WorksheetsFabel kelas 7
Total questions: 80
Worksheet time: 1hrs 2mins
Cerita fiksi yang menceritakan kehidupan binatang yang digambarkan berperilaku menyerupai manusia disebut .....
Cerpen
Novel
Dongeng
Fabel
Dikisahkan hiduplah sekelompok binatang di sebuah kampung.
Pernyataan tersebut merupakan bagian struktur isi fabel, yaitu ….
Orientasi
Konflik
Klimaks
Resolusi
Musim dingin tiba. Belalang belum sempat mengumpulkan makanan karena sibuk menari. Belalang kelaparan dan lari ke rumah Semut. Ia meminta makanan kepada Semut.
Pernyataan tersebut merupakan bagian struktur isi fabel, yaitu .…
Orientasi
Komplikasi
Resolusi
Koda
Perbedaan mendasar antara fabel dan cerpen terletak pada .....
Tema
Tokoh
Latar
Alur
Masa depan adalah milik setiap orang. Maka setiap orang perlu menyiapkan masa depannya dengan berusaha. Bukan hanya menikmati kesenangan di masa sekarang tanpa memikirkan masa depan.
Pernyataan tersebut merupakan bagian struktur isi, yaitu ….
Orientasi
Komplikasi
Resolusi
Koda
Bagian awal dari sebuah cerita fabel disebut .....
Orientasi
Resolusi
Koda
Klimaks
Perhatikan kutipan fabel berikut!
Si Semut semakin sombong dan terus berkata demikian kepada semua hewan yang ada di hutan. Sampai pada suatu hari, Si Semut terjebak dalam lumpur. Si Semut tidak tahu kalau ia berjalan di atas lumpur hidup yang bisa menarik dan menelannya. Ia tidak tahu juga kalau akan segera mati.
Kalimat yang mengandung kata sifat pada kutipan fabel di atas adalah …
Kalimat pertama
Kalimat kedua
Kalimat ketiga
Kalimat keempat
Perhatikan kutipan fabel berikut!
Setelah itu, Raja Kera melompat ke seberang sungai, berenang dengan susah payah. Dicarinya akar panjang di pohon kayu. Ujung akarnya dibawa ke seberang kembali. Maksudnya hendak dibuat jembatan untuk rakyatnya. Tetapi malang, akar itu tidak sampai. Kurang sedikit lagi. Dengan tidak berpikir panjang kakinya diikat sebelah, kemudian ia bergantung pada batang kayu.
Pesan moral yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah ….
Tidak ada akar anggota badan pun berguna bagi rakyat yang dipimpinnya.
Melakukan sesuatu harus dengan perhitungan yang matang supaya selamat.
Seorang pemimpin harus mau membuat jembatan untuk rakyatnya sehingga berhasil.
Seorang pemimpin harus memikirkan nasib rakyatnya dalam keadaan bahaya sekalipun.
Yang bukan merupakan ciri-ciri fabel adalah ….
Bersifat fiksi
Menggunakan latar alam
Tokoh utamanya hewan
Tokoh utamannya manusia
Yang bukan merupakan unsur intrinsik teks fabel adalah….
Tema
Alur
Tokoh
Biografi pengarang
Perhatikan kalimat berikut!
1) Dikisahkan pada suatu hari yang cerah ada seekor semut berjalan-jalan di taman.
2) Pada suatu pagi sang semut kembali berjalan ke taman itu. Karena hujan, di mana-mana terdapat genangan lumpur.
3) Si kupu-kupu mengangkat ranting itu dan menurunkannya di tempat yang aman.
4) Kepompong hanya bisa menggantung di ranting itu.
Kalimat yang mengandung kata keterangan waktu dan tempat adalah .....
1 dan 2
2 dan 3
1 dan 3
2 dan 4
Kelinci Sang Penakluk
Di sebuah hutan hiduplah seekor singa yang ganas. Suatu hari sang singa ganas itu membuat peraturan bahwa dia tidak akan berburu binatang hutan. Sebagai gantinya harus ada binatang di sekelilingnya yang secara sukarela menjadi mangsanya.
Pada hari pertama setelah peraturan itu diberlakukan datanglah seekor kelinci. Sambil terengah-engah kelinci itu minta maaf kepada sang singa yang ganas itu.
