Font size
WorksheetsLatihan Soal PPG PAI 2022
Total questions: 116
Worksheet time: 58mins
Muhammad Quraish shihab,menginformasikan bahwa al-Thabathabai dalam tafsirnya AL-Mizan menyatakan bahwa jumlah al-Asma' al-Husna itu ada sebanyak ?
127 nama
132 nama
99 nama
200 nama
1000 nama
Kata Allah berasal dari kata al-llah.Kata itu dalam berbagai derivasinya memiliki beberapa pengertian ,salah satu diantaranya adalah rasa cinta yang mendalam ,yaitu ?
'abd
sakinah
faza'a
'illaha
wala'a
Ar-rahman artinya maha pemurah kepada semua makhluk (baik yang kafir ataupun yang mukmin) sedangkan al-rahim maha penyayang kepada ?
Umat Islam
Umat Yahudi
Umat Nasrani
Umat Islam,Yahudi,Nasrani
Semua Makhluk
'Malik " yang berarti "Raja" dan "Malik " yang diartikan ?
Penguasa
Pemohon
Pengabdi
Pemilik
Penilik
Allah yang dimaksud oleh pancasila yang berkesesuaian dengan ajaran Islam adalah Tuhan yang ?
Maha Esa
Maha Kuasa
Maha Adil
Maha Kasih
Maha Sayang
Mukjiazat nabi Muhammad yang paling besar adalah ?
Hadits
Membelah bulan
Shalat
Isra dan MI'raj
Al-Qur'an
Salah satu ulama islam yang menafsirkan secara rasional mukjizat adalah ?
Ibnu katsir
Ibnu Malik
Maulana Muhammad Ali
Muhammad Quraish Shihab
Muhammad Hamka
Karomah merupakan anugerah Allah kepada ?
Malaikatullah
Nabiyullah
Rasulullah
Waliyullah
laknatullah
Sihir secara bahasa bermakna ?
Jelas
Samar-samar
Tampak
Nyata
Buram
Kemampuan manusia diluar kebiasaan yang diberikan oleh Allah kepada pemaksiat disebut ?
Keramat
Laknat
Istidraj
Istikharah
Istisqo
Hari kiamat merupakan Rukun Iman yang ke ?
satu
dua
tiga
empat
lima
Qiyamat secara bahasa seakar dengan qiyam yang bermakna?
Bangkit
Hancur
Roboh
Tumbuh
Mati
Gambaran Hari Akhir dijelaskan dalam surat Juz Amma,yaitu ?
surat al-kautsar
surat al-Munafiqun
surat al-Asr
surat al-Falaq
surat al-zalzalah
Tidak ada yang kuasa menjelaskan waktu terjadinya kiamat dengan kabar dan pemberitahuan kecuali Allah swt.Hal itu disebut ?
al-Takjil
al-Tajliyah
al-Tajalliyah
al-Takhalliyah
al-Ibrah
Kiamat menurut sains dimungkinkan dengan ciri-cirinya jika bumi ?
ditabrak oleh Planet Asterioid lain
Gempa
Banjir
Tsunami
Kacau balau
Kehendak Allah atas sesuatu pad azali untuk sebuah 'REALITAS ' pada saat sesuatu diluar azali kelak disebut ?
Qadar
Qaul
Qadha
Qadim
Qadhi
Penciptaan ( realiasasi) Allah atas sesuatu pada kadar tertentu sesuai dengan kehendakNya pada azali disebut ?
Qadha
Qadar
Qadim
Qaul
Qadhi
Al-Qadha maknanya al-Khalq,artinya penciptaan ,dan al-Qadar maknanya at
Keadilan
Kasih sayang
Pengampunan
Kemahakuasaan
Ketentuan
Ketentuan Allah yang pasti terjadi dan tidak dapat berubah disebut ?
Mubram
Muallaq
Mubazir
Mutaqdir
Munasih
Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu,tidak ada suatu apapun yang tersembunyi dari Nya,dan Allah maha mengetahui perbuatan manakah yang akan dipilih oleh si fulan dan apa yang akan terjadi padanya sesuai yang telah tertulis di ?
Lauh Mahfudz
Lauh AL-Mizan
Lauh al-Taqdir
Catatan Malaikat
Catatan Munkar
Unesco PBB menetapkan 4 pilar pendidikan, yaitu: Learning to know, learning to do, learning to live together dan...
Learning to understand
Learning to experience
Learning to be
Learning to learn
“Ing ngarso sung tulodo,Ingmadyo mangun karso,Tutwurihandayani” (Ki hajar Dewantoro). Manakah pernyataan dibawah ini yang mencerminkan bukan sikap guru dalam prinsip kepemimpinan pembelajaran tersebut, yaitu...
guru menjadi sahabat belajar siswa
guru memberikan penghargaan kepada siswa
guru harus bisa menjadi contoh yang baik bagi anak didiknya
guru menjadi satu-satunya sumber belajar
Howard Gardner berpendapat bahwa pada diri peserta didik memiliki kecerdasan yang beraneka ragam yang dikenal dengan “multipleintelligence”. Berikut ini yang tidak termasuk jenis multipleintelligence ialah:
kecerdasan linguistik dan kinestik
kecerdasan musikal dan logical matematika
kecerdasan intrapersonal dan spatial
kecerdasan spiritual dan emosional
Penerapan aturan kedisiplinan di sekolah yang berkait dengan pemberian reward dan punishment merupakan merupakanperwujudan dari teori pendidikan …
Behavioristik
Kognitivistik
Konektivistik
Konstruktivistik
Sekolah berkewajiban untuk mengembangkan lifeskills siswa. Tujuannya adalah agar siswa ...
memiliki ketrampilan vokasional
memiliki keunggulan akademik
mampu mengerjakan setiap butir soal dalam ujian
mampu mandiri
Guru telah menetapkan berbagai pendekatan, strategi, model, motode, dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif, hal tersebut berkaitan dengan standar kompetensi berikut
Pedagogik
Profesional
Sosial
Kepribadian
Elemen perubahan Kurikulum 2013 terutama berkaitan dengan ...
Standar Kompetensi Lulusan, Standar Proses, Standar Isi, dan Standar Pengelolaan
Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi, Standar Proses, dan Standar Penilaian
Standar Kompetensi Lulusan, Standar Proses, Standar Penilaian, dan Standar Pembiayaan
Standar Kompetensi Lulusan, Standar Proses, Standar Pengelolaan, dan Standar Penilaian
Model pembelajaran yang menyajikan masalah kontekstual dimana peserta didik bekerja dalam tim untuk memecahkan masalah dunia nyata (real world) sehingga merangsang peserta didik untuk belajar, merupakan ciri khas model pembelajaran berikut..
