NEW
Font size
WorksheetsISLAM WASHATIYAH SEBAGAI RAHMATAN LIL 'AALAMIIN
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Wasathiyatul islam (وسطية الاسلام) atau islam Wasathiyah disebut juga dengan …
Islam yang pertengahan
Islam yang awal
Islam yang akhir
Islam yang pertama
Islam yang kedua
Islam Washatiyah tidak bisa hanya disimpulkan dengan satu atau dua kata karena paling sedikit ada 10 prinsip yang dapat disampaikan kepada ummat, yang merupakan prinsip dasar dan ciri-ciri amaliah keagamaan seorang muslim moderat (wasathiyah).
1. Tawasuth
2. Tawazun
3. I'tidal
4. Ta'awuz
5. Musawah
6. Ukhuwah
Di bawah ini yang merupakan ciri-ciri dari Islam Washatiyah adalah ....
1, 4, 5
3, 5, 6
1, 3, 5
2, 4, 5
4, 5, 6
Perhatikan pernyataan berikut ini !
1. Memahami realitas (fiqh al-waqi’)
2. Kultus individu
3. Memahami fiqh prioritas (fiqh al-awlawiyyat)
4. Memusuhi kafir
5. Memahami sunnatullah
6. Memberikan kemudahan dalam beragama
Dari pernyataan diatas yang bukan merupakan ciri – ciri islam washatiyah ditunjukkan dengan nomer …
1 dan 3
5 dan 6
3 dan 5
2 dan 4
3 dan 6
Islam washatiyah adalah Islam pertengahan antara liberalisme dan radikalisme, dimana liberalisme itu terlalu meremehkan dan radikalisme itu berlebih-lebihan. Maka washatiyah berada di tengah-tengahnya, pernyataan berikut ini yang paling benar adalah…
Washatiyah melestarikan tradisi lama yang baik dan menerapkan hal-hal baru yang lebih baik
Liberalisme tidak bersikap diskriminasi pada yang lain yang disebabkan adanya perbedaan keyakinan, tradisi dan asal usul seseorang
Radikalisme bersikap intolerir yaitu tidak menghargai perbedaan demi kemaslahatan
Washatiyah bersikap tawassuth yaitu lurus dan tegas menempatkan sesuatu pada tempatnya
Radikalisme bersikap toleran yaitu menghargai pendapat paham yang lainnya
Salah satu cara untuk menghindari pengaruh radikalisme , dalam memahami ilmu agama di madrasah diberi pelajaran Al-Qur’an Hadis, SKI, Akidah Akhlak, dan fikih dengan tujuan …
Agar bisa mengerjakan soal ujian dengan mudah
Agar bisa memahami Islam dengan sempurna
Agar bisa menguasai pelajaran-pelajaran tersebut
Agar bisa memilih salah satu pelajaran yang disukai untuk dikembangkan lebih lanjut
Menjadi pedoman untuk menempuh pendidikan di jenjang berikutnya
Radikalisme dijadikan sebagai salah satu paham atau aliran yang menuntut perubahan dan pembaharuan sistem sosial dan politik dengan cara kekerasan atau ekstrem. Dampak negatif apabila ajaran radikalisme dibiarkan berkembang adalah ....
sangat tidak membahayakan,
merusak syari’ah dan ibadah umat Islam,
tidak merusak tatanan dan ideologi negara,
tidak menimbulkan teroris
tidak menimbulkan pembunuhan.
Radikalisme atas nama agama tidak jarang kemudian menimbulkan konflik sampai pada puncaknya, terjadinya terorisme dalam taraf membahayakan stabilitas dan keamanan Negara. Di bawah ini adalah faktor yang menyebabkan munculnya faham radikalisme. Kecuali ....
Pengetahuan agama yang kaffah
Pengetahuan agama yang setengah-setengah melalui proses belajar yang doktriner
Memahami Islam dari kulitnya saja tetapi minim wawasan tentang esensi agama
Disibukkan oleh masalah sekunder sembari melupakan masalah-masalah primer
Lemah dalam wawasan sejarah dan sosiologi
Mengenali ciri-ciri radikalisme dan terorisme menjadi penting bagi masyarakat untuk melakukan pencegahan paham ekstrem tersebut. Adapun salah satu ciri-ciri radikalisme adalah ....
Toleransi dengan orang lain yang memiliki perbedaan pandangan dan mengingkari fakta kebhenekaan .yang ada di Indonesia .
Tidak Berlebihan dalam beragama sehingga sesuai dengan hukum dan nurma agama
Sesuai dengan dalil agama
Menggunakan cara-cara kekerasan, baik verbal ataupun fisik, yang menumbuhkan kecemasan (teror) dan penghancuran fisik (vandalisme) kepada orang lain yang tidak sepaham
Mau mendengarkan argumentasi dari kelompok lain.
Secara bahasa, kata washatiyah berasal dari kata wasatha ( ط َس َو ( َyang berarti adil atau sesuatu yang berada di pertengahan. Islam Washatiyah adalah yakni Islam tengah diantara dua titik ekstrem yang saling berlawanan, yaitu antara taqshir (meremehkan) dan ghuluw (berlebihlebihan) atau antara liberalisme dan radikalisme. Ciri-ciri Islam Washatiyah yaitu ....
pemahaman dan pengamalan ifraath (berlebih-lebihan dalam beragama) dan tafriith (mengurangi ajaran agama)
pemahaman dan pengamalan agama yang tidak meliputi semua aspek kehidupan, baik duniawi maupun ukhrawi.
menempatkan sesuatu tidak pada tempatnya dan melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban secara proporsional.