“Maaf sang raja, saya datang terlambat. Ada singa lain yang tadi memburu saya,” kata si kelinci.
Kemudian, singa yang ganas itu mengangguk-anggukkan kepala dan langsung menyahut, “Mana singa yang mengejarmu? Akan kuhabisi dia sekarang juga.”
“Ya sang raja, dia ada di dalam sumur itu,” kata kelinci.
Akhirnya, binatang-binatang itu menjadi lega. Berkat kecerdikan kelinci, sang singa yang ganas itu masuk ke dalam sumur dan tidak ada lagi pemangsa di hutan itu.
Manakah tema yang tepat untuk teks fabel di atas?
Singa yang pintar
Kecerdikan
Kepatuhan
Kekuatan
Burung Gagak yang Haus
Pada suatu hari yang panas, seekor burung gagak kehausan, terbang di atas ladang untuk mencari air. Lama sekali ia terbang untuk mencari air, tetapi tidak menemukannya.
Tiba-tiba ia melihat sebuah tempayan air di bawah sana. Ia pun terbang ke bawah untuk melihat jika ada air di dalamnya. Ia senang karena dapat melihat air di dalam tempayan itu. Kemudian, gagak itu berusaha memasukkan kepalanya ke dalam tempayan. Sayang, leher tempayan itu terlalu sempit untuk kepalanya. Gagak berusaha untuk menggulingkan tempayan itu agar airnya mengalir. Namun, tempayan itu terlalu berat baginya.
Gagak itu lalu berpikir keras sebentar. Ketika menengok ke kanan dan ke kiri, ia melihat beberapa kerikil. Tiba-tiba terlintas dalam pikirannya sebuah gagasan yang bagus. Ia pun mulai memunguti kerikil itu satu demi satu, lalu memasukan setiap kerikil itu ke dalam tempayan. Semakin banyak kerikil yang dimasukkan, air pun naik. Oleh karena itu, burung gagak itu bisa meminum air dari tempayan tersebut.
Mengapa gagak tidak bisa memasukkan kepalanya ke dalam tempayan?
Karena airnya ada di dalam tempayan
Karena leher tempayan terlalu sempit
Karena kepala gagak terlalu besar
Karena airnya terlalu sedikit
Kupu-Kupu Berhati Mulia
(1) Pada suatu pagi sang Semut kembali berjalan ke taman itu. Karena hujan, genangan lumpur terdapat di mana-mana. Lumpur yang licin membuat semut tergelincir dan jatuh ke dalam lumpur. Sang Semut hampir tenggelam dalam genangan lumpur itu. Semut berteriak sekencang mungkin untuk meminta bantuan.
“Tolong, bantu aku! Aku mau tenggelam, tolong..., tolong...!”
(2) Untunglah saat itu ada seekor Kupu-kupu yang terbang melintas. Kemudian, kupu-kupu menjulurkan sebuah ranting ke arah semut. “Semut, peganglah erat-erat ranting itu! Nanti aku akan mengangkat ranting itu.” Lalu, sang semut memegang erat ranting itu. Si kupu-kupu mengangkat ranting itu dan menurunkannya di tempat yang aman.
Kutipan teks cerita bernomor (1) tersebut termasuk ke dalam struktur teks fabel pada bagian…...
Orientasi
Komplikasi
Resolusi
Koda
Di bawah ini yang bisa dibuat menjadi sebuah cerita fabel adalah .....
Bambang membolos sekolah dan ketahuan guru
Kancil melawan saat diterkam oleh sang buaya
Jordan bertengkar dengan kakaknya
Marky memelihara beberapa ekor kucing di rumahnya
Pada zaman dahulu, di suatu hutan yang lebat, seekor kerbau bersahabat baik dengan gajah mulai dari mencari makan sampai bermain di padang rumput. Mereka selalu bersama-sama. Suatu hari, ketika mereka sedang bermain di padang rumput, tiba-tiba Raja Raksasa datang.
Latar tempat cerita di atas adalah ....
Pasar
Hutan
Rumah
Lapangan
Kalimat yang menggunakan keterangan waktu adalah ….
Harimau itu berjalan dengan congkaknya
Harimau itu terperangkap di tengah hutan
Ia tersesat di tengah hutan sejak kemarin
Akhirnya harimau itu bisa lepas dari jebakan
“Hei, kepompong alangkah jelek nasibmu. Kamu hanya bisa menggantung di ranting itu. Ayo jalan-jalan, lihat dunia yang luas ini. Bagaimana nasibmu jika ranting itu patah?”, ujar si semut.