Inkuiri
PBL (Problem Based Learning)
PjBL (Project Based Learing)
Discoverylearning
Penilaian kompetensi keterampilan dilakukan melalui aktivitas berikut...
Tes lisan, tes tulis, praktik, dan portofolio
Tes lisan, tes tulis, projek, dan portofolio
Tes lisan, tes tulis, tes praktik, dan projek
Portofolio, projek, penugasan, dan tes praktek
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan proses spiral yang terdiri dari empat langkah kegiatan, yaitu ...
perencanaan, tindakan, refleksi, evaluasi
perencanaan, tindakan, pengamatan, refleksi
perencanaan, penerapan, evaluasi, refleksi
perencanaan, tindakan, penerapan, refleksi
guru akan melakukan analisis kualitas perangkat soal tes hasil belajar dengan mempertimbangkan pada kesesuaian indikator, penggunaan tabel/gambar, serta penggunaan istilah baku hal tersebut secara teoritis telaah soal difokuskan pada aspek …
Materi, konstruksi, dan teknik penulisan soal
Materi, konstruksi, dan bahasa
Materi, bahasa, dan data lapangan
Materi, kebermaknaan butir, dan bahasa
Materi, kebermaknaan butir, dan keterbacaan soal
Pak Udin menemukan beberapa peserta didiknya yang prestasinya bagus selalu mencorat coret buku catatan dengan berbagai ilustrasi sehingga tidak pernah rapi dan terkesan kotor. Tindakan yang sebaiknya dilakukan guru adalah.
Menegur dan menasehati agar menjaga kerapian buku catatatan
Memberikan catatan penilaian dari aspek kerapian
Membiarkan dan tidak perlu mencampuri hak pribadi
Menanyakan strategi belajar yang dilakukan
Meminta peserta didik memindahkan catatan ke buku baru
Sebagian siswa mengalami kesulitan menjawab soal tes pilihan ganda yang disusun oleh guru hal tersebut disebabkan materi dalam soal sebagian belum dipelajari oleh siswa, karena materi tersebut seharusnya diberikan pada pertemuan berikutnya. Hal yang seharusnya dilakukan guru dalam menyusun soal tes pilihan ganda pada aspek materi yaitu….
Butir Soal harus sesuai dengan indikator
Pokok soal harus dirumuskan secara jelas
Menggunakan bahasa yang komunikatif dan mudah dimengerti
Panjang rumusan pilihan jawaban relatif sama
Butir tes tidak tergantung pada jawaban sebelumnya
Analisis kualitas soal tes pilihan ganda secara teoritis pada aspek bahasa antara lain….
Soal harus sesuai dengan indikator.
Soal dapat dipahami dengan mudah
Pilihan jawaban harus homogen dan logis.
Panjang rumusan pilihan jawaban relatif sama.
Butir tes tidak tergantung pada jawaban sebelumnya.
Alternatif pilihan jawaban salah atau pengecoh (distractor) dalam suatu butir soal pilihan ganda dikatakan baik jika …
awaban pengecoh mengarahkan peserta tes untuk memilih jawaban yang benar
awaban pengecoh tidak terkait dengan materi pertanyaan
Jawaban pengecoh disusun dengan kalimat yang sulit dipahami
Setidaknya 5% dari peserta tes memilih jawaban tersebut
Tidak satupun peserta tes yang memilih jawaban pengecoh.
Bentuk penilaian yang meminta peserta didik untuk menulis teks narasi, ekspositori, persuasi, atau kombinasi berbeda dari teks-teks tersebut merupakan contoh peniaian otentik berbentuk….
Menulis contoh teks
Menceritakan kembali teks
kinerja
Pertanyaan terbuka
Jurnal
Salah satu rumusan tujuan pembelajaran adalah peserta didik memiliki sikap kepedulian sosial yang tinggi terhadap lingkungan sekitar. Bu Titik meminta peserta didik mengamati kemiskinan di sekitar sekolah. Manakah jenis penilaian holistik-otentik yang paling sesuai?
Meminta peserta didik mengerjakan tes pemahaman
Menilai laporan hasil pengamatan yang disusun peserta didik
Meminta peserta didik melukiskan kondisi masyarakat dan meminta pendapatnya
Mewawancarai peserta didik tingkat kemiskinan yang terjadi
Mengkatagorikan jenis-jenis kemiskinan yang ditemukan
Pada akhir pembelajaran siswa diminta untuk mendemonstrasikan tugas belajar yang diberikan guru dengan tujuan agar siswa tersebut mengaplikasikan kemampuan keterampilan yang dimilikinya dan guru dapat menilai kompetensinya. Instrumen yang dapat dipilih oleh guru untuk merekam hasil belajar yaitu….
Daftar cek (check list)
Benar salah (true false)
Pilihan ganda (multiple choice)
Menjodohkan (matching)
Jawaban bebas (Completion test)
Tujuan pembelajaran dari RPP yang ingin dicapai adalah; (1) peserta didik dapat mengucapkan sapaan, salam, dan perkenalan dalam Bahasa Inggris, (2) peserta didik mampu berbicara sederhana menggunakan ujaran sapaan dan salam, dan (3) peserta didik mampul mengucapkan ujaran-ujaran bahasa Inggris dengan tepat. Bentuk peniaian yang paling tepat adalah…..
Portofolio
Tes esai
Tes pemahaman
Unjuk kerja
Tes lisan
Pak Eros menyusun RPP dengan salah satu rumusan tujuan pembelajaran adalah peserta didik mampu memahami isi makna percakapan meliputi identifikasi fonem, pola intonasi, dan kemengertian isi wacana lisan. Jenis penilaian holistik-otentik yang cocok adalah….
Tes simak ulang, tes melengkapi kalimat dan atau kata, tes menjawab pertanyaan lisan dan merangkum
Tes tertulis, unjuk kerja melakukan percakapan, dan menulis puisi
Tes kecepatan membaca, kemampuan melafalkan, dan tes cara berdialog
Melafalkan dan menuliskan percakapan, menyuarakan kalimat pendek, dan berbicara
Guru membacakan wacana pendek peserta didik merangkum secara tertulis
Jika guru memberikan penugasan kepada siswa yang bertujuan untuk mengukur kemampuan dalam menghasilkan karya tertentu dan dilakukan secara berkelompok. Maka jenis penilaian otentik yang tepat adalah….
