NEW
Font size
WorksheetsUTS Statistika Terapan
Total questions: 27
Worksheet time: 3hrs 32mins
Uji Hipotesis adalah cabang ilmu statistika inferensial yang dipergunakan untuk menguji kebenaran suatu pernyataan secara statistik dan menarik kesimpulan apakah menerima atau menolak pernyataan tersebut
BENAR
SALAH
Berikut adalah contoh kalimat hipotesis, kecuali ...
Mesin solder 1 lebih baik dari mesin solder 2
Tingkat kecepatan proses pengeringan cat antara merek Avian, Nippon, dan Falcon berbeda
Bahan kimia yang baru sulit digunakan
Metode baru bisa menghasilkan output yang lebih tinggi.
Kesalahan tipe I adalah kesalahan yang diperbuat peneliti jika menerima hipotesis yang pada hakikatnya adalah salah. Probabilitas kesalahan tipe I ini biasanya disebut dengan Alpha Risk. Alpha Risk dilambangkan dengan simbol Alpha
BENAR
SALAH
Kesalahan tipe I adalah keadaan menolak hipotesis yang pada hakikatnya benar. Probabilitas kesalahan Tipe I ini biasanya disebut dengan Alpha Risk (Resiko Alpha). Alpha Risk dilambangkan dengan simbol α.
BENAR
SALAH
Pengujian prasyarat yang digunakan untuk menentukan apakah suatu hipotesis dapat diuji menggunakan statistik parametrik ataukah non-parametrik disebut ...
Uji Homogenitas
Uji Normalitas
Pengujian prasyarat yang digunakan untuk mengetahui apakah variansi-variansi dari sejumlah populasi sama atau tidak disebut ...
Uji Normalitas
Uji Kenormalan
Uji Homogenitas
Uji Hipotesis
Uji Normalitas memiliki ciri bahwa kelompok yang digunakan dalam pengujiannya minimal dua, dan jika menguji K populasi dapat digunakan uji Bartlett.
BENAR
SALAH
Uji normalitas dapat digunakan secara parametrik maupun non parametrik. Uji Parametrik dilakukan dengan uji liliefors, sedangkan uji non-parametrik dilakukan dengan uji Chi Kuadrat.
BENAR
SALAH
Seorang pengusaha mengatakan bahwa ia telah menemukan cara baru untuk memproduksi senar dengan daya tahan rata-rata 8 kg. Seorang peneliti ingin mengetahui apakah klaim penguasah tersebut benar. Untuk itu, peneliti mengambil sampel senar berukuran 50 untuk diuji di laboratorium, dan ternyata diperoleh rata-rata daya tahannya 7,8 kg dengan simpangan baku 0,5 kg. Rumusan hipotesis yang tepat untuk kasus tersebut adalah ...
H0 : klaim pengusaha benar (H0: μ≤8)
H1: Klaim Pengusaha tidak benar (H1: μ>8)
H0 : klaim pengusaha benar (H0: μ≤7,8)
H1: Klaim Pengusaha tidak benar (H1: μ>7,8)
H0 : klaim pengusaha benar (H0: μ=7,8)
H1: Klaim Pengusaha tidak benar (H1: μ=8)
H0 : klaim pengusaha benar (H0: μ=8)
H1: Klaim Pengusaha tidak benar (H1: μ=8)
Seorang pengusaha mengatakan bahwa ia telah menemukan cara baru untuk memproduksi senar dengan daya tahan rata-rata 8 kg. Seorang peneliti ingin mengetahui apakah klaim penguasah tersebut benar. Untuk itu, peneliti mengambil sampel senar berukuran 50 untuk diuji di laboratorium, dan ternyata diperoleh rata-rata daya tahannya 7,8 kg dengan simpangan baku 0,5 kg. Jika diuji pada taraf signifikansi 1%, statistik uji yang tepat untuk kasus tersebut adalah ...
