wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS KMB II

Total questions: 20

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.
Seorang klien remaja dengan diabetes mellitus tipe 1 dirawat di gawat darurat karena diabetic ketoasidosis. Apakah hasil pengkaian yang seharusnya perawat catat?
a)
Napas berbau buah dan penurunan tingkat kesadaran
b)
Berkeringat dan tremor 
c)
Kelaparan dan hipertensi
d)
Pilek, kulit basah dan mudah tersinggung
e)
Kebingungan dan sakit kepala.
2.
Seorang klien dengan diabetes mellitus dijelaskan bahwa amputasi kaki diperlukan untuk mempertahankan hidup. Klien sangat marah dan berkata kepada perawat, ini semua kesalahan penyedia layanan kesehatan. SAYA TELAH MELAKUKAN semuayang telah diminta ! Manakah interpretasi keperawatan yang tebaik untuk situasi ini ?
a)
Mekanisme koping yang diduga/diharapakan
b)
Mekanisme koping tidak efektif.
c)
Kebutuhan untuk memberitahu pengacara rumah sakit.
d)
Eksplorasi kesalahan pada kliene.
e)
Ekspresi kemarahan.
3.
Perawat melakukan pemeriksaan fisik pada klien dengan DM Tipe 2. Hasilnya antara lain glukosa darah puasa 120 mg/dl, suhu tubuh 38,4 0 C, nadi 88x/menit, frekuensi napas 22x/ menit, dan tekanan darah 100/60 mmHg. Manakah hasil yang paling akan menjadi perhatian perawat?
a)
Suhu tubuh
b)
Nadi
c)
Pernapasan
d)
Tekanan darah
e)
Gula darah puasa
4.
Seorang laki-laki berumur 53 tahun dirawat dengan keluhan luka pada kaki kanan. Diagnosa diabetes mellitus. Nyeri tekan pada pangkal ibu jari. Skala nyeri 3 (1-10). Luka dengan diameter 1x1 cm dengan luka berwarna hitam, berbau. Tekanan darah 100/90 mmHg, Frekuensi nadi 90x/menit, frekuensi napas 18x/menit, suhu 37,50C. Apakah masalah keperawatan pada klien tersebut ?
a)
Kerusakan integritas kulit
b)
Nyeri akut
c)
Hipertensi
d)
Resiko infeksi
e)
Gangguan perfusi jaringan perifer.
5.
Seorang perempuan berusia 32 tahun yang menderita diabetes mellitus tipe 1 mengalami gagal ginjal progresif dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Dialisis belum dilakukan pada pasien ini. Pemeriksaan fisik tidak ditemukan tanda tanda abnormalitas. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar hemoglobin = 9 g/dL. Hematokrit = 28% apus darah tepi menunjukkan sel-sel teritosit dam MCV 94 nnormositer dan normokromik. Manakah jawaban di bawah ini yang paling mungkin sebagai jawaban penyebab kondisi pasien tersebut ?
a)
Defisiensi erythroprotein
b)
Perdarahan akut
c)
Leukemia limfosik kronik
d)
Anemia sideroblast
e)
Defiisiensi enzim eritrosit
6.
Pengaruh diabetes mellitus pada bayi yaitu ……
a)
Cacat bawaan
b)
Sesak nafas
c)
Insufisensi plasenta
d)
Infeksi
e)
Kelainan jantung.
7.
Seorang wanitah menderita DM tipe 2 mendapatkan terapi insulin. Di sel manakah insuoin dihasilkan ?
a)
Sel beta pankreas
b)
Sel alfa pankreas
c)
Sel gamma pankreas
d)
Sel parietal
e)
sel adiposa
8.
Seorang diabetes mengonsumsi metformin dan glibenkamid. Apakah mekanisme kerja dari metformin?
a)
Meningkatkan sensitivitas insulin
b)
Menginduksi pemecahan glukosa
c)
Inhibisi DPP-4
d)
Inhibitor alfa-glukoside
e)
Agonis PPAR-gamma
9.