Nilai moral yang terdapat pada teks berikut adalah....
Mengajak jalan-jalan
Kita harus berkeliling dunia
Saling memaafkan
Janganlah suka mengejek orang lain
Pada teks cerita fabel, bagian cerita yang menggambarkan tokoh terlibat dalam masalah disebut …
Koda
Komplikasi
Orientasi
Resolusi
Di bawah ini yang bisa dibuat menjadi sebuah fabel adalah . . . .
Sinta membolos dan ketahuan guru
Agus memelihara beberapa ekor kucing di rumahnya
Kancil melawan saat diterkam oleh sang buaya
Ana bertengkar dengan kakaknya
Perbedaan antara fabel dan legenda adalah...
Watak
Tokoh
Perilaku
Alur
Burung Penyanyi merasa iba. Ia segera mencari cara untuk menghibur sahabatnya itu. "Teman, bagaimana kalau kau membuat gelembung - gelembung air dan aku bersenandung. kita lakukan bersamaan. suara yang dihasilkan pasti enak didengar."
Sifat burung Penyanyi dalam cerita di atas adalah ....
baik hati
pemalas
rajin
pemarah
Seekor kepompong menangis dan bersedih di sebuah pohon yang sudah tumbang. "Hu hu ... betapa sedihnya kita, diterjang badai tapi tak ada satu pun tempat yang aman untuk berlindung...hu hu!", ratap Sang Kepompong.
Kepompong menangis karena ....
Pohon yang tumbang
Diterjang tsunami
Diterjang badai
Diterjang angin topan
(1).Avenger End Game
(2).Toy Story
(3).Coco
(4).Pada Zaman Dahulu
Contoh film animasi fabel yang berisi amanat yang baik adalah...
1,2,3
1 dan 3
2 dan 4
4 saja
(1) Si semut semakin sombong dan terus berkata demikian kepada semua hewan yang ada di hutan. (2) Pada suatu hari, si semut terjebak dalam lumpur. (3) Si semut tidak tahu kalau ia berjalan di atas lumpur hidup yang bisa menarik dan menelannya ke dalam lumpur tersebut. (4) Ia tidak tahu juga kalau akan segera mati.
Kalimat yang mengandung kata sifat pada kutipan fabel di atas adalah ….
Kalimat pertama
Kalimat kedua
Kalimat ketiga
Kalimat keempat
Contoh-contoh cerita fabel adalah, kecuali…
Semut dan Merpati
Semut dan Belalang
Buaya dan Kancil
Danau Toba
Sang kura-kura dan elang jarang bertemu karena kura-kura lebih banyak menghabiskan waktu di semak-semak, sedangkan elang lebih banyak terbang. Namun, tidak menghalangi sang elang untuk selalu mengunjungi teman kecilnya yang baik hati, sang kura-kura.
Tema kutipan fabel di atas adalah ….
Percintaan
Persahabatan
Persaudaraan
Konflik Keluarga
Di hutan yang rindang, hidup seekor anak landak yang merasa kesepian. Landi namanya. Landi tidak mempunyai teman karena teman-temannya takut tertusuk duri tajam yang ada di badannya. "Maaf Landi, kami ingin bermain denganmu, tapi durimu sangat tajam," kata Cici dan teman-temannya. tinggalah Landi sendirian.
Struktur bagian kutipan fabel tersebut adalah....
Perkenalan
Komplikasi
Klimaks
Penyelesaian
Pesan atau nilai-nilai yang dapat diteladani dalam cerita fabel disebut....
Orientasi
Pesan singkat
Komplikasi
Amanat
"Mengapa pagi ini waktu sangat kacau?" ucap induk gagak. Ia lalu segera mencari anaknya. Namun, ia tidak menemukannya. ia pun kembali ke sarang. Cemas dan rasa sedih menjadi satu.
Watak Ibu Gagak adalah ....
pemarah
pendiam
penyayang
pendendam
"Tolong, tolong! Aku terjebak di lumpur hidup. Tolong!" teriak Si Semut.
Teks tersebut termasuk jenis kalimat....
perintah
tidak langsung
larangan
langsung
Si Kupu-kupu akhirnya menolong Si Semut. Semut pun selamat. Ia berjanji tidak akan menghina semua makhluk ciptaan Tuhan.
