NEW
Font size
WorksheetsTKA Geografi XII IPS
Total questions: 15
Worksheet time: 30mins
Pengelolaan lahan rawan longsor berbasis masyarakat yang paling efektif dan efisien adalah:
Pembuatan teras untuk bidang olah
Ditanami pohon bernilai ekonomi
Dibuatkan saluran pembuang air
Tanah dikeruk agar menjadi stabil
Pembuatan struktur penguat tebing
Bencana kabut asap dikategorikan sebagai bencana regional, karena:
Berdampak luas multi-sektor
Cakupan wilayah antar negara
Kerugian berjangka panjang
Kerusakan lingkungan sistemik
Diakibatkan oleh iklim global
Batuan beku yang terbentuk pada zona subduksi umumnya jenis batuan beku:
asam
basa
intermediet
ultrabasa
keras
Batuan sedimen berikut yang memiliki ukuran butir paling kasar yaitu:
batupasir
batuserpih
batulempung
batulanau
breksi
Dalam skala Wentworth, ukuran butir dari kerikil yaitu:
2 – 4 mm
4 – 64 mm
64 – 256 mm
> 256 mm
2 – 1/16 mm
Negara berikut yang memiliki gunung api yang berasosiasi dengan zona subduksi, kecuali:
Jepang
Filipina
Islandia
Chile
Amerika Serikat
Perbedaan utama antara horst dan graben yaitu:
horst adalah rendahan sedangkan graben adalah tinggian
horst adalah tinggian sedangkan graben adalah rendahan
horst terbentuk karena adanya lipatan dan graben terbentuk akibat patahan
horst adalah patahan horizontal sedangkan graben adalah patahan vertikal
horst adalah patahan vertikal sedangkan graben adalah patahan horizontal
Struktur geologi berupa rekahan pada batuan yang belum mengalami pergeseran disebut:
joint
fault
fold
horst
graben
Sesar yang memiliki hanging wall relatif naik menjauhi sebelah kanan terhadap footwall adalah:
sesar turun dekstral
sesar naik sinistral
sesar geser
Sesar turun sinistral
Sesar turun dekstral
Gumuk pasir memiliki aneka ragam bentukan, salah satunya adalah longitudinal dunes. Arah
angin yang membentuk pada longitudinal dunes adalah:
tegak lurus gumuk
sejajar gumuk
dari kanan gumuk
dari kiri gumuk
dari mana saja boleh
Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki banyak fitur morfologi estuarine. Morfologi
estuarine adalah:
perairan terisolir yang salinitasnya cukup tinggi
perairan peralihan antara sungai dan laut yang salinitasnya lebih tinggi dari salinitas laut dan
lebih tinggi dari salinitas sungai
perairan peralihan antara sungai dan laut yang salinitasnya lebih tinggi dari salinitas sungai
dan lebih rendah dari salinitas laut
perairan peralihan antara sungai dan laut yang salinitasnya lebih rendah dari salinitas sungai
dan lebih tinggi dari salinitas laut
perairan peralihan antara laut dengan laut yang salinitasnya sangat tinggi karena adanya
pencampuran salinitas dari kedua laut
Sekitar 15% cadangan air tawar dunia terdapat di daerah karst, namun seperti yang kita
ketahui, daerah karst justru identik dengan masyarakatnya yang miskin dan susah air. Penyebab
hal demikian dapat terjadi adalah:
batuan penyusun daerah karst adalah granit yang sangat sulit ditembus air
ada air di daerah karst tetapi letaknya sangat jauh di bawah permukaan, sehingga air
tersebut sulit didapatkan
masyarakatnya mayoritas pemalas, sehingga malas untuk mencari air
batuan penyusun daerah karst adalah batugamping yang sangat mudah membentuk pola
pengaliran dendritik yang menyebabkan air mudah pergi ke segala arah
tidak pernah terjadi hujan di daerah karst, sekalipun daerah itu termasuk dalam iklim tropis
yang cukup kaya akan hujan
Perhatikan gambar berikut!
Pada gambar ilustrasi level organisasi biosfer di atas, level organisasi yang paling tepat untuk
menyatakan tingkat nomor 2 adalah:
individu
populasi
ekosistem
komunitas
bioma
Salah satu faktor yang harus diperhatikan dalam mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan
iklim adalah siklus karbon. Karbon dapat berperan di dalam proses perubahan iklim melalui
cara:
mengurangi ketebalan lapisan ozon
menyerap air hujan
sebagai gas rumah kaca
mengurangi kadar oksigen di atmosfer
memperkuat radiasi sinar UV
Kualitas air dapat dinilai dari kadar nitrat dan fosfat yang terkandung di dalam air. Konsentrasi
nitrat dan fosfat tersebut menentukan kualitas air dalam hal:
tingkat kesuburan air
tingkat penyerapan oksigen oleh air
tingkat kesehatan air
tingkat kekeruhan air
tingkat daya tembus cahaya ke dalam air
