Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Fisioner 89 (Pedi,Neuro, Muskulo) + bonus question

Total questions: 21

Worksheet time: 21mins

Name
Class
Date
1.

Seorang anak usia 6 tahun dating ke fisioterapi Bersama ibuknya menggunakan kursi roda yang didorong oleh ibunya. Anak tersebut terlihat lemas dan lunglai diatas kursi rodanya. Hasil assessment didapatkan anak mengalami kelemahan pada seluruh anggota geraknya, gangguan penglihatan, gangguan fungsi menelan dan makan, gangguan fungsi pernafasan, gangguan pencernaan, gangguan pola tidur, gangguan emosi dan mentalnya. Hasil pemeriksaan MRI yang menjelaskan sebagian besar kortek cerebri mengalami lesi dan adanya tanda-tanda gangguan gerak pada semua anggota gerak. Melihat kondisi tersebut termasuk ciri cerebral palsy tipe apa?

a)

Cerebral palsy spastik diplegi

b)

Cerebral palsy spastik hemiplegi

c)

Cerebral palsy spastik quadriplegi

d)

Cerebral palsy athetoid

e)

Cerebral palsy hypotonus

2.

Seorang anak usia 7 tahun dating ke klinik fisioterapi Bersama dengan ibuknya mengeluhkan separuh badannya lemah dan terdapat gangguan lapang pandang. Hasil dari pemeriksaan inspeksi pada kepala dan dadanya asimetris, tumpuan badan pada salah satu sisi. Dan jika dia mampu berdiri dan berjalan tidak simetris. Hasil skala ashworth didapatkan nilai 3. Hasil pemeriksaan MRI didapatkan adanya kerusakan pada hemisphere dan menunjukkan gambaran gangguan gerak. Riwayat terdahulu saat anak baru lahir, anak mengalami hiperbilirubin yang cukup tinggi. Hal tersebut menggambarkan anak menderita?

a)

Cerebral palsy ataxia 

b)

Cerebral palsy hemiplegi

c)

Cerebral palsy athetoid

d)

Cerebral palsy hypotonus

e)

Cerebral palsy quadriplegi

3.

Seorang anak usia 5 tahun datang ke fisioterapi bersama ibunya mengeluhkan ketidak mampuan anak dalam mengkontrol gerakannya. Hasil assessment klinis ditemukan adanya tanda dan gejala dystonic dan dyskinesia. Hasil pemeriksaan gerak dasar ditemukan adanya gerak infolunter, grimace (mulut dan lidah yang berulang-ulang), Gerakan tangan dan kaki juga berulang-ulang serta biasanya disertakan asimetris. Hasil MRI didapatkan kerusakan pada bangsal ganglia. Hal tersebut menunjukkan anak mengalami?

a)

Cerebral palsy ataxia 

b)

Cerebral palsy hemiplegi

c)

Cerebral palsy athetoid

d)

Cerebral palsy hypotonus

e)

Cerebral palsy quadriplegi

4.

Seorang anak usia 6 tahun datang ke klinik fisioterapi bersama ibunya mengeluhkan pergerakkan anak sangat lambat dan tidak terkendali. Ketidak mampuan anak dalam duduk tegak. Dari hasil assessment klinis terdapat gangguan keseimbangan. Adanya hypotonus, gangguan kepala (head titubation), goyangan badan (trunk sway), serta tumpuan kaki yang lebar (wide BOS). Jika dilihat dari koordinasinya terdapat tremor pada tangannya, gangguan koordinasi lidah (disartria) dan ganguan koordinasi mata (nystagmus). Hal tersebut menunjukkan anak mengalami?

a)

Cerebral palsy quadriplegi 

b)

Cerebral palsy ataxia

c)

Cerebral palsy hemiplegi

d)

Cerebral palsy athetoid

e)

Cerebral palsy hypotonus

5.