Seorang DM tipe-2 (laki-laki, usia 52 tahun) dirawat pada suatu rumah sakit dengan hasil pemeriksaan laboratorium. Pasien saat ini adalah HbA1C:8,5% ; GDP 190 mg/dL. Pasien mendapatkan resep obat tablet metformin XR 500 mg No. XXI (S3 dd 1 tab dc) dan tablet glibenklamid 5 mg No. VII (S1 dd 1 tab dc). Apoteker melakukan skrining terhadap pasien. Apakah permasalahan yang terdapat dalam resep pasien?
a)
Pasien belum memerlukan pengobatan kombinasi
b)
Aturan pakai glibenclamid tidak tepat, harusnya 3 kali sehari
c)
Tablet glibenclamid terlalu tinggi, harusnya 2,5 mg 1 kali sehari
d)
Aturan pakai metformin XR tidak tepat, harusnya 1 kali sehari
e)
Dosis metformin XR 500 dalam 3 kali 1 hari 7.
10.
Yang bukan merupakan pilar utama dalam pengelolaan Diabetes Melitus Type 2 (DMT2) adalah?
a)
Minum jamu
b)
Edukasi
c)
Pengetahuan diet/makan
d)
Latihan jasmani/olahraga
e)
Salah semua
11.
Seorang laki-laki berusia 57 tahun dibawa ke IGD dengan keluhan : lemah dan lesu. Ketika ditanya sulit bicara. Klien adalah pasien DM tipe 2 yang menjalani pengobatan secara teratur, namun beberapa hari ini klien tampak murung dan malas makan. Perawat melakukan pemeriksaan fisik dan memeriksa gula darah, didaptkan Gula Darah Sewaktu: 42 mg/dL. Apakah masalah keperawatan pada klien tersebut?
a)
Hipoglikemia, stadium gangguan motoric simpatik
b)
Hipoglikemia, stadium simpatik
c)
Hipoglikemia, stadium parasimpatik
d)
Hipoglikemia, stadium gangguan otak berat
e)
Hipoglikemia, stadium gangguan otak ringan
12.
Seorang laki-laki berusia 57 tahun dibawa ke IGD dengan keluhan : lemah dan lesu. Ketika ditanya sulit bicara. Klien adalah pasien DM tipe 2 yang menjalani pengobatan secara teratur, namun beberapa hari ini klien tampak murung dan malas makan. Perawat melakukan pemeriksaan fisik dan memeriksa gula darah, didaptkan Gula Darah Sewaktu: 42 mg/dL. Tindakan yang tepat bagi klien tersebut adalah?
a)
Kolaborasi pemberian Dextrose bolus 2 flakon
b)
Pemberian gula murni sekitar 30 gram
c)
Kolaborasi pemberian obat neuroproteksi
d)
Kolaborasi pemberian obat hipoglikemia sementara
e)
Berikan dukungan pada klien untuk dapat makan secara teratur.
13.
Seorang laki-laki berusia 57 tahun dibawa ke IGD akibat penurunan kesadaran. Klien adalah pasien DM tipe 2 yang menjalani pengobatan secara teratur. Perawat melakukan pemeriksaan fisik ditemukan pernafasan kusmaull, bau aseton (+). Pemeriksaan Gula Darah Sewaktu : 442 mg/dL. Apakah masalah keperawatan pada klien tersebut?
a)
Hiperglikemia, gangguan perfusi jaringan serebral
b)
Hiperglikemia, ketidakseimbangan cairan dan elektrolit
c)
Hiperglikemia, nutrisi kurang dari kebutuhan
d)
Hiperglikemia, tidak efektif bersihan jalan nafas
e)
Hiperglikemia, kurang pengetahuan tentang penetalaksanaan medis
14.
Seorang laki-laki berusia 57 tahun dibawa ke UGD akibat penurunan kesadaran. Klien adalah pasien DM tipe 2 yang menjalani pengobatan secara teratur. Perawat melakukan pemeriksaan fisik ditemukan pernafsan kusmaull, bau aseton(+). Pemeriksaan Gula Darah Sewaktu 442 mg/dL, pemeriksaan keton urine (+++). Apakah rencana tindakan keperawatan pada klie tersebut?
a)
Monitor tanda-tanda vital setiap 15 menit
b)
Pasang NGT
c)
Rehidrasi cairan
d)
Periksa glukosa darah sewaktu
e)
Support psikologis pasien
15.
