WorksheetsPre-Test TPS
Total questions: 8
Worksheet time: 8mins
SISI AKUNTANSI DARI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
Akhir-akhir ini sering didengar ucapan pejabat yang mengatakan bahwa perlunya pengembangan sumber daya manusia dan sumber daya manusia itu adalah aset
nasional. Analog dengan pernyataan itu dapat dikatakan bahwa sumber daya manusia dalam suatu perusahaan adalah aset perusahaan yang bersangkutan. Gedung,
peralatan, dan sebagainya adalah aset perusahaan, yang masing-masing nilainya dapat ditemukan dalam neraca perusahaan yang bersangkutan, tetapi nilai sumber
daya manusia tidak tercantum neraca perusahaan. Hal ini akan menimbulkan pertanyaan benarkah sumber daya manusia itu merupakan aset perusahaan? Kalau iya,
mengapa nilainya tidak tercantum dalam neraca?
Status aset bagi sumber daya manusia didasarkan atas konsep ilmu ekonomi yang menggolongkan sumber daya menusia sebagai salah satu faktor produksi yang
mempunyai potensi memberikan manfaat atas keuntungan di masa yang akan datang. Namun, dari sisi akuntansi, sumber daya manusia bukanlah aset perusahaan.
Menurut prinsip akuntansi, status aset bagi harta baru diberikan bila harta itu merupakan milik perusahaan.
Walaupun tenaga kerja yang dipekerjakan bukan milik perusahaan yang bersangkutan, perusahaan itu mempunyai rasa memiliki. Buktinya, personel itu dibina,
dilatih, dan ditingkatkan kualitasnya dengan penyediaan biaya yang cukup besar. Tak heran jika pada suatu ketika, tiba-tiba suatu pegawai yang sudah dibina dan
dilatih itu pindah ke perusahaan lain, maka perusahaan yang bersangkutan merasa kehilangan, malah merasa hal miliknya dirampas atau dibajak oleh orang lain. Dari
sinilah timbul istilah yang sangat poluler “pembajakan” personel perbankan oleh bank yang baru tumbuh.
(Dikutip dari majalah Bank&Manajemen No. 20, Januari/ Februari 1993, halaman 38)
Kata masing-masing terdapat dalam penggalan kalimat “… masing-masing nilainya dapat ditemukan dalam neraca perusahaan yang bersangkutan …”.
Pemakaian kata masing- masing dalam kalimat tersebut ….
sudah sesuai dengan pilihan kata atau diksinya
belum sesuai dengan pilihan katanya
seharusnya kata setiap atau tiap-tiap
bebas, artinya boleh masing-masing dan boleh juga setiap atau tiap-tiap
harus dihilangkan
SISI AKUNTANSI DARI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
Akhir-akhir ini sering didengar ucapan pejabat yang mengatakan bahwa perlunya pengembangan sumber daya manusia dan sumber daya manusia itu adalah aset
nasional. Analog dengan pernyataan itu dapat dikatakan bahwa sumber daya manusia dalam suatu perusahaan adalah aset perusahaan yang bersangkutan. Gedung,
peralatan, dan sebagainya adalah aset perusahaan, yang masing-masing nilainya dapat ditemukan dalam neraca perusahaan yang bersangkutan, tetapi nilai sumber
daya manusia tidak tercantum neraca perusahaan. Hal ini akan menimbulkan pertanyaan benarkah sumber daya manusia itu merupakan aset perusahaan? Kalau iya,
mengapa nilainya tidak tercantum dalam neraca?
Status aset bagi sumber daya manusia didasarkan atas konsep ilmu ekonomi yang menggolongkan sumber daya menusia sebagai salah satu faktor produksi yang
mempunyai potensi memberikan manfaat atas keuntungan di masa yang akan datang. Namun, dari sisi akuntansi, sumber daya manusia bukanlah aset perusahaan.
Menurut prinsip akuntansi, status aset bagi harta baru diberikan bila harta itu merupakan milik perusahaan.