Seorang anak usia 7 tahun datang ke klinik fisioterapi menggunakan kursi roda yang didorong oleh ibunya. Anak tersebut terkulai lemas diatas kursi rodanya. Hasil pemeriksaan assessment analisa klinis ditemukan hiponus pada anggota geraknya, tidak mampu tegak melawan gravitasi, gerakan sendi yang berlebihan. Respon anak lambat dan cenderung diam atau bahkan sering muncul tanda-tanda fluktuasi. Gambaran MRI menunjukkan adanya kerusakan pada cortex dan atrofi otak. Dari hasil pemeriksaan tersebut didapatkan anak mengalami?

a)

Cerebral palsy ataxia 

b)

Cerebral palsy hemiplegi

c)

Cerebral palsi diplegi

d)

Cerebral palsy athetoid

e)

Cerebral palsy hypotonus

6.

Seorang anak berusia 10 bulan datang ke klinik fisioterapi bersama orang tuanya dengan keluhan ketidak mampuan anak dalam berguling, duduk dan merangkak. Riwayat hadulu terlahir secara premature karena ketuban pecah dini. Indikator utama yang perlu diperhatikan sebagai orang tua jika anak mengalami keterlambatan dan gangguan otot serta tidak berkembangnya keterampilan baik gross motor maupun cross motor perlu menjadi perhatian berupa tanda-tanda?

a)

Tanda-tanda cerebral palsy 

b)

Tanda-tanda floppiness

c)

Ganggaun reflek ATNR

d)

Gangguan hypotonus

e)

Gangguan kognitif

7.

Tn. K, berusia 35 tahun bekerja sebagai tukang sayur datang ke fisioterapis dengan keluhan ketidak mampuan dalam mengerutkan dahi dan mengangkat kedua alisnya. Serta rasa tebal pada bagian jidat pasien. Keluhan ini dirasakan sejak 3 minggu yang lalu setelah pasien bekerja malam yang mengharuskan berkendara jauh malammalam. Saat pasien pulang kerumah pasien merasakan sedikit pusing, lalu keesokan harinya pasien merasakan kelemahan pada otot dahinya. Jika dilihat dari keluhan pasien tersebut, pasien mengalami lesi pada?

a)

Saraf tepi 

b)

Saraf pusat

c)

Saraf otonom

d)

Saraf perifer

e)

Saraf somato

8.

Tn. P, berusia 54 tahun. Bekerja sebagai supir ojek online datang ke fisioterapi dengan keluhan ketidak mampuan dalam mengangkat alis kiri serta menutup mata dengan rapat sehingga menyebabkan mata sering berair. Kesusahan dalam mengunyah makanan. Pemeriksaan inspeksi didapatkan mata sedikit merah berair, wajah sisi kiri sedikit turun. Dokter mendiagnosa pasien tersebut mengalami bells palsy. Pada penyakit bells palsy, nervous berapa yang mengalami lesi?

a)

IV

b)

VII

c)

VIII

d)

IX

e)

X

9.

Tn. P, berusia 54 tahun. Bekerja sebagai supir ojek online datang ke fisioterapi dengan keluhan ketidak mampuan dalam mengangkat alis kiri serta menutup mata dengan rapat sehingga menyebabkan mata sering berair. Kesusahan dalam mengunyah makanan. Pemeriksaan inspeksi didapatkan mata sedikit merah berair, wajah sisi kiri sedikit turun. Dokter mendiagnosa pasien tersebut mengalami bells palsy. Jika dilihat dari keluhan pasien tersebut, pasien mengalami lesi pada?

a)

Saraf tepi 

b)

Saraf pusat

c)

Saraf otonom

d)

Saraf perifer

e)

Saraf somato

10.

Tn. P, berusia 52 tahun. Bekerja sebagai satpam datang ke fisioterapi dengan keluhan rasa tebal pada wajah kirinya. Ketidak mampuan dalam menutup mata dengan rapat sehingga menyebabkan mata sering berair. Kesulitan dalam mengunyah makanan serta ketidak mampuan mengangkat alis kirinya. Keluhan ini dirasakan sejak 4 bulan yang lalu setelah bekerja shift malam, kemudian terasa sakit pada kepala bagian kirinya, dan pada keesokan harinya pasien mulai merasakan kelemahan pada wajah sisi kirinya. Dari scenario diatas dapat disimpulkan pasien mengalami gangguan kelemahan pada syaraf crania perifer ke …

a)

VI

b)

VII

c)

VIII

d)

IX

e)

X

11.

