wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Teks Narasi (cerpen)

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Di bawah ini merupakan bagian struktur cerpen, kecuali:

a)

komplikasi

b)

koda

c)

orientasi

d)

resolusi

2.

Bacalah kutipan cerpen berikut!

Ya, kediaman keluarga Sastro Suwiryo yang menempati lahan seluas 200 meter persegi di Desa Kasongan pinggiran Yogyakarta itu bisa dibilang tenang dan tentram sebelumnya. Malam itu sudah hampir setengah jam isak tangis terdengar mengalahkan lagu malam yang dinyanyikan oleh angin dan lambaian pohon kelapa belakang rumah. Rembulan purnama yang tengah asik menemani orang-orang yang sedang tidur dengan nyenyak juga tidak disapa oleh isak tangis itu.

“ Bapak, bangun, Pak.” “ Ada apa, Bu? Malam-malam begini kok bangun? Kok kelihatannya ada yang serius.” Dikutip dari: Agung Webe, “Arjuna Tidak Mencari cinta” dalam Arjuna Tidak Mencari Cinta, Bekasi, Soul Journey, 2016.

Kalimat bercetak miring dalam kutipan cerpen tersebut mengandung majas ---.

a)

Metafora

b)

Metonimia

c)

Personifikasi

d)

Hiperbola

3.

Minggu pagi yang cerah, Ardi, Handi, dan Dani berada di Candi Trowulan. Mereka merupakan siswa pilihan dari sebuah SMP yang sedang melakukan tugas pengamatan untuk karya ilmiah remaja. Di tengah keramaian orang yang sedang berwisata, mereka sibuk menyelesaikan laporannya.


Dalam struktur teks cerpen, cuplikan tersebut termasuk bagian...

a)

Abstrak

b)

Komplikasi

c)

Orientasi

d)

Resolusi

4.

Harry Potter tinggal bersama Mr. & Mrs. Dursley dan sepupunya Dudley Dursley di Privet Drive. Hidupnya selama hampir 11 tahun dijalani dengan sangat mengenaskan. Dimana paman, bibi, dan sepupunya sama sekali tidak menyukai keberadaannya di keluarga mereka. Namun, sebuah surat atau tepatnya ratusan surat yang dikirimkan kepadanya tepat menjelang ultahnya yang kesebelas, telah membuat hidupnya berubah.”


Kalimat yang menunjukkan latar tempat pada cerita di atas adalah...

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

5.

Bobi suka sekali membaca majalah. Dia tidak mau diganggu. Setiap hari, ia selalu mencoba untuk menulis pada secarik kertas. Di ruang belajarnya terdapat tumpukan kertas yang berisi tulisan. Ternyata yang ditulis sebuah cerpen.


Cuplikan cerita di atas merupakan bagian dari cerpen karena...

a)

beralur tunggal

b)

menggunakan bahasa yang mudah dipahami

c)

bertema tentang seorang remaja

d)

bercerita tentang kehidupan sehari-hari

6.

Teks naratif fantasi bertujuan ….

a)

menceritakan suatu peristiwa fiksi

b)

menggambarkan suatu peristiwa apa adanya

c)

menjelaskan terjadinya suatu peristiwa nyata

d)

memaparkan suatu peristiwa yang lengkap

7.

(1)"Apakah peranku bagimu, silumankah aku?" tak ada jawabmu, hanya angin berdesir di sekeliling kita. (2)Bulan pucat tak bisa menyembunyikan senyumanmu demi melihat kerutan di dahiku. (3)Biarlah menjadi rahasia alam akan apa yang kita rasakan ini. (4)Jangan lagi memaknainya, menanyakannya atau mengharapkannya esok hari.

Bukti bahwa kutipan cerpen tersebut berlatar malam hari terdapat pada nomor ….

a)

(1)

b)

(2)

c)

(3)

d)

(4)

8.

Kuingin kau berbohong padaku. Seperti yang kau utarakan kemarin, dan yang kemarin dulu itu. Ketika mentari meredup berpendar di pucuk daun sebelah barat rumah dan ketika kerumunan itu tak lagi bersamamu, kau mulai dengan kisah kebohonganmu yang pertama kepadaku.Bukti bahwa kutipan cerpen tersebut berlatar waktu sore adalah.…

a)

Mentari meredup

b)

Ketika kerumunan tidak bersama

c)

Mentari di sebelah barat

d)

Kebohongan yang disampaikan tokoh kamu

9.

Bacalah kutipan berikut dengan saksama untuk menjawab soal no. 11 dan 12!Di Kantor PosOleh: Muhammad Ali“Tadi agaknya telah terjadi suatu kekeliruan ketika Nona membayarkan uang pos wesel kepada saya, sebab ….”“Mana bias keliru?” si pegawai menyela dengan cepat.“Seharusnya saya terima tiga ratus rupiah, bukan? Kalau tak salah, sekian itulah angka yang tertulis dalam pos wesel saya.”“Coba saya liat dulu, Saya masih ingat nomor pos wesel Saudara.” Si pegawai lalu memeriksa salah satu lajur dalam daftar yang terkembang di hadapannya, kemudian katanya,”Nah ini, wesel nomor satu empat tujuh dengan tanda C. Jumlah uang:tiga ratus rupiah. Apa yang keliru? Bukankah tadi Saudara terima dari saya tiga ratus rupiah?”“Tidak,”jawab laki-laki itu.” Nona tadi memberikan kepada saya bukan tiga lembar kertas ratusan, tapi empat lembar. Jadi, empat ratus rupiah yang saya terima tadi.”“Oh,, kalau begitu saya keliru. Benar-benar keliru,” kata si pegawai akhirnya dengan kemalu-maluan.”Maklum banyak kerja. Lagi pula lembaran-lembaran uang itu masih baru hingga mudah saja terlengket karenanya. Jadi, Saudara mau kembalikan uang yang seratus rupiah kepada saya, sekarang?”“Betul, Saya akan mengembalikannya kepada Nyonya ….”“Nona!” sela si pegawai cepat.

Kutipan cerpen tersebut bertema ….

a)

Keberanian pegawai mengakui kekeliruan.

b)

Kejujuran seseorang dalam hidup.

c)

Kehati-hatian pegawai terhadap seseorang.

d)

Kebaikan seseorang terhadap pegawai pos.

10.

Parjimin adalah tukang batu, tetangga Kurdi. Lumayan bagi mereka, mendapat proyek baru. Rupanya, proyek rumah gedong itulah yang selalu diperbincangkan Kurdi di setiap kesempatan. Di tempat perhelatan nikah, supitan, di tempat kerja bakti, sarasehan kampung, sampai ronda malam. Dia senantiasa tidak lupa menceritakan rencananya membangun rumah gedungnya itu.Berdasarkan kutipan cerpen tersebut, Kurdi bersifat …

a)

pemberani

b)

baik

c)

sombong

d)

egois