NEW
Font size
WorksheetsUAS Anorganik II Kelas C
Total questions: 80
Worksheet time: 3600secs
Gambar diatas merupakan teori medan kristal. Lengkapi simbol diatas pada P, Q dan R berturut-turut adalah?
Terdapat dua pengamatan pada percobaan 1 yaitu perubahan fisika dan perubahan kimia. Perubahan kimia pada percobaan ini adalah
Mengamati terjadi perubahan warna dari biru muda ke biru tua
Mengamati bergesernya gelombang maksimum ke panjang gelombang rendah
Mengamati Kenaikan dan penurunan tingkat energi orbital-orbital d ion atom pusat
Mengamati perubahan cahaya dalam monokromator menjadi monokromatis dalam spektrofotometer UV-Vis
Jenis ligan pada X, Y dan Z berturut-turut adalah
Aquo, etilendiamina dan amina
Etilendiamina, aquo dan amina
Amina, etilendiamina dan aquo
Aquo, amina dan etilendiamina
Urutan ligan yang paling lemah hingga kuat berturut-turut adalah
Y < Z < X
X < Y < Z
Z < X < Y
Z < Y < X
Jumlah konfigurasi elektron atom pusat pada percobaan 1 ?
30
29
28
27
Pengisian elektron pada orbital d jika nilai ∆o besar adalah
Medium spin
Low spin
Normal spin
High spin
Atom Pusat yang digunakan pada percobaan 1 adalah
Cu2+
Fe3+
Cu3+
Fe2+
Berdasarkan teori medan kristal pada waktu terjadinya interaksi antara ion atom pusat dengan ligan akan terjadi?
Penurunan tingkat energi orbital-orbital d ion atom pusat
Kenaikan simetri orbital-orbital d ion atom pusat
Kenaikan tingkat energi orbital-orbital d ion atom pusat
Kenaikan dan penurunan tingkat energi orbital-orbital d ion atom pusat
Apa prinsip alat spektrofotometri ?
Mengubah cahaya polikromatis menjadi monokromatis dalam monokromator
Interaksi antara cahaya dan materi
Interaksi antara tembaga dan ligan
Mengubah cahaya dalam monokromator menjadi monokromatis dalam spektrofotometer UV-Vis
Manakah jenis ligan polidentat pada struktur dibawah ini?
Terdapat 2 jenis isomer, diantaranya adalah A dan B. Isomer A terbagi lagi menjadi 2 sedangkan isomer B terbagi lagi menjadi 4. Apa itu isomer A dan B dan terbagi menjadi apa saja..
Stereoisomer terbagi menjadi isomer geometri dan isomer ikatan, sedangkan Isomer struktur terbagi menjadi isomer optikal, isomer ionisasi, isomer koordinasi, dan isomer solvasi.
Stereoisomer terbagi menjadi isomer geometri dan isomer optikal, sedangkan Isomer struktur terbagi menjadi isomer ikatan, isomer ionisasi, isomer koordinasi, dan isomer solvasi.
Stereoisomer terbagi menjadi isomer koordinasi dan isomer optikal, sedangkan Isomer struktur terbagi menjadi isomer ikatan, isomer ionisasi, isomer geometri, dan isomer solvasi.
Stereoisomer terbagi menjadi isomer geometri dan isomer optikal, sedangkan Isomer struktur terbagi menjadi isomer ikatan, isomer ionisasi, isomer koordinasi, dan isomer solvasi.
Pada saat larutan kalium dikromat ditambahkan ke dalam larutan asam oksalat, terdapat gelembung yang menandakan…
adanya gas karbon monoksida yang terlepas
terlepasnya atom krom
adanya beban hidup yang terlepas
semuanya salah, hanya tuhan yang benar
Nama percobaan kali ini adalah Pembuatan Cis dan Trans Kalium..
Dioksalatdiakuodikromat(III)
Dioksalatodiakuokromat(III)
Dioksalatodiakuodikromat(III)
Oksalatodiakuodikromat(III)
Diakhir prosedur kerja, diteteskan senyawa ammonia ke kertas saring yang mendapatkan hasil dimana cis berwarna .. dan trans berwarna…
Hijau Tua dan Hijau Muda
HIjau Tua dan Coklat Tua
Semuanya indah
Hijau Tua dan Coklat Muda
Reaksi yang terjadi pada percobaan 7 adalah
Reaksi asam basa
Reaksi pertukaran
Reaksi oksidasi reduksi
Reaksi penguraian
Hasil dari uji kemurnian termasuk ke dalam kategori isomer..