Peniaian kinerja
Peniaian portofolio
Penilaian proyek
Penilaian jurnal
Penilaian diri
Penilaian otentik pada hakekatnya berbeda dengan penilaian tradisional yang bisa dilakukan oleh pendidik di kelas. Salah satu karakteristik penilaian otentik pada aspek sikap adalah….
Peserta didik mampu menghargai pekerjaaan temansekelasnya
Peserta didik mampu mempraktekan semua materi yang diajarkan
Peserta didik mampu menambah materi yang diajarkan
Peserta didik mampu membuat soal dan jawaban materi yang diajarkan
Peserta didik mampu menghafalkan materi yang diajarkan
Pak Udin menemukan beberapa peserta didiknya yang prestasinya bagus selalu mencorat coret buku catatan dengan berbagai ilustrasi sehingga tidak pernah rapi dan terkesan kotor. Tindakan yang sebaiknya dilakukan Pak Udin adalah…
Menegur dan menasehati agar menjaga kerapian buku catatatan
Memberikan catatan penilaian dari aspek kerapian
Memberikan catatan penilaian dari aspek kerapian
Menanyakan strategi belajar yang dilakukan
Meminta peserta didik memindahkan catatan ke buku baru
Seorang guru ingin mengetahui kemampuan siswa dalam mengatur dan mengelola perbedaan pendapat ketika dilakukan diskusi kelompok. Guru tersebut membuat lembar daftar cek (check list) dalam bentuk skala yang harus diisikan oleh siswa untuk menilai teman kelompoknya. Jenis penilaian otentik-holistik yang dapat dipilih oleh guru tersebut yaitu….
Penilaian kinerja
Penilaian proyek
Penilaian portofolio
Pertanyaan terbuka
Penilaian diri
Saat proses pembelajaran siswa diminta untuk berkumpul untuk berbagi pengalaman dengan teman yang berbeda-beda, upaya ini dilakukan guru untuk mengembangkan kecerdasan….
Intrepersonal
Kinestetis
Visual spasial
Verbal linguistic
Intrapersonal
Peserta didik diminta untuk membuat dugaaan pada populasi hewan langka yang semakin sedikit hal ini termasuk kegiatan untuk mengembangkan kecerdasan….
Naturalis
Kinestetis
Visual spasial
Verbal linguistic
Logis matematis
Di sekolah seorang guru menuliskan beberapa aturan seperti dilarang menginjak rumput dan mencoret-coret mejahal ini merupakan pembiasaan kepada peserta didik agar berkembang kecerdasan….
Naturalis
Kinestetis
Visual spasial
Verbal linguistic
Logis matematis
Pak Ali bersama siswanya merencanakan sebuah kegiatan secara kolaboratif. Hal ini dimaksudkan agar peserta didik merasa “memiliki” dan bertanggung jawab atas kegiatan yang telah direncanakan bersama itu. Dalam perencanaan itu dibicarakan mengenai aturan main, aktivitas pendukung, alat dan bahan yang dapat diakses, cara dan langkah kerja untuk menyelesaian rencana kegiatan kolaboratif tadi. Model pengelolaan pembelajaran yang dipraktikkan oleh Pak Ali mencerminkan prinsip model....
Problem solving learning
Problem based learning
Project based learning
Discovery learning
Contextual learning
Seorang guru menggunakan model pembelajaran yang memiliki keunggulan agar siswa dapat berpikir dan bertindak kreatif, memecahkan masalah yang dihadapi secara realistis, merangsang perkembangan kemajuan berfikir untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dengan tepat, model tersebut merupakan ….
Role Playing
Inquiry
Problem based learning
Project based learning
Discovery learning
Tujuan pembelajaran yang menggambarkan proses dan hasil belajar yang diharapkan dicapai oleh peserta didik sesuai dengan kompetensinya dimuat dalam....
Silabus
RPP
Silabus dan RPP
SKL
Instrument evaluasi
Berikut ini merupakan langkah-langkah pembelajaran dengan model pembelajaran project based learning.
1) Penentuan Pertanyaan Mendasar,
2) Mendesain Perencanaan Proyek,
3) Menyusun Jadwal (Create a Schedule),
4) Memonitor peserta didik dan kemajuan proyek (Monitor the Students and the Progress of the Project),
5) Menguji Hasil (Assess the Outcome),
6) Mengevaluasi Pengalaman (Evaluate the Experience).
Urutan yang benar adalah ....
1-3-2-4-5-6
1-3-2-5-6-4
1-2-3-4-5-6
1-2-3-5-4-6
KD. 9.1 Menjelaskan pengertian shalat berjamaah dan munfarid. Tujuan pembelajaran yang memuat ABCD yang tepat adalah ....
Melalui demonstrasi peserta didik diharapkan bisa memahami shalat berjamaah dengan tepat
Melalui model pembelajaran discovery learning peserta didik dapat menjelaskan pengertian shalat berjamaah dan munfarid dengan baik dan benar.
Dengan menyimak video shalat peserta didik dapat membedakan shalat berjamaah dan munfarid dengan baik
Melalui model pembelajaran kooperatif peserta didik dapat menjelaskan pengertian shalat dengan baik
Bu Nuna melaksanakan pembelajaran yang mengakomodasi semua anggota kelompok mengungkapkan pendapat, ide, dan tanggapan terhadap skenario secara bebas, sehingga dimungkinkan muncul berbagai macam alternatif pendapat. Kegiatan yang dilakukan Bu Nuna tersebut merupakan implementasi model pembelajaran ...
CTRL
Project based learning
Problem based learning
Discovery learning
Perhatikan langkah-langkah kegiatan pembelajaran yang masih acak berikut ini!
1) Mengorganisasi siswa dalam belajar
2) Orientasi siswa pada masalah
3) Membimbing penyelidikan siswa secara mandiri atau kelompok
4) Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
Jika langkah-langkah tersebut disusun mengikuti urutan model pembelajaran Problem Based Learning, urutan langkah yang tepat adalah ....
1-2-3-4
3-2-1-4
2-3-1-4
2-3-4-1
Dalam proses pembelajaran guru terkendala dengan cakupan materi yang luas dan banyak maka pilihan bahan ajar cetak sederhana yang dapat digunakan untuk bahan belajar mandiri, memberi motivasi, pengingat, memberi umpan balik, dan menilai hasil belajar adalah….
