WorksheetsPretest KBK siswa SMA N 2 KOTA SERANG
Total questions: 42
Worksheet time: 1hrs 21mins
Larutan penyangga merupakan larutan yang dapat mempertahankan pH saat terkena gangguan (zat asam atau basa atau pengenceran). Dalam mempertahankan pH larutan, larutan penyangga memiliki keselektifan dalam menjaga pH. Hal tersebut didiukung oleh percobaan seorang siswa pada tabel dibawah/samping
Dari tabel diatas analisilah pertanyaan yang sesuai dengan jawaban diatas serta berikan kemungkinan jawaban pada lembar lembar alasan yang berkaitan dengan jenis larutan penyangga!
A. Dimana anda dapat membuktikan bahwa larutan penyangga dapat mempertahankan pH?
mempertahankan?
B. Ada berapa jenis larutan penyangga ?
C. Mengapa larutan penyangga dapat mempertahankan pH?
D. Bagaimana anda dapat membuktikan bahwa ada beberapa jenis larutan penyangga dalam mempertahankan pH pada rentang tertentu?
E. Siapa yang membuktikan bahwa larutan penyangga dapat
Alasan:
Didukung Oleh:
Riah memiliki dua buah larutan penyangga yang digunakan untuk membuktikan bahwa kedua larutan tersebut dapat mempertahankan pH saat ditambahkan asam atau basa. Larutan penyangga A dibuat dari campuran CH3COOH dengan CH3COONa sedangkan larutan
penyangga B dibuat dari campuran NH4OH dengan NH4Cl. Saat Riah menambahkan sedikit asam kuat dan basa kuat secara bergantian pada larutan A ternyata larutan tersebut dapat mempertahankan di pH 6 sedangkan saat menambahkan asam kuat dan basa kuat pada larutan B, larutan tersebut dapat mempertahankan di pH 8.
Dari hasil percobaan yang dilakukan Riah, analisislah perbedaan lerutan penyangga A dan B mengapa kedua larutan dapat mempertahankan di pH yang berbeda?
A. Larutan A adalah larutan penyangga asam sedangkan larutan B adalah larutan penyangga basa
B. Larutan A adalah larutan penyangga basa sedangkan larutan B adalah larutan penyangga asam
C. Larutan A dan B adalah larutan penyangga asam
D. Larutan A dan B adalah larutan penyangga basa
E. Larutan A dan B adalah bukan larutan penyangga
alasan:
didukung oleh:
1. Saat Lita melewati lapangan kampus tiba-tiba matanya perih terkena debu disekitar lapangan masuk kedalam mata. Kemudian salah satu temannya melakukan penelusuran infrormasi apa yang harus dilakukan jika mata perih. Dalam laman alodoc.com memberikan informasi bahwa obat tetes mata dapat mengurangi rasa sakit dimata saat terkena debu. Namun teman llita kembali melakukan penelusuran informasi mengapa obat tetes mata dapat meringankan rasa perih di mata. Dari laman https://detik.com dijelaskan bahwa air mata manusia mememiliki pH diantara 7,35-7,4 jadi, sesuatu zat yang masuk juga harus memiliki pH yang sesuai karena jika tidak sesuai akan menyebabkan infeksi atau rasa perih dimata. Obat tetes mata biasanya memiliki pH di rentang 5,0-7,5.
Komposisi larutan penyangga terdiri dari tetrahidrozolin, hidroklorida 0,05% asam borat (H2BO3) natrium borat (NaH2BO3) natrium klorida dan air Benzalkoniium klorida 0,01% dan dinatrium EDTA yang aman untuk mata.
Dari uraian daiatas analisislah hasil penelusuran tersebut mengapa obat tetes mata dapat meringankan rasa perih mata lita dan kaitkan dengan peran larutan penyangga dalam kehidupan sehari-hari!
