NEW
Font size
WorksheetsULANGAN HARIAN TEKS BIOGRAFI
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
(1)Kuntowijoyo mendapatkan pendidikan formal keagamaan di Madrasah Ibtidaiyah di Ngawonggo, Klaten, lulus SMP di Klaten dan SMA di Solo. (2) Pendidikan sarjana sejarah diperoleh di Universitas Gadjah Mada pada tahun 1969. (3) Gelar Master of ARTS in American History diperoleh dari Universitas Conecticut, Amerika Serikat pada tahun 1974, dan Ph.D. Ilmu Sejarah dari Universitas Columbia pada tahun 1980. (4) Gagasan yang sangat penting bagi pengembangan ilmu sosial di Indonesia adalah ide tentang Ilmu Sosial Profetik (ISP). (5) Tiga nilai dasar, yang humanis, liberalis, dan transendesi merupakan pijakan ilmu sosial profetik.
Kalimat yang menjadi bukti bahwa teks tersebut tidak ditulis sendiri oleh tokoh ditandai nomor . . . .
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
Cermati penggalan biografi berikut !
(1)Kuntowijoyo mendapatkan pendidikan formal keagamaan di Madrasah Ibtidaiyah di Ngawonggo, Klaten, lulus SMP di Klaten dan SMA di Solo. (2) Pendidikan sarjana sejarah diperoleh di Universitas Gadjah Mada pada tahun 1969. (3) Gelar Master of ARTS in American History diperoleh dari Universitas Conecticut, Amerika Serikat pada tahun 1974, dan Ph.D. Ilmu Sejarah dari Universitas Columbia pada tahun 1980. (4) Gagasan yang sangat penting bagi pengembangan ilmu sosial di Indonesia adalah ide tentang Ilmu Sosial Profetik (ISP). (5) Tiga nilai dasar, yang humanis, liberalis, dan transendesi merupakan pijakan ilmu sosial profetik.
Pernyataan yang sesuai dengan penggalan biografi tersebut adalah . . . .
Kuntowijoyo mendapatkan gelar Master of Art dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
Gelar Ph.D. yang diperoleh Kuntowijoyo merupakan gelar di bidang sastra
Gagasan penting bagi ilmu sosial di Indonesia adalah Ilmu Sosial Profetik (ISP)
Ilmu sosial cukup menjelaskan realita umum yang ada di masyarakat
Tiga nilai dasar pijakan ilmu sosial profetik yaitu humanisasi,liberal, dan demokrasi
Cermati penggalan biografi berikut untuk menjawab soal di bawah !
Ia lahir pada 17 Februari 1908 di Minangkabau, Sumatera Barat. Setelah usianya genap tujuh tahun, ia bersekolah di sebuah Sekolah Desa. Di tahun keduanya di sekolah itu, ia juga belajar di Dinayah School setiap sore. Namun sejak dimasukkan ke Thawalib oleh ayahnya pada tahun 1918, ia tidak dapat lagi mengikuti pelajaran di Sekolah Desa. Selama belajar di Thawalib,ia tidak termasuk anak yang pandai. Ia lebih senang berada di sebuah perpustakaan umum milik gurunya. Dialah yang kemudian kita kenal dengan Hamka.
Penggalan biografi tersebut menggambarkan sikap Hamka yang ingin maju di bidang . . .
Agama
Pendidikan
Tulis-menulis
Seni
Sosial
Pernyataan yang sesuai dengan penggalan biografi tersebut adalah . . . .
Sebelum usia tujuh tahun Hamka telah menjadi siswa di Sekolah Desa
Ketika berusia delapan tahun Hamka belajar di Diniyah School
Ketika menjadi siswa di Thawalib Hamka tetap belajar di Sekolah Desa
Selama belajar di Thawalib Hamka dikenal sebagai anak yang pandai
Hamka senang pelajaran yang mengutamakan keterampilan menghafal
Cermati penggalan biografi berikut untuk menjawab soal di bawah !
