksi
Ideovisual
Perdati
Fonem /n/,/r/, dan /l/, adalah fonem yang daerah artikulasi berasal dari....
Dental
Labiodental
Velar
Bilabial
Anak mulai dapat duduk, perhatian anak sudah bisa diarahkan, anak sudah mengenal nama diri. Kemampuan di atas dalam RPP merupakan....
Deskripsi diri
Kemampuan awal
Tujuan belajar
Tujuan proses
Tahapan perkembangan bicara pada anak usia 5-7 bulan adalah....
Babbling
Echolalia
Lalling
true speech
Metode formal, metode okasional dan MMR, merupakan....
Metode komunikasi untuk tunarungu
Metode pembelajaran wicara untuk tunarungu
Metode membaca ujaran untuk tunarungu
Metode pembelajaran bahasa untuk tunarungu
Anak diminta mencari sumber bunyi lonceng yang masuk ke telinga dari berbagai arah seperti depan, belakang, kiri, atau kanan, atas atau bawah, merupakan latihan BKPBI....
Deteksi
Diskriminasi
Identifikasi
Komprehensif
Gangguan bicara yang diakibatkan karena kecerdasan di bawah rata-rata, dinamakan ....
Disaudia
Disglosia
Disatria
Dislogia
Suatu proses pengenalan kata dengan mengkaitkan kata sebelumnya yang baru dikenal anak, dalam pembelajaran wicara dinamakan....
Asimilasi
Distorsiasi
Differensiasi
Asosialsi
Yang tergolong fonem getar bersuara adalah....
/l/
/r/
/k/
/n/
Cermin artikulasi, lampu, kartu gambar, pias, nasalitet, merupakan alat bina wicara untuk....
Alat rangsang visual
Alat rangsang auditori
Alat rangsang taktil
Alat rangsang pernafasan
Vocal /u/ dan /o/ dalam segitiga vocal terletak di....
Depan
Belakang
Tengah
Samping
Seorang guru perlu mengidentifikasi kemampuan peserta didik tunadaksa sebelum memberikan layanan pendidikan. Jika yang akan diasesmen (dinilai) adalah kemampuan menulis dengan tangan, maka aspek-aspek yang harus dinilai meliputi ....
Kemampuan gerak fleksi, gerak ekstensi, eversi, inversi tangan
Kemampuan gerak fleksi, gerak ekstensi, eversi, inversi, rotasi dan sirkumduksi tangan
Kemampuan gerak fleksi, gerak ekstensi, eversi, inversi, rotasi dan sirkumduksi lengan
Kemampuan gerak fleksi, gerak ekstensi, eversi, rotasi dan sirkumduksi tangan
Pemahaman terhadap kemampuan peserta didik tunadaksa secara tepat dapat diungkap melalui asesmen, apabila guru akan mengajar penjumlahan, maka kemampuan yang perlu diketahui guru, yaitu ....
Pemahaman lambang bilangan, simbol tambah dan nilai tempat
Pemahaman lambang bilangan dan nilai tempat
Pemahaman lambang bilangan, dan simbol bilangan
Pemahaman lambang bilangan, simbol tambah, simbol kurang dan nilai tempat
Salah satu hambatan yang dihadapi peserta didik berkesulitan belajar yaitu kemampuan membedakan suara atau obyek yang dilihatnya. Untuk mendapatkan data tentang kemampuan diskriminasi visual anak berkesulitan belajar, maka diperlukan instrumen tes yang valid. Berikut ini ada pernyataan yang tidak tepat digunakan sebagai salah satu aspek dalam instrumen tes diskriminasi visual yaitu ....
Kemampuan menghilangkan bentuk geometri seperti segi tiga, segi empat, persegi panjang, bulat dan bujur sangkar
Kemampuan mencari kekurangan bentuk-bentuk geometri, seperti segi tiga, segi empat, persegi panjang, bulat dan bujur sangkar
Kemampuan membedakan bentuk-bentuk geometri, seperti segi tiga, segi empat, persegi panjang, bulat dan bujur sangka
Kemampuan mengomentari bentuk-bentuk geometri yang berbeda, sehingga bentuknya menjadi sempurna
Seorang peserta didik berkesulitan belajar, mengerjakan soal perkalian 12 x 4 = 46, 17 x 5 = 52.Untuk mengetahui hambatan yang dihadapinya, mereka perlu diasesmen. Adapun aspek yang perlu diungkap, yaitu ....