Uji Z satu sampel
Uji T satu sampel
Uji Z dua sampel
Uji T dua sampel
Seorang pengusaha mengatakan bahwa ia telah menemukan cara baru untuk memproduksi senar dengan daya tahan rata-rata 8 kg. Seorang peneliti ingin mengetahui apakah klaim penguasah tersebut benar. Untuk itu, peneliti mengambil sampel senar berukuran 50 untuk diuji di laboratorium, dan ternyata diperoleh rata-rata daya tahannya 7,8 kg dengan simpangan baku 0,5 kg. Jika diuji pada taraf signifikansi 1%, rumus yang sesuai untuk ilustrasi tersebut adalah ...
T=nσX−μ
Z=nσX−μ
Z=nsX−μ
T=nsX−μ
Seorang pengusaha mengatakan bahwa ia telah menemukan cara baru untuk memproduksi senar dengan daya tahan rata-rata 8 kg. Seorang peneliti ingin mengetahui apakah klaim penguasah tersebut benar. Untuk itu, peneliti mengambil sampel senar berukuran 50 untuk diuji di laboratorium, dan ternyata diperoleh rata-rata daya tahannya 7,8 kg dengan simpangan baku 0,5 kg. Jika diuji pada taraf signifikansi 1%, nilai perhitungan statistik uji yang tepat adalah ...
T = -2,817
T = 2,817
Z = 2,817
Z = -2,817
Seorang pengusaha mengatakan bahwa ia telah menemukan cara baru untuk memproduksi senar dengan daya tahan rata-rata 8 kg. Seorang peneliti ingin mengetahui apakah klaim penguasah tersebut benar. Untuk itu, peneliti mengambil sampel senar berukuran 50 untuk diuji di laboratorium, dan ternyata diperoleh rata-rata daya tahannya 7,8 kg dengan simpangan baku 0,5 kg. Jika diuji pada taraf signifikansi 1%, Daerah kritis yang tepat adalah ...
DK={z>2,575}
DK={z<−2,575}
DK={z<−2,575 atau z>2,575}
DK={t<−2,575 atau t>2,575}
Seorang pengusaha mengatakan bahwa ia telah menemukan cara baru untuk memproduksi senar dengan daya tahan rata-rata 8 kg. Seorang peneliti ingin mengetahui apakah klaim penguasah tersebut benar. Untuk itu, peneliti mengambil sampel senar berukuran 50 untuk diuji di laboratorium, dan ternyata diperoleh rata-rata daya tahannya 7,8 kg dengan simpangan baku 0,5 kg. Jika diuji pada taraf signifikansi 1%, Keputusan uji dan kesimpulan yang tepat adalah ...
H0 ditolak sehingga klaim pengusaha tidak benar
H0 diterima sehingga klaim pengusaha tidak benar
H0 ditolak sehingga klaim pengusaha benar
H0 diterima sehingga klaim pengusaha benar
Nilai-nilai pada sampel yang berukuran 20 adalah sebagai berikut: 30, 40, 50, 54, 56, 56, 56, 58, 60, 66, 68, 72, 76, 76, 76, 76, 78, 78. 84, 88. Jika diambil taraf signifikansi 5%, rumusan hipotesis yang tepat untuk uji normalitas data adalah...
H0: Sampel berasal dari populasi yang bervarians tidak homogen
H1: sampel berasal dari populasi yang bervariasn homogen
H0: Sampel berasal dari populasi yang bervarians homogen
H1: sampel berasal dari populasi yang bervariasn tidak homogen
H0: Sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal
H1: sampel berasal dari populasi yang tidak berdistribusi normal
H0: Sampel berasal dari populasi yang tidak berdistribusi normal
H1: sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal
Nilai-nilai pada sampel yang berukuran 20 adalah sebagai berikut: 30, 40, 50, 54, 56, 56, 56, 58, 60, 66, 68, 72, 76, 76, 76, 76, 78, 78, 84, 88. Jika diambil taraf signifikansi 5%, Statistik uji yang tepat adalah ...