Watak Kupu-kupu adalah....
pendendam
pemaaf
penolong
perhatian
Berdasarkan gambar, cerita di atas termasuk ke dalam jenis....
cerita rakyat
fabel
legenda
cerita pendek
Terlintaslah di benak kuda itu untuk menakuti binatang-binatang hutan yang melewati dirinya. “Aku harus segera bersembunyi. Tempat itu harus gelap dan sering dilalui oleh binatang hutan. Di mana ya?” tanya kuda dalam hati sambil mencari tempat yang cocok. Akhirnya, dia menemukan semak-semak yang cukup gelap untuk bersembunyi, lalu masuk ke dalamnya dengan menggunakan kulit harimau. Tak lama kemudian, beberapa domba gunung berjalan ke arahnya.
Watak kuda dalam kutipan fabel tersebut adalah...
Jahat
Kejam
Sombong
Jahil
Kemudian, Rusa mendekati lubang dan menolong anak gajah itu keluar dari lubang. Tak lama kemudian, anak gajah bisa keluar dari kubangan itu dengan berlumuran lumpur yang tidak terkira. “Terima kasih, Rusa, aku tidak menyangka bahwa kamu baik. Saya kira kamu akan membalas kejahilanku. Maafkan aku, Rusa.”
Peristiwa kutipan fabel tersebut terjadi....
di kebun binatang
di rawa-rawa
di kubangan dalam hutan
di dekat danau
Cerita yang berhubungan dengan kepahlawanan
legenda
fabel
sage
mitos
Bukti kutipan cerita yang menyatakan bahwa kancil memiliki watak licik adalah . . . .
“Sebenarnya aku hanya ingin menyeberang sungai ini, dan aku butuh jembatan untuk lewat. Kalau begitu saya ucapkan terima kasih pada kalian, dan mohon maaf kalau aku mengerjai kalian,”
“Buaya …buaya … ayo keluar … mau daging segar nggak?”
“Wah…. bagus kalian mau keluar, mana yang lain?” kata Kancil kemudian.
“Nah, sekarang aku harus menghitung dulu ada berapa buaya yang datang, ayo kalian para buaya pada baris berjajar hingga ke tepi sungai di sebelah sana,”
Bukti kutipan cerita bahwa Buaya mempunyai watak bodoh adalah ....
“Ada apa Kancil sebenarnya, ayo cepat katakan,” kata buaya.
“Huaahhh… siapa yang teriak-teriak siang-siang begini.. mengganggu tidurku saja.” “Hei Kancil, diam kau.. kalau tidak aku makan nanti kamu.”
“Tanpa berpikir panjang, buaya-buaya itu segera mengambil posisi, berbaris berjajar dari tepi sungai satu ke tepi sungai lainnya, sehingga membentukseperti jembatan"
“Ha!….huaahh… sialan… Kancil nakal, ternyata kita cuma dibohongi. Aws kamu ya.. kalau ketemu lagi saya makan kamu,”
Latar tempat pada fabel tersebut adalah ....
Di dalam hutan
di pinggir sungai.
Di bawah pohon dan di pinggir sungai.
Di dalam hutan dan di pinggir sungai.
Ia melayang terjun dari sarang, lalu lenyap. Si pohon melihat ke segala arah mencarinya. Ia tidak menemukan, hanya kegelapan. “Ia telah hilang sejak pukul sembilan tadi”tukas Gagak. Ia sangat cemas. “Sekarang pun masih pukul sembilan,”tukas si Pohon.
Waktu terjadinya cerita itu adalah....
pagi
siang
sore
malam
Apa definisi dari teks cerita fabel?
cerita tentang manusia yang berperilaku seperti hewan / binatang
cerita mengenai kehidupan binatang / hewan yang berperilaku seperti / mirip manusia.
cerita mengenai binatang dan manusia yang kehidupannya sangat mirip
cerita tentang kehidupan binatang / hewan yang penuh makna seperti / mirip manusia
Di bawah ini adalah struktur teks cerita fabel, yaitu
orientasi - komplikasi - klimaks - koda
orientasi - klimaks - resolusi - koda
orientasi - komplikasi - resolusi - koda
orientasi - klimaks - resolusi - koda
Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!