A. Karena Kandungan obat tetes mata H2BO3 dan NaH2BO3 adalah campuran yang dapat mempertahankan pH pada rentang pH mendekati pH mata sehingga mata tidak terasa perih saat ditetesi obat tetes mata
B. Karena obat tetes mata tidak mengandung larutan penyangga
C. Karena dari informasi yang terpercaya larutan penyangga dapat mempertahankan pH mata
D. Karena dalam mata terdapat cairan yang memiliki pH sama dengan obat tetes mata
E. Karena larutan penyanga yang ada dalam obat tetes dapat menetralkan debu yang ada dalam mata
alasan:
didukung oleh:
Seorang praktikan melakukan penetesan asam dan basa kedalam 5 larutan diperoleh pH seperti tabel diatas. Dapatkah anda menyimpulkan berdasarkan tabel larutan manakah yang merupakan larutan penyangga dan bukan larutan penyangga?
A. C dan E adalah larutan penyangga sedangkan A,B dan D bukan larutan penyangga
B. A,B dan D adalah larutan penyangga sedangkan C dan E bukan larutan penyangga
C. A dan B adalah larutan penyangga sedangkan C,D E bukan larutan penyangga dan
D. C dan D adalah larutan penyangga sedangkan A,B, dan D bukan larutan penyangga
E. Semua larutan bukan larutan penyangga
alasan:
didukung oleh:
1. Dalam mulut manusia terdapat peran larutan penyangga. Contohnya saat kita memakan bakso kemudian ditambah asam cuka yang jika dikonsumsi dapat mengakibatkan gigi kropos tetapi pada kenyataannya gigi tidak langsung kropos saat memakan bakso hal ini dikarenakan adanya larutan penyangga dalam air liur (saliva), saliva ini tersusun dari ion HPO42- (monohidrogen fosfat) dan ion H2PO4 - (dihidrogen fosfat) yang terbentuk dari sisa-sisa makanan.
Dengan reaksi kesetimbanga
HPO4 2- (aq) + H+ (aq) ⇌ H2PO42- (aq).
Dari uraian tersebut dapatkah anda membuat pertanyaan yang berhubungan dengan penjelasan diatas? Kemudian buatlah kemungkinan jawaban pada lembar alasan
A. Mengapa gigi tidak kropos?
B. Mengapa gigi tidak langsung kropos jika terkena asam dari makanan?
C. Bagaimana larutan penyangga dalam tubuh saat dimasuki oleh asam ?
D. Mengapa larutan penyangga dalam mulut dapat membuat gigi tidak langsung kropos saat di masuki asam dari makanan?
E. Bagaimana larutan penyangga dapat mempertahankan pH?
alasan:
didukung oleh:
1. Seorang siswa akan membuat larutan penyangga dengan pH yang sudah ditentukan yaitu pH= 3,4 dengan cara mencampurkan larutan 30 mL HCOOH 0,1 M dengan larutan yang akan diberikan oleh guru. Ternyata guru membawa 3 gelas larutan dengan berlabel sebagai berikut:
Gelas 1 : 30 mL Ba(OH)2 0,1 M
Gelas 2 : 20 mL Ba(OH)2 0,1 M
Gelas 3 : 10 mL Ba(OH)2 0,1 M
Tentukanlah gelas yang akan digunakan oleh siswa untuk membuat larutan Penyangga dengan pH 3,4?
A. Gelas 1
B. Gelas 2
C. Gelas 3
D. Gelas 1 dan 2
E. Semua gelas
alasan:
didukung oleh:
1. Di rumah sakit terdapat persediaan infus untuk mengobati pasiennya. Cairan infus merupakan aplikasi dari larutan penyangga yang mengandung asam karbonat (H2CO3) dengan ion bikarbonat (HCO3-) yang dapat menyeimbangkan pH larutan.
Reaksinya sebagai berikut:
H2CO3(aq) ⇌ HCO3- (aq) + H+
Asam dan basa konjugasi inilah yang dapat mempertahankan pH cairan Sehingga cairan infus tidak mudah rusak dan dapat disimpan sebagai persediaan di rumah sakit. jika uraian diatas merupakan jawaban dari seorang dokter (terpercaya), dapatkan anda membuat pertanyaan yang sesuai jawaban dokter tersebut?