χ2=maks∣S(zi)−F(zi)∣
L=maks∣F(zi)−S(zi)∣
χ2=i=1∑kei(oi−ei)2
L=i=1∑kei(oi−ei)2
Nilai-nilai pada sampel yang berukuran 20 adalah sebagai berikut: 30, 40, 50, 54, 56, 56, 56, 58, 60, 66, 68, 72, 76, 76, 76, 76, 78, 78, 84, 88. Jika diambil taraf signifikansi 5%, Nilai Rata-rata dan Simpangan baku dari data tersebut adalah ...
X=1,502 dan s2=6,49
X=1,502 dan s=6,49
X=6,49 dan s2=1,502
X=6,49 dan s=1,502
Nilai-nilai pada sampel yang berukuran 20 adalah sebagai berikut: 30, 40, 50, 54, 56, 56, 56, 58, 60, 66, 68, 72, 76, 76, 76, 76, 78, 78, 84, 88. Jika diambil taraf signifikansi 5%, Nilai Zi, F(Zi), dan S(Zi) untuk Zi = 78 adalah ...
Zi = 0,87; F(Zi) = 0,8078, dan S(Zi) = 0,90
Zi = 0,87; F(Zi) = 0,7704, dan S(Zi) = 0,80
Zi = -059; F(Zi) = 0,2777, dan S(Zi) = 0,35
Zi = -0,99; F(Zi) = 0,1611, dan S(Zi) = 0,15
Nilai-nilai pada sampel yang berukuran 20 adalah sebagai berikut: 30, 40, 50, 54, 56, 56, 56, 58, 60, 66, 68, 72, 76, 76, 76, 76, 78, 78, 84, 88. Jika diambil taraf signifikansi 5%, Nilai Statistik uji hitung dan tabel yang tepat adalah ...
L hitung = 0,292 dan L tabel = 0,0922
L hitung = 0,9022 dan L tabel = 0,190
L hitung = 0,0922 dan L tabel = 0,190
L hitung = 0,190 dan L tabel = 0,0922
Nilai-nilai pada sampel yang berukuran 20 adalah sebagai berikut: 30, 40, 50, 54, 56, 56, 56, 58, 60, 66, 68, 72, 76, 76, 76, 76, 78, 78, 84, 88. Jika diambil taraf signifikansi 5%, Daerah Kritis yang tepat adalah ...
DK={L>0,190}
DK={L<0,190}
DK={L>0,0922}
DK={0,0922<L<0,190}
Nilai-nilai pada sampel yang berukuran 20 adalah sebagai berikut: 30, 40, 50, 54, 56, 56, 56, 58, 60, 66, 68, 72, 76, 76, 76, 76, 78, 78, 84, 88. Jika diambil taraf signifikansi 5%, Keputusan Uji dan Kesimpulan yang tepat adalah ...
H0 Ditolak sehingga sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal
H0 Diterima sehingga sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal
H0 Diterima sehingga sampel berasal dari populasi yang tidak berdistribusi normal
H0 Ditolak sehingga sampel berasal dari populasi yang tidak berdistribusi normal
Nilai-nilai pada sampel yang berukuran 20 adalah sebagai berikut: 30, 40, 50, 54, 56, 56, 56, 58, 60, 66, 68, 72, 76, 76, 76, 76, 78, 78, 84, 88. Jika diambil taraf signifikansi 5%, nilai |F(Zi) - S(Zi)| yang tepat untuk Zi = 68 adalah ...
0,0992
0,0723
0,0793
0,0332
Nilai-nilai pada sampel yang berukuran 20 adalah sebagai berikut: 30, 40, 50, 54, 56, 56, 56, 58, 60, 66, 68, 72, 76, 76, 76, 76, 78, 78, 84, 88. Jika diambil taraf signifikansi 5%, nilai F(Zi) yang tepat untuk Zi = 88 adalah ...