Pesan moral yang dapat kita ambil dari cerita tersebut adalah satu rencana yang berjalan lebih baik daripada seribu rencana yang masih diragukan.
Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian ….
orientasi
komplikasi
resolusi
koda
Pada zaman dahulu, ada sebuah gunung yang sangat tinggi. Para penduduk setempat menamakannya Gunung Tikus. Orang-orang mengisahkan cerita yang aneh tentang penamaan gunung ini.
Unsur intrinsik yang tidak tampak pada cuplikan dongeng di atas adalah ....
penokohan
latar
tema
amanat
Ditinjau dari pemberian watak dan latarnya, fabel dibedakan menjadi....
Fabel tradisional dan fabel modern
Fabel alami dan fabel tidak alami.
Fabel koda dan tanpa koda.
Fabel adaptasi dan fabel koda.
Kalimat berikut ini yang menggunakan kata sifat adalah
Si Kupu-kupu menolong Si Semut yang terkebak di lumpur hidup.
Ia adalah seekor Burung Hantu yang sombong.
Si Semut menyesali perbuatannya dan mau bertobat.
Serigala mengamuk dan membuatseluruh penghuni hutan ketakutan.
Pernyataan di bawah ini yang merupakan keterangan waktu adalah
Ibu Domba melirik jam dinding. Ia gelisah anaknya Doug belum pulang.
Jam alarm Bear berbunyi sangat nyaring, namun ia masih tetap saja memejamkan matanya karena masih mengantuk.
Saat Serigala tertidur, Ibu Domba merobek perut Serigala dan mengeluarkan anak-anak Kambing yang telah dimakan Serigala jahat itu.
Kelinci membuat jebakan di kebun wortelnya supaya Si Kancil yang suka memakan wortelnya tertangkap.
Struktur fabel yang terdapat masalah di dalamnya adalah ...
orientasi
komplikasi
koda
resolusi
Sinonim kata tumbuhan adalah ...
Flora
Fauna
Herbivora
Omnivora
Konjungsi keterangan waktu di bawah ini, kecuali...
Jika
ketika
kemudian
sesudah
Perhatikan ciri-ciri berikut!
1) Teks bersifat khayalan atau fiksi.
2) Hewan berperan sebagai tokoh utama yang bertingkah seperti manusia.
3) Biasanya terdapat kata pembuka seperti alkisah, dikisahkan, dan lainnya.
4) Biasanya tokoh baik dan jahat akan menjadi teman.
Ciri-ciri yang bukan menunjukkan teks fabel yaitu ....
1
2
3
4
Perhatikan kutipan teks berikut!
Di sebuah desa di dekat sungai, hiduplah keluarga bebek. Ada Pak Bebek, Ibu Bebek, dan telur-telur bebek yang sedang dierami. Pak Bebek sangat senang saat telur-telur yang telah dierami lbu Bebek menetas satu per satu.
“Kwekk… Kwekk… Kwekk…” bunyi anak-anak bebek yang telah menetas dari telur. Wah. suasana rumah mereka menjadi amat ramai.
Latar suasana kutipan tersebut adalah ....
Terharu
Gundah
Tegang
Bimbang
Perhatikan kutipan teks berikut!
Akhirnya, Sang Semut berjanji kepada Kupu-kupu bahwa dia tidak akan menghina semua makhluk ciptaan Tuhan.
Kutipan tersebut merupakan struktur teks fabel bagian ....
orientasi
komplikasi
resolusi
koda
Perhatikan kutipan teks berikut!
Suatu hari, merpati bercerita pada kucing yang juga dipelihara oleh pemiliknya. Dia menceritakan keluh kesahnya tentang pemiliknya yang dianggap tidak adil dalam memberikan makanan. Kucing pun mencoba menenangkan merpati. Kucing memberikan pengertian bahwa merpati sengaja diberi makanan lebih sedikit agar tidak menjadi gemuk dan bisa terbang dengan cepat.
Kutipan teks tersebut merupakan struktur teks fabel bagian ....
orientasi
komplikasi
resolusi
koda
Perhatikan kutipan teks berikut!
Suatu hari, merpati bercerita pada kucing yang juga dipelihara oleh pemiliknya. Dia menceritakan keluh kesahnya tentang pemiliknya yang dianggap tidak adil dalam memberikan makanan. Kucing pun mencoba menenangkan merpati. Kucing memberikan pengertian bahwa merpati sengaja diberi makanan lebih sedikit agar tidak menjadi gemuk dan bisa terbang dengan cepat.