Stereoisomer
Isomer struktur
Isomer koordinasi
Isomer geometri
Warna hijau tua yang dihasilkan pada uji kemurnian cis ditandai dengan pergantian ligan dari ... ke …
Ligan ammonia digantikan ligan oksalato
Ligan Oksalato digantikan ligan aquo
Ligan Oksalato digantikan ligan ammonia
Ligan Aquo digantikan ligan ammonia
Pada percobaan 2 atom pusat yang berperan adalah atom … yang berasal dari senyawa..
Krom dari senyawa kalium dikromat
Aquo dari senyawa air
Ammonia dari senyawa ammonium hidroksida
Oksalat dari senyawa oksalat
Berikut urutan kekuatan ligan berdasarkan efek trans dari yang terbesar ke yang terkecil!
Ligan Aquo > oksalato > ammonia
Ligan Oksalato > amonia > aquo
Ligan amonia > oksalato > aquo
Ligan Oksalato > aquo > ammonia
Pada proses pembuatan trans, dilakukan penguapan untuk menghilangkan kandungan air yang akan mempengaruhi pembentukan kompleks. Hal ini dikarenakan…
senyawa kompleks tersebut mengandung ligan oksalat yang berlebih
senyawa kompleks tersebut mengandung atom krom yang berlebih
senyawa kompleks tersebut mengandung ligan aquo yang berlebih
senyawa kompleks tersebut mengandung ligan ammonia yang berlebih
Rumus kimia tawas adalah
Al(SO4).12H2O
K[Al(OH)4]
KAl(SO4).12H2O
Al2(SO4)3
Ketika melakukan penyaringan secara manual, alat yang tidak digunakan adalah
Buchner
Kertas saring
Corong biasa
Erlenmeyer
I. Akuades
II. Asam Sulfat 9M
III. Kalium Hidroksida 1M
IV. Etanol 96%
Bahan yang tidak digunakan pada percobaan ini adalah
I
II
III
IV
Pada percobaan 3. Pemanasan dilakukan untuk mempercepat kelarutan sampel didalam kalium hidroksida. Perubahan yang terjadi ketika proses pemanasan, kecuali
Perubahan warna dari bening menjadi hitam
Terbentuk gas hidrogen
Terbentuk gelembung-gelembung ga
Terbentuk gas Oksigen
Logam Al termasuk dalam unsur
Grup 13
Alkali
Golongan transisi
Grup 14
Pada tawas hasil sintesis mengandung ion....
K+, SO42- , Fe3+
K+ , SO42-, Al3+
SO42- , Fe3+, Al3+
K+ , SO42-, Al4+
Dalam proses koagulasi, alum berperan sebagai...
flok
koagulat
koagulan
presipitasi
Berikut merupakan reaksi yang dapat terjadi dengan penambahan asam sulfat pada percobaan 3, kecuali....
Rentan terjadi ledakan
Reaksi Endoterm
Reaksi Eksoterm
Rentan terjadi bumping
Pada percobaan 3. Mekanisme pengikatan pengotor oleh alkohol adalah
Alkohol akan menguap saat ditambahkan pada filtrat
Filtrat akan mengendap saat ditambahkan alkohol
Gugus pada alkohol mengikat pengotor berdasarkan kepolaran yang sama
Alkohol mengikat pengotor dengan membentuk endapan
Pada percobaan 3. Berikut ciri kristal yang diperoleh dari proses pendinginan adalah
Waktu sintesis kristal yang lama
Kokoh
Mudah rapuh
Kokoh dan waktu sintesis kristal yang cepat
Garam kompleks yang terbentuk yaitu
Tembaga (II) Sulfat pentahidrat
Tetramin tembaga (II) sulfat monohidrat
Tembaga sulfat anhidrat
Tembaga (II) ammonium sulfat
Yang berperan sebagai atom pusat pada percobaan 4 yaitu..
Tembaga
Akuades
Sulfat
Ammonia
Garam rangkap yang terbentuk yaitu
Tetramin tembaga (II) sulfat monohidrat
Tembaga sulfat anhidrat
Tembaga (II) Sulfat pentahidrat
Tembaga (II) ammonium sulfat
Dik : W teori = 6,10 gram
W praktek = 5,88 gram
Dit : % Rendemen?
96,39%
86,29%
45,76%
100%
Fungsi etanol dalam percobaan 4
Menghilangkan kadar air dalam kristal
Mengganti ligan ammoniak
Mencegah ammonia tidak menguap serta memurnikan kristal
Memisahkan kristal dengan larutan
Rumus senyawa dari garam kompleks yang terbentuk adalah
[Cu(NH3)4]SO4
[Cu(NH3)4]SO4.5H2O
[Cu(NH3)4]SO4.H2O
[Cu(NH2)4]SO4
Warna biru pada garam rangkap dan garam kompleks berasal dari?