Persepsi visual dan nilai tempat. Instrumen tes berupa kemampuan diskriminasi bentuk dan posisi tubuh
Persepsi auditif dan nilai tempat. Instrumen tes berupa kemampuan membedakan suara dan posisi tubuh
Persepsi taktil dan nilai tempat. Instrumen tes berupa tes membedakan lembut, kasar dengan mata ditutup, dan posisi tubuh
Persepsi kinestetik dan nilai tempat. Instrumen berupa tes mengingat bentuk, menirukan gerak dan posisi
Berdasarkan hasil asesmen pada peserta didik cerebral palsy diperoleh data; sendi siku dan sendi lutut sebelah kanan mengalami kekakuan, kemampuan berbahasanya lancar, kemampuan membilang sampai bilangan 10 dan menuliskan lamang bilangan yang disebutnya selalu salah. Secara khusus profil akademik matematikanya...
Tingkat kemampuan kognisinya kongkrit, kemampuan mengingatnya rendah dan ada hambatan dalam persepsi kinestetik
Tingkat kemampuan kognisinya semi kongkrit, kemampuan mengingatnya rendah dan ada hambatan dalam persepsi kinestetik
Tingkat kemampuan kognisinya abstrak, kemampuan mengingatnya rendah dan ada hambatan dalam persepsi sensorik
Tingkat kemampuan kognisinya kongkrit, kemampuan mengingatnya rendah dan ada hambatan dalam persepsi visual kinestetik
Hasil asesmen pada peserta didik cerebral palsy diperoleh data; tangan sebelah kanan sering bergerak sendiri, kemampuan berbahasanya tidak jelas, mampu memahami bilangan 10 sampai 100 dan tulisannya susah dibaca. Secara khusus profil kemampuan berkomunikasinya....
Tidak jelas, sukar difahami karena delayed organis dan sifatnya permanen. Kemampuan bicaranya tidak bisa sesuai dengan perkembangan usia
Tidak lancar karena delayed organis dan sifatnya permanen. Kemampuan bicaranya tidak bisa sesuai dengan perkembangan usia
Tidak jelas dan tidak lancar karena delayed organis dan sifatnya permanen. Kemampuan bicaranya tidak bisa sesuai dengan perkembangan usia
Kacau hanya yang bersangkkutan sendiri yang mengerti, karena delayed organis dan sifatnya permanen. Kemampuan bicaranya tidak bisa sesuai dengan perkembangan usia
Berdasarkan hasil asesmen pada peserta didik cerebral palsy diperoleh data; sendi siku dan sendi lutut sebelah kanan mengalami kekakuan, kemampuan berbahasanya lancar, kemampuan membilang sampai bilangan 10 dan menuliskan lambang bilangan yang disebutnya selalu salah. Program pembelajaran yang diprioritaskan adalah....
Kemampuan membilang bilangan sampai 10, baru kemudian menuliskan lambang bilangan
Kemampuan menulis lambang bilangan , baru kemudian kemampuan membilang lambang bilangan
Kemampuan membilang bilangan sampai 10, dan menuliskan lambang bilangan dirumuskan bersama-sama
Kemampuan membilang bilangan sampai 10 sampai lancar sekali , baru kemudian menuliskan lambAng bilangan
Hasil asesmen pada peserta didik cerebral palsy diperoleh data; tangan sebelah kanan sering bergerak sendiri, kemampuan berbahasanya tidak jelas, mampu memahami bilangan 10 sampai 100 dan tulisannya susah dibaca. Program pembelajaran yang dirumuskan meliputi....
Pengembangan kemampuan motorik tangan, kemampuan memahami bilangan, berbahasa dan kemampuan menulis
Pengembangan kemampuan motorik tangan, kemampuan berbahasa, kemampuan memahami bilangan dan kemampuan menulis
Pengembangan kemampuan motorik tangan, kemampuan menulis kemampuan memahami bilangan, berbahasa
Pengembangan kemampuan menulis, kemampuan memahami bilangan, berbahasa dan kemampuan motorik tangan
Hasil asesmen pada peserta didik berkesulitan belajar membaca, diperoleh data membacanya tidak lancar, selalu menunjuk kata-kata yang dibacanya, sering menghilangkan atau menambah kata, huruf m dibaca w dan huruf w dibaca m. Program pembelajaran yang dirumuskan untuk peserta didik ini adalah....