Modul
LKPD
Lembar pengayaan
Buku penunjang
Pendapat yang menyatakan bahwa pengetahuan atau pengalaman yang baru dapat terkait dengan pengetahuan lama yang sudah ada di dalam struktur kognitif seseorang adalah teori belajar…
Kognitivisme
Behaviorisme
Sibernatik
Konstruktivisme
Sehubungan dengan pemberlakuan kurikulum 2013 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, mata pelajaran TIK tidak lagi diajarkan di sekolah khususnya pada satuan pendidikan non-kejuruan. Maka konsekuensinya menurut saya ….
Perubahan tersebut dapat mengurangi penguasaan murid dalam bidang IT
Seluruh guru harus memiliki kompetensi TIK dan mengintegrasikannya dalam pembelajaran.
Penghapusan mata pelajaran IT dapat mengurangi ketercapaian tujuan pendidikan
Pemanfaatan IT dalam pembelajaran tidak lagi menjadi penentu mutu pendidikan
Penataan ulang pemikiran teoritik kurikulum berbasis kompetensi. pikiran pokok bahwa konten kurikulum adalah kompetensi, dan kompetensi diartikan sebagai kemampuan melakukan sesuatu (ability to perform) berdasarkan sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Hal tersebut terumuskan dalam Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD).hal ini disebut juga
Internalisasi
Revitalisasi
Restrukturisasi
Rekonseptualisasi
Setelah pelaksanaan penilaian Akhir Semester (PAS) Bu Nissa sebagai guru mata pelajaran PAI kelas VII, tidak hanya melakukan proses mengoreksi dengan mengubah jawaban siswa dalam bentuk angka-angka (proses kuantitatif) dan memaknainya dengan kriteria tertentu sehingga mempunyai arti (proses kualitatif) tetapi juga memutuskan untuk lulus dan tidak lulusnya siswa tersebut. Rangkaian yang dilakukan oleh pak Mashoedi tersebut dinamakan….
Measurement
Scoring
Assessment
Evaluation
Penilaian akhir semester (PAS) akan tiba, Ibu Liana sebagai guru IPS berencana menyusun soal HOTS, yang mempunyai karakteristik antara lain yaitu :
Mengukur kemampuan tingkatan C1 dan C2 dengan soal essay
Mengukur kemampuan tingkatan C3 dengan soal pilihan ganda
Mengukur kemampuan tingkatan C4, C5 dan C6, dan berbasis kontekstual, serta mengunakan beragam soal
Mengukur kemampuan tingkat tinggi, berbasis kontektual, menggunakan tes uraian
SMPN 4 Gunung Timang telah melatih para gurunya dalam penyusunan soal HOTS, sehingga para siswanya terlatih dalam menjawab soal-soal HOTS. Berdasarkan ilustrasi tersebut dapat disimpulkan salah satu peran soal HOTS adalah….
Siswa terlatih berpikir tingkat tinggi dengan Pengetahuan dan pemahaman
Siswa terlatih berpikir tingkat tinggi dengan kritis dan kreatif
Siswa terlatih menjawab soal-soal yang sulit
Siswa mampu menjawab soal dari C1 sampai dengan C6
Teori ini memandang belajar sebagai hasil dari pembentukan hubungan antara rangsangan dari luar (stimulus) dan balasan dari siswa (response) yang dapat diamati. Semakin sering hubungan (bond) antara rangsangan dan balasan terjadi, maka akan semakin kuatlah hubungan keduanya (law of exercise). Teori belajar yang dimaksud adalah…
Konstruktivisme
Behavioristik
Humanistik
Sosial Kognitif
Menurut teori ini, peranan guru dalam pembelajaran adalah sebagai fasilitator, motivator, dan memberikan kesadaran mengenai makna kehidupan pada siswa. Teori belajar ini berusaha memahami perilaku belajar dari sudut pandang pelakunya bukan dari sudut pandang pengamatnya. Teori belajar ini adalah ….
Konstruktivisme
Behavioristik
Humanistik
Sosial Kognitif
Komponen rancangan pelaksanaan pembelajaran terdiri dari....
Identitas, kompetensi Inti, kompetensi dasar, indikator, tujuan pembelajaran, materi, metode, media pembelajaran, sumber belajar, evaluasi, langkah-langkah pembelajaran
Identitas, kompetensi Inti, kompetensi dasar, tujuan pembelajaran, indikator,materi, metode, media pembelajaran, sumber belajar, langkah-langkah pembelajaran, evaluasi
Identitas, kompetensi Inti, kompetensi dasar, indikator, tujuan pembelajaran, materi, metode, sumber belajar, media pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran, evaluasi
Identitas, kompetensi Inti, kompetensi dasar, indikator, tujuan pembelajaran, materi, metode, media pembelajaran, sumber belajar, langkah-langkah pembelajaran, evaluasi
Standar Nasional Pendidikan Republik Indonesia terdapat dalam …….
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003
Permendikan Nomor 22 Tahun 2006
Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006
Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005
Dalam kaitannya dengan upaya untuk memotivasi belajar siswa dan agar proses pembelajaran berlangsung efektif, maka guru perlu mengacu pada….
Metode pembelajaran
Pendekatan pembelajaran
Strategi pembelajaran
Gaya pembelajaran
Standar ketuntasan minimal belajar (SKMB) ditentukan oleh faktor-gaktor di bawah ini ….
Intake Siswa
Tingkat kesulitan
Bakat dan Minat siswa
Intake siswa, Tingkat Kesulitan Dan Sarana Pendukung
Jenis-jenis pembelajaran dapat diklasifikasikan sebagai berikut:
fakta, konsep, prinsip, definisi, aksioma
fakta, konsep, prinsip, prosedur, sikap
fakta, konsep, prinsip, definisi, prosedur
fakta, konsep, definisi, aksioma, prosedur
Untuk memudahkan penetapan materi pembelajaran, dapat mengacu pada rumusan….
kompetensi dasar
standar kompetensi
indikator
metode pembelajaran
Dalam melakukan evaluasi proses dan hasil belajar, seorang guru perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
Semua indikator ditagih dengan berbagai teknik penilaian, analisa hasil penilaian, melaksanakan program perbaikan dan pengayaan
Melaksanakan program perbaikan dan pengayaan, analisa hasil penilaian, sebagian indikator ditagih dengan berbagai teknik penilaian
Analisa hasil penilaian, belum melaksanakan program perbaikan dan pengayaan, semua indikator ditagih dengan berbagai teknik penilaian
Semua indikator ditagih dengan berbagai teknik penilaian dan melaksanakan analisa hasil penilaian
Pada setiap akhir kegiatan pembelajaran, guru bersama peserta didik melakukan kegian refleksi. Hal ini dilaksanakan untuk….
