WorksheetsSoal Ulangan Harian Puisi
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Buku yang memuat kumpulan puisi, baik dari seorang penyair atau beberapa penyair, pernyataan tersebut merupakan pengertian dari....
pembacaan puisi
memahami puisi
antologi puisi
penilaian puisi
menulis puisi
Menyesal
Pagiku hilang sudah melayang
Hari mudaku sudah pergi
Sekarang petang datang membayang
Batang usiaku sudah tinggi
Aku lalai di hari pagi
Beta lengah dimasa muda
Kini hidup meracuni hati
Miskin ilmu miskin harta
....
(A. Hasyim)
Maksud bait kedua puisi tersebut adalah ...
Seseorang yang lengah di pagi hari sehingga hidupnya sangat menderita di usia muda
Seseorang yang menderita hidupnya karena tidak memiliki ilmu dan harta
Seseorang yang miskin harta dan miskin ilmu pada masa muda karena ia lupa waktu
Seseorang yang melalaikan waktu dimasa muda karena dia tidak memiliki ilmu dan harta
Seseorang yang telah menyia-nyiakan masa mudanya dalam menuntut ilmu sehingga hidupnya menderita di hari tua
Sajak kita
Dik, pagi kita cerah
Akankah hari ini kita indah
Dik, jika senja kita merah
Mungkinkah malam benderang dengan sinar mentari
....
Dik, rimba kita gersang
Sanggupkah kita menadah hujan-Nya kelak kita
Dia curahkan diam diam
Kalimat yang bermajas untuk melengkapi bagian yang rumpang pada puisi tersebut yang tepat ..
malam begitu indah
cinta kita selalu ada
pasti hidupmu bahagia
jangan lupa hidup ini cuma sementara
adakah rumah yang ramah untuk kita
Di bawah ini yang tidak termasuk puisi lama adalah ....
Kurang pikir kurang siasat
Kelak hidupmu akan ter
sesat
Kalau sampai waktuku
Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedu-sedan itu
Barangsiapa berbuat jasa,
Mulia namanya sepanjang masa
Kota Jambi kota beradat
Tempat tinggal sanak saudara
Mari kita belajar giat
Supaya kelak tidak sengsara
Bunga melur cempaka biru,
bunga rampai d dalam puan.
Tujuh malam semalam rindu,
belum sampai pemuda tuan.
Rasa Cintaku
Kau tiba-tiba hadir dan isi hatiku yang kosong
Hanya kau yang ada dipikiranku sekarang
Aku tak tau bagaimana caramu mengisi hatiku
Engkau sungguh membuatku tak mengerti
Rasalnya hatiku jadi tak menentu
Untukku kau sangat berharga
Lihatlah diriku ini yang yang berjuang untuk cintamu
Aku sangat mencintaimu
Namun kau tak pernah sadari itu
Walau perih hati ini
Aku disini kan selalu setia menantimu
Rasakanlah cintaku ini begitu besar untukmu
Rasa yang dialami penulis dalam ungkapan puisi tersebut adalah ...
Gembira
Galau
Bimbang
Marah
Heran
Nanar aku gila sasar
Sayang berulang padamu jua
Engkau pelik menarik ingin
Serupa dara di balik tirai
(Amir Hamzah, Padamu Jua)
Puisi tersebut menimbulkan citraan ....
Penglihatan
Penciuman
Pencecapan
Gerak
Pendengaran
Tuhan Telah Menegurmu
Tuhan telah menegurmu dengan cukup sopan
lewat semayup suara adzan
Tuhan telah menegurmu dengan cukup menahan kesabaran
lewat gempa bumi yang berguncang deru angin yang meraung kencang
hujan dan banjir yang melintang pulang
Adakah kau dengar?
Puisi tersebut mengungkapkan ...
Manusia yang melupakan Tuhannya
Tuhan menegur manusia melalui bencana
Teguran Tuhan ada yang ringan dan ada yang berat
Manusia selalu ada dalam kasih sayang Tuhan
Manusia serakah
Karangan Bunga
Tiga anak kecil
Dalam langkah malu-malu
Datang ke Salemba
Ini dari kami bertiga
Pita hitam dalam karanganan bunga
Sebab kami ikut berduka
Bagi kakak yang tertembak mati tadi siang
Karya Taufik Ismail
Makna lambang kata "Pita Hitam" dalam puisi tersebut adalah tanda ....