Bonus Question

"Pekerjaan apa yang bisa menyelamatkan nyawa setiap hari?"

(a)  

12.

Tn. P, berusia 52 tahun. Bekerja sebagai satpam datang ke fisioterapi dengan keluhan rasa tebal pada wajah kirinya. Ketidak mampuan dalam menutup mata dengan rapat sehingga menyebabkan mata sering berair. Kesulitan dalam mengunyah makanan serta ketidak mampuan mengangkat alis kirinya. Keluhan ini dirasakan sejak 4 bulan yang lalu setelah bekerja shift malam, kemudian terasa sakit pada kepala bagian kirinya, dan pada keesokan harinya pasien mulai merasakan kelemahan pada wajah sisi kirinya. Dari scenario diatas dikatakan bahwa pasien tidak mampu menutup mata dengan rapat. Hal tersebut mengindikasikan pasien mengalami kelemahan pada otot ….

a)

Zigomatikum 

b)

Masseter

c)

Plastisima

d)

Orbicularis oris

e)

Orbicularis oculi

13.

Ny. G, berusia 54 tahun, bekerja sebagai ibu rumah tangga datang ke fisioterapi dengan keluhan rasa tebal pada wajah bagian kanan bawahnya. Kesulitan dalam tesenyum, mengunyah dan menelan. Hasil meperiksaan inspeksi didapatkan pasien mengalami asimetris wajahnya, wajah bagian kanannya sedikit turun. Serta cara berbicara pasien sedikit pelo. Dari scenario diatas, dapat diindikasikan bahwa pasien mengalami kelemahan pada nervus …

a)

V & VII 

b)

VII & VIII

c)

VII & IX

d)

VII & X

e)

VIII & IX

14.

Ny. G, berusia 54 tahun, bekerja sebagai ibu rumah tangga datang ke fisioterapi dengan keluhan rasa tebal pada wajah bagian kanan bawahnya. Kesulitan dalam tesenyum, mengunyah dan menelan. Hasil meperiksaan inspeksi didapatkan pasien mengalami asimetris wajahnya, wajah bagian kanannya sedikit turun. Serta cara berbicara pasien sedikit pelo. Dari scenario diatas dikatakan bahwa pasien tidak mampu dalam tersenyum. Hal tersebut dapat diindikasikan bahwa pasien mengalami kelemahan pada otot …

a)

Zigomatikum 

b)

Masseter

c)

Plastisima

d)

Orbicularis oris

e)

Orbicularis oculi

15.

Ny. G, berusia 54 tahun, bekerja sebagai ibu rumah tangga datang ke fisioterapi dengan keluhan rasa tebal pada wajah bagian kanan bawahnya. Kesulitan dalam tesenyum, mengunyah dan menelan. Hasil meperiksaan inspeksi didapatkan pasien mengalami asimetris wajahnya, wajah bagian kanannya sedikit turun. Serta cara berbicara pasien sedikit pelo. Dari scenario diatas dikatakan bahwa pasien tidak mampu dalam menguyah. Hal tersebut dapat diindikasikan bahwa pasien mengalami kelemahan pada otot …

a)

Zigomatikum 

b)

Masseter

c)

Plastisima

d)

Orbicularis oris

e)

Orbicularis oculi

16.

Ny. G, berusia 54 tahun, bekerja sebagai ibu rumah tangga datang ke fisioterapi dengan keluhan rasa tebal pada wajah bagian kanan bawahnya. Kesulitan dalam tesenyum, mengunyah dan menelan. Hasil meperiksaan inspeksi didapatkan pasien mengalami asimetris wajahnya, wajah bagian kanannya sedikit turun. Serta cara berbicara pasien sedikit pelo. Dari scenario diatas dikatakan bahwa pasien tidak mampu dalam menelan makanan. Hal tersebut dapat diindikasikan bahwa pasien mengalami kelemahan pada otot …

a)

Zigomatikum 

b)

Masseter

c)

Plastisima

d)

Orbicularis oris

e)

Orbicularis oculi

17.