Watak tokoh merpati yaitu ....
sombong
iri hati
jahat
licik
Perhatikan kutipan teks berikut!
Suatu hari, merpati bercerita pada kucing yang juga dipelihara oleh pemiliknya. Dia menceritakan keluh kesahnya tentang pemiliknya yang dianggap tidak adil dalam memberikan makanan. Kucing pun mencoba menenangkan merpati. Kucing memberikan pengertian bahwa merpati sengaja diberi makanan lebih sedikit agar tidak menjadi gemuk dan bisa terbang dengan cepat.
Tokoh kucing di kutipan teks fabel tersebut berperan sebagai tokoh ....
protagonis
antagonis
tritagonis
diagonis
Penulisan kalimat langsung yang tepat berikut ini adalah ...
Ia mengernyitkan kening dan bertanya, “kau dari mana saja”?
Ibu Bebek berkata, “Aku tidak tahu jika dia adalah anak angsa.”
Sembari berlari, Si Kuda berteriak “Tolong ...! Ada manusia!”
Ia bertanya, “Dari mana saja Kamu ini?”
Perbedaan mendasar antara teks fabel dan teks cerpen adalah ....
tokoh
tema
latar
alur
Perhatikan kalimat-kalimat berikut!
1) Kus Tikus menyapa hewan yang lainnya.
2) Anak angsa itu telah berkelana sepanjang hari.
3) Merak sangat sombong memamerkan bulunya.
4) Sang Buaya pun merasa dibohongi oleh Kancil.
5) Ia selalu mencari anaknya yang tersesat di hutan.
Kalimat yang mengandung kata sifat dan kata keterangan waktu adalah ....
1 dan 3
2 dan 4
3 dan 4
3 dan 2
Perhatikan kutipan teks berikut!
Karena ditinggalkan Pak Bebek, Ibu Bebek menjadi kesal. Saat menyusuri hutan, dia membiarkan bebek kecil buruk rupa itu tertinggal jauh. Saudara-saudara bebek kecil pun terus mencerca si bebek kecil. Bahkan, lbu Bebek tidak mau mengakui si bebek kecil buruk rupa sebagai anaknya.
Pesan moral dari kutipan teks fabel tersebut adalah ...
Jadilah orang tua yang bertanggungjawab.
Tidak apa-apa jika membuang anaknya.
Tidak boleh menghina ciptaan Tuhan.
Sesama saudara boleh mencerca.
(1) Setelah lama berjemur, kancil merasa lapar dan menemukan kebun ketimun di seberang sungai. (2) Buaya marah karena merasa ditipu oleh kancil. (3) Kancil mengelabuhi sekumpulan buaya untuk sampai ke seberang sungai. (4) Kancil jalan-jalan di pinggir hutan untuk berjemur dan mencari udara segar.
Urutan peristiwa yang sesuai adalah ....
4-2-3-1
4-1-3-2
4-1-2-3
4-3-2-1
Bacalah teks berikut dengan saksama!
Dahulu kala di sebuah kolam yan luas tinggalah seekor anak katak hijau dan ibunya. Anak katak tersebut sangat nakal dan tidak pernah mengindahkan kata-kata ibunya. Jika ibunya menyuruhnya ke gunung, dia akan pergi ke laut. Jika ibunya menyuruhnya pergi ke timur, dia akan pergi ke barat. Pokoknya apapun yang diperintahkan ibunya, dia akan melakukan yang sebaliknya.
“Apa yang harus kulalukan pada anak ini” pikir ibu katak. “Kenapa dia tidak seperti anak-anak katak lain yang selalu menuruti kata orang tua mereka.”
Suatu hari si ibu berkata, “Nak, jangan pergi keluar rumah karena di luar sedang hujan deras. Nanti kau hanyut terbawa arus.”
Belum selelsai ibunya berbicara, anak katak tersebut sudah melompat keluar sambil tertawa gembira,”hore…banjir aku akan bermain sepuasnya!”
Setiap hari ibu katak menasehati anaknya namun kelakuan anak katak itu bahkan semakin nakal saja. Hal itu membuat ibu katak murung dan sedih sehingga dia pun jatuh sakit. Semakin hari sakitnya semakin parah.