Walaupun tenaga kerja yang dipekerjakan bukan milik perusahaan yang bersangkutan, perusahaan itu mempunyai rasa memiliki. Buktinya, personel itu dibina,
dilatih, dan ditingkatkan kualitasnya dengan penyediaan biaya yang cukup besar. Tak heran jika pada suatu ketika, tiba-tiba suatu pegawai yang sudah dibina dan
dilatih itu pindah ke perusahaan lain, maka perusahaan yang bersangkutan merasa kehilangan, malah merasa hal miliknya dirampas atau dibajak oleh orang lain. Dari
sinilah timbul istilah yang sangat poluler “pembajakan” personel perbankan oleh bank yang baru tumbuh.
(Dikutip dari majalah Bank&Manajemen No. 20, Januari/ Februari 1993, halaman 38)
Paradoksal atas sumber daya manusia sebagai aset terdapat pada paragraf …
kedua
ketiga
pertama
pertama dan ketiga
kedua dan ketiga
Gunung berapi merupakan salah satu obyek alam yang mengagumkan namun menyimpan kekuatan berapi-api. Di dalamnya, gunung berapi menyimpan berbagai
material seperti batuan cair, puing-puing dan gas yang dapat dipancarkan kapan pun. Apabila meletus, gunung berapi mengeluarkan lava, batu, dan abu ke udara yang
dapat membahayakan lingkungan sekitarnya. Gunung yang akan meletus biasanya mengalami kenaikan suhu di sekitarnya. Selain itu, terdapat ciri-ciri lain seperti
keringnya mata air, suara gemuruh, dan migrasi hewan di sekitar gunung. Beberapa gunung berapi yang tercatat berbahaya adalah Gunung Agung, Gunung Papandayan,
Gunung Kelud, Gunung Sinabung, Gunung Krakatau, dan Gunung Merapi.
Indonesia memiliki 127 gunung berapi yang masih aktif. Dari 127 gunung tersebut, sebanyak 69 gunung menunjukkan aktivitas magma di dalamnya sehingga perlu
mendapatkan pantauan intensif. Besarnya letusan gunung berapi diukur melalui suatu indeks letusan yang disebut Volcanic Explosivity Index (VEI). Di antara berbagai
gunung berapi di Indonesia, Gunung Merapi merupakan salah satu gunung yang memiliki indeks letusan yang termasuk tinggi sehingga mendapatkan perhatian intensif.
Gunung Merapi terletak di sebelah utara kota Yogyakarta. Gunung tersebut memiliki tinggi 1700 meter dan tercatat mengalami erupsi berkali-kali. Beberapa catatan
menunjukkan indeks letusan yang tergolong tinggi. Berdasarkan 15 data yang tercatat sejak tahun 1780, setiap kali Gunung Merapi mengalami erupsi akan diikuti masa
istirahat sekitar 3-5 tahun. Data letusan Gunung Merapi disajikan pada gambar 1.
(Diadaptasi dari https://www.bbc.com dan Kiswiranti, D. (2015). Analisis Statistik Temporal Erupsi Gunung Api di Indonesia. Berkala Ilmiah MIPA, 23(3).
Berdasarkan paragraf 1, manakah di bawah ini pernyataan yang BENAR?
Gunung Agung memiliki mata air yang kering.
Gunung Agung mengeluarkan lava yang berbahaya.
Gunung Agung berbahaya bagi lingkungan sekitarnya.
Gunung Agung memiliki suhu yang lebih tinggi dari gunung lainnya.
Gunung Agung menyimpan material yang dapat dipancarkan kapanpun.
Gunung berapi merupakan salah satu obyek alam yang mengagumkan namun menyimpan kekuatan berapi-api. Di dalamnya, gunung berapi menyimpan berbagai material seperti batuan cair, puing-puing dan gas yang dapat dipancarkan kapan pun. Apabila meletus, gunung berapi mengeluarkan lava, batu, dan abu ke udara yang dapat membahayakan lingkungan sekitarnya.
Gunung yang akan meletus biasanya mengalami kenaikan suhu di sekitarnya. Selain itu, terdapat ciri-ciri lain seperti keringnya mata air, suara gemuruh, dan migrasi hewan di sekitar gunung. Beberapa gunung berapi yang tercatat berbahaya adalah Gunung Agung, Gunung Papandayan, Gunung Kelud, Gunung Sinabung, Gunung Krakatau, dan Gunung Merapi.