A. Apakah di rumah sakit selalu menggunakan cairan infus untuk orang yang sakit?
B. Mengapa pasien yang sakit diberikan cairan infus?
C. Mengapa cairan infus tidak rusak saat disimpan lama dirumah sakit?
D. Bagaimana cairan infus dapat mengobati orang sakit?
E. Siapa yang biasa memberikan infusan ke pasien?
alasan:
didukung oleh:
1. Seorang guru memberikan informasi berita yang sedang terjadi yaitu ditemukan disalah satu rumah sakit terdapat pasien yang mengalami koma akibat dari menurunnya pH darah. Detik.com. Terdapat 3 siswa yang juga melihat berita tersebut dan memberikan argumentasi sebagai berikut:
Siswa 1 : “saya setuju dengan pernyataan dari salah satu keluarga yang menyatakan bahwa pH darah umumnya sekitar 7,4. saat pH darah mengalami penurunan dengan selisih 0,5 saja sudah menyebabkan penderita koma,
Siswa 2 : “ saya setuju dengan pernyataan dokter yang mengatakan bahwa penyebab pasien koma adalah menurunnya pH darah.
Siswa 3 :”saya setuju dengan pernyataan dokter yang mengatakan pasien koma diakibatkan pH darah menurun hal tersebut didukung oleh fakta yang tercantum dalam sumber informasi Detik.com Dalam darah mengandung asam hemoglobin (HHb) dan oksihemoglobin (HHb O2) yang diangkut oleh darah sebagai ion bikarbonat. Adanya ion Hidrogen Karbonat akan menghilangkan H+ yang berlebih. Sehingga jika larutan penyangga sudah tidak dapat mempertahankan pH (rusak) maka akan berbahaya bagi tubuh.
Dari ketiga argumentasi siswa analisis lah argumen yang baik mengenai larutan penyangga
A. 1
B. 2
C. 3
D. 1 dan 2
E. Tidak ada
alasan:
didukung oleh:
Dalam satu kelompok salah satu siswa membuat larutan penyangga dari HNO2 dengan NaNO2 sebanyak 2 mL. yang kemudian dibagi kedalam dua tabung reaksi untuk dilanjutkan oleh anggota kelompok lain. ssiwa lain memasukan sedikit asam pada Tabung 1 diperoleh pH larutan 5,5 dengan pergeseran kesetimbangan sebagai berikut:
HNO2(aq) ⇌ NO2-(aq) + H+(aq)
Sedangkan pada tabung II dimasukan 1 mL basa diperoleh pH 5,7 dengan reaksi kesetimbangan sebagai berikut:
NO2-(aq) + H+(aq) ⇌ HNO2(aq)
dari uraian diatas analisislah kemudian simpulkan mengenai sistem kerja larutan penyangga
A. Larutan penyangga (HNO2/NaNO2 ) saat ditambahkan asam kuat dinetralkan oleh HNO2 dan saat ditambahkan basa dinetralkan olah NaNO2
B. Penambahan asam dan basa dapat mempertahankan pH
C. Penambahan asam dan basa dapat dinetralkan oleh komponen-komponen larutan penyangga
D. Larutan HNO2/NaNO2 adalah larutan penyangga asam, saat ditambahkan asam bereaksi dengan NO2- bergeser membentuk HNO2 sedangkan saat ditambahkan basa akan bereaksi dengan asam lemah HNO2 sehingga bergeser kearah NO2-
E. Larutan penyangga (HNO2/NaNO2 ) saat ditambahkan asam dinetralkan oleh NaNO2dan saat ditambahkan basa dinetralkan olah HNO2
alasan:
didukung oleh:
Guru menyajikan bahan bahan kimia sebagai berikut :
NH3(aq), NH4CL(aq), CH3COONa(aq), HCN(aq), HCl(aq), NH4Cl(aq), dan CH3COOH(aq)
Seorang siswa ditugaskan untuk mennetukan hipotesis terkait bahan yang dapat membentuk larutan penyangga. Berikut hipotesis yang sudah ditentukan siswa
Siswa 1 “semua larutan jika dicampurkan dengan pasangan yang sesuai akan membentuk larutan penyangga”
Siswa 2 “tidak ada bahan yang dapat dipasangkan untuk pembentukan larutan penyangga”
Siswa 3 “ada beberapa bahan yang jika dipasangkan dapat membentuk larutan penyangga”
Dari ketiga hipotesis siswa analisislah hipotesis siswa yang berkaitan dengan pembentukan larutan penyangga yang benar
A. Siswa 1
B. Siswa 2
C. Siswa 3
D. Tidak ada yang benar
E. Semua benar
alasan:
didukung oleh:
1. Guru mencampurkan 100 mL HCN 0,14 M dengan 70 mL Larutan NaOH 0,10 M ( ka HCN = 1 x 10-9). Dari data tersebut siswa menganalisis dan mengemukakan argumentasinya sebagai berikut:
Siswa 1 : campuran100 mL HCN 0,14 M dengan 70 mL Larutan NaOH 0,10 M akan membentuk larutan penyangga karena menurut kemendikbud 2020.modul.kimia. larutan penyangga dapat dibuat dari asam lemah berlebih bereaksi dengan basa kuat habis bereaksi.