Latihan persepsi visual; meliputi diskriminasi visual,, latihan taktil dan taktil kinentetik
Latihan persepsi auditif; meliputi diskriminasi auditif, latihan taktil dan taktil kinentetik
Latihan persepsi visual dan auditif; meliputi diskriminasi visual, diskriminasi auditif, latihan taktil dan taktil kinentetik
Latihan persepsi visual dalam bentuk diskriminasi visual, latihan taktil dan taktil kinentetik
Hasil asesmen pada peserta didik berkesulitan belajar menulis, diperoleh data tulisannya tidak terbaca, hurufnya kecil-kecil dan tidak beraturan, ada juga tulisan huruf besar sehingga melebihi ruang garis. Program pembelajaran menullis yang perlu dirumuskan untuk peserta didik ini adalah....
Latihan koordinasi motorik, latihan keseimbangan, latihan persepsi ruang, dan latihan motorik kasar
Latihan persepsi ruang, latihan koordinasi motorik, latihan konsentrasi dan latihan keseimbangan
Latihan persepsi ruang, latihan koordinasi motorik mata tangan dan melatih persepsi kinestetik
Latihan kinestetik, latihan persepsi ruang, latihan koordinasi motorik dan latihan keseimbangan
Proses pembelajaran peserta didik tunadaksa sedapat mungkin mampu mengembangkan potensi mereka, salah satunya menggunakan pendekatan sistem sosial budaya lingkungan. Penerapannya....
Membawa budaya lingkungan ke dalam program sekolah
Membawa budaya lingkungan sendiri ke dalam program sekolah
Membawa semua budaya lingkungan ke dalam program sekolah
Membawa budaya lingkungan ke dalam program sekolah berdasarkan anjuran dari pemerintah daerah
Strategi pembelajaran merupakan pendekatan dalam mengelola kegiatan pembelajaran agar kompetensi yang diharapkan dapat tercapai secara efektif dan efisien. Berikut ini merupakan salah satu pernyataaan yang tepat untuk mencapai kompetensi secara efektif dan efisien dalam pembelajaran peserta didik tunadaksa ....
Menggunakan metode, menggunakan alat/media yang sesuai kebutuhan anak, mengatur waktu yang diperlukan dan menyusun Rencara Pelaksanaan Pelajaran
Menyajikan materi sesuai dengan waktu yang tersedia dan menggunakan alat peraga yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik tunadaksa
Menyajikan materi sesuai dengan waktu yang tersedia dan menenggunakan alat peraga yang sesuai dengan kebtuhan peserta didik tunadaksa
Mengintegrasikan urutan kegiatan, mengorganisasikan dan menyampaikan materi dengan beberapa metode, penggunaan alat /media, serta mengatur waktu yang diperlukan
Pengembangan diri dan gerak peserta didik tunadaksa dalam keterampilan memakai sepatu, maka tidak semua model sepatu diajarkan. Guru perlu memilih model sepatu yang tepat agar proses pembelajaran berlangsung seefektif mungkin. Pada tahap pertama pembelajaran memakai sepatu yang perlu dihindari adalah ....
Sepatu yang menggunakan tali lebih dahulu diajarkan, supaya anak dapat memakai sendiri tanpa dibantu oleh orang lain
Semua model sepatu yang sedang trendy supaya anak dapat memakai semua jenis sepatu
Sepatu yang sedang dipakai anak, supaya anak dapat memakai dan melepas sepatunya sendiri
Sepatu yang dimiliki anak, supaya anak dapat memakai dan melepaskan sepatunya sendiri
Materi yang diajarkan dalam pengembangan diri dan gerak pada peserta didik tunadaksa sering tidak berhasil. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor selain kondisi anak itu sendiri. Tindakan apakah yang seharusnya dilakukan seorang guru untuk pengembangan diri dan gerak ketika ada peristiwa seorang anak memecahkan piring di kelas?
Mengulang kembali pembelajaran dan menyemangati anak supaya tidak selalu merasa bersalah memecahkan piring.
Menghukum anak dengan menyuruh mengganti piring yang dipecahkan, serta memberitahukan pada orang tuanya
Menyuruh anak dan teman-temannya membersihkan pecahan piringnya
Menyuruh anak menceriterakan kepada teman-temannya mengapa piring bisa pecah
Teknik pembelajaran yang membantu peserta didik tunadaksa dalam mencari dan menentukan suatu nilai yang dianggap baik melaui proses menganalisis nilai yang sudah ada dan tertanam dalam diri siswa, dilakukan melalui ....
