wayground logo

Тегін басып шығаруға болатын жұмыс парақтары

ЖАҢА

Қаріп өлшемі

S
M
L
XL
Жұмыс парақтары

industri farmasi

Total сұрақ: 30

Worksheet time: 30mins

Аты
Сынып
Күн
1.

Seorang apoteker di bagian R&D suatu industri farmasi akan menggunakan emulgator hidrofilik untuk optimasi formula krim hidrokortison 2,5%. Bahan baku emulgator yang tersedia diindustri tersebut adalah Tween 80, Span 80, paraffin cair, cera laba dan kalsium stearat. Apakah emulgator yang tepat digunakan?

a)

a. Tween 80

b)

b. Span 80

c)

c. Paraffin cair

d)

d. Cera alba

e)

e. kalsium stearat

2.

Seorang apoteker di bagian R & D industri farmasi merancang formula sediaan per oral tablet asetosal. Bahan tambahan yang digunakan meliputi: Avicel PH 102, primojel, laktosa, magnesium stearat dan talk. Apakah bahan tambahan dalam formula yang berfungsi sebagai filler binder?

a)

a. Avicel Ph 102

b)

b. primojel

c)

c. laktosa

d)

d. magnesium stearat

e)

e. talk

3.

Seorang apoteker di bagian R&D suatu industri farmasi sedang mengembangkan oral polio vaccine (OPV) type attenuated dan membutuhkan bahan aktif   untuk produksinya. Apakah bahan aktif yang tepat digunakan untuk vaksin tersebut?

a)

a. virus yang diinaktivasi

b)

b. virus yang dilemahkan

c)

c. nukleotida virus

d)

d. protein virus

e)

e. toksoid virus

4.

Seorang apoteker pada bagian R&D suatu industri farmasi akan mengembangkan produk ibuprofen FDT yang dapat hancur dalam beberapa detik ketika diletakkan di atas lidah. Apakah bahan pengisi yang tepat digunakan untuk formula tablet tersebut?

a)

a. amilum

b)

b. aerosil

c)

c. crosspovidon

d)

d. HPMC

e)

e. Laktosa

5.

Seorang apoteker di bagian R&D suatu industri farmasi sedang merancang formula sediaan lepas lambat Ranitidin HCl dengan floating system. Floating system dapat didesain dengan menggunakan matriks-matriks hidrofilik. Bahan-bahan yang terdapat dalam formula tersebut adalah Ranitidin, HPMC, CMC-Na, NaHCO3, Mg Stearat, Talk, Asam sitrat dan Carbomer 940. Apakah bahan dalam formula sediaan obat tersebut yang berfungsi sebagai matriks hidrofilik?

a)

a. mg stearat dan asam sitrat

b)

b. mg stearat dan carbomer

c)

c. asam sitrat dan talk

d)

d. HPMC dan NahCO3

e)

e. HPMC dan CMC-Na

6.

Sebuah industri farmasi akan membuat sediaan suspensi dengan zat aktif ibuprofen 100 mg/ 5 mL, untuk penurun panas anak-anak. Karakteristik ibuprofen adalah serbuk kristal, berwarna putih, dan praktis tidak dalam air dan mudah larut dalam etanol. Dalam pembuatannya, pelarut yang digunakan adalah air. Sebagai suspending agent digunakan bahan pensuspensi dari bahan alam. Apakah suspending agent yang tepat digunakan?

a)

a. HPMC

b)

b. Tragakan

c)

c. CMC-Na

d)

d. Carbopol

e)

e. Avicel

7.

Seorang apoteker di industri farmasi akan mengembangkan natrium diklofenak dalam bentuk sediaan gel dengan eksipien karbopol, propilen glikol, gliserin, PEG 400, NaOH, nipagin, aquades. Karbopol berfungsi sebagai gelling agent. Untuk mendapatkan sediaan gel dengan mutu fisik yang baik maka karbopol harus dikembangkan terlebih dahulu dalam larutan eksipient dalam formula tersebut. Apakah eksipien yang tepat digunakan untuk tujuan tersebut?

a)

a. Gliserin

b)

b. Propilenglikol

c)

c. PEG 400

d)

d. NaOH

e)

e. Aquades

8.