mengukur ketuntasan peserta didik
mengukur efektivitas proses pembelajaran
mengukur hal-hal yang belum dipahami peserta didik
menentukan langkah-langkah pertemuan berikutnya
Untuk menghindari penilaian yang subjektif dan untuk memudahkan guru dalam menilai prestasi yang dicapai peserta didik, maka dalam penilaian ranah psikomotor guru menggunakan….
soal pilihan ganda
soal jawaban singkat
soal uraian objektif
tes performance
Dalam mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar, harus memperhatikan….
substansi, konstruksi, bahasa
substansi, konstruksi, validitas, skor
substansi, bahasa konstruksi, skor
substansi, validitas, bahasa, reliabilitas
Sebelum merumuskan tujuan pembelajaran, hal yang harus dilakukan adalah :
Menentukan alat/bahan/ sumber belajar yang digunakan
Menyusun kriteria penilaian, lembar pengamatan, contoh soal, teknik penskoran
Mengidentifikasi materi ajar berdasarkan materi pokok/ pembelajaran yang terdapat dalam silabus
Menentukan metode pembelajaran yang akan digunakan
Sejumlah kemampuan yang harus dimiliki peserta didik dalam mata pelajaran tertentu sebagai rujukan untuk menyusun indikator kompetensi adalah :
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Kompetensi Dasar Mata Pelajaran
Standar Kompetensi Lulusan
Dalam mengembangkan indikator hendaknya :
Urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/atau tingkat kesulitan materi
Adanya keterkaitan antar standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam mata pelajaran
Adanya keterkaitan standar kompetensi dan kompetensi dasar antarmata pelajaran
Sesuai dengan karakteristik peserta didik, mata pelajaran, satuan pendidikan, potensi daerah dan dirumuskan dalam kata kerja operasional yang terukur dan/atau dapat diobservasi
Merumuskan tujuan pembelajaran dilakukan...
Setelah menentukan SK, KD, dan Indikator yang akan digunakan yang terdapat pada silabus yang telah disusun
Setelah mengidentifikasi materi ajar berdasarkan materi pokok/ pembelajaran yang terdapat dalam silabus
Setelah merumuskan langkah-langkah pembelajaran yang terdiri dari kegiatan awal, inti, dan akhir
a. Setelah menentukan metode pembelajaran yang akan digunakan
14. Guru profesional dituntut memahami karakteristik peserta didiknya agar dapat mencapai hasil yang optimal. Hal ini merupakan implementasi dari:
Kompetensi Kepribadian
Kompetensi Profesional
Kompetensi Pedagogik
Kompetensi Sosial
Pada kurikulum 2013 Penilaian autentik (Authentic Assessment) adalah pengukuran yang bermakna secara signifikan atas hasil belajar peserta didik untuk ranah sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Salah satu jenis penilaian autentik assessment adalah….
Penilaian kepribadian
Penilaian proyek
Penilaian individu
Penilaian kelompok (diskusi)
Dalam kaitannya dengan upaya untuk memotivasi belajar siswa dangan proses pembelajaran berlangsung efektif maka guru perlu mengacu kepada ...
Metode pembelajaran
Pendekatan pembelajaran
Model pembelajaran
Strategi pembelajaran
Indikator (IPK) dalam RPP dikembangkan berdasarkan . . .
standar kompetensi.
materi pembelajaran.
kompetensi dasar
strategi pembelajaran.
Pembelajaran kontekstual dianggap pembalajaran yang bersifat mendidik, hal itu disebabkan karena karakteristik pembelajaran tersebut adalah . . .
membangkitkan minat siswa
memberi kesempatan siswa berkreasi
menantang siswa untuk selalu belajar
membiasakan siswa belajar sesuai dengan lingkungan
Pembelajaran kontekstual dianggap pembalajaran yang bersifat mendidik, hal itu disebabkan karena karakteristik pembelajaran tersebut adalah . . .
membangkitkan minat siswa
memberi kesempatan siswa berkreasi
menantang siswa untuk selalu belajar
membiasakan siswa belajar sesuai dengan lingkungan
Salah satu kegiatan guru untuk mengetahui tingkatan penguasaan kompetensi prasyarat peserta didik adalah …..
Melatih siswa mengerjakan soal ujian nasional.
Melakukan post test.
Melakukan kegiatan pre test
Melakukan ulangan harian dadakan
- iman adalah....
percaya atau yakin
pasrah
menyerah
kuat
- Perilaku yang menunjukan sifat disiplin adalah....
senantiasa bekerja sama dalm kerja kelompok
datang kesekolah tidak pernah terlambat
istirahat selalu jajan dikantin
selalu mengerjakan tugas walaupun salah
Surat dalam Al Qur'an yang menerangkan tentang Pengenadalian diri, prasangka baik dan ukhuwah adalah....
Al Hujurat ayat 10
Al Hujurat ayat 12
Al Hujurat ayat 14
Al Hujurat ayat 16
Teori ini memandang belajar sebagai hasil dari pembentukan hubungan antara rangsangan dari luar (stimulus) dan balasan dari siswa (response) yang dapat
diamati. Semakin sering hubungan (bond) antara rangsangan dan balasan terjadi, maka akan semakin kuatlah hubungan keduanya (law of exercise). Teori
belajar yang dimaksud adalah .....
Behaviorisme
Humanistik
Sibernetik
Konstruktivisme
Di dalam proses pembelajaran, para siswa dihadapkan dengan situasi dimana bebas untuk mengumpulkan data, membuat dugaan (hipotesis), mencoba-coba (trial and error), mencari dan menemukan keteraturan (pola), menggeneralisasi atau menyusun rumus beseta bentuk umum, membuktikan benar tidaknya dugaannya itu. Hal ini merupakan penerapan teori belajar .....
Sibernetik
Humanistik
Behaviorisme
Konstruktivisme
Menurut teori ini, peranan guru dalam pembelajaran adalah sebagai fasilitator, motivator, dan memberikan kesadaran mengenai makna kehidupan pada siswa.
Teori belajar ini berusaha memahami perilaku belajar dari sudut pandang pelakunya bukan dari sudut pandang pengamatnya. Teori belajar ini adalah .....
Humanistik
Konstruktivisme
Kognitivisme
Nativisme
Pada masa kini siswa dituntut untuk dapat belajar setiap saat dan bisa terjadi dimanapun. Hal ini terjadi karena kemajuan teknologi yang memungkinkan belajar jarak jauh dalam jaringan atau online. Pernyataan di atas sejalan dengan teori belajar .....