Siswa 2: melalui perhitungan pH diperoleh pH larutan tersebut adalah 9
Siswa 3 : dari hasil belajar materi pembentukan reaksi diperoleh reaksi
HCN(aq) + NaOH(aq) NaCN (aq)+ H2O (aq)
Dengan mempertimbangkan kredibilitas sumber, Analisislah argumen mana saja yang paling benar!
A. Siswa 1
B. Siswa 2
C. Siswa 3
D. Siswa 1, 2, dan 3
E. Semua siswa tidak tepat
alasan:
didukung oleh:
Suatu larutan penyangga dibuat dari CH3COOH dengan NaOH sehingga terbentuk larutan penyangga dengan pH 5. Analisislah berapa banyak volume dan konsentrasi CH3COOH dan NaOH yang dibutuhkan (jika Ka = 1 x 10-5)
A. 100 mL dan 0,2 M ;100mL dan 0,1 M
B. 100 mL dan 0,1 M; 100mL dan 0,1 M
C. 100 mL dan 0,3 M ; 100mL dan 0,1 M
D. 100 mL dan 0,4 M ; 100mL dan 0,1 M
E. 100 mL dan 0,3 M ; 100mL dan 0,2 M
alasan:
didukung oleh:
Peran larutan penyangga salah satunya bagi tubuh manusia adalah dapat mempertahankan pH darah. Darah merupakan salah satu penerapan larutan penyangga dalam tubuh. Larutan penyangga dalam darah dapat mempertahankan pH, komponen yang tersusun dari H2CO3 dengan HCO3- (alodoc.com). komponen tersebut dapat menetralkan gangguan pada darah. Dari uraian diatas pertimbangkan dan tentukan pernyataan yang paling tepat dibawah ini ?
A. CH3COOH dengan CH3COO- adalah pasangan asam basa konjugasi
B. H2CO3 dengan HCO3- adalah pasangan asam basa konjugasi
C. HPO42- dengan PO43- adalah pasangan asam basa konjugasi
D. HCO3- dengan CO32- adalah pasangan asam basa konjugasi
E. H2PO4- dengan HPO42- adalah pasangan asam basa konjugasi
alasan:
didukung oleh:
Guru menyediakan larutan berikut:
1. 100 mL CH3COOH 0,15 M (Ka CH3COOH =10-5)
2. 50 m KOH 0,2 M
Setelah dicampurkan terbentuk larutan penyangga. Siswa mencelupkan kertas lakmus, dari kertas lakmus biru setelah dicelupkan mejadi merah.
Dari hasil observasi melalui percobaan tersebut tentukan pH larutan penyangga yang terbentuk dan jenis larutan penyangga yang terbentuk?
A. 3-log 5 dan jenis larutan penyagga asam
B. 5-log 3 dan jenis larutan penyagga asam
C. 3-log 6 dan jenis larutan penyagga asam
D. 5 dan jenis larutan penyagga asam
E. 6 dan jenis larutan penyagga asam
alasan:
didukung oleh:
Seorang siswa mencampurkan dua larutan seperti pada gambar. Tentukanlah pH larutan penyangga yang terbentuk (jika Ka= 1 x 10-5)
A. 5-log2
B. 5-log5
C. 6-log2
D. 4-log2
E. 4-log5
alasan:
didukung oleh:
Guru menugaskan siswa untuk mengamati larutan penyangga yang sudah dibuat. Tersedia larutan penyangga sebanyak 200 mL yang dibuat dari 100 mL NH4Cl 0,1 M dan 100 mL NH4OH (Kb=2 x10-5). Saat siswa mengukur pH menggunakan pH meter menunjukan bahwa pH = 9. Jika konsentrasi NH4OH belum diketahui, tentukanlah konsentrasi NH4OH yang digunakan dalam pembuatan larutan tersebut buktikan melalui perhitungan!