Sebuah industri akan membuat sediaan tetes mata tetryzolene/tetrahydrozolin HCL 0,05% untuk mengatasi iritasi mata ringan hingga sedang. Bahan tambahan yang digunakan dalam formula adalah benzal konium klorida, HPMC, asam sitrat, Na sitrat, dan EDTA. Apakah bahan tambahan yang berfungsi sebagai pengental?

a)

a. Benzalkonium klorida

b)

b. HPMC

c)

c. Asam sitrat

d)

d. Natrium sitrat

e)

e. EDTA

9.

Seorang apoteker pada bagian R&D sebuah industri farmasi menggunakan albumin sebagai emulgator pada pembuatan sediaan krim betametason. Albumin merupakan senyawa kimia yang memiliki gugus kationik dan anionik pada struktur molekulnya. Apakah jenis emulgator yang digunakan oleh apoteker tersebut?

a)

a. Emulgator amfoter

b)

b. Emulgator anionik

c)

c. Emulgator kationik

d)

d. Emulgator emolien

e)

e. Emulgator non-ionik

10.

Seorang apoteker di bagian R&D suatu industri farmasi sedang mengembangkan sediaan salep dengan bahan aktif natrium diklofenak yang bersifat mudah larut dalam air. Apakah jenis basis yang tepat digunakan untuk sediaan salep tersebut?

a)

a. basis absorbsi

b)

b. basis hidrokarbon

c)

c. basis larut air

d)

d. basis larut minyak

e)

e. basis salep tercuci air

11.

Sediaan salep mata gentamisin dilakukan uji kebocoran pada sediaan. Diperoleh hasil bahwa terdapat 2 tube sediaan yang bocor pada pengujian pertama. Maka yang harus dilakukan adalah

a)

a. meloloskan kemasan

b)

b. Dilakukan uji kebocoran kembali 10 botol

c)

c. Dilakukan uji kebocoran kembali 20 botol

d)

d. Menolak sediaan

e)

Dilakukan uji kebocoran kembali 30 botol

12.

Kandungan obat R pada etiket adalah 500 mg dengan bobot raata-rata 600 mg, bila serbuk obat R kadarnya 400 mg. Berapa mg serbuk tablet yang ditimbang?

a)

a. 330

b)

b. 400 mg

c)

c. 480 mg

d)

d. 540 mg

e)

e. 600 mg

13.

Industri jamu akan memproduksi minyak oles dari kencur untuk nyeri lutut. Ruang kelas yang direkomendasikan berdasarkan CPOTB untuk memproduksi sediaan diatas?

a)

a. Kelas 1A

b)

b. Kelas 1B

c)

c. Kelas 2

d)

d. Kelas 3

e)

d. Kelas C

14.

Suatu industri farmasi memproduksi injeksi lansoprazole dengan proses sterilisasi akhir menggunakan autoklaf. seorang analis sedang melakukan proses penutupan kemasan primer. Diruang manakah kegiatan tersebut dilakukan

a)

a. A

b)

b. B

c)

c. C

d)

d. D

e)

e. E

15.

Suatu industri farmasi melakukan produksi azitromisin infus. Sebelum dilakukan proses pengisian kemasan infus dilakukan proses pencucian terlebih dahulu. Pada ruang mana proses pencucian sediaan tersebut dilakukan?

a)

a. Tanpa LAF ruang kelas E

b)

b. Dengan LAF ruang kelas D

c)

c. Tanpa LAF ruang kelas D

d)

d. Dengan LAF ruang kelas C

e)

e. Tanpa LAF ruang kelas C

16.

Sebuah industri farmasi X memproduksi injeksi insulin. Insulin mudah terdegradasi pada suasana basa dan termolabil, Maka metode sterilisasi insulin dilakukan dengan cara?

a)

a. Oven 180 C selama 2jam

b)

b. Autoklaf selama 15 menit

c)

c. Autoklaf selama 30 menit

d)

d. Filtrasi 0,45

e)

e. Filtrasi 0,22

17.