Atom pusat Cu2+
Ligan ammonia menggantikan ligan akuo
Eksitasi elektron
Transisi elektron
Pada percobaan 4. CuSO4.5H2O berfungsi sebagai...
Garam tunggal sebagai pembentuk garam rangkap
Salah satu garam pembentuk garam rangkap
Senyawa kompleks pembentuk garam kompleks
Perbandingan garam rangkap dan garam komplek yang terbentuk
Ciri – Ciri Garam Kompleks kecuali
Berwarna biru tua
Berwarna biru muda
Teksturnya halus
Sukar larut dalam air
Ammonia dan akuades termasuk jenis ligan
Polidentat
Monodentat
Ambidentat
Bidentat
Terbentuk nya ion kompleks heksa aquo nikel (II) ditandai dengan perubahan warna …..
Hijau
Kuning
Merah
Coklat
Urutan kekuatan ligan dapat dilihat di deret …..
Spektro
Spektrofotokimia
Spektrokimia
Spektrometri
Konfigurasi elektron Ni2+ adalah
[Ar] 3d8 4s2
[Ar] 4s2 3d6
[Ar] 4s2
[Ar] 3d8
Kompleks oktahedral memiliki bilangan koordinasi ….
2
4
6
8
Percobaan 5. Urutan ligan dari yang terkuat ke yang lemah adalah...
Dimetil glioksim<etilen diamin<amoniak<akuo
Etilen diamin<dimetil glioksim<amoniak<akuo
Etilen diamin<dimetil glioksim<amoniak<akuo
Dimetil glioksim>etilen diamin>amoniak>akuo
Percobaan 5 membahas tentang ...
Warna larutan dan kesetimbangan ion kompleks nikel (II)
Warna larutan dan kesetimbangan senyawa kompleks nikel (II)
Warna kelarutan dan kesetimbangan senyawa kompleks nikel
Warna kelarutan dan kesetimbangan ion kompleks nikel (II)
Ion logam yang bertindak sebagai aseptor pasangan elektron pada percobaan 5 adalah
Nikel
Akuo
Dimetil glioksim
Etilen diamin
Senyawa kompleks memiliki beragam jenis struktur dalam senyawanya, kecuali
Triagonal
Linear
Oktahedral
Tetrahedral
Apabila suatu senyawa kompleks dikatakan tergolong dalam kompleks linear, menandakan bahwa senyawa kompleks tersebut memiliki bilangan koordinasi......, dimana senyawa tersebut.....
3, mendonorkan 3 ligan kepada atom pusat
2, atom pusat menerima 2 pasangan elektron
2, atom pusat mengikat 2 ligan
2, ligan mengikat 2 atom pusat.
Endapan yang terbentuk saat penambahan dimetil glioksim terjadi karena
Dimetil glioksim yang ditambahkan terlalu banyak
Adanya gugus hidrofilik pada strukturnya
Adanya gugus hidrofobik pada strukturnya
Adanya orbital d yang kosong
Berapakah nomor atom besi?
23
24
25
26
Panjang gelombang spektrofotometer UV-Vis adalah
200-400nm
400-800nm
200-800nm
200-600nm
Jenis lampu yang digunakan pada percobaan 6 adalah
Deuterium
Deuterium dan Wolfram
Wolfram
Bohlam
pada percobaan 6. Tujuan volume besi dan asam salisilat dibuat bervariasi adalah
Mencari fraksi mol
Mencari mol
Menentukan konsentrasi
Membuat perbandingan
Bunyi hukum lambert-beer adalah
Absorbansi berbanding lurus dengan konsentrasi
Absorbansi berbanding terbalik dengan konsentrasi
Tidak ada hubungan antara absorbansi dan konsentrasi
Absorbansi tidak sama dengan konsentrasi
Jenis ligan yang digunakan pada percobaan 6 adalah
ligan bidentat
ligan monodentat
ligan ambidentat
ligan polidentat
Hukum yang berlaku pada percobaan 6 adalah
Hukum Newton I
Hukum Newton II
Hukum Newton III
Hukum Lambert-beer
Apa warna larutan besi (III) yang dipakai pada percobaan 6
Bening
Kuning jernih
Ungu
Putih
Cahaya yang dipancarkan oleh sumber lampu berupa lampu worlfarm atau lampu deuterium berupa cahaya
putih
berwarna-warni
monokromatis
polikromatis
Pada percobaan 6, senyawa apakah yang bertindak sebagai penyumbang ligan dan spesi yang bertindak sebagai ligan
asam oksalat, ion oksalat
asam salisilat, ion salisilat
amonium hidroksida, ion amonia
akuades, ion akuo
Endapan yang terbentuk pada percobaan 7 berwarna ….