Teks di atas termasuk cerita fabel karena ........
Menceritakan sebuah peristiwa
Menggunakan sudut pandang orang pertama
Mengandung unsur magis
Tokoh utamanya binatang
Monyet sudah diberi pisang oleh Pak Kerbau. Rupanya, ia tetap ingin pisang yang ada di pohonnya. Sang monyet pun memetik pisang itu. “Dasar monyet, biasanya mencuri!” teriak pak Kerbau ketika memergoki monyet.
Watak tokoh monyet pada cerita di atas adalah . .
Cerdik
Nakal
Malas
Rakus
Buaya setuju. Ia lalu memasukkan moncongnya ke dalam air dan membuat gelembung-gelembung. Burung penyanyi bernyanyi. Suara nyanyiannya sangat pas dengan suara gelembung-gelembung air yang dibuat buaya. Buaya senang sekali dan sejak itu mereka berdua selalu melakukan hal itu setiap hari.
Cuplikan teks fabel tersebut termasuk ke dalam....
koda
resolusi
komplikasi
abstrak
Ia melayang terjun dari sarang, lalu lenyap. Si pohon melihat ke segala arah mencarinya. Ia tidak menemukan. “Ia telah hilang sejak pukul sembilan tadi”tukas Gagak. Ia sangat cemas. “Sekarang pun masih pukul sembilan,”tukas si Pohon.
Waktu terjadinya cerita itu adalah....
pagi
siang
sore
malam
Di hutan, hiduplah seekor singa yang dijuluki si Raja Hutan. Dijuluki demikian karena ia besar dan sangat kuat. Ia menjadi pemimpin seluruh binatang yang ada di hutan tersebut. Jika mengaum, suaranya sangat keras. Menakutkan, dan menggetarkan seluruh isi hutan....
Kalimat yang tepat untuk melengkapi cuplikan fabel tersebut adalah....
Di sana hidup seekor singa buas.
Semua binatang ingin melawannya.
Ia sangat berwibawa.
Kancil pernah disakitinya.
Apa definisi dari teks cerita fabel?
cerita tentang manusia yang berperilaku seperti hewan / binatang
cerita mengenai kehidupan binatang / hewan yang berperilaku seperti / mirip manusia.
cerita mengenai binatang dan manusia yang kehidupannya sangat mirip
cerita tentang kehidupan binatang / hewan yang penuh makna seperti / mirip manusia
Di bawah ini adalah struktur teks cerita fabel, yaitu
orientasi - komplikasi - klimaks - koda
orientasi - klimaks - resolusi - koda
orientasi - komplikasi - resolusi - koda
orientasi - klimaks - resolusi - koda
Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!
Ikan tertua meninggalkan kolam tersebut pada sora hari dengan seluruh keluarganya. Ikan kedua melihat nelayan datang di kejauhan pada pagi hari dan meninggalkan kolam tersebut dengan seluruh keluarganya. Ikan ketiga tetap menolak untuk pergi. Nelayan tersebut pun datang dan menangkap semua ikan yang tertinggal di kolam. Keberuntungan ikan ketiga tidak menyelamatkannya, dia juga tertangkap dan dibunuh.
Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian ….
orientasi
komplikasi
klimaks
resolusi
Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!
Ikan yang cemas dahulu dan bertindak sebelum nelayan datang dan ikan yang tertindak ketika nelayan datang berhasil selamat. Tetapi ikan yang mempercayakan hanya pada keberuntungan dan tidak berbuat apa-apa semuanya mati. Begitu juga pada kehidupan.
Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian ….
resolusi
koda
komplikasi
orientasi
Berikut ini yang merupakan kalimat seru adalah....
Namun tiba-tiba…
Mereka menjalani hidup sebagai kepompong biasa.
Ia sangat menyesal.
“Asyik! Pasti di sana ada banyak makanan! Aku bisa makan sepuasnya!” sorak Cattya si anak kucing.
Penulisan kalimat langsung yang benar pada kutipan fabel adalah....
“Anjing, kenapa kau menangis,” tanya si Kupu.
“Anjing, kenapa kau menangis?” tanya si Kupu.
“Anjing, kenapa kau menangis” tanya si Kupu.
“Anjing, kenapa kau menangis?” tanya si Kupu."