Seorang laki-laki berusia 57 tahun dibawa ke IGD akibat penurunan kesadaran. Klien adalah pasien DM tipe 2 yang menjalani pengobatan secara teratur. Perawat melakukan pemeriksaan fisik ditemukan pernafasan tampak kusmaull, bau aseton(+). Pemeriksaan Gula Darah Sewaktu : 442 mg/dL, pemeriksaan keton urine (+++) Apakah rencana tindakan keperawatan kolaboratif pada klien tersebut?
a)
Pemberian bicnat
b)
Pemberian manitol
c)
Pemberian insulin
d)
Pemberian antibiotic
e)
Pemberian oksigen kanul
16.
Seorang laki-laki berusia 47 tahun dibawa ke IGD akibat penurunan kesadaran. Perawat melakukan pemeriksaan fisik ditemukan pernafasan tampak kusmaull, bau aseton (+). Pemeriksaan Gula Darah Sewaktu : 442 mg/dL, pemeriksaan keton urin (+++). Klien dianjurkan diawat di ruang ICU. Keluarga klien menolak dan meminta tetap dirawt di ruang biasa. Apakah rencana tindakan keperawatan pada keluarga klien tersebut?
a)
Berikan penjelasan tentang prognosis penyakit klien
b)
Berikan alternative ruang perawatan semi intensif
c)
Berikan penjelasan tentang kondisi gula darahnya
d)
Berikan penjelasan tentang pentingnya penanganan cairan yang intensif pada klien
e)
Berikan penjelasan tentang pentingnya pemberian obat-obatan untuk meningkatkan tingkat kesadaran klien.
17.
Seorang wanita (33 tahun) berobat ke Poli Penyakit dalam dengan keluhan selama 3 bulan terakhir selalu merasa lapar dan makan kebih banyak dari biasanyanya, tetapi mengalami penurunan berat badan sebanyak 6.5kg, tangan gemetar. Pemeriksaan fisik : suhu 38.30C, Nadi 110x/menit, RR24x/menit dan tekanan darah 160/85mmHg. Pada palpasi didapatkan pembesaran kelenjar tiroid. Hasil Lab: T3 350mg/dl dan T4 15.1mg/dl. Manakah intervensi keperawatan yang paling tepat untuk mengatasi masalah nutrisi pada kasusdi atas?
a)
Anjurkan pasien untuk mengkonsumsi makanan tinggi kalori
b)
Anjurkan pasien untuk makan sedikit tapi sering
c)
Anjurkan pasien untuk makan makanan selagi hangat
d)
Anjurkan pasien untuk mengkonsumsi makanan rendah lemak nabati.
e)
Anjurkan pasien untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung glukosa murni
18.
Seorang laki-laki 50 tahun, dirawat di Rumah sakit ruang penyakit dalam, mengeluh berkeringat yang berlebihan, mengalami palpitasi, tremor dan eksoftalmus. Tekanan darah 150/90 mmHg dan pernapasan 30xmenit. Pada pemeriksaan laboratorium terjadi peningkatan serum T3 dan serum T4. Pakah peran dari hormone T3 dan T4 pada kasus tersebut ?
a)
Pengaturan metabolism tubuh
b)
Meningkatkan kadar kalium plasma
c)
Menigkatkan kadar gula dalam darah
d)
Menurunkan jumlah kehilangan air melalui ginjal
e)
Meningkatkan reabsorbsi kalsium di ginjal untuk mengurangi kehilangan kalsium melalui urin.
19.
Seorang perempuan 40 tahun dirawat di Rumah Sakit dengan keluhan kelenjar tiroid membesar. Hasil pengkajian : pasien sering berkeringat, bicara kurang jelas, nafsu makan meningkat, mudah cemas, berat badan 36 Kg dan tinggi badan 150 cm. apakah masalah keperawatan yang tepat.
a)
Deficit nutrisi
b)
Gangguan komunikasi verbal
c)
Ansietas
d)
Resiko deficit nutrisi
e)
Kesiapan pengikatan nutrisi
20.
Dibawah ini benar tentang hipertiroid, kecuali …..
a)
Merupakan penyakit menular
b)
Merupakan penyakit metabolic
c)
Tidak dapat disembuhkan
d)
Dapat terjadi pada laki-laki maupun perempuan
e)
Ada factor genetic/herediter