Diskusi kelompok membahas prilaku temannya yang terlambat , tugas kelompok pada setiap matapelajaran dan percontohan
Studi banding ke sekolah yang dekat, anallisis tugas, dan mendemontrasikan aktivitas gotong royong
Tugas invidual, tanggujawab, dan melalui diskusi kelompok
Percontohan, analisis nilai, inquiry, dan moral reasoning
Program pendidikan kebutuhan khusus Pengembangan Diri dan Gerak pada anak tunadaksa paraplegi, salah satu rumusan tujuannya anak mampu berjalan sendiri ke tempat mencuci tangan. Berikut ini ada pernyataan terhadap rumusan tujuan program yang perlu dianalisis kebenarannya....
Tidak sesuai, seharusnya anak diajarkan dulu cara-cara berpakaian
Tidak sesuai, seharusnya anak diajarkan dulu cara menyisir rambut
Tidak sesuai, karena anak mengalami kelumpuhan pada kedua tangannya
Tidak sesuai, karena anak mengalami kelumpuhan pada kedua kakinya
Hasil analisis asesmen pada anak LD membaca, ditemukan kesulitannya pada auditory discrimination , yaitu mampu mendengar tetapi sering bingung dengan kombinasi bunyi dalam kata: mata, maka, masa, dan juga kebingungan membedakan bunyi dari lambang huruf ”b” dan ”d”. Prinsip pengembangannya yaitu...
Mulai dari bunyi dan bentuk huruf yang jelas perbedaannya, misal: "k" , "s” Menggunakan bunyi-bunyi kontras spt bunyi telepon, ketuk pintu, ke bunyi-bunyi mirip spt: bunyi telpon dan bel rumah
Mulai dari bentuk huruf yang jelas perbedaannya, misal: "k" , "s” Menggunakan bunyi-bunyi kontras spt bunyi telepon, ketuk pintu, ke bunyi-bunyi mirip spt: bunyi telpon dan bel rumah
Mulai dari bunyi yang jelas perbedaannya, misal: "k" , "s” Menggunakan bunyi-bunyi kontras spt bunyi telepon, ketuk pintu, ke bunyi-bunyi mirip spt: bunyi telpon dan bel rumah
Mulai dari bentuk huruf dan bunyi yang mirip, misal: "m" , "n” Menggunakan bunyi-bunyi kontras spt bunyi telepon, ketuk pintu, ke bunyi-bunyi mirip spt: bunyi telpon dan bel rumah
Seorang peserta didik LD mengalami kesulitan padaauditory discrimination , yaitu mampu mendengar, tetapi sering bingung dengan kombinasi bunyi dalam kata: mata, maka, masa, dan juga kebingungan membedakan bunyi dari lambang huruf ”b” dan ”d”. Intervensi yang perlu dikembangkan ...
Membedakan suara-suara binatang Permainan kata, anak menebak kata yang didengarnya Anak membedakan jumlah huruf pada kata, piano atau seruling
Membedakan suara-suara binatang Permainan bunyi, anak menebak bunyi yang didengarnya Anak membedakan bunyi-bunyi panjang pendek dari, piano atau seruling
Membedakan suara-suara binatang Permainan kata dan bunyi, anak menebak kata dan bunyi yang didengarnya Anak membedakan jumlah huruf dan bunyi panjang pendek dari, piano atau seruling
Membedakan suara-suara binatang Permainan kata, anak menebak bunyi yang didengarnya Anak membedakan bunyi-bunyi panjang pendek dari, piano atau seruling
Seorang peserta didik berkesulitan belajar (LD) mengalami kesulitan pada Visual Memory, seperti sulit mengingat urutan benda, hurup dalam kata, digit dalam bilangan, kata dalam kalimat yg dilihat. Untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukakan melalui pembelajaran....
Mengeja kata dalam hati, kemudian mengucakan dengan keras; Membaca kata yg baru diperlihatkan sekilas; dan Menyusun gambar, benda, huruf, atau angka sesuai dengan besar kecilnya; dan Menyusun huruf menjadi kalimat yang sesuai
Menuliskan kata dengan benar sesuai ejaannya; Mengingat kata yg baru diperlihatkan sekilas; Menyusun gambar, benda, huruf, atau angka sesuai dengan warnanya; dan Menyusun huruf menjadi paragrap yang sesuai
Mengeja kata dengan keras; Menirukan kata yg baru diperlihatkan sekilas; Menyusun gambar, benda, huruf, atau angka sesuai dengan polanya; dan Menyusun huruf menjadi frase yang sesuai
Mengeja kata dengan keras saat menulis kata tersebut; Menulis kata yg baru diperlihatkan sekilas; Menyusun gambar, benda, huruf, atau angka sesuai urutannya; dan Menyusun huruf menjadi kata yang sesuai