Berikut ini kalimat yang menggunakan kata untuk menyatakan hubungan waktu bersamaan adalah....
Setelah itu, kuda itu kembali bersembunyi di dalam semak-semak.
Ketika dia menuju hutan lebat, di tengah jalan kuda itu melihat sesuatu.
Sejak itu Kancil menjadi binatang yang sangat
baik.
Suatu hari Sang Belalang sembah menari di dekat sarang Semut.
Pesan yang disampaikan secara langsung oleh pengarang disebut....
pesan eksplisit
pesan implisit
pesan moral
pesan tersirat
Bacalah kutipan cerita fabel berikut!
Pada zaman dahulu kala di dalam hutan tinggal seekor tikus kecil [. . .] lubang dalam gua. Di dalam lubang gua yang sama juga tinggal seekor singa besar yang buas. Suatu hari ketika singa sedang tidur, tikus menghampirinya. Singa terbangun [. . . ] tidurnya karena merasa terusik. Ia mengaum, “Berani sekali kamu menganggu tidurku! Aku bunuh kamu!”
Si tikus mencicit. “Oh, jangan bunuh aku! Aku akan berterimakasih padamu dan membantumu kapan pun kamu membutuhkan aku.”
Sang singa tertawa keras, “Buat apa sang raja hutan membutuhkan bantuan [. . . ] seekor tikus kecil?” Lalu ia menyambung, “Tapi aku akan melepaskanmu karena telah membuatku tertawa.”
Kata yang tepat untuk melengkapi fabel diatas adalah....
pada, di, dan dari
dari, pada, dan di
di, dari, dan pada
di, dari, dan dari
Pernyataan berikut ini yang tepat digunakan pada bagian klimaks dalam sebuah fabel adalah ....
Cici akhirnya tau ternyata Neneknya dimangsa oleh Si Kucing yang jahat. Ia berniat membalas dendam.
Di sebuah rumah manusia, hiduplah Cici Si Cicak bersama dengan neneknya.
Cici Si Cicak yang cerdik selalu membantu neneknya bekerja baik di dalam maupun di luar sarang.
Akhirnya kedua binatang yang saling bermusuhan itu sepakat untuk berdamai dan saling memaafkan.
Bacalah teks berikut!
Hangat sinar matahari menyentuh kulit burung hantu digunakan untuk mendeskripsikan suasana pagi
Latar yang digunakan pada teks tersebut adalah....
waktu
tempat
suasana
sosial
tokoh utama dalam fabel tersebut adalah . . . .
Kancil dan Buaya
Belalang
Ikan
Burung Gagak
Sementara itu, si kura-kura terus merangkak perlahan-lahan tanpa berhenti. Ia terus bergerak. Waktu terus berlalu, si kelinci masih tertidur dengan lelapnya. Dengan perlahan-lahan dan mantap, si kura-kura meneruskan langkahnya tanpa beristirahat. Ia bergerakperlahan-lahan sepanjang jalan. Akhirnya si kura-kura melewati si kelinci yang masih tertidur di tepi jalan. Si kelinci tertidur lelap, sehingga ia tidak mendengar saat si kura-kura melewatinya. Ketika kelinci terbangun dari tidur lelapnya, ia melihat ke arah belakang untuk mengetahui keberadaan si kura-kura. Namun ia tidak melihat kura-kura. Namun, ia tidak melihat kura-kura. Ia berkata , ‘’ Ternyata si kura-kura lebih lambat dari yang saya kira. Mungkin baru tengah malam ia tiba di garis finish.’’
Si kelinci merenggangkan kakinya dan kembalu ke jalan untuk melanjutkan perlombaan lari. Si kelinci berlari dan menaiki bukit. Kemudian ia melihat pemandangan yang menakjubkan. Di garis finish tampak si kura-kura. Penonton bersuka ria, karena si kura-kura memutuskan pita garis finish. Si kura-kura di umumkan sebagai pemenang. Si kelinci menghela nafas panjang dan si kura-kura tersenyum. “
Kita tidak boleh merendahkan orang lain dan menyepelakan seseorang
Kita tidak boleh sombong dan meremehkan kemampuan seseorang
Kita harus saling tolong- menolong dengan sesama
Kita harus bekerja sama dengan baik
Bagian teks fabel yang memuat pengenalan latar dan tokoh disebut...
Resolusi
Orientasi
Komplikasi
Koda