Sebuah penelitian dan perkembangan bagian industri memformulasi sediaan infus yang mengandung KCL 2,98 g/L memiliki bobot molekul 74,55 g/mol dan dekstrosa 4,09 g/L memiliki bobot molekul 98,1 g/mol yang harus terdaftar osmolaritasnya di sediaan. Berapa total osmolaritas (mOsmol)?

a)

a. 49,01

b)

b. 81,67

c)

c. 121,64

d)

d. 222,16

e)

e. 623,38

18.

Sebuah industry farmasi melakukan evaluasi volume terpindahkan sirup salbutamol 100 ml. Dengan uji tahap pertama 10 botol. Dengan hasil pengujian sebagai berikut ?

a)

a. Melakukan pengulangan 10 wadah

b)

b. Melakukan pengulangan 20 wadah

c)

c. Melanjutkan dengan penambahan 20 wadah

d)

d. Lulus

e)

e. Pengujian ditolak

19.

Sebuah industry farmasi melakukan evaluasi volume terpindahkan sirup amoxicillin 50 ml. Dengan uji tahap pertama 10 botol. Dengan hasil pengujian sebagai berikut ?

a)

a. Melakukan pengulangan 10 wadah

b)

b. Melakukan pengulangan 20 wadah

c)

c. Lulus

d)

d. Pengujian ditolak

e)

e. Melanjutkan dengan penambahan 20 wadah

20.

Bagian pengawasan mutu suatu industry farmasi B akan melakukan pengujian keseragaman sediaan pada tablet asiklovir 200 mg. dengan bobot tablet 500 mg yang akan dikemas primer. Tablet asiklovir mengandung C8H11N5O3, tidak kurang dari 90,0% dan tidak lebih dari 110,0 % dari jumlah yang tertera pada etiket. Hasil yang diperoleh 10 tablet pertama adalah sebagai berikut. Jika nilai K diketahui 2,4. Berapakah nilai penerimaan keseragaman kandungan tersebua?

a)

a. 2,39

b)

b. 4,61

c)

c.5,73

d)

d. 7,61

e)

e. 11,46

21.

Sebuah R&D industry farmasi melakukan trial beberapa formula tablet sulfadiazine 500 mg dengan metode granulasi basah. Sebelum tablet dicetak dilakukan evaluasi granul dengan alat tap density. Granul sulfadiazine ditimbang sebanyak 100 gram berikut data yang diperoleh dari hasil sebagai berikut adalah  Formula mana yang dipilih untuk dari hasil evaluasi tersebut ?

a)

a. Formula 1

b)

b. Formula 2

c)

c. Formula 3

d)

d. Formula 4

e)

e. Formula 5

22.

Bagian pengembangan dan penelitian industry steril akan membuat sediaan steril seftriaxone 2%. Dilakukan trial 1000 ml. Hitunglah berapa gram Nacl yang ditambahkan pada sediaan tersebut. Berikut data-data dibawah ini

a)

a. 0,035

b)

b. 0,16

c)

c. 625

d)

d. 0,625

e)

e. 6,25

23.

Bagian penelitian dan pengembangan industry farmasi sedang Menyusun prosedur pencatatan bets injeksi RL. Sediaan larutan encer dibuat plabot injeksi RL sebanyak 500 ml. Berdasarkan FI edisi VI diperlukan penambahan volume, berapa total volume yang dibuat?

a)

a. 500

b)

b. 505

c)

c. 510

d)

d. 520

e)

e. 515

24.

Seorang apoteker pengawasan suatu industri farmasi bermaksud melakukan uji batas mikroba terhadap suspensi oral amoksisilin 125 mg/5 ml. sebanyak 3 g suspensi kering didespersikan dalm 10 ml Nacl 0,9%. Dari suspensi tersebut dilakukan pengeneran bertingkat dari 10-1 sampai 10-4, kemudian diinokulasikan sebanyak 1 ml dari tiap pengenceran menggunakan Plate count agar (PCA). Berapa mikroba (cfu/g) yang terdapat pada sediaan tersebut? diperoleh hasil sebagai berikut  

a)

a. 245

b)

b. 370

c)

c. 1200

d)

d. 1233

e)

e. 3600

25.

