NEW
Font size
WorksheetsKritik Sastra dan Esai Kelas XII
Total questions: 15
Worksheet time: 39mins
Cermati paragraf berikut!
Akulah Jibril, yang angin adalah aku, yang embun adalah aku, yang asap adalah aku, yang gemersik adalah aku, yang menghantarkan panas dan dingin. Aku mengirimkan kesejukan, pikiran segar yang mengajak giat belajar. Aku adalah yang menyodorkan keheranan dan sekaligus jawaban. Aku di kebun rimbun, aku di padang pasir, aku di laut, aku di gunung, aku di udara, kukirimkan layang-layangku kepadamu, kepada kalian.
(Mereka Toh Tidak Mungkin Menjaring Malaikat: Danarto)
Kalimat kritik yang sesuai dengan isi kutipan tersebut adalah ...
Danarto dikenal sebagai penulis cerpen yang religius, tercermin dalam tokoh cerpen yang telah ditulisnya.
Penggunaan kalimat-kalimat yang unik membuat cerpen ini diminati pembacanya.
Penggunaan kalimat yang sederhana memudahkan pembaca untuk memahami isi cerita
Menuntut pembaca harus lebih cermat untuk memahami isi cerita karena banyak menggunakan kata-kata lambang.
Cerpen Danarto pada umumnya beraliran religius sesuai dengan latar belakang pendidikan beliau.
Bacalah petikan esai berikut !
Pasca maraknya sajak – sajak sosial , sejak awal tahun 2000 hingga kini , perpuisian Indonesia kembali pada kemerdekaan masing – masing penyair dalam mencipta . Gaya dan tema sajak – sajak Indonesia mutakhir , seperti dapat kita amati pada rubrik sastra surat kabar , majalah , jurnal puisi serta sebagai kumpulan antologi puisi kembali beragam . Heterogenitas tema dan gaya pengucapan kembali mewarnai perpuisian Indonesia Akhir – akhir ini muncul sajak – sajak naratif yang panjang , seperti banyak dimuat di harian umum . Tetapi sajak – sajak pendek juga tetap muncul di rubik – rubik sastra . selain itu , masih ada kesan yang kuat bahwa tradisi perpuisian Indonesia mutakhir kembali terperangkap dalam orientasi kuantitatif , seperti yang diungkap Budi Darma ketika melihat maraknya buku – buku antologi puisi yang diterbitkan oleh komunitas sastra di tanah air sejak awal 1990 – an .
Kesimpulan teks esai di atas adalah ...
Kebebasan gaya dan keberagaman tema puisi Indonesia mutakhir .
Antologi puisi semakin marak di Indonesia
Heterogenitas tema dan gaya cerita mewarnai perpuisian Indonesia.
Sajak- sajak naratif yang panjang mewarnai dunia perpuisian Indonesia saat ini
Awal tahun 2000 hingga kini dunia perpuisian mengalami perubahan tren
Bacalah paragraf esai berikut!
Jika saya katakan penyair membebaskan diri dari kata-kata ialah sikap penyair yang tidak atau kurang mengacuhkan kata-kata. Berbeda dengan kecermatan dan hiraunya Amir hamzah dan Chairil Anwar terhadap kata-kata. Bebas dari kata-kata cenderung menyebabkan kata-kata menjadi kurang penting. Penyair tidak lagi memedulikan apakah kata yang ditampilkannya itu terlalu denotatif, kurang puitis, kurang imajinatif berlebihan (kurang hemat), dan semacamnya. Ia bebas terhadap kata-kata....
Kalimat yang tepat untuk melengkapi paragraf esai tersebut adalah....
Kata-kata sangat dipentingkan dalam proses kreatif pembuatan puisinya.
Penyair kurang cermat terhadap kata-kata atau daya seleksinya kurang.
Puisi yang dihasilkan penyair disebut puisi kontemporer.
Kata-kata tidak lagi menjadi taruhan bagi kepenyairannya.
Penyair cenderung menulis prosa dalam puisinya.
Suatu tulisan yang berisi penilaian suatu karya, disebut ....
resensi
esai
editorial
kritik
artikel
Bacalah teks betikut dengsn saksama !
Cara menutup cerita membuat pembaca mengulang kembali agar dapat mengerti dan menikmati cerita yang disampaikan. Pembaca bertanya-tanya tentang akhir cerita selanjutnya. Banyaknya bahasa Melayu yang digunakan membuat pembaca tidak mengerti. Pemakaian ungkapan dan kiasan dalam kalimat membuat cerita agak terasa berat. Untuk dapat memahami cerita ini pembaca terpaksa berpikir lebih mendalam
Kalimat resensi yang menyatakan kelemahan novel dalam petikan tersebut adalah ....