Bersedih
Berduka
Berdoa
Bermohon
Berharap
tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu
tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu
Makna konotasi kata "hujan" pada penggalan puisi di atas adalah ....
Air yang turun dari langit
Air yang jatuh ke bumi
Perbuatan baik
Air untuk kehidupan
Rintik hujan
Hidup dari hidupku, pintu terbuka
Selama matamu bagiku menengadah
Nada yang ingin ditunjukan dalam puisi “sajak putih” ini adalah....
Kegembiraan dan kebahagiaan
Kesedihan
Keindahan
Kebaikan
Kemuliaan
Hai muda kenali dirimu
Ialah bahtera tamsil hidupmu
Tiadalah berapa usang hidupmu
Ke alam abadi jua kekal hidupmu
Amanat yang terkandung dalam syair di atas adalah ....
Sebelum mati kita harus bisa berkarya, minimal bisa membuat sebuah perahu.
Orang yang pekerjaannya menaiki bahtera bisa kekal hidup di akhirat.
Mumpung masih muda dan belum mati. Ada baiknya bekerja membuat perahu.
Hidup manusia tidak abadi. Yang kekal nanti di akhirat
Tempat tinggal yang terpisah
Buah cempedak buah durian
Pergi ke pekan naik sepeda
[...] (1)
[...](2)
Larik yang tepat untuk melengkapi pantun tersebut adalah ....
(1) Jangan ragu berbuat baik
(2) Senyum saja sudah ibadah
(1) Pikir dulu sebelum bertindak
(2) Menyesal kemudian tiada guna
(1) Supaya tidak sesal kemudian
(2) Diperlukan selalu sikap waspada
(1) Mari kita jalin silaturahmi
(2) Untuk menambah sanak saudara
(1) Nelayan itu berjalan tegap ke arah (2) debur ombak berbunyi
Gurindam berasal dari negara ....
Malaysia
India
Indonesia
Persia
Singapura
Contoh majas metafora di bawah ini adalah ....
Dia adalah bunga desa
Wajahnya seperti bulan purnama
Matanya bagaikan lampu senter
Alisnya bagai semut berbaris
Bila bulan menegur malam
Senja di Pelabuhan Kecil
Chairil Anwar
ini kali tidak ada yang mencari cinta
di antara gudang, rumah tua pada cerita
tang serta temali, kapal, perahu, tiada berlaut
menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut.
gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang
menyinggung muram, desir hari-hari berenang
menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak
dan kini tana, air tidur, hilang ombak
Tiada lagi. Aku sendiri berjalan
menyisir semenanjung, masih pengap harap
sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa
terdekap
Suasana yang tergambar dalam puisi di atas adalah ....
Sepi
Gaduh
Damai
Santai
Marah
Puisi yang berisi cerita tentang orang-orang perkasa ataupun tokoh pujaan disebut ....
Ode
Romansa
Elegi
Balada
Stanza
Burung dara jantan yang nakal
Yang sejak dulu kau piara
Kini terbang dan telah menemui jodohnya
Ia telah meninggalkan kandang yang kau buatkan
Kata kandang dalam puisi tersebut bermakna ....
Rumah
Kampung halaman
Tempat tinggal yang terpisah
Negeri asing
Negara luar
Yang bukan merupakan ciri-ciri pantun adalah ....
Bersajak a-b-a-b
Baris pertama dan kedua berupa sampiran
Baris ketiga dan keempat sebagai isi
Setiap baris terdiri atas empat bait
Terdiri dari 8-12 suku kata
Alamku ini
Awan bergerak
seiring waktuku yang kerontang
angin berdiri menepi
sejenak beri kesejukan
kuda berlari terkikiktinggal jejak kaki
di antara rumputan misteri
alamku ini memang begini
dapat dipastikan
perubahan yang terhenti
Maksud puisi tersebut adalah...
seseorang yang tidak mau lagi memedulikan kehidupannya
ketidakpedulian seseorang terhadap kehidupan orang lain
kekecewaan seseorang atas nasib yang menimpa orang lain
penyesalan terhadap apa yang menimpa dirinya sendiri
keputusasaan menghadapi masalah hidup yang dialaminya
Dialah sang sutradara
Dan kita semua para ...
Maka persoalan yang utama Bagaimana memainkan peran kita Karena kita tak bisa memilih
Mari bermain dalam bimbingan-Nya
Diksi yang tepat untuk melengkapi larik kedua puisi tersebut adalah ....
Oratornya
Penontonnya
Aktornya
Penulis
Penyair