Ny. P, berusia 34 tahun, bekerja sebagai wiraswasta datang ke fisioterapi dengan keluhan rasa tebal pada wajah kanan bagian atas. Kesulitan dalam menggerakkan jidatnya serta kesulitan dalam menutup mata bagian kanannya. Hasil pemeriksaan ugo fisch didapatkan : 

Posisi, Nilai

Istirahat : 20

Mengerutkan dahi: 10

Menutup mata: 30

Tersenyum: 20

Bersiul: 20

Dari data ugo fisch diatas. Pemberian massage efflurage diberikan pada otot …

a)

Temporalis 

b)

Frontalis

c)

Orbicularis oculi

d)

Orbicularis oris

e)

Zigomatikum

18.

Ny. H, berusia 36 tahun, bekerja sebagai tukang sayur, datang ke fisioterapi dengan keluhan rasa tebal pada wajah kirinya, tidak mampu menutup mata kiri dengan rapat sehingga mengakibatkan mata kiri sering berair, kesulitan dalam mengangkat alis serta dalam mengunyah makanan pada bibir kirinya. Hasil pemeriksaan inspeksi statis didapatkan alis simetris dan mata kiri sedikit merah dan berair. Hasil pemeriksaan inspeksi dinamis didapatkan ketidak mampuan dalam mengangkat alis, mengerutkan dahi, menggerakkan mulut bagian kirinya dan bersiul. Latihan apa yang paling tepat untuk meningkatkan kemampuan pasien dalam mengunyah makanan pada bibir kirinya?

a)

Meniup lilin 

b)

Rajin menggosok gigi dan lidah

c)

Mengucapkan huruf vocal AIUEO

d)

Menggembungkan kedua pipinya

e)

Menyeringai

19.

Ny. H, berusia 36 tahun, bekerja sebagai tukang sayur, datang ke fisioterapi dengan keluhan rasa tebal pada wajah kirinya, tidak mampu menutup mata kiri dengan rapat sehingga mengakibatkan mata kiri sering berair, kesulitan dalam mengangkat alis serta dalam mengunyah makanan pada bibir kirinya. Hasil pemeriksaan inspeksi statis didapatkan alis simetris dan mata kiri sedikit merah dan berair. Hasil pemeriksaan inspeksi dinamis didapatkan ketidak mampuan dalam mengangkat alis, mengerutkan dahi, menggerakkan mulut bagian kirinya dan bersiul. Latihan apa yang tepat untuk meningkatkan kemampuan pasien dalam bersiul?

a)

Meniup lilin 

b)

Rajin menggosok gigi dan lidah

c)

Mengucapkan huruf vocal AIUEO

d)

Menggembungkan kedua pipinya

e)

Menyeringai

20.

Ny. H, berusia 36 tahun, bekerja sebagai tukang sayur, datang ke fisioterapi dengan keluhan rasa tebal pada wajah kirinya, tidak mampu menutup mata kiri dengan rapat sehingga mengakibatkan mata kiri sering berair, kesulitan dalam mengangkat alis serta dalam mengunyah makanan pada bibir kirinya. Hasil pemeriksaan inspeksi statis didapatkan alis simetris dan mata kiri sedikit merah dan berair. Hasil pemeriksaan inspeksi dinamis didapatkan ketidak mampuan dalam mengangkat alis, mengerutkan dahi, menggerakkan mulut bagian kirinya dan bersiul. Untuk mendukung kemampuan dalam bersiul, maka diberikan massage …

a)

Efflurage 

b)

Stroking

c)

Tapping

d)

Slapping

e)

Friction

21.

Ny. O, berusia 40 tahun, bekerja sebagai penjual buah, datang ke fisioterapi dengan keluhan rasa tebal pada wajah bagian bawahnya, kesulitan dalam mengunyah makanan, tersenyum dan bersiul. Hasil pemeriksaan fisioterapis didapatkan adanya oemendekan pada m. orbicularis oris. Teknik massage apa yang tepat untuk pasien tersebut?

a)

Efflurage 

b)

Stroking

c)

Tapping

d)

Slapping

e)

Friction