Indonesia memiliki 127 gunung berapi yang masih aktif. Dari 127 gunung tersebut, sebanyak 69 gunung menunjukkan aktivitas magma di dalamnya sehingga perlu mendapatkan pantauan intensif. Besarnya letusan gunung berapi diukur melalui suatu indeks letusan yang disebut Volcanic Explosivity Index (VEI). Di antara berbagai gunung berapi di Indonesia, Gunung Merapi merupakan salah satu gunung yang memiliki indeks letusan yang termasuk tinggi sehingga mendapatkan perhatian intensif.
Gunung Merapi terletak di sebelah utara kota Yogyakarta. Gunung tersebut memiliki tinggi 1700 meter dan tercatat mengalami erupsi berkali-kali. Beberapa catatan menunjukkan indeks letusan yang tergolong tinggi. Berdasarkan 15 data yang tercatat sejak tahun 1780, setiap kali Gunung Merapi mengalami erupsi akan diikuti masa
istirahat sekitar 3-5 tahun. Data letusan Gunung Merapi disajikan pada gambar 1.
(Diadaptasi dari https://www.bbc.com dan Kiswiranti, D. (2015). Analisis Statistik Temporal Erupsi Gunung Api di Indonesia. Berkala Ilmiah MIPA, 23(3).
Berdasarkan Gambar berikut, apa yang PALING MUNGKIN terjadi jika setelah tahun 2010 Gunung Merapi meletus?
VEI-nya akan sebesar 2
VEI-nya akan sebesar 4
VEI-nya akan lebih rendah dari 2
VEI-nya akan lebih rendah dari 4
VEI-nya akan lebih tinggi dari 4
Berikut adalah usia dan skor lomba cerdas cermat 6 siswa (P, Q, R, S, T dan U).
# P lebih tua daripada U dan skornya lebih rendah daripada Q.
# Q lebih muda daripada U dan skornya lebih tinggi daripada R.
# R lebih muda daripada P dan skornya lebih tinggi dari P.
# S lebih tua daripada T dan skornya lebih rendah daripada U.
# T lebih tua daripada P dan skornya lebih tinggi daripada Q.
# U lebih muda daripada R dan skornya lebih rendah daripada P.
Siapa yang lebihtua dan skornya lebih tinggi dari R?
Q
R
S
T
U
Berikut adalah usia dan skor lomba cerdas cermat 6 siswa (P, Q, R, S, T dan U).
# P lebih tua daripada U dan skornya lebih rendah daripada Q.
# Q lebih muda daripada U dan skornya lebih tinggi daripada R.
# R lebih muda daripada P dan skornya lebih tinggi dari P.
# S lebih tua daripada T dan skornya lebih rendah daripada U.
# T lebih tua daripada P dan skornya lebih tinggi daripada Q.
# U lebih muda daripada R dan skornya lebih rendah daripada P.
Siapa yang usianya lebih muda dan skornya lebih rendah daripada P dan R?
P
R
S
T
U
Atlet A, B, C dan D bertanding dalam suatu turnamen Tenis Meja. Setiap pemain saling bertemu satu kali. Dalam setiap pertandingan, pemain yang menang, seri dan
kalah, berturut-turut mendapatkan nilai 2, 1 dan 0. Data hasil pertandingan adalah A menang dua kali, B seri dua kali, C kalah dua kali dan D tidak pernah seri.
Urutan pemain yang memperoleh nilai tertinggi sampai ke terendah adalah ...
A, B, C dan D
B, A, C, dan D
A, D, B dan C
B, A, D dan, C
A, C, B dan D
Atlet A, B, C dan D bertanding dalam suatu turnamen Tenis Meja. Setiap pemain saling bertemu satu kali. Dalam setiap pertandingan, pemain yang menang, seri dan
kalah, berturut-turut mendapatkan nilai 2, 1 dan 0. Data hasil pertandingan adalah A menang dua kali, B seri dua kali, C kalah dua kali dan D tidak pernah seri.
Berdasarkan hasil turnamen, pernyataan yang benar adalah ....
B seri melawan D
B dan D mendapatkan nilai yang berbeda
A selalu menang
C selalu kalah
Nilai A tiga kali lebih banyak daripada nilai C