Industri farmasi melakukan perencanaan kebutuhan personil untuk produksi tahun 2022 dengan data sebagai berikut. Berdasarkan data kebutuhan personil. Berapa jumlah manhour pertahun untuk seluruh produk yang diproduksi?

a)

a. 625

b)

b. 925

c)

c. 7654

d)

d. 11250

e)

e. 29500

26.

Pusat farmakovigilans/MESO Nasional telah menerima laporan lebih dari 200 kali terkait kejadian angioderma pada penggunaan tablet enalapril 10 mg. Berdasarkan penilaian kualitas menggunakan algoritma naranjo dinyatakan ESO yang terjadi tidak terkait dosis dan juga tidak terkait mekanisme kerja obat. Apakah tipe dari efek samping tersebut?

a)

a. ESO Tipe A

b)

b. ESO Tipe B

c)

c. ESO Tipe C

d)

d. ESO Tipe D

e)

e. ESO Tipe E

27.

Apoteker melakukan rekonsiliasi obat pasien yang akan menjalani bedah apendiktomi, didapatkan informasi bahwa pasien sudah terbiasa minum tablet asetosal 80 mg. yang diperolehnya dari dokter penyakit dalam. Obat sudah diminum selama 1 bulan dan masih diminum hingga hari ini, sedangkan tindakan operasi akan dilaksanakan esok hari. Apoteker memberikan rekomendasi kepada dokter bahwa operasi ditunda sampai 7 hari setelah asetosal dihentikan keputusan akhir, dokter menerima saran apoteker dan pasien dipulangkan untuk jadwal ulang operasi. Tipe insiden kesalahan obat apakah yang terjadi?

a)

a. KPC

b)

b. KNC

c)

c. KTC

d)

d. KTD

e)

e. Sentinel

28.

Apoteker QC diindustri farmasi mau melakukan uji sterilitas injeksi metampiron. Media yang digunakan untuk pengujian sterilitas ini tioglikolat dan Soybean-casein digest. Pengujian dilakukan menggunakan tabung reaksi A yang berisi sampel uji, Tabung reaksi B sebagai control positif, Tabung reaksi C sebagai control negative. Apa fungsi B dan C kedua tabung tersebut?

a)

a. Tabung B merupakan control positif untuk melihat pertumbuhan bakteri aerob dan anaerob, Tabung C kontrool negative untuk melihat pertumbuhan jamur

b)

b. Tabung B merupakan control positif untuk menguji fertilitas media yang telah ditanam bakteri dan jamur, Tabung C control negative untuk melihat pertumbuhan bakteri aerob

c)

c. Tabung B merupakan control positif untuk menguji fertilitas media yang telah ditanam bakter dan jamur, Tabung C kontrol negative untuk memastikan kesterilan media yang digunakan

d)

d. Tabung B merupakan control positif untuk melihat pertumbuhan jamur, Tabung C control negative untuk melihat pertumbuhan untuk bakteri aerob dan anaerob

e)

e. Tabung B merupakan control positif  untuk melihat pertumbuhan bakteri aerob, anaerob dan jamur. Tabung C control negative untuk melihat pertumbuhan mikroba pada sediaan injeksi

29.

sebuah industri farmasi akan memproduksi tablet glibenklamid 300 mg sebanyak 180.000 tablet/bets. Bobot tiap tablet yang diinginkan adalah 500 mg. Apabila dalam 1 hari akan diproduksi 1 batch yang terdiri dari 3 lots. Berapa gram glibenklamid yang digunakan untuk tipa lot?

a)

a. 15 kg

b)

b. 18 kg

c)

c. 25 kg

d)

d. 27 kg

e)

e. 40 kg

30.

Diketahui formulasi pada tablet adalah sebagai berikut: R/ Parasetamol 100mg Laktosa q.s Corn Starch 10% Nipagin 0.1% SSG 5% Talc 2% Mg Stearat 1% Apabila diinginkan bobot tablet sebesar 400mg; Berapakah bobot laktosa yang dibutuhkan apabila akan dibuat 200 tablet?

a)

A.227,6 mg

b)

B.455,2 mg

c)

C.227 gram

d)

D.22760 mg

e)

E.45,52 gram