Sibernetik
Konstruktivisme
Behaviorisme
Kognitivisme
Pendapat yang menyatakan bahwa pengetahuan atau pengalaman yang baru dapat terkait dengan pengetahuan lama yang sudah ada di dalam struktur kognitif seseorang adalah teori belajar .....
Behaviorisme
Konstruktivisme
Kognitivisme
Sibernetik
Peserta didik dapat belajar jika ia tidak hanya mengamati secara langsung tetapi ia harus menghayati, terlibat langsung dalam perbuatan, dan bertanggung jawab
terhadap hasilnya. Hal ini sesuai dengan prinsip belajar .....
Pengulangan
Keterlibatan langsung
Penguatan
Keaktifan
Seorang guru selalu memberikan apresiasi atau penghargaan berupa nilai yang baik dan kata – kata positif terhadap keberhasilan peserta didik dalam pembelajaran. Hal itu dilakukan karena berdasarkan pengalamannya nilai yang baik dan kata – kata positif dapat membuat siswa lebih giat belajar.
Guru tersebut telah menerapkan prinsip pembelajaran .....
Perhatian dan motivasi
Perbedaan individual
Tantangan
Balikan atau penguatan
Guru berperan sebagai fasilitator dalam kelas untuk memberi kemudahan belajar bagi para siswanya seperti mengatur dan menyediakan sumber – sumber untuk
belajar, memotivasi siswa untuk berpikir kritis, serta berusaha memahami jalan pikiran siswa. Teori belajar semacam ini disebut teori belajar .....
Behavioristik
Kognitif
Sosial
Humanistik
Perhatikan di bawah ini
a. Zakat emas dan perak (harta)
b. Zakat profesi
c. Zakat perdagangan
d. Zakat peternakan
e. Zakat produktif
f. Zakat tanah yang disewakan
Diantara jenis-jenis zakat yang diperselisihkan adalah ?
B,E,F
A,B,C
C,D,A
A,C,D
C,D,F
Salah satu tujuan pendidikan Islam adalah pendidikan akal (al-ahdaf al-aqliyah) yang mengarah pada perkembangan inteligensi. Dengan demikian, pendidikan berguna untuk mengarahkan manusia sebagai individu untuk dapat menemukan kebenaran yang sebenar-benarnya. Menurut Piaget bahwa perkembangan kognitif seorang anak terjadi secara bertahap. Seorang anak tidak dapat menerima pengetahuan secara langsung dan tidak bisa langsung menggunakan pengetahuan tersebut, tetapi pengetahuan akan didapat secara bertahap dengan cara belajar secara aktif di lingkungan sekolah. pada usia 7-11 tahun anak sudah mampu menyelesaikan tugas-tugas menggabungkan, memisahkan, menyusun, menderetkan, melipat, dan membagi, kemampuan pada usia ini oleh Peaget disebut sebagai ...
operasional formal
pra- operasiona
Tahap operasional konkrit
sensory motorik
Kognitif adalah istilah yang digunakan oleh ahli psikologi untuk menjelaskan semua aktivitas mental yang berhubungan dengan persepsi, pikiran, ingatan dan pengolahan informasi yang memungkinkan seseorang memperoleh pengetahuan, memecahkan masalah, dan merencanakan masa depan, atau semua proses psikologis yang berkaitan bagaimana individu mempelajari, memperhatikan, mengamati, membayangkan, memperkirakan, menilai dan memikirkan lingkungannya. Pada tahap operasional formal, Piaget menggarisbawahi bahwa anak-anak telah dapat berpikir tingkat tinggi, seperti berpikir secara deduktif, induktif, menganalisis, mensintesis, mampu berpikir secara abstrak dan secara reflektif, serta mampu memecahkan berbagai masalah. Tahap ini terjadi pada usia ...
10-12 tahun
11-15 tahun
12 - 16 tahun
11-14 tahun
Pemecahan masalah tidak dapat dilepaskan dari keterampilan berpikir kritis karena keterampilan berpikir kritis merupakan keterampilan fundamental dalam memecahkan masalah. Berikut ini yang sesuai dengan urutan langkah metode pemecahan masalah adalah:
(1) Merumuskan masalah, yakni kemampuan dalam menentukan masalah yang akan dipecahkan (2) Menganalisis masalah, yakni langkah meninjau masalah secara kritis dari berbagai sudut pandang (3) Mengumpulkan data, yakni langkah untuk mencari informasi dalam upaya pemecahan masalah (4) Pengujian hipotesis, yakni langkah untuk merumuskan kesimpulan sesuai dengan penerimaan dan penolakan hipotesis yang diajukan (5) Merumuskan rekomendasi pemecahan masalah, yakni langkah menggambarkan rumusan hasil pengujian hipotesis (6) menarik rumusan kesimpulan
(1) Merumuskan masalah, yakni kemampuan dalam menentukan masalah yang akan dipecahkan (2) Menganalisis masalah, yakni langkah meninjau masalah secara kritis dari berbagai sudut pandang (3) Merumuskan hipotesis, yakni langkah dalam merumuskan pemecahan masalah berdasarkan pengetahuan yang dimilikinya (4) Pengujian hipotesis, yakni langkah untuk merumuskan kesimpulan sesuai dengan penerimaan dan penolakan hipotesis yang diajukan (5) Merumuskan rekomendasi pemecahan masalah, yakni langkah menggambarkan rumusan hasil pengujian hipotesis dan rumusan kesimpulan
(1) Merumuskan masalah, yakni kemampuan dalam menentukan masalah yang akan dipecahkan (2) Menganalisis masalah, yakni langkah meninjau masalah secara kritis dari berbagai sudut pandang (3) Merumuskan hipotesis, yakni langkah dalam merumuskan pemecahan masalah berdasarkan pengetahuan yang dimilikinya (4) Mengumpulkan data, yakni langkah untuk mencari informasi dalam upaya pemecahan masalah(5) Merumuskan rekomendasi pemecahan masalah, yakni langkah menggambarkan rumusan hasil pengujian hipotesis dan rumusan kesimpulan