Tidak mengakui dan menghormati perbedaan, baik dalam aspek keagamaan dan berbagai aspek kehidupan lainnya.
tidak bersikap diskriminasi pada yang lain sebab perbedaan keyakinan, tradisi dan asal usul seseorang.
Tidak menyebelahi mana-mana pihak dan berusaha mendamaikan pergaduhan adalah salah satu contoh seseorang itu mempunyai prinsip ................. dalam wasatiyah.
kecemerlangan
keadilan
keseimbangan
kesederhanaan
Antara cara menjaga jasmani ialah
Makan terlalu banyak supaya banyak tenaga
Makan makanan yang seimbang dan sihat
Bekerja keras tanpa rehat
Antara berikut, yang manakah sikap murid yang mengamalkan wasatiyah?
ikhlas dalam menuntut ilmu
melakukan perkara yang tidak disukai oleh guru
melakukan aktiviti mengikut kemahuannya
adanya keseimbangan antara belajar dan solat
Siapakah Ummatan Wasatan?
Umat yang terpinggir lagi adil
Umat yang terabai lagi adil
Umat yang terpilih lagi adil
Melaksanakan ibadat fardu dan sunat dengan istiqamah.
Wasatiah dalam keseimbangan jasmani.
Wasatiah dalam keseimbangan akliah.
Wasatiah dalam keseimbangan rohani.
Dibawah ini yang merupakan dalil Islam Washatiyah adalah …
مَنْ أَسْفَلَ مِنْكُمْ وَلاَ تَنْظُرُوا
أَنْ لاَ تَزْدَرُوا نِعْمَةَ اللهِ عَلَيْكُمْ
وَكَأَيِّنْ مِنْ دَآبَّةٍ
وَإيَّاكُمْ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ
وَكَذٰلِكَ جَعَلْنٰكُمْ أُمَّةً وَسَطً
Wasathiyah berasal dari bahasa arab yang memiliki tiga makna yaitu yang berarti pertengahan, adil, dan hal yang terbaik atau yang termulia. Yang terdapat didalam Al-qur’an, yaitu …
QS. Al-Baqarah ayat 139
QS. Al-Baqarah ayat 140
QS. Al-Baqarah ayat 141
QS. Al-Baqarah ayat 142
QS. Al-Baqarah ayat 143
إِيَّاكُمْ وَالْغُلُوَّ فِى الدِّيْنِ فَإِنَّمَا أَهْلَكَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ بِالْغُلُوِّ فِى الدِّيْنِ
Hadits di atas menjelaskan kepada kita agar ....
Meningkatkan rasa toleransi
menghormati perbedaan yang ada
tidak melampaui batas dalam beragama
meningkatkan pemahaman agama secara kaffah atau sempurna
menolak radikalisme
Mengenali ciri-ciri radikalisme dan terorisme menjadi penting bagi masyarakat untuk melakukan pencegahan paham ekstrem tersebut. Adapun salah satu ciri-ciri radikalisme adalah ....
Toleransi dengan orang lain yang memiliki perbedaan pandangan dan mengingkari fakta kebhenekaan .yang ada di Indonesia .
Tidak Berlebihan dalam beragama sehingga sesuai dengan hukum dan nurma agama
Sesuai dengan dalil agama
Menggunakan cara-cara kekerasan, baik verbal ataupun fisik, yang menumbuhkan kecemasan (teror) dan penghancuran fisik (vandalisme) kepada orang lain yang tidak sepaham
Mau mendengarkan argumentasi dari kelompok lain.
Islam menentang dengan tegas sistem keyakinan kaum atheis yang menafikan wujud Tuhan. Hal tersebut dalam agama Islam di sebut dengan Washat dalam persoalan ....
Ibadah
Akidah
perangai dan budi pekerti
tasyri'
Fikih
Di bawah ini adalah dalil yang menjelaskan tentang Islam Washatiyah adalah ....
تِلْكَ أُمَّةٌ قَدْ خَلَتْ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَلَكُم مَّا كَسَبْتُمْ وَلاَ تُسْأَلُونَ عَمَّا كَانُواْ يَعْمَلُونَ
سَيَقُولُ السُّفَهَاء مِنَ النَّاسِ مَا وَلاَّهُمْ عَن قِبْلَتِهِمُ الَّتِي كَانُواْ عَلَيْهَا قُل لِّلّهِ الْمَشْرِقُ وَالْمَغْرِبُ يَهْدِي مَن يَشَاء إِلَى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيمٍ
قَدْ نَرَى تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِي السَّمَاء فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضَاهَا فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ
وَكَذَٰلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطًا لِتَكُونُوا شُهَدَاءَ عَلَى النَّاسِ وَيَكُونَ الرَّسُولُ عَلَيْكُمْ شَهِيدًا
وَلَئِنْ أَتَيْتَ الَّذِينَ أُوْتُواْ الْكِتَابَ بِكُلِّ آيَةٍ مَّا تَبِعُواْ قِبْلَتَكَ وَمَا أَنتَ بِتَابِعٍ قِبْلَتَهُمْ وَمَا بَعْضُهُم بِتَابِعٍ قِبْلَةَ بَعْضٍ