Kuning
Merah
Coklat muda
Hijau muda
Pada percobaan 7, titrasi pertama bertujuan untuk ….
Mereduksi besi (III) menjadi besi (II)
Mengoksidasi besi (II) menjadi besi (III) yang kompleksnya sudah stabil
Membentuk kompleks berwarna
Mengoksidasi besi (II) menjadi besi (III) yang kompleksnya tidak stabil
Titrasi apakah yang digunakan pada pecobaan 7
Titrasi iodometri
Titrasi permanganometri
Titrasi asam basa
Titrasi asam basa dan titrasi iodometri
Suatu keadaan dimana mol titran dan mol tirtat tepas habis berekasi yang ditandai dengan terjadinya perubahan warna yang belum konstan dinamakan
Larutan jenuh
Larutan tak jenuh
Titik akhir
Titik ekuivalen
Larutan standar yang berada didalam buret dan sudah diketahui kosentrasinya dengan pasti disebut dengan...
Analit
Titrat
Titran
Titrasi
Berikut ini yang merupakan sifat dari KMnO4 adalah ….
1,2,3
1,2,4
2,3,4
1,3,4
Residu yang dihasilkan pada penyaringan kedua dicuci dengan asam sulfat yang bertujuan untuk ….
Semua salah
Mengikat Zn yang terbawa di filtrat
Membasahi kertas saring agar lebih lengket
Memberi suasana asam
Titrasi kedua pada percobaan 7 bertujuan untuk ….
Mereduksi besi (III) menjadi besi (II)
Mengoksidasi besi (II) menjadi besi (III) yang kompleksnya sudah stabil
Mengoksidasi besi (II) menjadi besi (III) yang kompleksnya tidak stabil
Membentuk kompleks berwarna dan menentukan rumus molekul senyawa kompleks berdasarkan perbandingan mol
Titrasi KMnO4 dilakukan pada suasana asam menggunakan
CH3COOOH
HCl
H2SO4
NaOH
Diketahui :
Wpraktek = 0,3 gram
Wteori = 1,98 gram
Berdasarkan data diatas, persen rendemen yang akan dihasilkan sebesar ….
15,15%
100%
20,15%
10%
Teori pembelahan orbital d adalah
Teori senyawa kompleks
Teori koordinasi
Teori medan ligan
Teori ikatan valensi
Dari data diatas. Senyawa kompleks berwarna dikarenakan ....
2,4,5
1,3,6
2,3,5
1,4,6
Jika kita ingin mengambil 10 mL larutan Cu2+, maka kita akan menggunakan ....
Pipet tetes
Gelas beker dua puluh lima mL
Pipet gondok lima mL
Pipet volume sepuluh mL
Pernyataan yang sesuai dengan isomer geometri berikut ini
Rumus molekul sama, namun struktur geometri sama
Rumus molekul sama, namun struktur geometri berbeda
Rumus molekul berbeda, namun struktur geometri sama
Rumus molekul berbeda, namun struktur geometri berbeda
Sifat fisik dan kimia dari isomer trans diantaranya
Gaya dipol kecil, titik didihnya tinggi dan tidak stabil
Gaya dipol besar, titik didihnya rendah dan tidak stabil
Gaya dipol kecil, titik didihnya rendah dan stabil
Gaya dipol besar, titik didihnya tinggi dan stabil
Berapakah Mr tawas?
474 g/mol
774 g/mol
744 g/mol
477 g/mol
Yang bertindak sebagai kation dan anion pada garam rangkap.....
Cu, SO4 anion dan NH4 kation
Cu, NH4 anion dan SO4 kation
Cu, NH4 kation dan SO4 anion
SO4, NH4 Kation dan Cu anion
Jika larutan 2 mL Ni2+ [0,1 M] + 5 mL NH3 [2 M], ditambahkan dengan 20 mL larutan Kalium Sianida [1 M], perubahan apa yang terjadi?
Larutan berwarna bening
Larutan berwarna kuning
Larutan berwarna merah dan terdapat endapan
Larutan berwarna keunguan
Pada percobaan 5 manakah ion kompleks yang terbentuk
1,3,6
2,3,4
3,5,6
1,2,3
Zat yang berfungsi untuk mereduksi besi (III) sulfat menjadi besi (II) sulfat pada percobaan 7 adalah
Zn
KCN
H2SO4
KMnO4