(1) Merumuskan masalah, yakni kemampuan dalam menentukan masalah yang akan dipecahkan (2) Menganalisis masalah, yakni langkah meninjau masalah secara kritis dari berbagai sudut pandang (3) Merumuskan hipotesis, yakni langkah dalam merumuskan pemecahan masalah berdasarkan pengetahuan yang dimilikinya (4) Mengumpulkan data, yakni langkah untuk mencari informasi dalam upaya pemecahan masalah (5) Pengujian hipotesis, yakni langkah untuk merumuskan kesimpulan sesuai dengan penerimaan dan penolakan hipotesis yang diajukan (6) Merumuskan rekomendasi pemecahan masalah, yakni langkah menggambarkan rumusan hasil pengujian hipotesis dan rumusan kesimpulan
Berikut ini adalah lima langkah berpikir kritis, yang dibutuhkan oleh guru PAI abad 21:
(1) Memberikan penjelasan secara sederhana (meliputi: memfokuskan pertanyaan, menganalisis pertanyaan, bertanya dan menjawab pertanyaan tentang suatu penjelasan); (2) Membangun keterampilan dasar (meliputi: mempertimbangkan apakah sumber dapat dipercaya atau tidak, mengamati dan mempertimbangkan suatu laporan hasil observasi) (3) Mengatur strategi dan taktik (meliputi: menentukan tindakan, berinteraksi dengan orang lain) (4) Menyimpulkan (meliputi: mendeduksi dan mempertimbangkan hasil deduksi, menginduksi dan mempertimbangkan hasil induksi, membuat dan menentukan nilai pertimbangan); (5) Memberikan penjelasan lanjut (meliputi: mendefinisikan istilah dan pertimbangan definisi dalam tiga dimensi, mengidentifikasi asumsi)
(1) Memberikan penjelasan secara sederhana (meliputi: memfokuskan pertanyaan, menganalisis pertanyaan, bertanya dan menjawab pertanyaan tentang suatu penjelasan); (2) Membangun keterampilan dasar (meliputi: mempertimbangkan apakah sumber dapat dipercaya atau tidak, mengamati dan mempertimbangkan suatu laporan hasil observasi) (3) Menyimpulkan (meliputi: mendeduksi dan mempertimbangkan hasil deduksi, menginduksi dan mempertimbangkan hasil induksi, membuat dan menentukan nilai pertimbangan); (4) Memberikan penjelasan lanjut (meliputi: mendefinisikan istilah dan pertimbangan definisi dalam tiga dimensi, mengidentifikasi asumsi); (5) Mengatur strategi dan taktik (meliputi: menentukan tindakan, berinteraksi dengan orang lain)
(1) Memberikan penjelasan secara sederhana (meliputi: memfokuskan pertanyaan, menganalisis pertanyaan, bertanya dan menjawab pertanyaan tentang suatu penjelasan); (2) Membangun keterampilan dasar (meliputi: mempertimbangkan apakah sumber dapat dipercaya atau tidak, mengamati dan mempertimbangkan suatu laporan hasil observasi) (3)Mengatur strategi dan taktik (meliputi: menentukan tindakan, berinteraksi dengan orang lain) (4) Memberikan penjelasan lanjut (meliputi: mendefinisikan istilah dan pertimbangan definisi dalam tiga dimensi, mengidentifikasi asumsi); (5) Mengatur strategi dan taktik (meliputi: menentukan tindakan, berinteraksi dengan orang lain)
(1) Memberikan penjelasan secara sederhana (meliputi: memfokuskan pertanyaan, menganalisis pertanyaan, bertanya dan menjawab pertanyaan tentang suatu penjelasan); (2) Membangun keterampilan dasar (meliputi: mempertimbangkan apakah sumber dapat dipercaya atau tidak, mengamati dan mempertimbangkan suatu laporan hasil observasi) (3)Mengatur strategi dan taktik (meliputi: menentukan tindakan, berinteraksi dengan orang lain) (4) Mengatur strategi dan taktik (meliputi: menentukan tindakan, berinteraksi dengan orang lain) (5) Memberikan penjelasan lanjut (meliputi: mendefinisikan istilah dan pertimbangan definisi dalam tiga dimensi, mengidentifikasi asumsi)
Pendidikan global mempersiapkan masa depan siswa dengan memberikan keterampilan analisis dan evaluasi yang luas. Keterampilan ini akan membekali siswa untuk memahami dan memberi reaksi terhadap isu internasional dan antarbudaya. Pendidikan global juga mengenalkan siswa dengan berbagai strategi untuk berperan serta secara lokal, nasional dan internasional. Karenanya, Guru dalam pendidikan global memerlukan pengetahuan akademik dan terapan, agar dapat menghubungkan pengetahuan dan keterampilan, dapat lebih kreatif dan adaptif, serta mampu mentrasformasikan semua aspek tersebut ke dalam keterampilan yang berharga. Dengan demikian guru dituntut untuk memiliki ketrampilan berikut:
(1) Keterampilan Berpikir ; (2) Kemampuan Menyelesaikan Masalah; (3) Komunikasi dan Kolaborasi; (4) Kreativitas dan Inovasi; (5) Literasi Media Informasi, Komunikasi, dan Teknologi
(1) Keterampilan Berpikir Kritis; (2) Kemampuan Menyelesaikan Masalah; (3) Komunikasi dan Kolaborasi; (4) Kreativitas dan Inovasi; (5) Literasi Media Informasi, Komunikasi, dan Teknologi
(1) Keterampilan Berpikir Kritis; (2) Kemampuan Menyelesaikan Masalah; (3) Komunikasi; (4) Kreativitas dan Inovasi; (5) Literasi Media Informasi, Komunikasi, dan Teknologi
(1) Keterampilan Berpikir Kritis; (2) Kemampuan Menyelesaikan Masalah; (3) Komunikasi dan Kolaborasi; (4) Kreativitas (5) Literasi Media Informasi, Komunikasi, dan Teknologi
Perkembangan sosial emosianal anak memiliki keterkaitan dengan aspek perkembangan lainnya, baik fisik maupun mental. Keterkaitan tersebut dapat diketahui dari peningkatan kemampuan yang saling melengkapi. Emosi juga mempengaruhi kegiatan mental seperti konsentrasi, pengingatan, penalaran. Mungkin anak akan menghasilkan prestasi di bawah kemampuan intelektualnya, apabila emosinya terganggu, sedangkan secara psikologis efek dari tekanan emosi akan berpengaruh pada sikap, minat, dan dampak psikologis lainnya. Proses terjadinya emosi disebutkan melalui lima tahapan, yaitu: elicitors, receptors, state, expression, experience, yang kemudian diringkas menjadi tiga, yakni ...