Ia lahir pada 17 Februari 1908 di Minangkabau, Sumatera Barat. Setelah usianya genap tujuh tahun, ia bersekolah di sebuah Sekolah Desa. Di tahun keduanya di sekolah itu, ia juga belajar di Dinayah School setiap sore. Namun sejak dimasukkan ke Thawalib oleh ayahnya pada tahun 1918, ia tidak dapat lagi mengikuti pelajaran di Sekolah Desa. Selama belajar di Thawalib,ia tidak termasuk anak yang pandai. Ia lebih senang berada di sebuah perpustakaan umum milik gurunya. Dialah yang kemudian kita kenal dengan Hamka.
Keteladanan yang bisa ditemukan dari Hamka adalah . . . .
Memiliki kecerdasan biasa saja
Memiliki semangat tinggi dalam belajar
Dapat menaklukkan penjajah
Sangat hormat kepada ibunya
Senang menghafal pelajaran
Hal yang tidak perlu diungkapkan dalam penulisan biografi adalah . . . .
Riwayat kehidupan tokoh
Hanya kebaikan sosial tokoh
Urutan peristiwa yang dialami
Kebenaran hidup tokoh
Hambatan yang dialamai tokoh
Biografi ditulis agar para pembaca mengetahui bahwa tokoh tersebut dapat . . . .
Kata yang tepat untuk melengkapi kalimat yang rumpang diatas adalah . . . .
Dipakai sebagai teladan hidup
Terkenal sebagai tokoh masyarakat
Menyusun biografi sendiri
Melakukan kebaikan bagi keluarga
Memberikan contoh cara berjuang
Cermati penggalan biografi berikut untuk menjawab soal di bawah !
(1)Cut Nyak Meutia, wanita asal Nangroe Aceh Darusallam, yang terus berjuang melawan Belanda hingga akhir hayat. (2) Wanita kelahiran Perlak, Aceh, tahun 1870 ini adalah seorang Pahlawan Kemerdekaan Nasional.
Makna sosial yang diperoleh setelah membaca penggalan teks biografi tersebut adalah . . .
Jangan melawan penjajahan yang memiliki senjata lengkap
Bersikap tegaslah dalam menghadapi persoalan masyarakat
Berjuang secara total untuk mengusir penjajah
Semangat tidak boleh hilang walaupun sudah meninggal
Ciptakan rasa hormat kepada para pejuang kemerdekaan
Cermati penggalan biografi berikut untuk menjawab soal di bawah!.
H.R Rasuna Said adalah seorang muda yang mempunyai kemauan yang keras dan berpandangan luas. Awal perjuangan beliau dimulai dengan beraktivitas di Sarekat Rakyat sebagai Sekretaris cabang dan kemudian menjadi anggota Persatuan Muslim Indonesia (PERMI). Beliau sangat mahir dalam berpidato yang isinya mengencam secara tajam ketidak adilan pemerintah Belanda sehingga beliau sempat ditangkap dan dipenjara pada tahun 1932 di Semarang.
Kalimat pertama pada teks tersebut dapat diperbaiki dengan cara . . . .
Menghilangkan kata adalah
Mengganti kata muda menjadi pemuda
Mengganti kata mempunyai menjadi memunyai
Menghilangkan kata yang
Mengganti kata muda dan mempuyai menjadi pemuda dan memunyai
Cermati penggalan biografi berikut untuk menjawab soal dibawah!
H.R Rasuna Said adalah seorang muda yang mempunyai kemauan yang keras dan berpandangan luas. Awal perjuangan beliau dimulai dengan beraktivitas di Sarekat Rakyat sebagai Sekretaris cabang dan kemudian menjadi anggota Persatuan Muslim Indonesia (PERMI). Beliau sangat mahir dalam berpidato yang isinya mengencam secara tajam ketidak adilan pemerintah Belanda sehingga beliau sempat ditangkap dan dipenjara pada tahun 1932 di Semarang.
Kata ketidak adilan dalam teks tersebut tidak baku sehingga harus ditulis menjadi . . . .
Ketidakadilan
Ke-tidak adil-an
Ketidakadil-an
Ke-tidakadilan
Ketidak-adilan