0,9382
0,8980
0,7704
0,3228
Nilai-nilai pada sampel yang berukuran 20 adalah sebagai berikut: 30, 40, 50, 54, 56, 56, 56, 58, 60, 66, 68, 72, 76, 76, 76, 76, 78, 78, 84, 88. Jika diambil taraf signifikansi 5%, Nilai Zi, F(Zi), dan S(Zi) untuk Zi = 60 adalah ...
Zi = -0,33; F(Zi) = 0,3707; dan S(Zi) = 0,45
Zi = -0,59; F(Zi) = 0,2777; dan S(Zi) = 0,35
Zi = -0,33; F(Zi) = 0,2777; dan S(Zi) = 0,35
Zi = -1,66; F(Zi) = 0,0485; dan S(Zi) = 0,45
Seorang peneliti ingin melihat apakah ada perbedaan hasil belajar geometri siswa sebelum dan sesudah diberi media pembelajaran tiga dimensi. Oleh karena itu, peneliti mengambil sampel acak sebanyak 10 siswa untuk diberikan pembelajaran menggunakan media tersebut. Skor Hasil Belajar siswa disajikan dalam tabel berikut. Jika, diuji pada taraf signifikasin 5%, bagaimana rumusan hipotesis yang tepat?
H0:μ1≥μ2 (Hasil belajar siswa sebelum dan sesudah diberi media pembelajaran tiga dimensi sama)
H1:μ1<μ2 (Hasil belajar siswa esudah diberi media pembelajaran tiga dimensi menurun)
H0:μ1≤μ2 (Hasil belajar siswa sebelum dan sesudah diberi media pembelajaran tiga dimensi sama)
H1:μ1>μ2 (Hasil belajar siswa esudah diberi media pembelajaran tiga dimensi lebih baik dari sebelumnya)
H0:μ1=μ2 (Hasil belajar siswa sebelum dan sesudah diberi media pembelajaran tiga dimensi sama)
H1:μ1=μ2 (Hasil belajar siswa sebelum dan sesudah diberi media pembelajaran tiga dimensi berbeda)
H0:μ1=μ2 (Hasil belajar siswa sebelum dan sesudah diberi media pembelajaran tiga dimensi sama)
H1:μ1>μ2 (Hasil belajar siswa sebelum dan sesudah diberi media pembelajaran tiga dimensi berbeda)
Seorang peneliti ingin melihat apakah ada perbedaan hasil belajar geometri siswa sebelum dan sesudah diberi media pembelajaran tiga dimensi. Oleh karena itu, peneliti mengambil sampel acak sebanyak 10 siswa untuk diberikan pembelajaran menggunakan media tersebut. Skor Hasil Belajar siswa disajikan dalam tabel berikut. Jika, diuji pada taraf signifikasin 5%, berapakah hasil statistik uji yang tepat?
t = 6,862
t = 8,626
Z = 6,862
Z = 8,626
Seorang peneliti ingin melihat apakah ada perbedaan hasil belajar geometri siswa sebelum dan sesudah diberi media pembelajaran tiga dimensi. Oleh karena itu, peneliti mengambil sampel acak sebanyak 10 siswa untuk diberikan pembelajaran menggunakan media tersebut. Skor Hasil Belajar siswa disajikan dalam tabel berikut. Jika, diuji pada taraf signifikasin 5%, bagaimana kesimpulan penelitian tersebut?
H0 ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar geometri siswa sesudah diberikan media pembelajaran tiga dimensi lebih baik dari sebelumnya
H0 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan antara hasil belajar geometri siswa sebelm dan sesudah diberikan media pembelajaran tiga dimensi
H0 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara hasil belajar geometri siswa sebelm dan sesudah diberikan media pembelajaran tiga dimensi
H0 ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara hasil belajar geometri siswa sebelm dan sesudah diberikan media pembelajaran tiga dimensi