Variabel elicitors, receptors, state
Variabel state, expression, experience
Variabel stimulus, variabel organik, dan variabel respon
Variabel receptors, state, expression
Islam menegaskan manusia diciptakan beragam agar saling kenal mengenal (QS. al-Hujurat:13); manusia harus saling tolong menolong (Q.S. al-Maidah 2); sesama orang-orang yang beriman itu bersaudara (QS. Al-Hujurat: 10); dan kaum muslim itu adalah umat yang satu (QS. Al-Anbiya: 92), kesemuanya berimplikasi pada guru harus menanamkan rasa kebersamaan dan peserta didik dapat menyesuaikan diri baik sebagai individu maupun dalam kehidupan sosialnya. Perkembangan sosial peserta didik adalah tingkatan jalinan interaksi anak dengan orang lain, mulai dari orang tua, saudara, teman sebaya, hingga masyarakat secara luas, oleh karena itu perkembangan sosial juga diartikan sebagai ...
Perolehan kemampuan berperilaku yang sesuai dengan tuntutan sosial
Perolehan kemampuan berperilaku yang sesuai dengan tuntutan zaman
Perolehan kemampuan berperilaku yang sesuai dengan tuntutan agama
Perolehan kemampuan berperilaku yang sesuai dengan tuntutan individual dan sosial
Pondasi perkembangan psikososial mencakup emosi dan pengalaman awal anak bersama dengan orang tua. Anak memiliki kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang lain. Kebutuhan sebagai makhluk sosial ini telah aktif dikembangkan anak sejak lahir, dan pada usia 6 bulan anak telah mampu mengenal ibu dan anggota keluarga yang sering berinteraksi dengannya. Pada tahap ini pula, anak mulai mampu membedakan sinyal- sinyal ekspresi sosial dari lingkungannya, seperti mengartikan senyum, marah, teriakan, kasih sayang dan sebagainya. Sikap anak, utamanya dalam kemampuan sosial dan emosi ini akan bersesuaian dengan pengalaman yang diperoleh dari interaksi meraka dengan orang lain, sehingga emosi memiliki fungsi antara lain...
Sebagai bentuk komunikasi
sebagai bentuk sosialisasi
sebagai bentuk kepribadian dan penilaian anak terhadap dirinya
sebagai bentuk tingkah laku yang dapat diterima lingkungannya
Tujuan pembelajaran remedial adalah…
Membantu dan menyembuhkan peserta didik yang mengalami kesulitan belajar melalui perlakuan pengajaran
memberikan kesempatan pembelajaran baru bagi peserta didik yang memiliki kelebihan sedemikain rupa sehingga mereka dapat mengoptimalkan perkembangan minat, bakat, dan kecakapannya.
meningkatkan pemahaman dan wawasan terhadap materi yang sedang atau telah dipelajarinya serta agar siswa dapat belajar secara optimal baik dalam hal pendayagunaan kemampuannya maupun perolehan dari hasil belajar
memperluas pengetahuan dan keterampilan yang telah dimilikinya
Suatu tahap dimana guru harus memikirkan tentang perbaikan dan penyempurnaan proses pembelajaran, disebut tahap…
Remidial
Tindak lanjut
Pengayaan materi
Motivasi
Suatu kegiatan untuk memahami dan meneliti dengan cermat mengenai berbagai kesulitan peserta didik dalam belajar, disebut dengan ...
Remidial
Pengayaan
Motivasi
Kegiatan inti
Melakukan analisis butir soal, dilakukan setelah…
Melakukan uji coba tes
Pembelajaran selesai
Ada siswa yang remidi
Pengayaan materi
Penilaian pembelajaran pada aspek kognitif hendaknya memenuhi kriteria: C1-Pengetahuan, C2-Pemahaman, C3-Aplikasi, C4-Analisis, C5-Evaluasi, dan C6-Kreasi. Untuk kategori yang termasuk keterampilan berpikir tingkat tinggi adalah ...
C1, C2, C5
C4, C5, C6
C3, C3, C6
C1, C3, C6
HOTS dalam Pembelajaran atau pembelajaran yang berorientasi pada Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi adalah pembelajaran yang melibatkan 3 aspek keterampilan berpikir tingkat tinggi yaitu
transfer of knowledge, critical thinking and creative thinking, dan problem solving.
transfer of knowledge, critical thinking
transfer of knowledge dan problem solving.
critical thinking and creative thinking, dan problem solving.
proses berpikir kompleks dalam menguraikan materi, membuat kesimpulan, membangun representasi, menganalisis, dan membangun hubungan dengan melibatkan aktivitas mental yang paling dasar. adalah...
Berfikir cerdas
Berfikir tingkat tinggi
Berfikir Eksplorasi (PE)
Berfikir Logis (PL)
Salah satu tugas guru adalah menciptakan situasi kelas yang kondusif untuk belajar. Sebagai aplikasi dari teori behavioristik, apa yang akan anda lakukan jika melihat siswa yang sering ngobrol pada saat proses belajar mengajar berlangsung
Memberi peringatan tertulis bagi siswa yang melanggar
Memberikan hukuman bagi siswa melanggar disiplin kelas
Membiarkan siswa yang melanggar aturan karena termasuk hak individual siswa
Memberikan sangsi berat bagi siswa yang belanggar
Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) adalah frame work dalam mendesain model pembelajaran untuk guru dan calon guru. Aplikasi dari desain TPACK adalah
Pendidikan dan pelatihan terhadap guru dan calon guru harus lebih diutamakan pada peningkatan teknologi, pedagogi, dan content bidang studi secara bersama-sama
Pendidikan dan pelatihan terhadap guru dan calon guru harus lebih diutamakan pada peningkatan teknologi, pedagogi, dan content bidang studi secara terpisah
Pendidikan dan pelatihan terhadap guru dan calon guru harus lebih diutamakan pada peningkatan teknologi, pedagogi, dan content bidang studi secara terorganisir
Pendidikan dan pelatihan terhadap guru dan calon guru harus lebih diutamakan pada peningkatan teknologi dan pedagogi secara bersama-sama
Penjelasan tentang kompetensi dan kualifikasi guru terdapat pada …
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No 16 Tahun 2007
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No 16 Tahun 2009
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No 17 Tahun 2007
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No 18 Tahun 2007
Pengembangan keprofesian berkelanjutan guru yang diinisiasi Direktorat Ditjen Pendis Kemang RI tertuang dalam …
PMA Nomor 38 Tahun 2019
PMA Nomor 38 Tahun 2018
PMA Nomor 36 Tahun 2018
PMA Nomor 39 Tahun 2019
Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk berkomunikasi dan mengembangkan diri termasuk dalam kompetensi ...
Sosial
Pedagogik
Professional
Individual