Cerita ini perlu berkali-kali dibsca untuk dapat memahaminya
Cerita kurang dapat dipahami karena jalan cerita tidak jelas
Perlu pemikiran dan konsentrasi untuk memahami cerita
Ungkapan yang sering digunakan menjenuhkan pembaca
Terdapatnya bahasa yang kurang dipahami pada masa kini
Tulisan yang objek kajiannya suatu fenomena, adalah ....
artikel
esai
tajuk
kritik
resensi
Cermati kutipan berikut!
Begitulah maka aku pun pernah jadi buah harap mereka. Buah cakap yang manis didengar dari gadis dan ibu-ibu di kampong. Tiap kali kalau kebetulan aku lewatdi muka rrumah mereka, dari celah celah kerai menjeling beberapa mata jelita. Dan tak jarang aku dapat gangguan ibu-ibu yang suka menyindir. Tapi, akuyang masih terlalu muda, tak mungkin sanggup memikirkan hal-hal yang sulit itu.Lagi pula ayahku (pentolan Serikat Islamnya Tjokroaminoto yang tergolong progresif) tak suka pada fiil macam itu.
Sumber : Djamil Suherman,
“Jadi Santri”
Kalimat kritik yang sesuai dengan kutipan cerpen tersebut adalah…
cerpen sulit dipahami karena bahasanya berbelit-belit dan mementingkankeindahan.
Cerpen itu kurang menarik karena menggunakan “akuan‟
yang jarang ditemukandalam cerita lain.
Latar yang tidak jelas membuat cerpen tersebut tidak me-narik si pembaca dantidak bermakna.
Penyajian konflik dalam cerita dilakukan secara tersirat, yaitu melalui pikiran-pikiran tokoh.
Cerpen tersebut sulit dipahami karena memakai kata prog-resif dan banyak kataasing lainnya.
Berikut ini yang tidak termasuk prinsip yang perlu diperhatikan oleh kritikus adalah
menguasai teknik menulis
mempunyai data penunjang
menggunakan kajian teori
membaca karya secara serius
mengungkapkan kelemahan
Esai yang dapat melukiskan subjek atau objek apa saja yang dapat menarik perhatian pengarang.
Tipe esai jenis ini yaitu…
Esai deskriptif
Esai cukilan watak
Esai pribadi
Esai tajuk
Esai kritik
Cermati puisi berikut !
Dalam Kerereta
Hujan menebal jendela
Semarang Solo makin dekat saja
Menangkap senja
Menguak purnama
......
Menjelang kereta
Menjengking jua
Sayatan terus kedada
Karya Chairil Anwar
Larik bermajas personifikasi yang tepat melengkapi puisi tersebut adalah ....
Engkau menahan rasa sakit
Cahaya menyayat mulut dan mata
Sesak napas karena debu
Tak kuasa diri menahan tangis
Menatap wajahmu yang cantik
Simaklah kutipan esai berikut dengan saksama!
Beberapa tahun belakangan ini kesenjangan di Indonesia cenderung naik. Kesenjangan tersebut terlihat dengan adanya berbagai perubahan di negeri ini. Pertama, adanya peningkatan kesenjangan pemilikan lahan dalam sektor pertanian. Kedua, adanya kesenjangan akses untuk bergabung dalam aktivitas ekonomi sebagai sumber pendapatan. Misalnya saja di sektor pertanian, banyak petani kecil yang merasa kesulitan untuk mendapatkan kredit. Ketiga, adanya kesenjangan untuk mendapatkan akses pelayanan dasar bagi masyarakat, contohnya seperti mendapatkan pendidikan dan kesehatan.
Hal yang diungkapkan dalam esai di atas adalah …
Kesenjangan merupakan salah satu pokok persoalan ekonomi kita akhir-akhir ini.
Pendidikan dan kesehatan semakin tidak dijangkau oleh petani.
Petani kecil selalu mendapatkan kesulitan untuk memperoleh kredit dari pemerintah.
Kesenjangan yang terjadi antara petani dengan pemerintah Indonesia.
Bacalah kutipan esai berikut dengan seksama!