A. 0,01 M
B. 0,02 M
C. 0,5 M
D. 0,1 M
E. 0,05 M
alasan:
didukung oleh:
Seorang siswa akan membuat larutan penyangga, dilabolatorium tersedia larutan pada tabel:
Tentukanlah pasangan larutan yang dapat membentuk larutan penyangga ditunjukan oleh nomor?
A. 1 dan 2
B. 1 dan 5
C. 2 dan 3
D. 2 dan 4
E. 3 dan 5
alasan:
didukung oleh:
Lakukan observasi dan tuliskan pengamatanmu dari gambar disamping/bawah yang berkaitan dengan prinsip larutan penyangga!
A. Dari gambar diatas diketahui bahwa larutan penyangga dapat menentralkan larutan asam yang masuk
B. Larutan tersebut merupakan larutan penyangga, yang dapat mempertahankan pH saat ditambahkan asamLarutan tersebut adalah larutan penyangga basa karena saat ditambahkan asam dapat mempertahankan pH larutan
C. Larutan penyangga saat ditambahkan asam dan basa dapat mempertahankan pH
D. Larutan larutan yang dapat mempetahankan pH adalah larutan penyangga dan larutan yang tidak dapat mempertahankan pH adalah
E. Larutan biru adalah larutan penyangga asam, saat ditambahkan H+ dari HCl akan menambah konsentrasi H+ dalam larutan namun kelebihan ini dapat dinetralisir oleh NO2- membentuk asam lemah HNO2 pergeseran kesetimbangan kearah HNO2 sehingga H+ dalam larutan menjadi tetap.
alasan:
didukung oleh:
Dalam tubuh Enzim berfungsi untuk mempercepat sistem kerja dalam tubuh, namun enzim akan bekerja pada lingkungan reaksi dengan pH tertentu (pH optimum) dan relatif tetap(kompas.com ). Dalam tubuh kita mengenal larutan penyangga karbonat yang ada dalam darah. Sehingga saat darah terkena gangguan dapat dinetralkan oleh komponen dalam darah yaitu H2CO3/ HCO3- .
Reaksi penetralannya sebagai berikut:
H+ + HCO3-⇌ H2CO3 // OH- + H2CO3 ⇌ HCO3-
Dari uraian artikel diatas analisis argumen yang paling tepat mengenai artikel diatas!
A. Saya setuju dengan uraian diatas bahwa dalam darah menerapkan prinsip larutan penyangga dengan reaksi sebagai berikut
H+ + HCO3-⇌ H2CO3 // OH- + H2CO3 ⇌ HCO3-
Sehingga pH dalam darah dapat dipertahankan
B. Saya setuju dengan uraian tersebut benar. enzim dapat bekerja pada pH optimum sehingga memerlukan lingkungan yang yang dapat mempertahankan pH. Dalam darah
H+ + HCO3-⇌ H2CO3 // OH- + H2CO3 ⇌ HCO3-
C. Saya setuju dengan artikel diatas bahwa penarapan larutan penyangga dalam tubuh salah satunya adalah darah yang didukung oleh sumber informasi detik.com bahwa reksi dalam darah sebagai berikut:
H+ + HCO3-⇌ H2CO3 // OH- + H2CO3 ⇌ HCO3-
Sehingga pH dalam darah relatif tetap
D. Larutan penyangga dalam tubuh terdapat dalam darah. Darah akan mempertahankan pH saat penambahan asam dan basa
E. Larutan penyangga dalam darah tidak dapat mempertahankan pH darah
alasan:
didukung oleh:
Guru menugaskan untuk melakukan percobaan materi larutan penyangga. Setiap kelompok memiliki inisiatif untuk membagi tugas sebagai berikut :
Siswa 1 : menyiapkan alat dan bahan
Siswa 2 : merancang prosedur
Siswa 3: melakukan percobaan
Siswa 4: menulis data pengamatan
Siswa 5 : menyimpulkan hasil pengamatan.
