WorksheetsPara Nabi dan Bapa- Kain dan Habil diuji
Total questions: 12
Worksheet time: 6mins
Kain memanjakan keinginan untuk meninggikan diri dan meragukan keadilan serta kekuasaan ilahi sehingga dia jatuh dalam dosa sama seperti setan
Benar
Salah
Kain dan Habil diuji, sebagaimana Adam telah diuji sebelumnya, untuk membuktikan apakah mereka mau mempercayai dan menurut firman Allah.
Benar
Salah
Kain mengikuti petunjuk dan perintah Tuhan dengan hanya membawa persembahan buah-buahan.
Benar
Salah
Kain merasa, sebagaimana banyak orang sekarang ini, bahwa adalah merupakan satu kelemahan untuk mengikuti dengan seksama akan rencana yang telah digariskan oleh Tuhan, untuk mempercayakan keselamatan itu dengan sepenuhnya kepada penebusan Juruselamat yang telah dijanjikan
Benar
Salah
Kain menurut dalam mendirikan sebuah mezbah, menurut dalam hal membawa satu korban; tetapi satu penurutan yang hanya sebahagian saja.
Benar
Salah
Seorang tidak dipilih untuk diterima Tuhan dan yang lain untuk ditolak. Tidak ada orang yang ditakdirkan untuk jadi orang jahat dan orang lain jadi orang baik.
Benar
Salah
Kain memilih iman dan penurutan; Habil memilih tidak percaya dan pemberontakan.
Benar
Salah
Kain dan Habil adalah orang berdosa, kedua-duanya mengakui tuntutan Allah dalam hal perbaktian dan penghormatan. Sampai titik tertentu agama mereka kelihatannya sama dari luarnya, tetapi lebih dari itu perbedaan antara keduanya itu sangatlah besar.
Benar
Salah
Kemanusiaan tidak mempunyai kuasa untuk membaharui dirinya. Itu tidak mempunyai kecenderungan untuk bergerak menuju ke atas, kepada yang bersifat ilahi, melainkan ke bawah menuju kepada yang bersifat iblis. Kristuslah satusatunya pengharapan kita.
Benar
Salah
Kehidupan Habil yang penuh penurutan dan imannya yang teguh kepada Kain merupakan satu tempelakan yang terus-menerus.Lebih bercahaya terang sorga yang dipantulkan dari tabiat hamba-hamba Allah yang setia, lebih jelas dosa daripada orang jahat dinyatakan dan lebih nekad lagi usaha mereka untuk membinasakan orang-orang yang mengganggu ketenangan mereka.
Benar
Salah
Tuhan tidak pernah memberikan kepada Kain suatu kesempatan untuk mengakui dosanya. Ia tidak pernah diberi waktu untuk berpikir-pikir. Ia tidak mengetahui kekejian daripada perbuatan yang telah dilakukannya
Benar
Salah
Hukuman ilahi yang memperpendek satu jalan hidup kejahatan yang tak terkendalikan itu serta membebaskan dunia ini dari pengaruh mereka yang telah menjadi keras di dalam pemberontakan, adalah merupakan satu berkat gantinya kutuk.
Benar
Salah