Antibiotik merupakan substansi yang dihasilkan organisme hidup yang dalam konsentrasi rendah dapat membunuh organisme lain nya. Dengan kata lain, antibiotik adalah obat yang berfungsi untuk menanggulangi infeksi bakteri. Antibiotik memiliki peran yang sangat penting untuk melindungi tubuh dari penyakit karena infeksi bakteri dapat menyerang di bagian tubuh mana pun. Jika infeksi bakteri sampai menyerang otak, maka akan menjadi penyakit meningitis, sedangkan jika terkena paru-paru, maka akan menjadi penyakit bronkitis.
Hal yang diungkapkan dalam kutipan esai tersebut adalah …
Infeksi yang mengenai paru-paru manusia
Infeksi yang menyerang otak manusia
Kegunaan antibiotik bagi tubuh manusia
Antibiotik yang diproduksi dari tumbuhan tingkat tinggi
Cermati penjelasan buku sastra berikut!
Kalimat pembuka cerpen “Dadu” diikuti oleh kalimat-kalimat lain yang bernasib sama. Puitis, imajinatif, dan berlarut-larut dalam majas. Akibatnya, cerpen agak panjang karya Nirwan Dewanto ini terbata-bata dalam membentuk cerita. Padahal, di situ ada cerita. Sebuah interpretasi ulang dari kisah Mahabarata dan Ramayana. Pasalnya, uraian Nirwan gagal menampilkan kejernihan peristiwa. Ada kabul tebal pada tiap kalimat Nirwan. Kabut yang menutupi peristiwa.
Kalimat kritik yang sesuai dengan penjelasan tersebut adalah …
Kalimat-kalimat yang ditampilkan dalam cerpen “Dadu” karya Nirwan Dewanto ini berbelit-belit sehingga tidak menarik.
Kalimat yang berlarut-larut dengan majas dalam cerpen “Dadu” karya Nirwan Dewanto membuat cerita menjadi indah.
Cerpen “Dadu” karya Nirwan Dewanto mengandung kabut tebal berupa majas, tetapi peristiwa yang disajikan menjadi jelas sehingga menjadikan suatu karya yang menarik.
Kalimat pembuka cerpen “Dadu” diikuti kalimat-kalimat puitis, imajinatif, dan berlarut-larut dengan majas yang berakibat cerpen agak panjang dan terbata-bata dalam membentuk cerita.
Perhatikan paragraf berikut!
Masih dengan gaya menulis khas Andrea yang penuh humor dan sindiran sosial, Sirkus Pohon ini secara umum menceritakan soal kehidupan masyarakat di Tanjong Lantai, Belitung dengan kondisi perekonomian menengah ke bawah. Seorang pemuda bernama Sobri berjuang untuk mendapatkan pekerjaan. Namun, susah baginya sebagai seorang yang tamat SMP saja tidak, untuk mendapat pekerjaan yang sesuai dengan harapannya. Tapi ia tidak lantas menyerah, pertemuannya dengan Dinda membuatnya terus semangat untuk mencari pekerjaan dengan gaji tetap.
Bisa dikatakan Sirkus Pohon ini novel yang “ramai”. Banyak tokoh yang dimunculkan. Banyak humor dan sindiran sosial yang diangkat, dan bisa membuat pembaca tertawa sekaligus terharu ketika mengikuti kisah masing-masing tokohnya. It’s a good novel to read.
Kalimat kritik sastra yang mengungkapkan kelebihan novel sesuai penjelasan tersebut adalah …
Novel Sirkus Pohon menyajikan cerita dengan latar kehidupan dengan kondisi perekonomian menengah ke bawah.
Novel Sirkus Pohon memunculkan banyak tokoh, penuh humor dan sindiran sosial sehingga membuat pembaca tertawa dan terharu.
Novel Sirkus Pohon menceritakan tokoh yang semangat untuk mendapatkan pekerjaan sejak pertemuannya dengan Dinda.
Pembaca akan terus mengikuti alur cerita Novel Sirkus Pohon karena menarik dengan bahasa yang mudah dimengerti.
Berikut ini merupakan perbedaan antara kritik dan esai, kecuali…
Objek bahasan kritik umumnya suatu karya (baik senin, musik, sastra, film, dll), sedangkan esai objeknya berupa fenomena yang ada di kehidupan.
Kritik membutuhkan ulasan tentang deskripsi karya yang dibahas, sedangkan esai tidak.
Kritik wajib menyuguhkan data, sedangkan esai tidak selalu.
Kritik menyajikan pendapat, sedangkan esai argumen.