Jika anda adalah siswa 2 tentukan prosedur prosedur di bawah ini yang paling sesuai!
A. -Siapkan alat dan bahan
-Campurkan larutan 100 mL CH3COOH 0,1 M dan 100 mL CH3COONa 0,1 M
-Uji dengan pH meter
-Tambahkan sedikit asam dan dicatat pH larutan
-Tambahkan sedikit basa dan dicatat pH
B. -Campurkan larutan 100 mL CH3COOH 0,1 M dan 100 mL CH3COONa 0,1 M
-tambahkan garam pada campuran
-diuji pH
C. -Memasukan larutan 100 mL CH3COOH 0,1 M dan 100 mL CH3COONa 0,1 M pada masing-masing wadah
-Diuji pH
-Ditambahkan sedikit asam pada masing-masing larutan dan diuji pH
D. -Siapkan alat dan bahan
-Campurkan larutan 100 mL CH3COOH 0,1 M dan 100 mL NaOH 0,1 M
-Uji dengan pH meter
-Tambahkan sedikit asam dan dicatat pH larutan
-Tambahkan sedikit basa dan dicatat pH
E. -Campurkan larutan 100 mL CH3COOH 0,1 M -dan 100 mL NaOH 0,1 M
-Uji dengan pH meter
-Tambahkan sedikit asam dan dicatat pH larutan
-Tambahkan sedikit basa dan dicatat pH
alasan:
didukung oleh:
Bacalah artikel dibawah ini
Informasi dari Alodoc.com penyakit Asidosis adalah kondisi yang terjadi ketika kadar asam didalam tubuh sangat tingggi yang ditandai dengan beberapa gejala yaitu napas pendek, linglung atau sakit kepala. Penyakit ini terjadi karena pH darah dalam darah mengalami penurunan sekitar 0,5 yang diakibatkan dari 3 kemungkinan yaitu produksi asam berlebihan, sistem pengeluaran asam terganggu dan proses keseimbangan asam basa terganggu. Maka dari itu larutan penyangga dalam darah sangat penting bagi tubuh. Larutan penyangga yang berperan dalam darah adalah H2CO3/HCO3-
Dari artikel diatas analisislah bagaiamana larutan penyangga dapat mempertahankan pH darah saat mendapat gangguan!
A. Dalam darah terdapat hidrogen bikarbonat ( H2CO3) dan ion bikarbonat (HCO3-) . komponen tersebut yang dapat menentralkan asam atau basa yang masuk kedalam darah dengan reaksi berikut :
H2CO3 + OH- ⇌ H2O + HCO3- // HCO3- + H+ ⇌ H2CO3 (tim srikandi eksakta, 2015)
B. Dalam darah terdapat hidrogen bikarbonat ( H2CO3) dan ion bikarbonat (HCO3-) . komponen tersebut yang dapat menentralkan asam atau basa yang masuk kedalam darah dengan reaksi berikut :
H2CO3 + OH- ⇌ H2O + H2CO3 // HCO3- + H+ ⇌ H2CO3
C. Dalam darah terdapat hidrogen bikarbonat ( H2CO3) dan ion bikarbonat (HCO3-) . komponen tersebut yang dapat menentralkan asam atau basa yang masuk kedalam darah dengan reaksi berikut :
H2CO3 + H+ ⇌ H2O + HCO3- // HCO3- + OH- ⇌ H2CO3
D. Dalam darah terdapat hidrogen bikarbonat ( H2CO3) dan ion bikarbonat (HCO3-) . komponen tersebut yang dapat menentralkan asam atau basa yang masuk kedalam darah dengan reaksi berikut :
H2CO3 + OH- ⇌ H2O + H2CO3 // HCO3- + H+ ⇌ HCO3-
E. Dalam darah terdapat hidrogen bikarbonat ( H2CO3) dan ion bikarbonat (HCO3-) . komponen tersebut yang dapat menentralkan asam atau basa yang masuk kedalam darah dengan reaksi berikut :
HCO3- + OH- ⇌ H2O + HCO3- // H2CO3 + H+ ⇌ H2CO
alasan:
didukung oleh:
